NovelToon NovelToon
Balas Dendam Putri Terbuang

Balas Dendam Putri Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Marwiyah Ningsih

seorang wanita yang hidup di zaman kerajaan,di usir oleh keluarga ibu dan ayahnya,dia bahkan terpaksa jadi seorang pengemis di jalanan.
bahkan tunangannya yang dia percayai mengkhianati nya.hidup sengsara membuat wanita itu putus asa,di harapan terkahir nya dia pergi kerumah ibu kandungnya,tapi justru ibunya mengusir nya dan lebih menyayangi putri dari suami kedua nya.
wanita itu begitu terpukul,dia teringat ayahnya yang di asingkan di perbatasan,hanya karna kejahatan yang di lakukan oleh ibunya.
putus asa,wanita itu memilih mengakhiri hidupnya,tapi tiba-tiba dia malah hidup kembali dan mendapatkan sistem yang membantu nya.
dari di remehkan dan di hina,menjadi wanita terkaya di seluruh negeri,namanya terkenal dimana-mana,bahkan sang kaisar yang berkuasa tunduk padanya.
bagaimana kah kelanjutan kisah selanjutnya ?
yuk mampir di cerita aku yah,, terimakasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pertemuan Hana

Edward. Mantan tunangannya. Pria yang dulu membatalkan pertunangannya karna menganggap Hana hina dan rendah, dan sekarang pria itu berdiri dengan pakaian sutra biru, lengannya merangkul wanita cantik berhias emas.hana tidak mengenal siapa wanita itu,tapi dia tidak peduli.

Edward terbelalak saat melihat Hana. Rahangnya mengeras.apalagi Hana jalan-jalan bersama dengan pangeran mahkota?.

"Hana lama tidak bertemu,,kamu sekarang dekat dengan pangeran mahkota?" gumamnya tidak percaya.

Wanita di samping Edward ikut menoleh. Wajahnya cantik, tapi ekspresinya angkuh. "Kau Hana? Wanita kampungan yang dibuang keluarga perdana menteri?.

Hana tersenyum tipis. Senyum yang membuat Alex di sampingnya langsung waspada.

"Edward," ucap Hana pelan. "Lama tidak jumpa. Kau semakin pengecut.dan sikapmu yang murahan tidak berubah" dia mengabaikan ucapan wanita itu.

Edward mengepalkan tangan. "Hana, kau...apa maksud mu ! " marah Edward, tapi mengingatkan Hana sangat berbahaya dia menahan amarahnya.

Wanita di samping Edward maju selangkah. "Jaga bicaramu, Hana! Kau tahu siapa aku? Aku Calon istri Tuan Edward! Anak bangsawan dari keluarga Hartawan! dan berani nya kamu mengatakan Edward murahan ! Apa kamu bisa mempertanggungjawabkan ucapan mu " bentak wanita itu.

Hana menatap wanita itu dari atas ke bawah. " aku tidak perduli siapa kamu,dan untuk apa aku mempertanggungjawabkan ucapan ku,buktinya sudah ada di depan mataku dan kamu memang Cantik. Tapi sayang, otaknya kosong. Pantas jadi pasangan Edward."

"Wanita kurang ajar!kau menghina ku " wanita itu berteriak.dia mengangkat tangannya ingin menampar wajah Hana,tapi.

tangan Hana bergerak cepat.dan

_Plak!_

Tamparan keras mendarat di pipi wanita itu. Penjepit rambut emasnya jatuh ke tanah. Wanita itu menjerit dan hampir jatuh.

Pasar langsung hening. Semua orang menatap.

"Berani kau memukul tunanganku!" Edward meraung dan mengangkat tangan ingin membalas.

Alex langsung berdiri di depan Hana. "Berani kau sentuh dia, Edward!"

Edward menatap Alex, lalu menatap Hana. " pangeran mahkota! Ini bukan urusan anda,,ini masalah pribadi ku dengan Hana,jadi pangeran tidak perlu ikut campur ! Dan Kau Hana,,kau gila, Kau pikir membunuh banyak prajurit istana, sekarang kamu merasa hebat !

Hana melangkah maju, melewati Alex. Ia berdiri sejengkal dari wajah Edward. "Aku memang sudah membantai banyak prajurit, seperti yang kamu dengar Edward. dengan tanganku sendiri bahkan aku bisa membunuh mu.."

Suara Hana rendah, tapi seluruh pasar bisa mendengarnya. Edward mundur selangkah. Keringat dingin membasahi punggungnya, ternyata benar apa.yang dikatakan oleh sahabatnya,,Hana sekarang berubah seperti orang lain.

"Kau... kau iblis!" desis Edward.

Hana tersenyum menyeringai. " aku memang Iblis,,bahkan iblis ini bisa menghancurkan keluarga Duke yang sudah bangkrut" senyuman remeh Hana dan.

