NovelToon NovelToon
OBSESSED LOVE Mr. BILLIONAIRE

OBSESSED LOVE Mr. BILLIONAIRE

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia
Popularitas:97k
Nilai: 5
Nama Author: navia'story

"Mustahil kamu tidak jatuh cinta padaku, Noella Narcissa."

Damian Maverick jatuh cinta dengan wanita yang ia temui di pantai biru ketika dirinya berkunjung di suatu negara. Wanita itu adalah Noella Narcissa, wanita mandiri yang tak ingin lagi merasakan cinta, dan satu-satunya wanita yang berhasil membuat Damian termabuk oleh pesonanya. Tentu tak mudah bagi Damian untuk menghadapi wanita yang selalu meninggikan harga dirinya.

"I would never fall in love with you! Mr. Damian Maverick."

"I love every part of you, señorita. Kamu dan segala ke angkuhanmu padaku, aku menyukainya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon navia'story, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

daddy's home

Wanita berkaca mata hitam itu mengangkat kedua tangannya menikmati angin yang menerbangkan rambut panjangnya. Saat ini ia sedang duduk di atas mobil tanpa atap bersama pria yang berada di sampingnya untuk mengendarai mobil tersebut.

Damian tersenyum senang melihat Noella yang terlihat bahagia dan menikmati perjalanan ini, mereka di antar satu mobil lagi dibelakangnya. Melewati jalanan yang terbilang sepi, terdapat banyak pepohonan dan pemandangan alam di samping jalannya.

"Tempat ini sangat indah, Noella. Kamu dulu tinggal disini?"

"Iya, aku tinggal di daerah sini saat masih sekolah." Noella menjawab pertanyaan Damian.

Damian tersenyum lebar padanya, tangan kirinya mengusap kepala wanita itu sejenak lalu kembali fokus untuk menyetir.

"Huh.. entah bagaimana aku harus menjelaskan pada ayahku nanti." Noella menghembuskan nafas sambil bergumam.

"Tidak usah bingung, aku sendiri yang akan menjelaskannya."

"Aku tidak yakin denganmu!"

*

*

BRUMMM..!

Suara mobil sport itu sudah pasti mengundang banyak perhatian, banyak anak kecil yang bahkan rela berlarian mengikutinya dari belakang dengan girang. Sebagian orang sampai keluar dari rumahnya untuk menyaksikan sumber suara itu.

"Waw.. Minim gedung dan banyak tanaman hijau disini, i like it." Damian terkesan melihat pemandangan indah di lingkungan tempat tinggal Noella.

Noella tersenyum padanya. "Lihat rumah itu Damian, belokkan mobil ini kesana.." ucap Noella sambil menunjuk sebuah rumah yang sudah dekat dari jangkauan mereka.

"Itu rumahmu?"

Noella mengangguk menangggapi pertanyaan Damian, mereka telah sampai pada tujuan. Sebuah rumah warna putih yang terlihat paling menonjol di antara rumah lainnya, gerbangnya melingkari seluruh rumah dengan tanah yang terbilang luas.

"Kelihatannya kamu dari keluarga yang cukup terhormat disini."

"Keluargaku bukan orang tajir, hanya kebetulan memiliki uang yang sedikit lebih banyak. Tentu tidak ada apa-apanya dibanding dirimu."

Seseorang membantu membukakan gerbang untuk kedatangan Noella, seorang wanita yang sudah cukup tua. Noella dengan ramah tersenyum padanya.

"Who's that?" Damian bertanya

"Bibi Zaynah, dia yang membantu bersih-bersih dirumah."

Suara mobil Damian membuat ayah Noella keluar dari rumahnya untuk memastikan siapa yang datang. Betapa terkejutnya pria paruh baya itu ketika melihat putrinya lah yang mengunjungi rumah, ia bergegas menghampirinya dan memeluknya.

"Noella!"

"Ayah!"

Damian tersenyum senang memandangi Noella yang sedang berpelukan dengan sang ayah, mereka terlihat saling merindukan satu sama lain.

"Kamu benar-benar kembali nak. Bagaimana keadaanmu sekarang? Kamu baik-baik saja kan? Teroris itu sudah di tangkap?!"

"Ayah ak--"

"Dan.. Siapa itu?"

Tuan Basmana yang merupakan ayah Noella membanjiri putrinya dengan pertanyaan, sampai Noella kewalahan untuk segera menjawahnya.

