NovelToon NovelToon
My Fake Knight

My Fake Knight

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:25.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di bawah langit Las Angeles, Scarlett Langford bertarung melawan kemiskinan dengan kecerdasan dan percaya diri.

Demi mempertahankan harga dirinya di High School, gadis yatim ini nekat menciptakan sebuah kebohongan besar sebagai kekasih rahasia Millian Vale-Knight—Pria yang tak pernah ia temui.

Namun, takdir gemar bercanda.

Saat bekerja paruh waktu sebagai pelayan pesta borjuis, Scarlett terlibat bentrokan sengit dengan seorang pemuda kaya yang angkuh dan bermata heterochromia.

Tanpa rasa takut, Scarlett memaki pria tersebut seraya berteriak bahwa ia hanya takut jika pria itu adalah Millian Vale-Knight .

Scarlett tidak pernah tahu bahwa pria 'brengsek' yang baru saja ia maki di depan mukanya justru adalah Millian yang sesungguhnya.

Ketika tameng kebohongan menabrak realitas, akankah kepalsuan ini berubah menjadi jerat cinta, atau justru menjadi awal dari kehancuran Scarlett?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#13

Matahari perlahan bergeser ke barat, melemparkan bayang-bayang panjang pepohonan pinus di atas tanah perkemahan yang mulai dipadati barisan tenda kubah berwarna oranye dan biru.

Di depan salah satu tenda kelompok B-4, Scarlett Langford duduk sendirian di atas sebuah log kayu besar yang dijadikan kursi darurat.

Tangannya bergerak pelan, menimang botol minum aluminium hitamnya sembari matanya lurus memperhatikan segala aktivitas yang riuh di sekelilingnya.

Dari dalam tenda di belakangnya, keheningan yang menyesakkan masih terasa kental.

Delaney, sahabat barunya yang malang, masih tampak terdiam di sana.

Sesekali, Scarlett bisa mendengar isak tangis kecil yang tertahan, disusul suara gesekan kain saat Delaney menghapus air matanya yang terus meluncur bebas.

Scarlett menghembuskan napas berat; ia belum berani mendekati atau mengajak Delaney berbicara saat ini.

Luka di harga diri gadis kaya itu terlalu basah, dan kehadiran Scarlett yang kini justru terseret ke dalam pusaran takdir aneh ini mungkin hanya akan memperkeruh suasana batin Delaney.

Bagaimana tidak? Akibat konfrontasi dan drama pembalikan takhta di depan pintu bus tadi, rumor baru yang jauh lebih mengerikan kini sudah tersebar luas ke seluruh penjuru perkemahan bak wabah digital yang tak terbendung.

Forum kampus meledak dengan puluhan utas baru dalam hitungan menit.

Identitas Scarlett langsung dikuliti secara massal.

"Gadis miskin penerima beasiswa penuh dari San Marino, yang bergaya elite bagai putri klan atas, ternyata adalah kekasih rahasia dari Millian Vale-Knight!"

Begitulah tajuk utama yang disepakati oleh mayoritas mahasiswa baru pagi ini.

Scarlett sempat melirik beberapa komentar di layar ponselnya sebelum memutuskan untuk mematikannya karena muak.

Komentar yang paling banyak menduduki peringkat atas berbunyi: “Pantas saja Kak Millian selama ini menyembunyikan identitas gadis itu dari publik. Siapa yang mau mengakui secara terbuka kalau dirinya memacari anak beasiswa pinggiran? Tapi harus kuakui, seleranya dalam berpakaian memang sangat berkelas, tidak heran Millian sampai bertekuk lutut.”

Scarlett hanya bisa mendengus mencemooh kebodohan massal tersebut.

Di sisi lain, kekesalannya bertambah karena Brianna, sahabat karibnya di San Marino, juga masih belum membalas pesan teksnya sejak pagi tadi.

Scarlett padahal sudah mengetikkan rentetan paragraf panjang, menceritakan bagaimana suasana mencekam di kampus barunya, kegilaan sistem asrama, dan soal bagaimana dirinya secara horor bertemu langsung dengan Millian Vale-Knight.

