Kali ini aku bercerita tentang sebuah pernikahan yang sama sekali tidak mau saling mengenal padahal pasangan ini sudah saling mengenal.
Ayana adalah seorang gadis berumur 24 tahun yang hidup dalam keluarga yang mapan.Orangtuanya mengiinginkan perjodohan dengan anak kerabatnya.Ayana belum siap untuk menikah,kebiasaanya yang bebas dan suka shopping membuat image pernikahan akan mengekang hidupnya.
Sammy adalah lelaki yang dijodohkan untuk Ayana.Seorang pengusaha muda yang sukses berumur 27 tahun.Sifatnya yang penurut sangat mudah baginya untuk menuruti kemauan orangtuanya termasuk dalam hal perjodohan
Sampai suatu hari mereka dipertemukan tanpa sengaja yang hingga pada akhirnya mereka saling mengenal dalam perbedaan status.Temukan keseruan cerita sepasang anak manusia yang begitu bodoh dengan pernikahan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fadisaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32 Panas dingin
"Tenang Sam,dia hanya seorang babu."gumam Sam yang mencoba menenangkan perasaannya saat babu nya berada begitu dekat dengan Sam
"Oh konsep seperti ini,biar aku yang bantu membuatkannya ya bos."ucap Ayana yang semakin dekat dengan Sam karena Ayana membungkukkan tubuhnya
"Huh,kalau seperti ini keadaannya bisa bisa aku tergoda."gumam Sam yang mulai gelisah berada begitu dekat dengan Ayana ditambah lagi pikirannya sudah semakin liar karena terlintas kejadian yang berbusa busa hingga begitu berat menelan salivanya sendiri
"Nah,sebentar ya bos."ucap Ayana yang memandang Sam seraya tersenyum
"Beuuuh...kenapa rasanya panas dingin begini ya."gumam Sam yang mencoba untuk menenangkan dirinya
"Sebaiknya kau duduklah,aku merasa gerah."ucap Sam yang beranjak dari tempat duduknya
"Oh baiklah bos,sebentar lagi siap kok."ucap Ayana yang mendaratkan tubuhnya di kursi seraya mengetik beberapa kolom
"Lihat cara kerjamu seperti ini,aku yakin kau pasti sangat menguasai ilmunya,apa sebelumnya kau pernah belajar?"tanya Sam kembali yang mencoba untuk mengalihkan perasaannya
"Sudah kukatakan dulu aku sempat menjadi sekretaris,dari situlah aku belajar."ucap Ayana dengan santai padahal sama sekali tidak pernah menjadi sekretaris
"Untuk babu sepertimu ternyata kau cukup mahir dalam hal ini."ucap Sam yang mencoba untuk menggali informasi tentang babunya
Ayana cukup pintar untuk bisa menyadari itu,sehingga Ayana pun berhati hati untuk menjawab apapun pertanyaan dari bosnya
"Ya karena aku pernah mengerjakan konsep seperti ini bos."ucap Ayana
"O ya kau tadi belum menjawab pertanyaanku sebenarnya kau berasal dari mana."tanya Sam penasaran
"Aku dari kota ini bos,yang penting aku disini untuk bekerja dan mendapatkan gaji,jadi bos jangan khawatir atau pun curiga denganku bos."ucap Ayana dengan santai
"Siapa pun akan curiga karena aku tidak tahu latar belakangmu."ucap Sam yang terus mencari informasi
"Aku bisa ngerti kok bos,wajar kau curiga,tapi aku pastikan aku tidak ada niatan apa pun kecuali bekerja."ucap Ayana yang masih mengetik
"Apa jaminannya?"tanya Sam yang membungkukan tubuhnya hingga sejajar dengan Ayana
"Jika terjadi sesuatu,kau bisa laporkan aku ke polisi."ucap Ayana seraya menatap Sam yang ada disampingnya dan mereka pun saling beradu pandang
Saat ini yang kalah adalah Sam karena Sam mulai ada rasa dengan Ayana dan mencoba untuk berdiri dan mengalihkan pandangannya
"Ada apa ini,kenapa rasanya panas sekali,padahal pendingin ruangan sudah dinyalakan."gumam Sam yang pergi ke dapur untuk membuat secangkir kopi
"Aneh,kenapa malam ini bos tidak seperti biasanya,ada apa dengannya,tapi baguslah setidaknya aku tidak dikerjai."ucap Ayana yang masih sibuk mengetik
"Huh,ada apa denganku,apa aku jatuh cinta ya."ucap Sam yang berada di ruang makan sedang menikmati secangkir kopi
"Selesai sudah."ucap Ayana dan memanggil bos nya