"Ayah tenanglah, biarkan aku menjawab satu per satu."

Basmana terdiam setelah Noella memintanya untuk tetap tenang, ia menunggu jawaban dari putrinya sambil mengamati pria asing yang datang bersama Noella.

"Aku sudah aman dan baik-baik saja. Itu adalah tuan Damian Maverick, dia dari Australia. Pria itu yang menyelamatkan aku ayah."

Basmana menatap Damian setelah Noella menceritakan tentangnya, pria muda yang masih berada di dekat mobilnya itu sedikit membungkukkan badan menyapa ayah Noella.

Basmana ikut membungkukkan badan membalas sapaan Damian, lalu ia kembali menatap putrinya.

"Noella kamu tau bahasa inggris ku tidak bagus, bagaimana aku harus menyapanya?" ujar sang ayah.

Noella terkekeh mendengar itu. "Dia bisa lima bahasa ayah," jawabnya.

"Benarkah?"

Basmana melangkah menghampiri sosok pria berpakaian jas hitam yang berdiri di depan supercar. Mengulurkan tangan untuk mengajak Damian berjabat tangan, pria muda itu dengan sopan menerima jabatan tangannya.

"I am very grateful to you. Mr. Damian Maverick.." ujar Basmana

"And i have a great deal of respect for you, sir." Damian menjawab ucapan ayah Noella dengan penuh hormat

"I'm sorry, my english is not well.."

"Tidak masalah tuan, saya mengerti bahasa anda."

Basmana tertawa mendengar bagaimana lancarnya Damian berbicara berbagai bahasa. "Hahahaha anda pintar sekali." Pria tua itu menepuk pundak Damian dengan bangga, Damian juga tersenyum lebar dengannya.

"Langsung akrab saja?!" tegur Noella

"Noella, cepat ajak masuk tuan Damian dan eum.. siapa mereka?"

Jangan melupakan para bodyguard Damian yang ikut serta menggiring kepulangan Noella dengan satu mobil di belakang mereka. Damian tersenyum pada tuan Basmana dan segera memberi penjelasan padanya.

"Orang-orang kepercayaan saya."

"Pengawal? Kamu memberi pengawalan pada putriku?" Basmana mengangkat kedua alisnya bertanya pada Damian.

"Eum.. Saya masih khawatir dengan keselamatannya.." ungkap Damian

"Hahahahahaha! Betapa hebatnya anda tuan hahaha!" Basmana kembali tertawa, memberi pujian pada Damian sambil menepuk-nepuk pundaknya. Pria muda itu hanya bisa diam sambil tersenyum.

"Astaga dasar orang tua.." Noella ternganga melihat bagaimana ayahnya memperlakukan Damian.

*

"Uhhh incesnya bibi..! Bibi kangen!!"

Noella tertawa kecil karna bibi Zaynah memeluknya sambil menggoyang-goyangkan tubuh histeris dengan kedatangannya. Memang sudah hampir satu tahun Noella tidak pulang ke rumah sang ayah.

"Tadi bibi syok incess pulang di antar pria bule!"

"Handsome kan bi? Mau ku kenalin?" Noella mengangkat kedua alisnya menggoda bibi Zaynah

"Yang benar saja! Itu lebih cocok untuk incess Noella!"

"Shut! Bibi! Dia bukan siapa-siapanya Noella!"

"Yahh! Rugi dong!"

Noella kembali terkekeh sambil menggelengkan kepala melihat bagaimana bibi Zaynah bertingkah. "Sudah bi, itu cepat makanannya disajikan! Tuan Damian lapar!" suruh Noella

"Baik princess!"

Noella tersenyum lalu meninggalkan dapur, ia hendak pergi ke ruang tamu menghampiri Damian dan Ayahnya yang berada disana.

*

"Dia adalah wanita terhebat yang pernah saya temui."

"Of course! She's my daughter hahahaha."

Noella mendengar percakapan antara ayahnya dengan Damian ketika ia sampai di ruang tamu, wanita itu berjalan sambil melipat kedua tangannya menghampiri mereka.

"Sedang membicarakan siapa?" tegur Noella

"Noella Narcissa." Damian menjawab wanita itu

"Putri bungsuku tumbuh hebat melebihi putra sulungku. Noella sudah terbiasa hidup sendiri, dia tidak pernah menyusahkan orang tua." Tuan Basmana mengungkapkan bagaimana kehebatan putrinya.

