NovelToon NovelToon
Arya, Ben & Mita The Trio ABC

Arya, Ben & Mita The Trio ABC

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa / Tamat
Popularitas:234.4k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Kisah triplets keluarga Rao dalam perjalanan cintanya.

Charusmita Rao atau Mita harus mengubur impiannya menjadi balerina akibat kecelakaan yang dialaminya. Dokter Vikram Gupta membantu gadis itu melewati masa-masa menerima kenyataan meskipun Mita tidak tertarik dengan orang India tapi dokter tampan ini berbeda.

Ararya Rao atau Arya bertemu dengan Riko Ichida, seorang dokter anak yang menderita lupus. Arya yang juga seorang dokter penyakit dalam, mendampingi Riko dalam pengobatannya hingga keduanya sama-sama jatuh cinta.

Benoit Rao atau Ben bertemu dengan dokter bedah judes, Ran Tsubasa saat bertugas di Tokyo. Keduanya saling membenci satu sama lain, hingga mereka harus terjebak saat membantu korban tsunami.


Generasi ketujuh klan Pratomo
Follow my IG @hana_reeves_nt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BR - RT - Di Daerah Bencana

"Kamu harus ke lokasi bencana?" seru Gemintang yang merasa cemas mendengar putra keduanya harus ke tempat bencana gempa bumi dan tsunami terjadi. "Tidak bisakah diganti orang lain?"

"Kamu sudah ada persiapan ?" tanya Raj.

Ben sengaja melakukan video call bersama dengan kedua orangtuanya, Arya dan Mita yang sedang packing bersama dengan Vikram karena mereka akan pergi ke Brussels.

"Sudah. Ini aku hanya diberikan waktu satu jam untuk packing... " jawab Ben sambil memasukkan semua pakaian dan barang-barang penting lainnya.

"Ben, jangan lupa head lamp. Aku pernah mengalami saat terowongan di Nice roboh dan kami harus berjibaku mencari korban dan head lamp is a must" timpal Vikram membuat Ben menoleh ke calon iparnya itu.

"Hampir aku lupa. Thanks Vik..." senyum Ben.

"Jangan lupa beli baterei yang banyak sebelum kumpul di rumah sakit karena kita tahu disana pasti toko-toko tidak buka. Triple A dan double A jangan lupa ... " sahut Arya.

"Note ... Note and Note."

"Siapa yang pergi sama kamu Ben?" tanya Mita.

"Aku, Takeshi, Ran..."

"Ran juga ?" seru Mita dan Gemintang heboh membuat para pria terkejut.

"Apaan sih kalian itu .. " omel Ben.

"Jangan berantem ya Ben" kekeh Arya.

"Jangan debat kalau ada pasien ..." timpal Raj sambil tersenyum.

"Iya iyaaaa... Sudah aku berangkat dulu. Sayang kalian semua ..." Ben melakukan kiss bye ke keluarganya dari layar MacBooknya.

"Hati-hati."

***

Arya langsung menelpon Riko yang tidak ikut karena kondisinya serta dia masih ada tugas, membantu Asami.

"Berapa mahasiswa yang berangkat?" tanya Arya ke Riko.

"Ada sekitar dua puluh Arya. Bedah itu Ben, Ran dan Takeshi. Anak ada Lia..." Riko membacakan nama-nama mahasiswa kedokteran yang mengambil spesialis dan dikirim ke daerah bencana.

"Semoga Ben tidak ribut jika bersama Ran. Kok kayaknya tidak elok lagi di tempat bencana ribut..."

"Arya, nggak lah. Kan bagaimana pun mereka bisa profesional... Jangan berburuk sangka dulu..." senyum Riko.

"Bagaimana? Ben sudah cerita apa yang terjadi saat dia kecil?" tanya Arya.

"Sudah."

"Well ?"

"Aku rasa trauma masih tetap ada tapi bagaimana cara kamu mengalihkan dengan hal-hal yang positif..." jawab Riko. "Jalan aku tidak mudah Arya..."

