NovelToon NovelToon
SAHABATKU KEKASIHKU

SAHABATKU KEKASIHKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Kisah seru sepasang sahabat dari Masa Sekolah, Kuliah, hingga bekerja saat ini, Tidak ada yang tau jodoh seseorang, hingga akhirnya mereka di satukan dalam ikatan perjodohan oleh kedua orang tuanya

Munculah kisah-kisah seru dan kocak di perjalanan hidup keduanya, setelah liku-liku percintaan yang kandas di tengah jalan, Teman dan sahabat yang saling mendukung dengan semua kehebohanya hingga akhirnya keduanya bersatu dalam sebuah ikatan

Percikan Asmara dan cinta akhirnya tumbuh diantara keduanya, namun mampukah mereka menghadapi badai ujian yang datang menghantam hubungan yang di jalaninya sampai ke pelaminan?

Yuk ikuti Cerita selanjutnya

Kisah ini merupakan lanjutan dari karya Author yang pertama yaitu "POWER OF WOMAN"

Salam dari Sinho

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33 (Perlakuan paksa)

Sampai di sebuah Restoran mewah, kini Satria, Rio dan Andre sudah duduk bersama dengan Imelda dan Sekretarisnya, sesuai dengan yang di beritahu sebelumnya, pemandangan di Restoran itu sangat indah, nyaman dan tenang, pelayanan juga terlihat eksklusif, Satria sengaja duduk tidak di hadapan Imelda, melihat gerak gerik aneh Satria, Imelda hanya tersenyum sambil memasang wajah cueknya

"Sampai kapan kau bisa terus menghindari ku Satria," batin Imelda

Tak berapa lama kemudian makanan yang di pesan sudah datang, semuanya memasang wajah bahagia karena memang siang ini sudah sangat membuat perut kelaparan, Imelda mengambilkan makanan Untuk Satria

"Nggak usah Mel, aku ambil sendiri" ucap Satria

"Sekalian Sat, aku ambilin aja, aku tau kamu gak suka makanan yang terlalu pedas, ini aku pilih menu kesukaanmu, aku masih ingat kok" jawab Ira lembut

"Ehem, Rio, tolong aku ambilin ya!" Ucap Andre mengalihkan suasana

"Iya sayang, kamu mau yang mana hem?" jawab Rio dengan mata yang berkedip-kedip

"Eh Bang*sat, ji*jik gue lihat loe, gak jadi!" Ucap Andre dan membuat yang lain tertawa

"Sudah makan yang bener, jangan pada bikin kacau mulu" kata Satria

Semuanya kini tenang kembali dan melanjutkan makan siangnya, beberapa kali terlihat Imelda melayani Satria dengan sengaja, mengambilkan minum, bahkan tiba-tiba mengusap bibir Satria dengan tisue

"Gak perlu gini Mel, aku bisa bersihkan sendiri" ucap Satria

"Sorry, aku jadi inget masa lalu, soal nya dulu kamu yang selalu minta aku bersihkan" ucap Imelda

"Mel, aku sudah punya istri, jangan sampai sikapmu membuat salah paham orang lain"

"Oke oke, aku dah minta maaf kan?"

Sementara Rio dan Andre yang sedang menikmati lezatnya menu makan siang, kini sudah lupa ingatan tentang tugasnya ingin menjaga Satria dari Imelda, makan siang sudah selesai dan waktunya untuk kembali melanjutkan pekerjaannya, namun saat berdiri Imelda mengeluh pusing dan hampir terjatuh, Andre yang berada lebih dekat dengan Imelda langsung menahan tubuh Imelda agar tidak terjatuh

"Kamu kenapa Mel?" Tanya Satria

"Gak tau ini, Kepalaku terasa pusing" jawab Imelda

"Pasti Bu Imelda kebanyakan begadang semalam kan?" Ucap sang sekretaris

"Iya kali, pusing banget kepalaku ni"

"Gimana kalau saya minta tolong ngantar pulang bu Imelda ya, soalnya di perusahaan sebentar lagi ada meeting penting, biar saya yang mewakili Bu Imelda" ucap sekretaris Imelda