Damian sedikit mengerutkan dahinya mendengar cerita dari tuan Basmana. "Anda memiliki seorang putra?" Pria itu bertanya

"Ya! Noella tidak bercerita?"

"Kupikir kamu anak satu-satunya?" Damian menatap Noella yang sedang duduk di sebelahnya.

"Eum, kupikir itu bukan sesuatu yang penting untuk kamu ketahui." Noella menjawab sambil sedikit melirik pada Damian.

"Kenapa tidak?"

"Dan kenapa aku harus memberitahumu?" Noella menyahut pertanyaan Damian

"Noella, kamu harus lebih sopan pada tuan Damian.." tegur sang ayah

Noella memalingkan wajahnya sambil menghembuskan nafas kesal. Damian memang terlihat sangat berwibawa, wajar saja ayahnya menyuruh ia untuk lebih hormat pada pria itu.

"You got to be kidding me." Noella menggerutu dalam hati.

TAK TAK TAK

Bibi Zaynah datang membawa senampan minuman dengan beberapa makanan bersamanya. Dengan senyuman manis ia taruh hidangan itu di hadapan tiga orang yang sedang duduk di ruang tamu.

"Terimakasih, bi.." ujar Noella

Bibi Zaynah mengangguk sambil tersenyum tanpa berbasa-basi. Wanita paruh baya itu meninggalkan ruang tamu begitu ia selesai menaruh hidangan di atas meja ruang tamu.

"Silahkan nikmati hidangan sederhana kami tuan.." Basmana mempersilahkan Damian untuk menikmati makanan yang telah disajikan di hadapannya.

"My pleasure!"

Pria itu langsung mengambil satu camilan yang telah di sediakan, sebagai bentuk hormatnya pada keluarga Noella. Wanita itu tersenyum melihat mulianya attitude Damian, ia tak ragu menikmati makanan sederhana meskipun dirinya terbiasa dengan hidangan berkelas.

"Hahahaha, terimakasih sudah menerima suguhan sederhana kami tuan.." ujar tuan Basmana

"Tidak tuan, semua ini sudah sangat luar biasa." Damian kembali menyanjung tuan Basmana, membut Noella melirik pria itu dengan tatapan sinis.

"Sengaja cari perhatian ya?!" gerutu Noella dalam hati

"Ngomong-ngomong, tuan Basmana. Saya ingin meminta izin untuk ikut menginap disini beberapa hari.."

Tuan Basmana terlihat bingung dengan pertanyaan Damian, ia melihat Noella sejenak. "Eum, apa anda tidak akan dicari keluarga anda disana?" tanya Basmana

"Saya tinggal sendiri.." jawab Damian

"Anda tidak mempunyai istri? Dan anak?" Basmana kembali bertanya

Damian terdiam sejenak lalu ia terkekeh. "Apa anda mengira saya sudah menikah?" tanya Damian

"Ya, kukira sudah berkeluarga.." Basmana masih terlihat bingung

"Belum, tuan. Saya sedang mengusahakan seseorang." Damian terlihat serius menatap tuan Basmana.

Pernyataan Damian membuat pria paruh baya itu terkekeh, Basmana tertawa mendengar ucapan Damian yang tidak masuk akal untuk dirinya.

"Seseorang seperti anda perlu mengusahakan seseorang? Wanita mana yang menolak pria seperti anda tuan Damian Maverick?"

"Well, ada seorang wanita dengan ego setinggi langit yang selalu mengedepankan harga dirinya."

Noella menghembuskan nafas kasar dan memalingkan wajahnya mendengar ungkapan Damian, tentu ia menyadari pria itu sedang menyinggung dirinya.

*

*

Tetesan air berjatuhan dari atas langit membasahi tanah bumi, suara gerimis itu cukup tenang dan terlihat sangat indah dipadukan dengan pemandangan alam yang ada di tempat tinggal Noella.

Wanita itu berdiri di depan jendela dengan gorden terbuka, mengamati pemandangan pepohonan hijau dengan gerimis yang sudah sangat ia rindukan. Kesibukannya dalam pekerjaan memaksa ia untuk menahan diri pulang ke rumah itu, menyuruhnya untuk tetap menahan rindu pada kampung halamannya sendiri, tapi kini kesibukan itu telah lenyap sepenuhnya.