Namun, lagi-lagi temannya itu tidak kunjung membalas, mungkin sedang sibuk dengan padanya Pekerjaan paruh waktunya atau tertidur karena perbedaan zona kenyamanan.

Akhirnya, karena tidak tahu harus berbuat apa untuk meredakan situasi, Scarlett kembali dengan rutinitas membosankannya: duduk tegak, memasang wajah sedingin es, dan memutar otak untuk menyusun strategi bertahan hidup selama tiga hari ke depan di bawah pengawasan mentor iblis.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Di kejauhan, tepat di bawah naungan pohon pinus raksasa yang menjadi posko utama para mentor senior, Millian Vale-Knight sedang berdiri bersandar pada pembatas kayu.

Sepasang mata heterochromia-nya yang unik—biru jernih dan cokelat keemasan—tampak menatap Scarlett dari kejauhan tanpa putus.

Sama sekali tidak ada gurat rasa bersalah atau penyesalan di wajah tampan berahang tegas milik sang pangeran Bel Air itu setelah mempermalukan Delaney atau menjebak Scarlett dalam kebohongan publik.

Malahan, sudut bibir tipisnya ditarik ke atas, membentuk seulas senyuman sinis yang sarat akan kepuasan dingin.

Melalui rentetan kejadian gila dari bus hingga lapangan tadi, Millian akhirnya tahu sekarang.

Rupanya, Delaney hanyalah korban salah sasaran yang tidak sengaja mengangkat telepon karena kepolosan atau kebodohannya.

Pengakuan blak-blakan dari gadis pelayan berkepang dua itu di depan pintu bus ternyata memang benar adanya.

Dialah wanita asli di balik nomor misterius yang dicari-cari oleh James dan anak-anak divisi IT subuh tadi.

Dialah sosok yang selama satu tahun penuh telah lancang menggunakan namanya sebagai bahan kehaluan fiksi remaja di pinggiran kota.

"Siapa namanya tadi...?" gumam Millian lirih, mengetuk-ngetukkan jemari kokohnya pada permukaan kayu.

Ia mencoba mengingat kembali lembar manifes kelompok B-4 yang sempat dibacakan oleh Clark pagi tadi.

"Ah, ya... Scarlett. Scarlett Langford," lirihnya lagi, melafalkan nama itu dengan intonasi yang terdengar seperti seorang predator yang baru saja mencatat nama mangsa utamanya dengan tinta permanen.

Jika ada orang awam atau media sosial yang bertanya dengan sungguh-sungguh mengenai rumor 'kekasih rahasia setahun penuh' yang selama ini beredar, demi Tuhan, Millian Vale-Knight akan bersumpah di atas nama klannya bahwa dia tidak memiliki kekasih sama sekali.

Jangankan kekasih rahasia, kekasih resmi pun tidak pernah ada dalam kamus hidupnya.

Pria itu sangat betah melajang.

Bahkan, ia berada di tahap membenci apa yang namanya berpacaran atau menjalin hubungan romantis yang mengikat.

Menurut prinsip hidup Millian yang sangat praktis dan logis, berpacaran hanyalah sebuah aktivitas yang membuang-buang waktu berharga, menguras energi secara sia-sia, dan dipenuhi oleh drama-drama tidak bermutu.

Ia paling bosan dan muak melihat dinamika hubungan di mana wanita sering kali merajuk tanpa alasan yang jelas, bertingkah manja yang berlebihan, cemburu buta pada hal-hal sepele, dan menciptakan banyak drama melelahkan hanya untuk mendapatkan perhatian.

Bagi Millian, jika ada perempuan di dunia ini yang hobi memperumit hidup dengan hal-hal seperti itu, ia bersumpah akan menjauhinya sejauh mungkin.

Malah, dalam benak sinisnya, ia sering berpikir jika ada perempuan yang sebaliknya—yang mandiri, praktis, dan tidak banyak drama—ia tidak akan membuang waktu untuk berpacaran; akan ia bawa ke altar pernikahan hari itu juga bila perlu.

