NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Penggoda

Bukan Wanita Penggoda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: vi_via

[ SEDENG REVISI ]

Jika cantik, molek dan berpenampilan sexy, membuat kalian berpikir yang tidak tidak tentang diriku dan sahabat sahabatku! Dengan bangga aku katakan.

~ 🍁Jangan pernah menilai sesuatu hanya dari sampulnya saja, karna sesuatu yang di lihat mata belum tentu sesuai dengan isinya! 🍁~

Penampilan kami memang menggoda di tapi kami bukan wanita penggoda.


~~🍁Devina Aldira🍁~~


Penasaran seperti apa isi ceritanya yuk mampir, jangan sungkan ya bagi 👍💖⛥
.

Jangan lupa komentarnya biar aku lebih baik lagi dalam menulis.


Maaf ya jika banyak typo maklum aja baru belajar 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab31

Harap bijak dalam membaca area 18++

Devi sebisa mungkin selalu ada untuk sahabat sahabat dan orang orang terdekatnya, memberi pendapat ketika mereka membutuhkan saran nya.

Dia bisa mendengar, memberi nasehat bahkan menyelesaikan permasalahan Mereka,! Tapi sayang nya nasehat dan saran yang dia berikan, hanya sekedar Teori yang iya tahu, karena semua hanya kata kata manis yang keluar dari bibirnya saja. Untuk prakteknya dia tak tahu caranya.

Taksi yang di tumpangi Lee dan Devi berhenti di Kediaman Firmasha. Setelah berpamitan dengan Lee, Devi membuka pintu sebelum keluar dari taksi itu.

Menyisakan Lee, yang kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah keluarga barunya. Devi kembali melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah, Setelah memastikan taksi yang di tumpangi Lee menghilang dari pandangan nya.

" Selamat Malam " ucap beberapa Art yang berpapasan dengannya. Dan di balas senyum oleh Devi " Malam juga" ucap Devi.

Saat melewati ruang keluarga, terlihat Nana, Dede. Tengah duduk berpasang pasangan di temani Reza dan Akhila.

" Assalamualaikum" Ucap Devi saat menghampiri mereka. " Wassalamu'alaikum. " Jawab mereka kompak.

" Kalian nggak bosan kah setiap saat ketemu?" Tanya Devi menatap Dede dan Nana.

" Ya nggak lah Mak, namanya juga cinta Mak, justru kalau sehari tak bertemu rasanya kaya seabad Mak"

" Preeettt,! Kalau gitu mah, Kalian udah di musiumkan!, Mejadi pasangan terawet sepanjang sejarah peradaban dunia" ucap devi membuat Reza dan Akhila tertawa.

" Kaka lucu bangeet" ucap kila.

" Badut kali,! Lucu.." Ucap Devi membuat Kila memanyun kan bibirnya.

" Nggak usah manyun gitu dek,! Ini nih yang buat ka Aksel tergila gila " ucap Reza.

" Apa sih lebay tau " ucap devi.

" Mak lu kenapa sih, datang datang main sewot aja, Lagi PMS ya? " tanya Nana.

" PMS pala lu,,!" ucap devi menyentil dahi Nana yang tengah duduk sambil di rangkul gilang.

" Mak sakit tau, Bang sakit " ucap Nana dengan suara manjanya. Gilang mengusap dahi Nana sesekali meniupnya.

" Kasihan calon ibu dari anak anak aku, sakit ya sayang" ucap Gilang, dengan cepat di angguki Nana.

" Orang kalau pacaran tuh gini ya, lebay nya bin alay, Mual gue lama lama lihat kalian,!" Ucap devi berdiri dari duduknya.

" Mau kemana Ka? " Tanya Kila.

" Ka Devi mau ganti baju dulu" ucap Devi melanjutkan langkahnya.

Mereka pun melanjutkan obralan mereka, sambil menunggu pelayan menyiapkan makan malam mereka.