Noella menghembuskan nafas dengan sorot matanya yang terlihat sendu, ia bahagia berada disini, tapi juga merindukan pekerjaannya. Mengingat sesusah apa ia membangun dan mengembangkan bisnis itu dari nol, tapi lenyap begitu saja hanya karna konflik perasaan pribadi antar seseorang.

Lamunan Noella buyar ketika dua buah tangan kekar tiba-tiba merangkul tubuhnya dari belakang, aroma pria itu sudah sangat ia hapal. Noella mendongak sejenak memastikannya, meskipun sudah sangat mudah ditebak bahwa ia adalah Damian.

"Rain.." Damian bersuara sambil menaruh dagunya di atas kepala Noella, suara yang berat namun tetap terdengar lembut.

"Iya, ternyata sudah musim hujan.." jawab Noella, ia kembali meluruskan pandangannya ke arah kaca jendela.

"Aku suka pemandangan ini, sangat indah. Meskipun tentu aku lebih menyukai dirimu.."

Pria itu mencium puncak kepala Noella, ciuman yang lembut dan terasa nyaman. Pelukannya juga semakin terasa erat. Noella hanya memejamkan mata merasakan kehangatannya di tengah gerimis yang terasa cukup dingin ini.

"Noella?"

Disisi lain dari kejauhan tuan Basmana melihat putrinya yang sedang dipeluk oleh Damian dari belakang, putrinya juga tak terlihat mengelak. Basmana menatapnya beberapa saat, ia terkejut melihat apa yang ia lihat. Padahal Basmana mengira Damian adalah orang asing yang tidak memiliki hubungan apapun dengan Noella.

1
Mor Mintarsih
nyimak dulu ya thor 😁😁😁
@__naviaa: boleehh
total 1 replies
Ajengzz
tengah mlem bnget apdetnya thor 😯
@__naviaa: sibuk banget beb
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
Siti Nina
oke
Siti Nina
ceritanya sangat bagus 👍tapi yg like nya ko sedikit,,,🤔
@__naviaa: iya nih haduhh
total 1 replies
Nur Adam
lnjut
Dewi Susanti
sok jual mahal
Noey Aprilia
Hhhmmm....
kl bsa mngatur prsaan sndri,noella pst ga mlih buat jth cnta sm damian...mskpn awlnya dia sllu mnolak,tp lma2 mlai ada prsaan....
tp ykin deh,mkin lma prsaan mkin bsar trs gmn kl hrs b'pisah????
pntsn aja elena smp murka,trnyta dlu mreka s'dkat itu...scara dia mrsa noella udh mrebut damian....
Noey Aprilia
Hhiiiyyy....kluarga mnyeramkan....
bpk sm anknya sma2 gila....
Nur Adam
lnjut
Nur Adam
lnjjt
Noey Aprilia
Cbalh jjur pd htimu,sbnrnya km cnta ga sm dia...jgn smp sling mnykiti,apalgi mnydari prsaan sndri..
udh prgi aja bru nysel....
Noey Aprilia
Hhhmmmm.....
elena ga bnr2 cnta sm damian,mngkn dia cm t'obsesi aja...
mngkn kl lwannya orng biasa aja,damian ga bkln rpot mst perang sgla..tp mslhnya,bpknya elena kn pnjht...dia bs mlkukn apapun dmi mmbela anknya...
Nur Adam
lnjut
Noey Aprilia
Bleh ga kl aku aja yg hkum elena????
mau aku gntung d phon toge,ksl sm dia....
please deehhh....cwok ga suka jg,msh aja mksa....nyri yg lain aja knp sihhh....🙄🙄🙄
Nur Adam
lnjut
Noey Aprilia
Sringnya brntm,akhrnya dmai d tmpt tdr....hareeuudangggg.....
Noey Aprilia
Hhuuffttt...😢😢😢
Noey Aprilia
Gemmeeessss.....yg 1 msh dgn egonya,mskpn dia ky gt jg krn tkut msa lalu trulng lg...yg 1,cnta pke bgt dgn cranya....ksannya ky mksa....
mst gmn lg,udh krkternya msing2....
Noey Aprilia
Haiissshhhh.....ksl sm damian....
pdhl kn dia pnguasa,tp nyri dlang yg nyerang noella aja smp skrng blm ktmu.....pdhl dia dkt loh,knp msh bkm trungkap jg....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!