Setiap hari di lingkungan pertemanannya, Millian sudah terlalu bosan menyaksikan pemandangan yang menurutnya sangat mengenaskan.

Ia bosan melihat **James** yang setiap minggu harus pusing tujuh keliling, memutar otak hanya untuk memikirkan hadiah mewah atau buket bunga apa yang harus dibeli demi membujuk kekasihnya yang sedang marah atau cemburu buta karena masalah sepele.

Ia juga bosan melihat bagaimana **Arthur** yang gagah harus sibuk memegang ponselnya setiap tiga puluh menit sekali, mengirimkan laporan posisi dan foto lingkungan hanya untuk mengabari kekasihnya yang cerewet dan posesif.

Belum lagi penderitaan Arthur yang harus menghabiskan waktu berjam-jam secara sia-sia hanya untuk menemani kekasihnya berbelanja baju di butik-butik Bel Air, atau **Clark** yang sering kali harus menunggu di dalam mobil hingga dua jam lebih hanya untuk menunggu kekasihnya selesai berdandan sebelum pergi berkencan dan berlibur bersama.

Bagi Millian, semua itu adalah bentuk penyiksaan mental berkedok cinta yang sangat tidak masuk akal.

Hubungan ideal yang sebetulnya ia harapkan di dalam kepalanya yang rumit itu sangatlah sederhana, namun tampaknya mustahil ditemukan di kalangan gadis-gadis Los Angeles.

Yang Millian inginkan dari seorang pendamping adalah kebebasan dan kecocokan frekuensi.

Ia membutuhkan seorang wanita di mana ia bisa bebas bercerita tentang apa saja tanpa takut dihakimi, dan wanita itu bersedia duduk di sampingnya, mendengarkan setiap ceritanya dengan penuh perhatian.

Ia ingin seorang kekasih yang bisa ia ajak pergi ke tempat-tempat favorit pribadinya—seperti area berkemah liar di puncak tebing atau bengkel mobil tua tersembunyi—tanpa perlu mengeluh tentang debu atau keringat.

Seseorang yang merasa nyaman saat diajak bermain ke mansion utamanya, bersedia dengan tulus bermain dan tertawa bersama adik-adik kecilnya yang nakal, menemani *mommy*-nya berkebun atau minum teh sore tanpa kepura-puraan sosial, dan yang paling krusial: seorang wanita yang memiliki nyali besar untuk duduk di kursi penumpang di sampingnya, menemaninya bertanding dalam balapan mobil liar berkecepatan tinggi di lintasan malam.

Dia membutuhkan wanita dengan jiwa yang tangguh seperti itu.

Dan di bawah langit pinus sore ini, Millian Vale-Knight kembali meneguhkan sebuah sumpah ekstrem di dalam hatinya: jika ia tidak berhasil menemukan wanita dengan kriteria seperti itu hingga usianya menyentuh angka tiga puluh tahun nanti, ia bersumpah tidak akan pernah menikah seumur hidupnya.

Lebih baik ia hidup sendiri di atas takhta kekayaannya daripada harus menghabiskan sisa usianya meladeni drama-drama wanita manja yang melelahkan.

Matanya kembali bergerak, mengunci figur Scarlett Langford yang masih duduk tegap di seberang lapangan, sama sekali tidak menyadari bahwa garis takdir sedang menilai apakah taring kepercayaan dirinya memenuhi standar kriteria gila sang pangeran.