Buggggggggg!!!

Srekkkkkkkkkkkkkk

aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk

tiba-tiba Hana menamparnya setelah itu menggores wajah Edward dengan pisau kecilnya, Edward berteriak keras,dan itu membuat calon istrinya panik.

" Edward,,,kau Hana wanita iblis aku akan membalas mu,, berani nya kamu menyakiti calon suamiku " teriak nya,tapi hana tidak peduli.

Ia berbalik dan menggandeng lengan Alex. "Ayo, Pangeran. Pasar sudah tidak menarik lagi."

Mereka pergi meninggalkan Edward,yang terlihat berteriak-teriak keras disana,dan wanita itu menangis. Bisik-bisik para pedagang langsung pecah.

"Itu Nona Hana! Wanita yang menghancurkan keluarga Perdana Menteri!"

"Gila... dia bahkan berani melukai tuan muda Edward,,putra Duke ,, benar-benar menakutkan "

" bahkan Pangeran Mahkota membela nya ? . apa yang terjadi dengan kerajaan ini?"

Hana dan Alex masuk ke restoran paling mewah di ibu kota. Namanya restoran enak. Lampunya dari kristal, mejanya dari kayu ulin, pelayannya semua wanita cantik berbaju sutra.

Mereka duduk di meja sudut. Belum sempat hana memesan makanan, suara tawa nyaring terdengar dari meja tengah.

"wah Tiara,kamu memang hebat, bahkan tuan muda kaya itu juga memuji kecantikan mu,,kamu sungguh beruntung,,tapi apa kamu sudah tidak mengangumi komandan Dominic lagi ? sebentar lagi dia akan pulang dari perbatasan"ucap sahabat Hana dengan serius.

Tiara tersenyum kaku, sebenarnya dia masih mengagumi nya,tapi pria sempurna itu pasti akan menatap nya dengan jijik.

" hhmm..aku sudah menyerah untuk mengejarnya,,kali ini aku ingin menikah dan melanjutkan hidupku dengan sederhana" jawab Tiara, biasanya dia akan teriak sombong dan mereka paling cantik.

" wah Tiara kamu memang hebat,,kamu bahkan sudah berubah lebih dewasa,kami menyukai mu yang sekarang" puji teman nya,Tiara mengangguk tersenyum tapi dalam hatinya, ternyata pura-pura baik itu banyak orang yang menyanjung nya.

Hana menoleh. Di meja tengah duduk 3 wanita bangsawan. Salah satunya Tiara adik tirinya. Wanita yang selalu merebut kasih sayang ibunya,,bahkan di kehidupan pertama nya,Tiara memerintahkan pembunuh untuk membunuh nya.

Tepat saat Tiara menoleh kearah sampingnya,dia terbelalak saat melihat Hana. Sumpit di tangannya jatuh ke piring.

"Hana... kau?" suaranya bergetar.

Hana berdiri dan berjalan mendekat. Alex mengikuti, wajahnya datar tapi siap bertarung.

"Selamat malam, Tiara. Dan ketiga Sahabat-sahabatmu," sapa Hana manis.

Tiara langsung berdiri, tapi dia lupa kakinya sudah lumpuh. Ia berusaha menegakkan dagu. "Hana. Berani kau masuk ke restoran bangsawan? Kau pikir kau siapa?"

Hana menyandarkan tangan di meja Tiara. Ia menatap Tiara dari atas ke bawah. Gaun sutra Tiara, kalung mutiara, gelang emas... semuanya.

"Cantik," kata Hana pelan. "Tapi sayang."

"Sayang apa?" Tiara menantang, meski suaranya bergetar.

Hana tersenyum. Senyum yang dulu Tiara benci. Senyum kemenangan.

"Sayang, tubuhmu sudah tidak sempurna. Dulu kau mengejek ku cacat , bahkan kau selalu pamer dengan kecantikan mu,tapi Sekarang aku tanya: siapa yang cacat sekarang, Tiara?"

Tiara memucat. "Kau... kau berani menghina aku?!"

"Hina?" Hana tertawa pelan. "Tidak. Aku hanya bilang fakta.bukankah sekarang kamu cacat ? kalau tidak percaya coba saja lihat kaki mu,,apa masih ada pria yang akan melamar mu ?... Kau sudah tidak berguna, Tiara. kau hanya wanita cacat yang akan selamanya duduk di kursi roda kayu mu itu ! "

"Jaga mulutmu!" salah satu sahabat Tiara berdiri.

Hana menoleh ke wanita itu. Sekali tatap, wanita itu langsung duduk kembali.

Deggggggggggggggg

Sedangkan Tiara,dia menggigit bibirnya. Air mata mulai menggenang.nafasnya tersengal-sengal,hingga.

