NovelToon NovelToon
Penjara Cinta Mafia Kejam

Penjara Cinta Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti Fatimah

ALANGKAH BAIKNYA JANGAN DIBACA KARENA JUDUL INI HANYA PELATIHAN PERTAMA KALI AKU BELAJAR NULIS, TYPO DAN PUEBINYA MASIH AMBURADUL

Hati yang sudah terlanjur rapuh akan sangat sulit untuk bisa disembuhkan. Wajah yang dulunya dipenuhi dengan kebahagiaan dan keceriaan, kini yang tersisa hanyalah penderitaan dan air mata yang terus menggaliri dari kedua sudut matanya. Siapa sangka kejadian pertemuan tak sengaja dengan seseorang yang tidak ia kenal, akan jadi bencana baru dan awal baru bagi kehidupannya nanti.

* * * * * * * *
Kenapa hidupku harus se menderita ini, jika kebanyakan orang bisa merasakan apa arti itu kebahagiaan, kenapa hanya aku orang yang harus merasakan penderitaan ini. Hidup bersama dengan Mama tiri sama halnya dengan hidup didalam jeruji besi, tidak ada kasih sayang yang ia tunjukkan padaku, yang ada hanyalah siksaan dan hinaan yang ia tunjukkan padaku setiap harinya. Untuk apa aku hidup jika pada kenyataannya kehidupan bahagia ti

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Fatimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33.

"Setelah Resya sudah mengetahui tindakan yang dilakukan Sandra kemaren, hati Resya pasti rasanya hancur sekaligus cemas karena terus memikirkan masalah ini. Jadi lebih baik aku sekarang temani dia aku yakin dia pasti sedang membutuhkanku sekarang."

Richard lalu masuk kedalam kamar Resya, Resya yang pada saat itu sedang berada didepan cermin ia terkejut melihat Richard yang tiba-tiba masuk kekamar lantas Resya langsung berdiri seketika.

"Richard?" ucap Resya dengan tatapan terkejutnya setelah adanya seseorang langsung masuk kedalam kamarnya.

"Richard apa yang kamu lakukan disini?Bukannya kamu sering pergi kekamar Sandra, tapi kenapa sekarang kamu malah masuk kekamar aku?" tanya Resya dengan agak bingung.

"Ini Rumahku jadi terserah aku kalau aku mau tidur dimana aja, kenapa? Memangnya aku tidak boleh tidur dikamar istriku sendiri? Apa kamu ingin mengusirku?" timpal Richard lalu membuat Resya terkejut dengan balasan yang diucapkan oleh Richard barusan.

"Bukan begitu, baiklah jika kamu ingin tidur dikamar ini tidurlah!"pinta Resya yang agak bingung.

"Baiklah kalau kamu sudah mengizinkanku. Aku sangat ngantuk aku akan tidur sekarang!"

"Baiklah!"

"Angin apa yang membuat Richard jadi bisa bertingkah seperti ini? Apa perilaku yang dia tunjukkan saat ini, adalah tanda jika dia sudah mulai bisa memaafkan ku? Tidak mungkinlah kalau dia memaafkan ku dari cara perkataannya saja dia sudah menunjukkan kalau dia itu masih sama!"batin Resya dengan tatapannya yang masih fokus pada laki-laki yang terbaring di ranjangnya.

"Bodoh! Kamu itu bodoh sekali sih kenapa kamu malah berkata agak kasar seperti itu kepadanya, bukannya tujuan kamu datang kesini untuk meminta maaf kepada Istrimu?" batin Richard yang merasa bingung pada dirinya sendiri, dengan kelopak mata yang pura-pura ia pejamkan tapi dalam hati ia masih bisa mengatakan.

"Jam baru menunjukkan pukul 19:30 malam. Dan yang bikin aku bingung tidak seperti biasanya Richard jam segini sudah tertidur pulas seperti ini?" batin Resya yang sembari melihat kearah Richard yang sudah tertidur pulas dengan menggunakan balutan selimut putih untuk menutupi sekujur tubuhnya.

