Selena Rose wanita berusia 20 tahun harus kehilangan suami dan anak didalam kandungannya sekaligus. terikat janji dan sumpah Selena memutuskan sesuatu diluar akal.
Sean Alexander pria berusia 32 tahun berusia matang dan seorang playboy sejati siap memberi benih pada Selena tanpa ikatan pernikahan.
Bagaimana kisah mereka......
Jangan lupa dukung Author dengan Like, Koment dan Vote..
selamat membaca readersku tercinta.....❤❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tersipu Malu
Selena masih menutup tubuhnya dengan selimut ia sungguh sangat malu bahkan tak mampu memperlihatkan wajahnya di hadapan Sean. bagaimana mungkin ia bisa terlena dan tertidur di pelukan pria itu, seolah semua amarahnya menjadi sia-sia, apa yang harus ia lakukan..bisa-bisa ia menanggung rasa malu yang luar biasa.
Namun Hening.....
Tak ada Sean di ruangannya dan akhirnya Selena bisa membuka selimutnya dengan lega. hari ini adalah hari dimana dia akan pulang mungkin saja Sean sedang mengurus tentang kepulangannya...
Selena merenung...
Setelah pulang ia harus kembali merencanakan untuk kembali ke kotanya. sudah terlalu lama ia pergi dan Selena tidak akan membiarkan Lora berbuat sesukanya ketika ia tidak ada. bukankah Lora harus di awasi, Jorge juga beberapa kali menelfonnya namun Selena sengaja tidak mengangkat telpnya. karna dia akan mendesak Selena untuk pulang, Selena hanya harus menunggu waktu yang tepat.
Infus di tangannya sudah dilepas dan ia harus segera membersihkan diri sementara Sean tak ada.
Selena bergerak turun dari sana dan menuju kamar mandi.
💚
Setelah selesai mandi Selenapun keluar dan melankah menuju ranjang. di usapnya perutnya dengan sayang. akhirnya semua harapan dan impiannya segera terwujud menjadikan anak ini adalah anak suaminya Harry dan ia bisa mengklaim semua harta warisan yang sudah seharusnya dia jaga.
Selena tanpa sadar tersenyum,
Pintu terbuka dan Selena tertegun ketika Sean masuk dengan setelan kaos putih dan jeans. pria itu melangkah mendekati Selena..
"Bagaimana keadaanmu...."?
"Baik.."
"Bagus..hari ini kita akan pulang...ambil tasmu sementara barang yang lain biar anak buah kita yang mengambilnya." ucap Sean bersikap sangat lembut.
"Sean.....aku ingin minta maaf dan sekaligus terimakasih."ucap Selena sembari mengigit bibirnya, ekspresinya sangat menggemaskan dimata Sean.
"Minta maaf dan terimakasih."? ulang Sean tertarik..
"Aku minta maaf karna aku bersikap kekanakan kemarin dan aku sungguh berterimakasih semalam kau benar-benar menolongku Sean...aku tidak tau kalau........"
Sean menggenggam jemari Selena dan memenjara matanya, sesaat kemudian ia memeluk Selena dengan erat..
"Tak perlu minta maaf, kau tau kalau aku peduli padamu."
"Aku menghargai semuanya Sean."
Sean tersenyum dengan lega.......
"Baiklah...apakah kau bersedia untuk menerimaku dan kita meneruskan pernikahan ini." Sean tampak sangat berharap.
"Tentu saja...anakku butuh ayahnya." Selena memberikan senyuman manisnya..
"Aku sangat bahagia..." ucap Sean semakin mempererat pelukannya.
💝💝
"Mengapa kakak bersikap ceroboh, sekarang mereka sudah semakin dekat dan akan sulit untuk memisahkan mereka lagi.."ucap Davin mengeraskan tatapannya...
Silvia bangkit berdiri mendekati adik tirinya dengan senyuman liciknya..melangkah mendekati lemari dan meraih sesuatu di dalamnya. dan meletakannya di hadapan Davin..
Pria muda itu menatap tajam pada Silvia...
"Apa maksudnya kakak...mengapa memberiku sebuah map."?
Silvia tersenyum...
"Di dalam map itu terdapat semua sejarah hubunganku dan Sean, ada berbagai foto dan video..aku tau kalau wanita yang sedang jatuh cinta sangat sensitif dan cemburu."
Davin menatap map itu denganpenuh keinginan, matanya bersinar tajam. tak pernah ia jatuh cinta sedalam ini pada seorang wanita, dan Selena sungguh membuatnya tak ingin melepaskan wanita cantik itu.
"Aku tidak akan melepaskan kesempatan itu kakak." ucap Davin dengan keyakinan penuh.