"Gak usah, biar aku naik taksi online saja" jawab Imelda

"Sudah, kita antar kamu pulang aja Mel, pakek mobil kita, sekretaris kamu biar kembali ke perusahaan" ucap Satria

Kemudian semuanya meluncur ke tujuan masing-masing, Satria sengaja yang menyetir kali ini agar tidak berada di samping Imelda, sedangkan Raka dan Andre ikutan puyeng saat mendampingi Imelda duduk di belakang, Satria tertawa dalam hati saat melirik dari kaca mobil melihat kedua temannya yang lagi melawan hasrat di dadanya saat melihat kaki bagian atas Imelda sangat dekat dengan mereka

Sampai di rumah Imelda, Satria membantu Imelda turun dan berjalan masuk ke dalam Rumah

"Kamu sendirian Mel, kok sepi?" Tanya Satria

"Iya, nyokap bokap lagi keluar Negeri, ngurus bisnisnya"

"Oh, terus kamu nanti sama siapa?"

"Ada asisten rumah tangga satu orang yang nemani aku kalau malam"

"Ya sudah kalau begitu, kamu istirahat dulu" ucap Satria

"Sat, bisa antar aku ke kamar bentar?" Ucap Imelda

"Ke kamar mu?"

"Iya bentar, kepalaku berat banget ini"

"Ya sudah , ayok" ucap satria, kemudian membantu Imelda masuk ke dalam kamarnya, Satria terkejut saat melihat foto lama dirinya sedang memeluk Imelda berada di atas meja kamar Imelda, sesaat Satria melihatnya dan tersenyum

"Makasih ya Sat" ucap Imelda

"Hem, aku pulang dulu, jaga diri kamu Mel" ucap Satria kemudian berlalu pergi meninggalkan Imelda

Satria segera masuk ke dalam mobil yang kini sudah siap di kemudikan oleh Andre, kedua temannya itu menatap aneh ke Satria

"Lama banget ngantar Imelda?" Tanya Andre

"Sekalian ngantar ke kamarnya, gak kuat jalan"

"Aman tapi kan Sat?" Tanya Rio

"Aman, sudah, ayok kita balik lagi ke kantor

Mobil kini sudah meluncur kembali ke perusahaan

*

Ira merasa sangat kangen dengan Satria, biasanya malam setelah makan malam seperti ini dirinya duduk santai bercanda, sambil membicarakan masa depan bersama, kelakuan mesra dan hangat dari suaminya itu bahkan masih terasa di tubuh Ira saat mengingat nya, Ira tersenyum menertawakan diri sendiri yang kini seperti wanita manja

"Aku ini kenapa, baru saja Satri telpon, udah kangen lagi" batin Ira

Sesaat kemudian terdengar ketukan pintu kamarnya, Ira segera membuka dan di dapati Ana sudah berdiri di sana

"Ada apa An?" Tanya Ira

"Yok jalan-jalan, aku mau turun ke toko cari sesuatu"

"Berdua,?"

"Iya, buruan"

Ira langsung berjalan masuk dan mengganti pakaiannya, kini mereka berdua sudah berjalan-jalan santai sambil bercanda membahas pasangan masing-masing

"Jadi Andre sudah ada rencana buat nikahin kamu?"

"Iya, tapi aku masih takut Ir"

"Maksudnya?"

"Andre tu orangnya kadang masih gimana gitu kalau lihat cewek bagusan dikit"

"Hahaha, ya wajarlah, semua cowok emang gitu" ucap Ira

"Iya juga sih, tau ah, pokoknya hati gue belum mantep gitu"

"Mendingan kalian nikah aja, mencegah dosa lo, dari pada pacaran gak jelas, pakek mesra-mesraan pasti kan kalian?"

