Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.
Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.
Fina menjadikan Anjani sebagai sahabat, begitu juga Fino yang mau berteman dengan Niko. Hingga keduanya memperebutkan anak dari mantannya masing-masing untuk dijodohkan dengan calon anaknya kelak.
Anak dari mantannya siapa yang akan di jodohkan kedua pasangan itu.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
FINA FINO 32.
Paginya Fina membuat rekening di suatu bank, siang sampe sorenya ia pergi ke Jakarta Utara untuk ke Dufan dan malamnya Fina ingin menepati ucapannya. Tenaga dari wanita itu seakan tidak ada habisnya.
Setelah dapat izin dari Fino untuk pergi, Fina membawa Anjani belanja makeup dan juga baju-baju, tak hanya itu saja. Anjani juga di giring oleh Fina ke salon kecantikan untuk memotong rambut mereka masing-masing.
Hingga berakhir di suatu taman, Anjani dan Fina duduk di ayunan terpisah. Menatap langit yang sama penuh bintang. Ada Hela nafas panjang Anjani entah mau merespon apa.
"Anjani, sebenarnya saya sengaja mentraktir kamu malam ini mau berteman baik sama kamu, Saya juga mau minta maaf kalau sudah merebut Fino dari hidup kamu, sumpah ini diluar keinginan kita" Suara Fina mengusik kegamangan Anjani.
Si lawan bicara akhirnya melirik meski sedikit usaha untuk tidak berkaca-kaca. "Jujur Fina, permintaan maaf dari kamu sudah saya tunggu jauh-jauh hari, Dan saya rasa datang nya maaf dari kamu itu terlalu lambat. Untung nya saya sudah tidak ada rasa lagi dengan Fino, jadi saya tidak terlalu hebat merasakan sakit hati" Anjani terkekeh di akhir kalimatnya.
Fina menunduk sembari menggigit bibir bawah nya. Dari pada Anjani, dia tersenyum gamang melihat reaksi dari orang yang sudah bersamanya. "Saya minta maaf juga kalau sudah mau rebut suami kamu Fin"
Fina mengangkat kepalanya menatap serius pada Anjani. "Jadi?"
"Setiap manusia pasti ada pertemuan yang berakhir dengan perpisahan, entah itu dengan cara kematian atau dengan cara putus hubungan. Tapi saya menolak untuk berpisah dengan Fino, kesimpulan nya... Saya mau jadi teman baik kamu Fina, seperti kamu menolak pisah dengan Choki, menjadikan Eca sebagai sahabat baru kamu"
Fina lekas memegang kedua telapak tangan Anjani dan bertanya. "Kamu tau dari mana anjir!"
Anjani terkekeh geli. "Jangan remehkan saya sebagai stalking handal Fin. Apa lagi pengikut Instagram saya sudah dua juta."
Tidak masalah juga sebenarnya kalau Anjani tau apa yang sudah dipikul Fina selama ini, tapi ia harap tujuan berteman dengan Anjani tidak terbongkar oleh nya, sampai Fina mengetahui kalau Anjani hamil anak Niko.
Dari pada itu, badan Fina mengerjit saat Anjani tiba-tiba menuntun tangan kanan Fina untuk dikalungkan pada bagian tengkuk leher nya, sedangkan tangan kiri Anjani, segera ia kalungkan juga di tengkuk leher Fina.
Tak hanya itu, Fina dituntun untuk senyum menghadap kamera.
Setelah berhasil mengabadikan foto bersama Fina. Anjani mengupload nya di sosmed dengan caption Bestie baru.
**
Jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam. Fina pulang ke rumah sudah dari setengah jam yang lalu.
Disini Fino agaknya keheranan ngeliat istrinya senyum-senyum sendiri melihat layar ponsel.
Dari situ, Fina lagi-lagi mengerjit saat dari belakang Fino memeluk leher nya Fina tanpa diberi aba-aba, Fino langsung menempelkan pipinya pada pipi perempuan itu. "Kamu senyumin apa sih sayang?" Katanya, habis itu Fino mencium pipi sang istri.
"Ini mas, lihat foto saya sama Anjani. Baru aja satu jam udah banyak yang suka, terus juga komenannya positif semua" Kata Fina. Fino melihatnya, tampaknya pria itu langsung tersenyum mengingat dulu postingan patah hatinya Anjani banyak yang berkomentar negatif menghujat Fina dengan Fino.
"Wih bestie baru, selamat ya sayang" Kata Fino dengan senangnya.
"Pertarungan kita masih belum selesai mas, sampai Anjani hamil anak Niko, saya akan menjodohkan anak itu sama anak dari dalam kandungan saya" Kata Fina.
"Siapapun pemenangnya sudah jelas itu saya sayang, kau menyerah saja lah, pasti ujung nya anak kita bakal dijodohkan dengan anak nya Choki" Kata Fino tak mau kalah.
To be continue,