1
Wanti Ajaa
Mantep bener dah autor kita ini
Loph loph
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mita Paramita
happy wedding dan happy wedding 😍🥳🥳🥳
Rosdianah 🌷: huhuhii🥳🥳
total 1 replies
Mia Camelia
serius ini udah tamat thor🥰
gak berasa udh ending aja. sedih juga ninggalin kisah milian n scarlet😂😂😂
semangat thor ,bikinin lgi kisah klan kninght yg tersisa rowan🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: heheh siap kak🤭
total 1 replies
Dewi Novita L.s
nungguin kelanjutannyaa huaaaa
Rosdianah 🌷: heheh siap kak🫶
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
akhirnyaaaaaaa😄😄😄 puasa selama 20th usiamu baru bisa merasakan sentuhan bibir selain bibir orrumi millian😄😄😄😄
acarliga sampai kehabisan kata2 kasar dan otaknya langsung konsletinh🤣🤣🤣
da lah first kiikalian ga mengecewakylah yaaa🤭🤭🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
kaaannnnnn,,, dibalik kata kata sinis sarat akan penghinaan penasayjuga kan akan rasa yg belum pernah terjamah🤭🤭🤭
alias cipokan🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
Mita Paramita
🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkkwwk🤣
total 1 replies
Mita Paramita
Butterfly era casander 😍😍😍
dome🌬️🌀🌀🌀
waduhhh ternyata kata2 asalan delaney beneran kenyataan ternyata Scarlett memang keturunan dr kluarga konglomerat. tapi sayang kluarga atau neneknya macam iblis saja. terlalu serakah kayak hidupnya ga akan mati saja karna ingin tetap menikmati kesombongan sebagai kaum orng konglomerat...
edaannnn sampe cucu sensiimau dijual, padahal dia ga ada kontribusi apa2 dalam kehidupan Scarlett. malah tega membuang ayahnya (anak kandungnya) demi ego
kedukim yookkk guna guna aja kirim setan valak buat neror si nenek dorot EQ
dome🌬️🌀🌀🌀
hayooooo, akankah hutang itu akan benar benar dibayar lunas DA kontan😄😄😄😄
gila sih si millian🤭🤭
gassss lah
dome🌬️🌀🌀🌀
iyaa,, si Briana kabarnya gimana yaa.. apa yg akan terjadi di masa mendatang tentang Briana. jangan sampai hidup Briana menjadi tidak baik
Rosdianah 🌷: tenang kak🤭
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
wkwkwkwkwkwkwkkk... Scarlett dilawan??
hellloooooo.... seisi murid high school scarlet saja ga ada yg brani melawan ketajaman lidah scarlet 😄😄
apa lagi oleh cwe manjaa melenghoyyy macam kamu🤭🤭🤭
upssss i did it again i play with your heart
wkwkwkwkwkwkwk... macam lagi nyanyiii yaaa🤣
Rosdianah 🌷: huhu ma'aciww komentarnya kak 🫶🥰
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
gelud saja lah kalian berdua, ga sudah sudah. nanti malah main kokop kokopan🤣🤣🤣🤣. uuppsss🤭sory Thor terlalu jujur aku😁😁😁😁
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat kak thor💪💪💪
update bab bab baru dan karya karya baru yg kereen 😁😁
Rosdianah 🌷: hehe siap kak🫶
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
😄😄😄😄
jangan sampe konslet dong scarlet, dan mati lampu malah makin enak🤣🤣🤣🤣🤣
maksudnya enak bisa lihat bintang dan bulan disaat mati lampu😅😅😅
lanjut lah goda godaannya. ntar juga lama lama dioraktekinnya🤭🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
awal mula ngedara lama lama menjadi nyata😄😄😄
awas ketelan ludahmu sendiri kalian berdua😁😁
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
gadis titisan setan tapi bisa buat jntungmu lompat lompat kan millian😁😁😁😁
beginilah kalau cwe berkelas berdebat, bukan pakai emosi bukan pakai fisik tapi pakai otak dan ketenangan
Rosdianah 🌷: hihi 🤣
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
awalnya provokasi bibir lama-lama uji praktek kompetensi siapa yg paling ahli 🤣🤣🤣 🤣🤣🤣🤣🤣
semangat provokasi scarlet millian 😄😄😄
sapa tau scarlet bisa mimpi erotis lag denganmu
i🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Mita Paramita
yeay scarlet hamil lagi😍😍😍
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii 🥳l
total 1 replies
Mita Paramita
mom Suzy jadi Mak comblang dadakan 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!