"Tidak mudah memang, tapi aku yakin dengan kemampuan pendekatan kamu tanpa menjudge dan secara tersamar menunjukkan bahwa Asami jangan menyalahkan dirinya hingga membuat orang tuanya bunuh diri. It's not her fault, Riko. Itu keputusan kedua orangtuanya. Kamu buat Asami kuat menghadapi tantangan hidup... " ucap Arya.

"Iya Arya. Aku sedang memikirkan berbagai cara mendekati Asami... "

"Tapi kamu harus mengingat kondisi kamu ya... Jangan terlalu diforsir. Oke sayang?" senyum Arya.

Wajah Riko memerah lagi. Jangan lemas ... Jangan lemas. Tidak ada Ben dan dokter Yuri. "Oke... Arya..."

***

Lokasi Bencana

Akibat jalur kereta ke perfektur Ishikawa terputus, para rombongan dokter menggunakan bis menuju lokasi bencana. Ben melihat sendiri bagaimana jalan aspal retak bahkan kroak hingga terlihat isi tanah. Karena itu mereka harus turun dari bis karena tidak bisa masuk ke lokasi utama akibat macet . Jalan yang digunakan pun hanya satu jalur.

Para dokter itu membawa tas serta koper-koper berisikan semua peralatan medis dan tidak ada yang tangan kosong, semua membawa barang yang ditarik menuju lokasi gempa. Ben melihat rumah-rumah hancur, bahkan ada bangkai anjing dan kucing disana, membuat Ben berhenti.

"Kamu ngapain Shah Rukh Khan ?" hardik Ran saat melihat Ben mengambil sarung tangan lateks nya dan meletakkan kopernya.

"Menguburkan mereka. Kasihan..." Ben melihat ada sekop di rumah yang runtuh itu dan mulai menggali tanah di bukit itu.

Para dokter lainnya hanya menatap sinis ke Ben tapi calon dokter bedah itu bodo amat. Dirinya sudah terbiasa melihat ibunya yang dokter hewan selalu mengubur hewan-hewan yang mati, membuat Ben tidak bisa tidak melakukannya.

"Aku bantu Ben..." ucap Takeshi yang meletakkan barang bawaannya dan mengambil peralatan di rumah yang hancur dan diduga mirip tempat penyimpanan alat-alat pertanian.

Disaat rombongan dokter berjalan meninggalkan Ben dan Takeshi yang sibuk menggali liang kubur, hanya Ran dan Dokter Yuri yang menunggu mereka selesai.

"Ibu Ben adalah seorang dokter hewan, Tsubasa-chan, jadi kamu jangan heran jika dia tidak bisa diam melihat kondisi seperti ini..." ucap Dokter Yuri ke Ran yang tampak bingung.

"Akhirnya aku tahu kenapa Ben seperti itu..." gumam Ran.

Ben dan Takeshi selesai mengubur hewan-hewan yang mati itu lalu mencuci tangannya dengan mengambil air dari sumur yang ada disana.

"Seriously Takeshi, meskipun Jepang negara Gundam, tapi masih banyak hal tradisional disini..." ucap Ben.

Takeshi tertawa. "Negara Gundam ?"

"Iyalah ... Hanya negara ini kan yang ada Gundam?" jawab Ben cuek.

"Sudah ? Ayo kita harus berjalan lagi..." teriak Dokter Yuri.

Ben dan Takeshi berjalan menuju tas dan koper mereka, lalu berjalan di belakang Ran dan Dokter Yuri.

***

Ben melihat sekelilingnya, banyak orang yang disorientasi, mencari keluarganya, menangis keras saat tahu anggota keluarganya ditemukan meninggal oleh tim penyelamat. Keempat dokter itu tampak sedih dan muram dengan pemandangan disana dan segera menuju tenda kesehatan darurat yang dibangun pihak pemadam kebakaran, kepolisian dan tim SAR.

Ben, Ran dan Takeshi bergegas membuka semua koper mereka dan mengeluarkan isinya lalu mulai menatanya. Tak lama para korban yang masih hidup dibawa ke tenda dan para dokter disana langsung bekerja.