"Apa dia sangat kelelahan, makanya dia cepat tidur seperti ini?" batin Resya lagi dengan agak sedikit terheran.

Tak berselang lama, terdengar suara ketukan pintu terdengar beberapa kali, Resya yang agak terganggu dengan suara tersebut tak tahan akhirnya dia membukanya dan ternyata...

"Kamu? Apa yang kamu lakukan dengan mengetok-mengetok pintu sekeras ini?" gertak Resya.

"Ayo kamu ikut aku!"ajak Sandra yang langsung menarik tangan Resya untuk dia ajak pergi.

"Kemana kamu mau membawaku?"

"Udah ayo ikut aku saja."

"Tidak, sudahlah Sandra aku tahu mbak sandra bertingkah seperti ini karena mbak Sandra tidak suka kan kalau Richard tidur bersamaku malam ini?"tantang Resya.

"Iya, kenapa memangnya? Apa aku salah, aku kan juga Istrinya Richard jadi aku berhak dong untuk tidak menyukai ini."

"Sudahlah aku malas, aku capek, aku mau istirahat dulu!"balas Resya, dia yang hendak ingin pergi tapi dicegah oleh Sandra.

"Tunggu!"

"Kamu mau ngapain?"

"Dimana Richard?"

"Itu, apa kamu tidak lihat dia sedang tertidur, apa kamu ingin membangunkannya juga?Sudahlah dia itu sangat kecapean makanya jam segini dia sudah tertidur, jadi pergilah dari sini!"perintah Resya dengan tegas.

"Kamu pasti sengaja kan bikin Richard tidur jam segini? Apa mungkin juga kamu memberi dia obat tidur, makanya dia sudah tidur?" bentak Sandra dengan menunjukkan dua tanduk yang siap menubruknya.

"Sandra ...Sandra ...aku tuh bingung sama kamu. Apa kamu pikir pikiranku itu selicik pikiran kamu, se'bodohnya aku, aku tidak akan mungkin melakukan hal semacam itu. Kalaupun ada orang yang bakal melakukan tindakan seperti itu, itu juga pasti kamu orangnya. Sudahlah ini kamarku, jadi mendingan kamu pergi dari sini sekarang! Kalau kamu masih tidak mau pergi mau aku seret pergi dari hadapanku sekarang!" tegas Resya.

"Tidak perlu kamu usir aku, aku juga akan pergi sendiri dari sini?" timpal Sandra, dia lalu pergi tanpa mengucap satu kalimat pun lagi.

"Untung saja dia pergi, tapi anehnya kenapa Richard tidak bangun mendengar ocehanku sama Sandra barusan?"

"Sudahlah aku ngantuk mendingan aku juga tidur," ucap Resya, dia llau mengunci pintunya dan memutuskan untuk tidur disamping Richard.

"Untung saja Resya tidak curiga kalau aku hanya berpura-pura tidur?"batin Richard.

Setelah beberapa menit Resya yang akhirnya bisa tertidur pulas, Richard berani untuk membuka mata sekaligus dia membalikkan badannya kearah kiri saling berhadapan dengan Resya, sengaja mengunakan tangannya untuk jadi senderan kepalanya agar dia bisa memandang terus wajah Resya yang sedang tertidur pulas disampingnya.

Ingat apa yang pernah ia lakukan dulu kepada Wanita ini. Akhirnya bisa membuatnya sadar jika dirinya sangatlah jahat dan tidak seharusnya ia bersikap kasar dan kejam seperti itu, tapi hari ini entah angin apa yang merasuki dirinya . Richard seketika berubah bahkan untuk yang pertama kalinya ia mau memandang Resya disaat di tidur seperti ini.