🍁🍁🍁🍁🍁

Setelah menyelesaikan makan malamnya bersama keluarganya 4 jam yang lalu, Devi sempat mengobrol dengan Nana dan Dede sebelum mereka pamit pulang, di antar Gilang. Setelah kedua sahabatnya pulang, Devi pun kembali ke kamarnya untuk beristirahat.

Waktu hampir menunjukkan tengah Malam, tetapi kedua manik indah itu masih terjaga, walaupun sudah berulang kali menguap, tetapi kedua matanya enggang untuk terpejam.

Devi terus membulak-balikkan tubuhnya di ranjang king size itu, mencoba mencari tempat ternyaman untuk beristirahat, tapi semuanya percuma karena kedua matanya masih setia terjaga.

Ceklek..

Suara pintu yang di buka Aksel, Aksel menggeleng geleng kepalanya melihat posisi tidur istrinya itu, di mana kakinya iya letakan pada kepala ranjang. TV yang di biarkan menyalah tanpa menontonnya, dan Suara audio yang iya putar dari ponselnya.

Sedangkan Devi sendiri tengah asyik membaca Novel sambil menggoyang goyangkan kaki yang iya letakan pada kepala ranjang itu.

Sungguh pemandangan yang langkah di mata Aksel.

" kenapa belum tidur sayang?" Tanya Aksel mencium kening dan bibirnya Devi.

Devi meraih lalu mencium punggung tangannya Aksel " Nggak bisa tidur " jawab Devi membetulkan posisi tidurnya.

" Kenapa? mau di koloni?" Tanya Aksel mengelus rambut Devi.

" Ogaah." Jawab Devi, membuat bibir Aksel melengkung sempurna. Aksel kembali mengecup bibir Devi sebelum berlalu meninggalkan Devi untuk membersihkan tubuhnya.

" Dasar vakum cleaner, dikit dikit kecup, dikit dikit kecup. Gini nih kalau di kasih hati mintanya jantung, di kasih tali maunya bergantung. Kalau nggak ingat dosa udah gue bejek-bejek tuh bibir." Gumam Devi, menarik selimut menutupi seluruh tubuhnya.

Setelah membersihkan dirinya, Aksel keluar dengan handuk yang di lilitkan pada pinggangnya.

" Sayang! Baju aku mana" Tanya Aksel membuka sedikit selimut yang menutupi wajah Devi.

" Iya sebentar aku ambil in" Ucap Devi menyibakkan selimut yang menutupinya.

Devi berjalan menuju walk in closet, mengambil dalaman, celana pendek dan kaos berwarna hitam untuk Aksel.

" Nih, manja bangeet!" ucap Devi meletakan baju Aksel di atas meja rias.

" Ini bukan manja sayang, tapi sudah kewajiban kamu melayani suami dengan baik." Ucap aksel kembali mengecup bibir devi.

" Iya tahu, nggak usah di ingatin juga tiap jam,!" Ucap Devi, kembali membaringkan tubuh di atas ranjang.

Devi masih membulak balik tubuhnya mencari tempat ternyaman untuknya, waktu pun telah menunjukkan pukul 1 dini hari. Tetapi Kedua matanya masih enggang untuk terpejam.

Aksel yang melihat kegelisahan Devi, Langsung masuk kedalam selimut dan berbaring di samping Devi.

" Sini aku koloni." Ucap Aksel membawa tubuh devi dalam dekapanya.

" Aku nggak bisa tidur bukan karena mau di koloni sama kamu,! Aku nggak bisa tidur tuh Sudah kebiasaan aku sejak kecil setiap kali menginap di tempat baru Aku pasti Insomnia selama 3 hari." Ucap Devi berusaha lepas dari dekapan Aksel.

" Diam! Tutup mata kamu, aku nggak nanya!" Bentak Aksel membuat devi terdiam seketika.