"Bos,konsepnya sudah siap."ucap Ayana yang menghampiri bosnya
"Iya kah,sebentar aku cek."ucap Sam yang menghabiskan kopinya
Sam pun langsung ke ruang kerja untuk memastikan konsep yang sudah di buat babunya
"Gimana bos."tanya Ayana
"Wah ini bagus sekali konsepnya,aku yakin klienku akan suka dengan konsep ini,makasih ya babu."ucap Sam yang menatap wajah Ayana
"Benarkah bos,kalau begitu bos harus membayarku lebih karena aku sudah membuatkan konsep untukmu."ucap Ayana
"Aku tidak meminta untuk dibuatkan kan kau sendiri yang mau."ucap Sam yang meledek
"Tapi bos,setidaknya aku kan sudah mengurangi beban pekerjaanmu."ucap Ayana yang memelas
"Iya iya,gajian nanti akan kuberikan kau bonus."ucap Sam yang tidak tega melihat babu nya
"Yes,makasih ya bos,kau bos yang paling baik deh."ucap Ayana kegirangan
"Kau baru sadar ya,kalau aku adalah bos yang baik."ucap Sam dengan narsisnya
"Hmmmm,mulai lagi deh."ucap Ayana yang sudah faham kalau bos nya ini gak bisa di puji sedikit aja
"Ya sudah,istirahatlah sana,aku mau sarapan besok roti pagang dengan banyak sayuran
"Siap bos,selamat tidur bos semoga mimpi indah."ucap Ayana yang maninggalkan bos nya di ruang kerja
"Ya,selamat malam."ucap Sam seraya mengeprint beberapa berkas dan konsep yang sudah dibuat Ayana
Ayana pun bergegas masuk ke dalam kamar untuk istirahat,kali ini Ayana sudah mulai merasa nyaman dengan bos nya
"Duh bos,kadang terlihat menyebalkan dan kadang kau terlihat manis."ucap Ayana yang sudah berebah di atas kasur seraya memejamkan matanya
Sam yang sudah selesai di ruang kerja segera ke kamar untuk beristirahat,malam ini begitu lelah jadinya Sam langsung memilih untuk tidur
Keesokan harinya,Ayana bangun dengan semangat dan segera menyelesaikan tugasnya setelah itu dia menyiapkan sarapan roti bakar sesuai pesanan bos nya
"Selesai sudah,saatnya mandi."ucap Ayana yang sudah menghidangkan roti bakar di atas meja makan
Setelah menghidangkan sarapan di meja makan,Ayana pun pergi untuk membersihkan diri,Sam yang sedari tadi sudah siap dengan setelan jas nya dan langsung keluar menuju meja makan
"Wah,ternyata sarapan nya sudah siap,cepat juga ya si babu masaknya."ucap Sam seraya mendaratkan tubuhnya di kursi dan langsung menikmati sarapannya
"Pagi bos."sapa Ayana yang baru saja keluar dari kamar dengan pakaian santainya seraya duduk
"Pagi."ucap Sam yang terhenti makannya karena melihat Ayana begitu cerah pagi ini
Saat Ayana mulai memasukkan potongan roti bakar ke mulutnya,tiba tiba ada suara ketukan pintu yang membuat Ayana menghentikan makannya
"Biar aku saja bos,yang membukakan pintu."ucap Ayana yang bergegas membuka kan pintu
"Baiklah,siapa ya pagi pagi udah bertamu."ucap Sam yang melanjutkan makannya
Saat Ayana membukakan pintu ,terlihat seorang laki laki yang tidak asing,siapa lagi kalau bukan Joe,melihat wajahnya di pagi hari ini,membuat Ayana rasanya ingin muntah
"Pagi,nona,aku membawakan sarapan,mana bos mu."ucap Joe yang langsung masuk ke dalam rumah tanpa malu
Ayana yang melihat tingkah Joe langsung bergegas masuk ke dalam kamar dan menguncinya tanpa berkata sedikitpun
"Siapa yang datang?"tanya Sam yang tak di gubris oleh Ayana seraya memastikan ke depan siapa yang datang
"Hai bro,aku kemari membawakan sarapan."ucap Joe yang menyapa Sam seraya menenteng dua plastik berisi makanan
"Joe,aku sedang sarapan,kau tak perlu repot repot membawakan sarapan."ucap Sam yang mengajak Joe ke ruang makan
"Tadi kebetulan lewat sini,jadi aku mampir."ucap Joe yang duduk seraya meletakkan bungkusannya di atas meja
"Jika kau belum sarapan Joe,kau makanlah yang kau bawa itu,aku sudah sarapan."ucap Sam yang sebenarnya sudah merasa tidak nyaman dengan kehadiran Joe
Bersambung
suka deh sama alurnya.
buat lainnya mampir juga di karyaku MY SILLY LOVER dan CLARISYA... di tunggu like and coment. makasih
Semangat, Thor