"Maafkan aku karena aku, hidup kamu harus jadi tambah menderita seperti ini. Tidak seharusnya kamu menanggung semua beban ini, maafkan Papa juga sayang, karena Papa belum bisa jadi Papa yang baik untuk kamu, maafkan Papa karena Papa belum bisa bersikap adil sama kalian, tapi kalian tenang saja tidak lama lagi semua penderitaan kalian ini akan segera berakhir, kita akan berkumpul dan bahagia bersama nanti?"

Batin Richard dengan tersenyum manis sembari memperhatikan wajah Resya yang masih tertidur pulas, Richard memberanikan diri mencium kening Resya, dalam keadaan masih tertidur, Richard menggambil kesempatan ini untuk bisa memandangi Resya lebih puas lagi.

Mungkin dengan cara seperti inilah, dia bisa menebus semua kesalahan yang pernah ia lakukan dan juga kesempatan yang selama ini telah hilang didalam kesempatan yang sangat berharga untuk bisa bersamanya.

Belum puas Richard memandangi wajah Resya lebih puas lagi pada saat sedang tertidur pulas disampingnya. Tiba-tiba Resya terbangun lantaran merasakan ada kecupan ya dilakukan seseorang barusan, Richard yang menyadarinya, Richard seketika memejamkan mata berpura-pura sedang tertidur. Sedangkan Resya yang merasakan sesuatu itupun langsung membuka matanya.

"Siapa tadi yang menciumku? Aku merasa tadi ada seseorang yang sedang mengecup keningku ini, tapi siapa?" gumam Resya sembari melihat kearah Richard yang masih tertidur pulas disampingnya.

"Apa mungkin Richard yang mencium-ku? Tapi mana mungkin, dia kan lagi marah sama aku. Ditambah lagi sekarang dia juga masih tertidur pulas seperti ini. Jadi itu tidak mungkin, mungkin itu hanya halusinasiku saja?" batin Resya yang merasa bingung sendiri sembari memegang keningnya.

"Semoga aja Resya tidak menyadari jika akulah yang menciumnya tadi?"batin Richard yang berpura-pura tertidur.

"Sudah mendingan aku tidur lagi," ucap Resya diapun melanjutkan lagi tidurnya kembali memejamkan kedua matanya.

Richard kembali membuka matanya, ia melihat kearah Resya, melihat Resya yang sudah memejamkan matanya hatinya pun lega.

"Syukurlah dia tidak curiga sama aku, Bobok yang nyenyak dan selamat mimpi yang indah?"batin Richard hanya bisa tersenyum lega.

Malam dengan cepatnya berganti pagi. Matahari muncul menyinari alam semesta ini. Resya yang baru aja membuka matanya, dia terkejut setelah melihat Richard yang sedang memeluknya dari samping dalam keadaan dia yang masih tertidur pulas.

"Aku tahu Ric, sebesar apa kamu membenciku dan juga marah kepadaku, tapi apa aku boleh bermimpi untuk kamu bisa mempunyai sifat perduli dan juga perhatian kepadaku? Tapi melihat apa yang kamu lakukan sekarang, ini sudah sangat membuktikan buatku, jika kamu itu sangatlah kecewa. Dan perasaan cinta dan kasih sayang kamu untukku, itu tidak akan sanggup untuk membuat hati kamu bergetar untuk jadi menyayangiku, tapi dengan tindakan kamu ini, aku cukup senang."

Batin Resya dia memberikan kecupan manis yang dimana ciuman ini adalah ciuman pertama baginya untuk memberikan satu kecupan untuk sang Suami, karena selama Resya menjadi istrinya, Resya tidak pernah memberikan ciuman itu untuk suaminya sendiri.

"Ini adalah kecupan pertama yang aku berikan kepadamu Ric, aku harap kamu menjadi Suami terakhir yang bisa membahagiakanku. Dan juga merubah hidupku untuk menjadi lebih baik lagi. Dan juga menjadikan aku sebagai Wanita yang lebih tegar dan kuat ketika menghadapi semua cobaan yang akan menimpaku nanti, terima kasih!"ucap Resya beranjak ia pergi dari tempat tidur.