Aksel mengarahkan Devi, menjadikan sebagian dadanya untuk pengganti bantal istrinya itu. Tangan kanan mengusap punggung Devi sedang tangan kirinya membelai rambut Devi.

Tidak butuh waktu lama Devi pun terlelap dalam dekapan Aksel. Setelah memastikan Devi tertidur Aksel pun menyusul Devi masuk ke dalam mimpinya.

🍁🍁🍁🍁🍁

Disisi lain, Lee terbangun ketika merasakan tangan yang melingkar di pinggangnya.

" Maaf aku mengagetkan mu." Ucap Gibran mengecup kening di Lee.

" Maaf aku ketiduran." Ucap Lee, " tidak apa apa sayang! yuk kita tidur lagi," Ucap Gilang membalikkan tubuh Lee menghadap ke padanya.

" Aku tidak suka di Abaikan." Ucap Gilang mencium bibir Lee dengan lembut membuat Lee membalas ciuman itu, cium yang halus itu perlahan berubah menjadi kasar dan penuh dambaan, Lum**an dan Hi*a*pan terus mereka lakukan, berhenti saat keduanya membutuhkan oksigen ke paru paru mereka.

Tangan Gibran pun mulai tak terkendali dan merab*h kesana-kemari dan menjamah tubuh Lee, ciuman Gibran perlahan turun ke leher dan dada Lee meninggalkan jejak kepemilikan nya , membuat tubuh Lee menegang merasakan sensasi yang berbeda. ketika tangan Gibran merem*** dan menekan puncak gunung kembar Lee, menggeliat dan " ahhhh."

Kata itu Lolos begitu saja dari bibir Lee, bibir Gibran bermain main dengan puncak gunung kembar Lee memberikan keni**atan secara bergantian kiri dan kanan Agar tidak ada kecemburuan sosial di antara gunung kembar itu. Sedangkan tangan kanannya mulai bermain main di area selangk**gan Lee."

.

.

.

.

Bersambung.

Segitu dulu nanti besok baru lanjut lagi😥😥😥😥

🍁 Tinggalkan jejak ya kalau kalian suka👍

1
Alif
ngakak gue
Alif
dasar si axel pemaksa
Alif
seneng klo gk ada temen yg bermuka 2
Ran Aulia
bagus ceritanya kak. 👍👍👍👍
terimakasih ya kak , mewek aku bacanya 😫😫😫😫
Amycherylapache79: pulang
total 1 replies
Cut Risnawati
Luar biasa
Irene
suka ceritanya
Uhibbu Nasya
bgus fotonya pake aldira chena ,sama winny putri lubis keren
Rizma
saya lebih suka visual Husna
ktimbang devina
Nadira Alexa
fadli, fadil, apa faldi thor 🤣
Katherina Ajawaila
biar tau rasa aksel. bisanya bicara suami, menang banyak Anwar bro
Katherina Ajawaila
senjata nya Devi jago juga. top lah
Katherina Ajawaila
sedih thour, jgn SMP Devi meninggal donk thour, kan Devi peran utama,. disini kan sutradaranya ou thour, plase semoga Devi sembuh dan babynya selamat. yg baca juga nya ikut mata kecipratan bawang. Oke thour. 😭😭😭
Katherina Ajawaila
ya udh biar langsung di nikahin aja mm Aisah
Katherina Ajawaila
makin seru nih thour ceritanya. 😘😘😘
Katherina Ajawaila
Aksel tangan nya ngk diam sih selalu iseng aja. gimana Devi ngk kesel
Katherina Ajawaila
Aksel suka teh celup juga. repot juga . 🤭🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Devi, jadi cewek jgn terlalu judes, ntar kena batunya langsung kaya ayam sayur deh, iya ngk thour
Katherina Ajawaila
mm Devi knp Thour ko di taro di rmh sakit jiwa
Katherina Ajawaila
bagus , ceritanya thour
Katherina Ajawaila
Aksel main gercep aja. dasar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!