Ben tidak memperdulikan tatapan banyak orang bahwa dirinya satu-satunya non Japanese di tenda itu karena fokusnya mengobati bahkan menyelamatkan nyawa korban reruntuhan rumah ataupun gedung disana.

***

Ben sedang duduk diatas trotoar guna beristirahat sejenak setelah dia bekerja non stop apalagi hari sudah sore. Pria jangkung itu menenggak air mineralnya sambil melihat kesibukan di sekelilingnya.

Ran menghampiri Ben sambil membawakan onigiri tuna untuk mengganjal perut karena tadi usai datang, mereka langsung bekerja dan hanya makan roti.

"Onigiri? Ini dibagikan disana ..." ucap Ran sambil memberikan satu onigiri ke Ben.

"Thanks Kapten Tsubasa.. " jawab Ben sambil menerima onigiri.

Ran duduk di sebelahnya. "Aku harus mengamputasi jari kelingking seorang anak berusia sepuluh tahun karena hancur tertimpa lemari..."

Ben memakan onigiri nya. "Aku bahkan harus memegang tangan seorang obasan ( nenek ) saat harus menghembuskan nafas terakhirnya... Internal bleeding akibat tertimpa reruntuhan tidak bisa diapa-apakan..."

Ran menatap sendu ke arah mobil-mobil jenazah yang membawa para korban tewas di tenda rumah sakit darurat.

"Aku tidak mengira kita akan berhadapan seperti ini..." gumam Ran.

"This is the real life, kapten Tsubasa... Welcome to the real situation..."

Tiba-tiba terasa goncangan keras lagi membuat Ben reflek menarik tubuh Ran karena mereka berada dekat dengan bangunan kantor dua lantai. Namun akibat goncangan itu, keseimbangan Ben goyah hingga dirinya terjatuh bersama Ran di tengah jalan raya. Pria itu memeluk tubuh Ran yang berada diatas tubuhnya sambil melindungi kepala tubuh gadis itu dengan tangannya.

Setelah gempa itu berhenti, Ran dan Ben sama-sama mengembuskan nafas lega. Sedetik kemudian keduanya baru sadar, jika wajah mereka sangat dekat.

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
good
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
yakuza beraksi
muhammad ibnuarfan
ala...la...la......la...la....mau juga dok...🤭
muhammad ibnuarfan
nah...gitu...cas cus...jangan pakek lama2🤭
Cici Mamatoni
aku malah lebih suka makan buah durian asli daripada makan kue atau biskuit apapun yg berbau durian apalagi kalo cuma essens/ perisa durian..🤭
ayuhiko nanti menantunya Luke jg ya
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
This Is Me
Kaya gak bisa berkiti² lagi deh kalau membahas karya kak Hana. Bagussssss banget & bikin ketagihan baca karya² lainnya. Bravo
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
This Is Me
Weleh...ketemu kok ya sama Nyun²
Ahahhahaha
Mas Chabibah Muslich
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Ermi Sardjito
kawatir ya ben.....diajari macem-macem....🙂
Ermi Sardjito
jadi ingat waktu aku kecil, suka baca juwita dan si sirik di majalah bobo.🙂
Ermi Sardjito
mbak hana....ilmumu segudang.....buanyak banget, yg membuat aku jadi ngerti
Ermi Sardjito
mbak hana pengetahuannya buanyak....berbagai pengetahuan, ya kedokteran, ya psikologi, ya kriminologi, yaaa....macam macam pokoknya.....salut mbak
Ermi Sardjito
kok ya kelakuan tidak berubah to sinchan.....wis duwe anak kok yo pancet ae.....😂
Ermi Sardjito
mbak hana pinter berbagai bahasa
Ermi Sardjito
krisna sudah baik ya...
dewi_oetari14
cerita bagus dari kak Hana.
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
lia rahma
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Bima Sakti
makasih Thor sajian nya 15 kopi plus 5 mawar dah meluncur buat jadi teman, untuk terus berkarya 🙏✌️✊🔥🔥
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!