Pov Richard

Aku tahu mungkin apa yang aku lakukan ini sudah sangat terlambat, membahagiakan seorang Istri bagiku kata-kata itu sangatlah tidak cocok buatku, tapi mulai sekarang aku akan berusaha untuk menjadi Suami yang terbaik untukmu. Dan sebisa mungkin aku akan melindungi mu maafkan aku, maafkan aku karena aku sudah jadi Suami yang bodoh, maafkan aku!"batin Richard yang masih memejamkan kedua matanya, tapi dalam hati banyak kata yang ingin ia ucapkan untuknya.

BERSAMBUNG.

1
christina paya wan
jengkel jg dgn kebodohan resya nih..
Siti Fatimah: Sabar ya kak 😊
total 1 replies
christina paya wan
Resya yg bodoh..
Bintang Timur
crtnya rumit bikn pusing
Bintang Timur
hahaha/Facepalm/
Rini Astria
Luar biasa
Rini Astria
Kecewa
Hasma Hajar
kak,kata2nya terulang trs jd bosan bacax.jd aku lewatin aj kalimat2 yg sama
Siti Fatimah: Iya kak gak papa soalnya blm sempet aku revisi
total 1 replies
Hasma Hajar
ceritanya terulang trs
Saenab
Richard di butakan oleh cinta dia tdk tau klu istrix ad main SM alex
Aliya Jazila
lanjut thor
Siti Fatimah: Siap kak 😊
total 1 replies
Saenab
tercatat Sandra kaki tanganx Alex dasar penjahat
Siti Fatimah: Terima kasih atas dukungannya kak 🥰
total 1 replies
Hasunah Setiadi
lumayan
Siti Fatimah
Makanya baca dulu balasan aku yg tadi kak, ini novel lama aku blm sempat aku revisi. Dan ini juga dari thn 2020 publisnya soalnya masih sibuk garap yg baru, niat kakak membaca tapi mlh bikin penulis mlh down jadi jika memang tidak ada niatan buat baca alangkah baiknya stop baca juga gak papa sekali lagi terima kasih atas sarannya
Nurliana Saragih
Aish,,,makin ngawur nih, dalam Islam gak ada yang namanya di kremasi baru di makamkan!!!
😡😡😡
Nurliana Saragih
Baru kali ini aku baca novel cerita tentang Mafia yang bodoh!!!
Masak hanya karena mata dia memilih bunuh diri, emang kemampuan Mafia Kejam nya sampe mana?!
😤😤😤
Makin kesini makin gak ngawur!!!
Nurliana Saragih
Di ulang lagi kata2 nya?!
Nurliana Saragih
Gak kreatif kali Thor, kenapa terlalu banyak kalimat yang di ulang?!
😤😤😤
Siti Fatimah: Kan sudah aku bilang judul ini aku menulis baru pertama kali kak, blm lagi judul ini blm aku kontrak alhasil nulis aku cuma sebagai pelatihan jadi maaf kalau banyak yg kurang memuaskan dan masih banyak typonya
total 1 replies
Nurliana Saragih
Kenapa Bab ini di ulang lagi dari Bab sebelumnya?!
😤😤😤
Siti Fatimah: Maaf kak itu lagi mode kehabisan ide blm lagi kejar jum'kat alhasil ya gitu Terpaksa ngulang babnya
total 1 replies
Nurliana Saragih
Punya Richard telur yang sudah pecah 2 di tambah telur punya Gibran 2 jadi 4 kan, sayang kalo di sia - sia'in, enaknya di apain ya?!
🤣🤣🤣
Nurliana Saragih
Mantap tendangan mautnya Resya, pecahlah telurnya Richard?!
🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!