Ersya Melviano Ravindra, anak kecil berusia 5 tahun itu harus menjalani kehidupan yang buruk, bagai sampah tidak berguna, iapun di kucilkan oleh semua orang. Namun semenjak bertemu dengan sosok wanita cantik berhati mulia, iapun perlahan berubah menjadi sosok bocah yang kejam, sadis, psikopat, dan tak mengenal kata ampun.
"Aku bersumpah akan membalas setiap rasa sakit yang pernah aku rasakan di dunia ini! Dengan cara yang sadis dan kejam. Membunuh, menyiksa, itu semua akan aku lakukan untuk melindungi bundaku! Apapun rintangannya aku akan melewatinya"
_Ersya Melviano Ravindra
Ikuti kisahnya dengan judul: Lucifer My Little Son
S1 dari S2
Not: Cerita ini murni dari hasil pikiran author sendiri, untuk latar belakang tempat, nama tokoh, alur dan sebagainya sudah di setting. Bila ada kesamaan itu tidaklah di sengaja dan tidak ada unsur kesengajaan.
Terimakasih
Di larang unsur plagiarisme!💢
*****
BLACK BLOODED DEMON
COOL BLOODE
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 060, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
S1 Lucifer: Sebuah rencana
Negara C
Setelah berjam-jam berada di dalam jet pribadi, kini akhirnya Virendra pun sampai di negara C tempat tujuan yang ia tuju saat ini, baru saja mendarat para mafioso Cool Blooded Devil yang lainnya dengan cepat membuat formasi sejajar baris rapih di dekat pintu jet pribadi. Mereka melakukan itu untuk menyambut kedatangan nya sang king yaitu Virendra.
"Selamat datang king" Ucap seluruh mafioso Cool Blooded Devil yang ada kepada Virendra.
"Hmm" Dehem Virendra dengan mengangguk kecil sambil berjalan menuju mobil miliknya yang sudah siap menunggu dirinya sedari tadi.
"Langsung ke markas cabang sekarang" Titah Virendra datar kepada mafioso Cool Blooded Devil yang menjadi supir untuknya itu.
"Baik, King"
"Berikan handphone ku! Aku ingin lihat apakah Lucifer sudah membalas isi pesan email ku atau belum" Pinta Virendra kepada Lucas dan Lucas pun yang mendengar permintaan dari Virendra dengan cepat memberikan apa yang Virendra inginkan.
"Ini king, king Lucifer sudah membalas dari beberapa jam yang lalu" Jawab Lucas.
@Lcfr
-Baik, segera aku akan menyuruh para profesor ku untuk membantu meneliti racun baru tersebut, dan aku juga akan menyuruh mereka mencari bahan-bahan untuk penawar dari racun tersebut.
@Lcfr
-Jangan khawatir aku akan membantumu, mengenai Red Phoenix! Kemungkinan besar ia akan membalaskan dendam saudara nya kepada mu dan kepada ku. Tapi ini semua lebih khusus kepadamu.
"Dia memang pantas dan layak menjadi seorang king, tidak hanya pintar, licik, dan sadis tapi ia juga sangat jenius di usia yang masih dibilang anak-anak ini. Menjadi orang hebat dengan wajah yang tertutup topeng" Gumam Virendra pelan.
@Vrndra_V
-Aku baru saja sampai di negara C, dan aku tidak sengaja bertemu dengan salah satu mafioso Black Blooded Demon tadi ketika aku baru sampai di bandara. Mungkinkah kau yang menyuruh mafioso mu untuk membantuku? Atau yang lainnya.
"Ketika kontak matanya bertemu dengan kontak mataku. