NovelToon NovelToon
Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Action
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Jiang Yuan—18 tahun, hidup terasing di Desa Daun Hijau. Ketika desanya dihancurkan oleh kelompok misterius dari Aula Jiwa, ia terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya.

Di ambang kematian, Jiang Yuan diselamatkan oleh Wang Ning, seorang tetua kuat dari Sekte Bulan Kabut. Melihat bakat dalam dirinya, Wang Ning menjadikan Jiang Yuan sebagai murid dan membawanya memasuki dunia kultivasi.

Kini, Jiang Yuan harus bertahan di dunia yang kejam dan penuh bahaya, menempuh jalan menuju puncak kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Gua Kultivasi

Gua kultivasi itu tampak sederhana dari luar, hanya sebuah lubang di dinding tebing yang terlindung kabut tipis. Namun, begitu melangkah masuk, Jiang Yuan langsung merasakan perbedaan yang sangat jelas.

Udara di dalam gua terasa lebih berat, dipenuhi oleh konsentrasi Dou Qi yang sangat padat dan murni. Setiap tarikan napas seolah menarik aliran energi halus yang meresap ke dalam pori-pori kulit, menyusup ke dalam meridian dan merayap lembut di sepanjang jalur energi di dalam tubuhnya.

'Luar biasa,' pikir Jiang Yuan dalam hati. 'Dengan lingkungan seperti ini, menerobos ke ranah berikutnya bukanlah hal yang mustahil.'

Di sudut gua, batu-batuan kecil berkilauan samar karena diselimuti oleh endapan energi yang mengkristal.

Cahaya redup dari batu bercahaya di langit-langit gua memancarkan rona pucat kebiruan, menciptakan suasana yang tenang dan misterius sekaligus.

Ruan Mei yang sedari tadi berdiri di ambang pintu dengan kedua tangannya terlipat di dada, akhirnya berbalik. Gerakannya yang cepat membuat ujung jubah putihnya berkibar pelan, menyapu debu halus di lantai gua.

"Kau sudah sampai," ucapnya dengan nada datar, hampir seperti bosan. "Silakan latihan. Aku pergi."

"Tunggu!" panggil Jiang Yuan, suaranya menggema di ruang sempit gua.

Ruan Mei menghentikan langkahnya. Ia menolehkan kepala ke belakang, sepasang mata biru jernihnya menyorot Jiang Yuan dengan tatapan tajam dan sedikit kesal.

Sehelai rambut hitamnya jatuh menutupi sebagian pipi, namun ia tidak peduli untuk menyingkirkannya.

"Ada apa?"

Jiang Yuan melangkah maju satu langkah. Kedua telapak tangannya ia rapatkan di depan dada, lalu menundukkan sedikit kepalanya sebagai isyarat hormat.

"Nona Ruan, bisakah meminjamkan beberapa teknik untukku?"

Mulut Ruan Mei terbuka sejenak, matanya membulat karena tidak percaya. Ia menatap Jiang Yuan seolah pemuda itu baru saja mengucapkan kata-kata gila.

"Apa-apaan?! Permintaan macam apa itu? Kau pikir kau siapa?" Suaranya meninggi, bergema di antara dinding-dinding gua. "Aku bukan gurumu! Tugas Wanita Suci hanya menyuruhku mengantarmu ke sini, bukan menjadi pengajar pribadimu!"

Jiang Yuan tidak bergeming. Ia tetap menatap Ruan Mei dengan sorot mata yang tenang dan penuh keteguhan.

"Aku membutuhkannya," ucapnya, suaranya rendah namun mantap. "Agar tidak menjadi beban untuk kalian nantinya. Dengan kekuatan yang lebih baik, aku bisa berguna."

Pemuda itu kembali menyatukan kedua tangannya di depan dada, memberikan penghormatan yang lebih dalam.

"Kumohon."

Ruan Mei terdiam. Bibirnya yang merah muda mengerucut, menunjukkan kegusaran yang masih menggelayut di hatinya.

Wanita itu menyilangkan kedua lengannya di bawah dadanya, gerakan yang secara tidak sengaja mendorong bagian atas jubahnya sedikit membusung.

Namun, ia tidak bisa membantah kebenaran perkataan Jiang Yuan. Pemuda ini memang lemah. Terlalu lemah. Jika suatu hari terjadi sesuatu, dia hanya akan menjadi beban mati bagi mereka semua.

"Hmph!" Ruan Mei mendecak kecil, lalu menggerakkan pikirannya.

Cincin penyimpanan di jari manisnya berkilauan samar, dan beberapa gulungan teknik yang terbuat dari kulit binatang purba muncul di telapak tangannya.

Dengan gerakan kasar, ia melemparkan gulungan-gulungan itu ke arah Jiang Yuan.

"Ambil. Hanya itu, jika kau minta lebih, awas saja!"

Jiang Yuan menangkap gulungan-gulungan itu dengan kedua tangannya. Jari-jarinya meraba permukaan kulit yang halus dan sedikit dingin, merasakan energi samar yang terpancar dari setiap gulungan. Ia menganggukkan kepalanya dengan sopan.

"Terima kasih, Nona Ruan. Jika Nona Ruan dalam masalah suatu hari nanti, aku pasti akan membantu."

Sudut bibir Ruan Mei terangkat. Seulas senyuman mengejek menghiasi wajah cantiknya.

"Hmph! Dengan Ranah Dou Zhi Qi-mu itu?"

Wanita itu menatap Jiang Yuan dari atas ke bawah, matanya menyapu tubuh pemuda itu dengan penuh keraguan.

"Ingin membantuku? Lebih baik jaga diri sendiri dulu, jangan sampai mati sebelum sempat berguna."

Tanpa menunggu jawaban, Ruan Mei berbalik. Jubah putihnya berkibar membentuk lengkungan indah saat ia melangkah keluar gua.

Langkah kakinya yang ringan meninggalkan jejak samar di lantai batu, sebelum akhirnya ia menghilang di balik kabut tipis di luar.

Jiang Yuan hanya memandangi punggung Ruan Mei yang menjauh. Kemudian, ia menutup pintu batu gua dengan satu dorongan tangannya.

Grruukk.

Suara batu bergesekan menggemakan kesunyian, menandakan bahwa ia sekarang benar-benar sendirian.

Jiang Yuan melangkah ke bagian tengah gua. Ia duduk bersila di atas hamparan batu datar yang terasa dingin namun dipenuhi energi. Kedua telapak tangannya ia letakkan di atas lutut, lalu menutup mata.

"Dou Qi di sini sangat bagus. Menerobos bukanlah hal yang mustahil," gumamnya lirih. "Sisanya tinggal mempelajari tiga teknik ini."

Ia menarik napas panjang. Udara dingin yang sarat energi memenuhi paru-parunya.

Lalu, ia memulai kultivasinya.​

1
yayat
sungguh kuat mental jian
yayat
dapat bonus extra ni dari tetua ning
Cecilia: tinggal tunggu mainnya😋
total 1 replies
emg gw pikirin?
yh, ini mc ga naif, ga asal ambil harta, best deh
emg gw pikirin?
mc msi cool2 dsnii
emg gw pikirin?
suka dchhh sama mc gni
Gege
belom kunjung ada adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu dengan bulu dalam adegan kultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan sang MC..💪😄🤣🤭
Cecilia: hampir ini🗿 dikit lagi, besok keknya
total 1 replies
Cecilia
besok ku up sampe bab 40
yayat
ditunggu
Cecilia
letsgooo, tungguin next bab gaes
Tsumuri Makabe
bagus, mc op, licik
Tsumuri Makabe
lesgooo jiang yuann
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
hmmm, awal yg bagus
asammanis
kurus dagingnya dikit
yayat
apa ni yg diminta ga mungkin minta nganu kn haha
Gege
di tunggu proses penyatuan yin yang dalam tajuk kultivasi ganda mempraktekkan isi kitab kamasutra 99 gerakan, guna memanen energi..🤣😄..makin banyak hareem makin kuwatt MC nyaaaah...💪
Cecilia: nantikan aja bab 39nya wkwk, bentar lagi🗿
total 1 replies
yayat
wah hal apa ni lanjut
Fajar Fathur rizky
gambar wang ning thor
Cecilia: ntar di bab 39 pas mereka nganu
total 1 replies
Zed Wara
13. Da da
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!