"Aku akan berusaha untuk tidak menyentuhmu meskipun kamu sudah resmi menjadi istriku, karena Aku sudah berjanji kepada Bryan untuk menjagamu untuknya, kita adalah sahabat, sampai kapanpun kita akan tetap bersahabat, kebahagiaan mu adalah kebahagiaan ku juga." ucap Galen kepada Fiona, gadis cantik yang juga merupakan sahabat terbaiknya itu, nyatanya kini telah menjadi istrinya.
Apakah Galen akan tetap memegang janjinya kepada Bryan? Tidak akan pernah menyentuh Fiona yang merupakan pacar Bryan, meskipun Fiona sudah menjadi istrinya? Atau justru dirinya terperangkap dalam perasaanya sendiri yang kini berubah menjadi rasa cinta kepada Fiona, sahabat nya itu.
Ikuti kisah mereka yang penuh dengan keromantisan 🥰🥰
Lanjutan dari Office Boy ku CEO ku 😊
*
*
Gimana kalau posisi Galen ada pada diri kalian? Hmm bisakah tetap setia dengan persahabatan? Ataukah menunaikan kewajibannya sebagai seorang suami? Penasaran? Lanjut baca 😊🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Filio Anthony
Di kampus.
Jam makan siang, Fio terlihat makan bareng bersama Reyna, tiba-tiba saja Fio mendapati ponselnya berdering, dilihatnya layar ponsel yang Ia letakkan di atas meja itu.
"Abang!"
Mata Fio begitu bahagia dan berbinar-binar, ternyata sang Kakak tengah menghubunginya lewat video call. Fio segera menerima telepon dari si Abang yang tak lain adalah kakak Kembar nya, Filio Anthony.
"Hai Abang! Bagaimana kabar Abang? Aku kangen banget sama Abang!"
"Abang mu baik-baik saja, hei maafin Abang ya! Abang nggak bisa datang langsung ke pernikahan adikku yang paling manja ini!"
"Nggak apa-apa Bang! Fio ngerti, Abang harus menyelesaikan kuliah Abang sambil ngurusin bisnis Daddy, tapi Abang kapan pulang?"
"Hmm mungkin setelah Abang merampungkan tugas makalah, Abang ada libur satu Minggu, nanti Abang akan pulang."
Fio sungguh bahagia, akhirnya setelah beberapa tahun Fiona tidak bertemu saudara kandung nya itu, sebentar lagi dirinya akan bertemu dengan Filio.
Tampaknya Reyna ikut tersenyum melihat Fio bahagia bisa ngobrol sama Kakaknya.
"Eh Abang perhatiin, Kamu sekarang lebih gemukan deh," seru Filio dalam videonya.
"Ah masa sih Bang! Fio merasa biasa-biasa saja kok." jawabnya sambil malu-malu.
"Aku tahu Galen pasti membuatmu bahagia, Dia cowok yang baik, Abang senang Kamu bisa nikah sama Dia, eh ngomong-ngomong apa kalian masih suka berantem?" tanya Filio yang pastinya sudah tahu jika Galen dan Fiona sering sekali berantem dulunya.
Reyna yang berada di samping Fio tiba-tiba menyahuti ucapan Filio.
"Fio dan Galen udah akur Mas!" ucapnya sembari melihat layar ponsel Fio yang memperlihatkan wajah Filio. Pria itu terkejut kenapa tiba-tiba saja ada seorang cewek yang nongol di layar ponselnya.
"Eh ... Kamu Reyna bukan? Gadis kecil yang selalu rambutnya di kuncir kuda itu, kan?" tanya Filio yang merasa mengenali sosok gadis yang tiba-tiba saja muncul di samping adiknya itu.
Tentu saja Filio mengenal Reyna, Reyna dan Fio adalah teman sesama sekolah dulu, hingga sekarang sampai kuliah pun Reyna dan Fio tetap satu kampus. Reyna sering main ke rumah Fio, namun dulu Filio suka sekali menggoda Reyna dan sering menjahili gadis berparas ayu tersebut.
"Hehehe, iya Mas Filio!" jawabnya malu-malu.
"Sekarang kamu sudah besar ya!" balas Filio dengan tertawa kecil.
"Ya besar dong Mas! Dan sekarang Aku nggak akan mudah di kerjai lagi sama Mas Filio," jawab Reyna yang ingat jika dulu Filio selalu menarik-narik rambutnya dan selalu membuat Reyna menangis.
"Oh ya! Si cengeng ini mau main-main sama Aku ya! Tunggu nanti pas Aku pulang ke Indonesia, Aku mau lihat apakah kamu masih suka cengeng apa nggak? Eh tapi ngomong-ngomong kok sekarang kamu kelihatan beda ya! Apa karena Aku udah lama nggak ketemu sama kamu ya!"
"Ya iya dong! Kenapa, Mas Filio pasti naksir nih." celetuk Reyna yang kemudian segera menghilang dari samping adiknya. Reyna tampak tersenyum senang bisa menggoda Filio yang dulu sering sekali membuatnya kesal.
"Fio! Gue ke toilet sebentar." pamit Reyna kepada Fio yang masih melakukan video call dengan Filio.
"Eh si Reyna kemana? Kok ilang?" tanya Filio
"Diiih kenapa Abang nyari-nyari, Dia lagi ke kamar mandi." jawab Fio.
Setelah Fio dan Filio ngobrol cukup lama, akhirnya Filio mengakhiri obrolan mereka dengan meminta nomor ponsel Reyna.
"Entar kirimin nomor Reyna ke ponsel Abang ok, dan jangan bilang sama Daddy dan Mommy kalau Abang mau pulang, Abang mau bikin kejutan kepada mereka."
"Oke Bang! Siap."
Filio menutup ponselnya dan setelah beberapa saat Fio mengirimkan nomor Reyna kepada nya. Filio tersenyum saat mendapatkan nomor gadis yang selalu Ia kerjai itu.
"Reyna Lavinya Ar Rayyan, Aku kerjai Kamu!" ucap Filio dengan senyum smirk nya.
BERSAMBUNG
🔥🔥🔥🔥🔥🔥