"Iya sih, apalagi Andre kalau dah maunya, nyosor Mulu tu orang"

Keduanya tertawa, kini Keduanya mereka sudah masuk ke dalam sebuah toko dan berpisah mencari barang-barang yang dibutuhkan untuk di beli, Ira terkejut ketika hendak mengambil roti kesukaannya ternyata Roti itu sudah di ambil oleh seseorang yang tak lain adalah Ronald

"Kami mau ini juga?" Tanya Ronald

"Iya, gak apa-apa tinggal satu, buat kamu saja" ucap Ira dan berniat pergi

Ronald segera menahan tangan Ira, kemudian memasukan Roti itu ke keranjangnya, Ira terkejut dan berniat menolak namun Ronald memberi peringatan ke Ira agar bersikap biasa saja

"Jaga sikap kamu Ir, aku tau kamu menghindari ku, justru itu akan menimbulkan persepsi negatif bagi orang yang melihatnya" ucap Ronald

"Maaf pak, tapi saya bersikap seperti itu juga untuk terhindar dari persepsi negatif" jawab Ira

Ronald hanya menoleh ke arah Ira sejenak kemudian meninggalkannya, dalam perjalanan pulang tiba-tiba turun hujan yang sangat lebat mengguyur Ira dan Ana hingga membuatnya basah, secepat mungkin keduanya berlari mencari tempat untuk berteduh dan saat itulah tanpa sengaja kaki Ira terpeleset hingga terjatuh

"Ah!"

BRUG

"Ira!" Teriak Ana yang terkejut melihat temannya jatuh

Ana segera membantu Ira untuk berdiri dan rupanya pergelangan kaki Ira ter kilir hingga sakit saat di buat berjalan, Ana bingung mencari bantuan dan kebetulan sekali Ronald yang membawa mobil melintas melihat mereka

"Kalian kenapa?" Tanya Ronald yang melihat Ira dan Ana basah kuyub di pinggiran rumah warga

"Ira terjatuh dan kakinya ter kilir kayaknya pak"

"Ya Tuhan, masih bisa jalan kamu Ir?" Tanya Ronald

"Sedikit pak, sakit banget tapi"

"Ya Sudah, kalian ikut aku saja" Ucap Ronald dan berniat mengangkat tubuh Ira

"Eh tunggu, apa yang kamu lakukan?" Ucap Ira

"Mengangkat mu ke mobil, memang apa lagi?"

"Nggak usah pak, saya jalan saja biar di batu Ana" ucap Ira

"Oke, jalan saja kalau bisa"

Kemudian Ira berusaha berjalan di bantu Ana, namun kemudian Ira langsung menghentikannya karena tidak kuat dengan rasa nyeri yang sangat hebat saat kakinya di paksa untuk berjalan, Ronald hanya menghela nafas kemudian langsung mengangkat tubuh Ira tanpa protes dari Ira lagi, jantung Ronald berdetak kencang saat tubuhnya bersentuhan dengan Ira yang bajunya sudah basah, hingga terlihat cetakan tubuhnya di sana

Ira sudah berada di dalam kamar dan duduk di kursi kamarnya dengan bantuan Ronald

"Segera ganti bajumu yang basah, aku sudah telpon dokter untuk datang ke sini, bisa ganti baju sendiri?" Tanya Ronald

"Bisa, kamu keluarlah dulu" jawab Ira

Ronald keluar dan masih berdiri di dekat pintu kamar Ira, namun tiba-tiba saja terdengar suara jeritan Ira dari dalam kamar hingga membuat Ronald langsung masuk dan melihat Ira terjatuh, Ronald langsung menolong Ira berdiri dan terpaku diam mematung saat menyadari baju wanita di hadapannya belum terpakai dengan sempurna, hingga memperlihatkan kulit tubuhnya

Hasrat Ronald langsung melejit begitu saja, Ira yang juga masih terkejut dengan keberadaan Ronald terdiam membisu, kini keduanya saling menatap dalam diam, tiba-tiba saja Ronald memajukan tubuhnya hingga membuat Ira harus mundur dan tersandar di tembok, Ronald melangkahkan kakinya lagi mendekat ke arah Ira

"Berhenti pak Ronald, apa yang kamu lakukan" ucap Ira mulai takut

Ronald langsung menghimpit tubuh Ira dan berusaha mencium bibir nya, Ira berusaha memberontak dan mendorong tubuh Ronald tapi percuma, tangan Ronald semakin kuat mencengkram tangan Ira hingga dapat menguasai tubuh wanita di depannya