Pranggggggggggggggggggggg

brakkkkkkkkkkkkkkkk

pranggggggggggggggggggggg

Tiara membuang semua yang ada di atas meja, ucapan Hana yang mengatakan nya cacat dan tidak berguna terngiang-ngiang di telinga nya.

" tidak..aku tidak cacat,,hiks..hiks...aku punya kaki,,aku tidak cacat,,," teriak-teriak nya disana,semua orang yang ada disana menatap Tiara dengan heran.

Apalagi Tiara memecahkan semua Piring dan cangkir, sedangkan Hana yang melihat itu tersenyum menyeringai,dia merasa puas melihat penderitaan Tiara adik tirinya.

Lalu Hana mendekatkan wajahnya ke telinga Tiara. Bisikannya hanya Tiara yang dengar.

" Tiara hidup mu sungguh miris,,kaki cacat bahkan kamu masih bermimpi menikah dengan pria kaya,,kamu benar-benar mengira dirimu masih berharga? Jika aku yang berada di posisi mu lebih baik aku memilih bunuh diri saja " bisik Hana dan segera menjauh dari Tiara.

Tiara terisak. Seluruh tubuhnya gemetar,dia menjambak rambutnya dan berteriak-teriak seperti kehilangan akal,,kedua sahabatnya panik dan menatap Hana dengan marah

" ini semua karna dia,,kamu benar-benar keterlaluan Hana " tunjuk salah satu sahabat Tiara.

" sudah lebih baik kamu pergi saja beritahu pada ibu dan ayahnya,,agar Tiara segera di bawa pulang " ucap sahabat nya lagi, mendengar itu sahabat nya yang satu lagi mengangguk dan langsung pergi dari sana.

Hana berdiri tegak kembali. Ia menatap semua orang di restoran yang menonton. "inilah alasannya kenapa aku membiarkan mu hidup Tiara,,aku ingin kamu mendapatkan tatapan hina dan juga rasa percaya dirimu hilang,setelah itu pasti kamu akan tidak sanggup hidup " batin Hana tersenyum dingin.

Ia berbalik dan menggandeng Alex keluar dari restoran.

Alex yang dari tadi diam saja. Saat di luar, dia menatap Hana dengan menelan ludah." dia sangat menakutkan,tanpa melukai orang itu dia mampu membuat nona tadi terlihat' putus asa,"

Hana menoleh dan mencubit pipi Alex. "Kau takut padaku, Pangeran?"

Alex menelan ludah. "tidak..aku..aku tidak takut"jantung Alex berdebar kencang,saat Hana mencubit pipinya,bahkan terlihat telinga' memerah karna malu.

Hana tertawa. Tawa pertama yang benar-benar lepas malam itu.

" baguslah kalau begitu ayo kita pulang " ajak Hana yang berjalan lebih dulu, pengeran mahkota mengangguk dan mengikut Hana di belakang,sejak tadi dia tersenyum sendiri karna Hana menyentuh pipinya.

1
Dinda
mantap kak
Dinda
puas bangat😍
Dinda
kejam,,dunia kejam bagi orang miskin.
Dinda
kasihan Hana semoga saja semua orang yang menyakiti nya, mendapatkan balasan yang setimpal !
Dinda
Hana balas Mereke semua
Dinda
jahat bangat keluarga nya
Osie
prajurit songong..jenderalnya pun songong..dikasih bantuan makanan bukannya terimakasih tapi malah bikin rusuh..sombong amir..aku doain deh moga author bikin tuh jenderal bucin akut sama hana dan ditolak sama hana..biar tau rasa dia
Osie
kesalahan 18thn lalu kenapa tdk dikuak biar ketahuan siapa penjahat sebenarnya
Osie
hana miris bgt hidupmu
Osie
baru baca udah es mosi aja aku ma tuh keluarga
Arni Lisa
makanya jadi orang jng sombong apa lagi menghina orang, tuh kena karmanya gimna rasanya hmm... nggk enak kan, makanya kalau punya mulut tuh di jaga juga... hihihihi...
Sekar
wow mantap thor😍😍💪💪
deni alfian
jangan sampai hana menderita lagi author,kasihan buatlah hana menjadi gadis kejam.
deni alfian
kasihan hana
Arni Lisa
jngan samapai lolos satupun hana.. habis kan atau ratakan kediaman kakeknya... hihihi
Arni Lisa
haduh ibu suri gimna c bisanya bacot doang, mangnya nggk tau apa prajut yg 300 mati tak bersisa hidup... mau istana diratakan... rayakan aja istana.. kejam2 sekalian.. sekalian ambil alih istana... hahahha
Sekar
mantap thor😍😍💪💪
Yue Li MZy
lanjutt KA uthor,seru bgtt 💪🏻👍🏻👍🏻
Caty Chanel
lanjut kk
Arni Lisa
lanjut kak...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!