💖💖
Selena hanya terdiam...ia kehilangan kata ketika melihat sebuah rumah yang sangat indah lantai dua dengan halaman yang luas. ada kolam dan juga taman bunga yang luas..Selena membeku, sedikit sedih karna Sean mempersiapkan semuanya dengan baik...mau tak mau hatinya menjadi hangat.
Sean mendekatinya dan setengah memeluk Selena..
"Rumah ini dan semua yang ada di dalamnya ada di dalam kuasamu Selena...kau boleh menata ulang sesuai dengan keinginanmu...aku menyerahkan semua ini kepadamu."
"Tapi mengapa..."?
"Karna kau adalah istriku..aku berjanji Selena aku akan melakukan yang terbaik, aku....akan memberikan hidupku kepadamu dan juga anak kita..."
"Anak kita."? ulang Selena tentu saja tidak rela. namun ia berusaha kuat menahan perasaannya agar tidak berubah.
Selena mengangguk seolah menerima...
"Tentu saja....aku akan mengatur rumah ini sesuai keinginanku." ucap Selena tersenyum....
💞
Radit sedang melangkah pelan keluar dari Rumah sakit ternama tempatnya bekerja dan melangkah ke arah mobilnya namun ia terkejut ketika bertubrukan dengan seorang wanita hingga keduanya harus terjatuh...Radit mengepalkan tangannya dengan erat, ketika wanita itu juga berdiri tampak kesal menatap ke arahnya.
"Maaf aku tidam melihat....." ucap Wanita itu berdiri dan terkejut melihat Radit yang di kenalnya...
"Kak Radit.."?
"Lora..kau adik sepupunya Harry..."?
"Yah.....aku Lora." wanita itu tersenyum sinis lalu mendekati Radit yang menghela nafasnya mengapa ia justru bertemu dengan wanita ular ini.?
"Dimanakah adikmu Selena bersembunyi sekarang.."?
"Bukankah kau sangat kurang ajar dengan hanya menyebut nama adikku..."? desis Radit tidak terima.
Lora tertawa......
"Aku dan Selena seumuran dan kueasa pantas-pantas saja aku memanggil namanya.." ucap Lora mencibir...
"Untuk apa kau kerumah sakit ini..."? tanya Radit menyelidik..
"Untuk mencari informasi, tentu saja...aku mencium aroma yang tidak biasa yang sedang terjadi, dan aku berjanji aku akan menerima kebenaran." ucap Lora penub perhitungan.
Radit mendekati Lora dan mencengkram tangan wainta itu dengan kuat...
"Awas saja kalau kau berani menyentuh adikku maka aku tidak akan mengmpunimu." ucap Radit mengancam...
"Lepaskan aku pria tua yang sekarat..."
"Apa katamu."?
"Yah...kau sudah tua kan....usiamu bahkan sudah 36 tahun, jadi sebaiknya urus dirimu sendiri atau paling tidak carilah pasangan agar kau tidak terlihat menyedihkan, melindungi adikmu yang bahkan sudah tak perlu lagi perlindunganmu." Lora sangat sinis.....
Wanita gila ini mempunyai mulut yang tajam, setiap bertemu mereka pasti akan saling menghina...
"Bukankah kau juga lebih tua dua tahun dari adikku Selena, aku ragu jika ada pria ingin mendekatimu mereka akan berpiikir 1000x untuk mendekati wanita ular sepertimu."ucap Radit segera meninggalkan Lora yang begitu kesal.....
"Dasar pria tua yang sekarat...cih....dia pikir dia masih muda yah...."?
Lora akhirnya masuk ke dalam rumah sakit, sebenarnya kedatangannya ke tempat ini untuk melepas behel giginya tapi melihat Radit membuat mulutnya tak tahan untuk menghina pria tua itu.....
"Akan kubalas kau ketika bertemu lagi." desis Lora penuh dendam..
❤❤
Selena sedang menyiapkan makanan untuk Sean, ia memutuskan untuk bersikap sewajarnya agar Sean tidak curiga padanya, apalagi memang dia harus menunggu sebulan lagi untuk bisa naik pesawat dan pulang ke kotanya. Selena bersyukur ia tidak memberikan informasi apapun tentangnyapad aSean. hingga jika dia pergipun,Sean tidak akan menemukannya.....Selena mengangguk senang, mulai sekarang ia akan menjadi wanita rumah tangga yang baik untuk Sean, sebagai rasa terimakasih....
Selena menoleh penasaran ke atas meja dekat tv ketika ponselnya berdering, mengahampirinya Selena kembali menghela nafas...
"Jorge menelfonnya lagi...ada apa."? Selena menjadi gelisah..........
sukses
semangat
mantap
keren
mksh