"Pak, lepas, apa yang pak Ronald lakukan, lepaskan pak, saya akan teriak!" Ucap Ira berusaha meronta dan menyadarkan Ronald

Namun kemudian, Ronald langsung mencium bibir Ira dengan paksa dan melu*matnya dengan kasar

"Mmmmh"

Ira terus meronta sambil menutup rapat bibirnya dan menahan rasa sakit di kakinya, sementara Ronald semakin melu*mat dan memegangi tangan Ira dengan Erat

Bersambung

Kisah ini kelanjutan dari Karya Author yang pertama "POWER OF WOMAN"

Masih bisa Up sekali sehari 1 Episode

Jangan lupa berikan dukungan Author

LIKE LIKE LIKE LIKE

KOMEN KOMEN KOMEN

FAVORIT FAVORIT FAVORIT

HADIAH HADIAH HADIAH

VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE

1
Novita Sari
Luar biasa
ayu cantik
suka
Qaisaa Nazarudin
Konsisten Thor,Bukan Komitmen 🤭🤭🤭😃😃
Qaisaa Nazarudin
Lebih baik dari mu.katanya?? Siapa juga yg mau ganggu hubungan kalian?? Yang ada ntar loe ntar yg kayak orang gila Talak minta BALIKAN lagi sama Ira saat tau kalo selingkuhan loe itu juga main dengan pria lain di belakang loe..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk emang ya BUAH ITU JATOH GAK JAUH DARI POHON NYA . RAKAM dan Poto in Ra,biar jadi Bukti juga, Bisa kamu jadiin SENJATA biar urusan kamu dan Tama cepat selesai..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata gak seperti di novel2 yg lain,Udah tau anaknya disakiti dan di selingkuhin,Eh malah marahin anak sendiri dan menutup sebelah mata tentang kelakuan bejat Mantunya, Mentang2 mantunya orang kaya,..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata pasangan kalian sama,Baik CEWEK maupun COWOK,sama aja kekakuannya,Tukang selingkuh..
Leonel Messi
suka sm critanya sat set masalhe cpt kelar,gk molor2 👍👍
Prabowo Arief
Luar biasa
fajar Rokman.
hadir thor ..g bosen baca ceritanya..
Samsul Ono
lebih ciamik dilengpai deskripsi.
💟노르 아스마💟
aaaakkkkhhhhhhhhhh
💟노르 아스마💟
mantan...bang*at
💟노르 아스마💟
Luar biasa
Eko Nur Yanto
Lumayan
Ida Sriwidodo
Halaah Satria.. 'ngga akan pernah melakukan itu..' tapi hampiir ajaa kolaps klo ngga karena kilau cincin nikahnya
Imanmu setipis kulit bawang di belah 1000 bang Sat.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Ida Sriwidodo
Satria, Andre, Rio.. 3 laki2 yang punya sikap tegas!
Pantes mereka cocok karena karakternya sama!
Sama2 ngga bisa tegas ke perempuan!
Satria yang paling fatal!
Ntar klo sampe kehilangan perusahaan n Ira baru nyesel..

Makanya jadi laki2 kudu punya sikap!
Katanya pemilik perusahaan tapi ngga ada bijak2nya! 🤦🏻‍♀️
Ida Sriwidodo
Setelah baca bab2 lalu akhirnya tegelitik pen' komen disini..
Menurutku Satria ini kurang tegas sebagai laki2 apalagi laki2 yg sudah punya istri
Tapi dari awal sebelum nikah pun Satria ini terlalu baik hingga lupaa batasan dg mantan
Bahkan setelah nikah pun masih ajaa ngga tegas.. seolah masih ngasu harapan dan mauu ajaa di bego2in sama Imelda

Harusnya sebagai laki2 yg sudah punya istri bisa ngasi batasan tegas sama Imelda 😤🤦🏻‍♀️
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Fitria Yusroh
Thor,g da kisah dari Ethan dan Evan kah?!!,q penasaran perjalanan ceritanya Ethan dan Evan Thor,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!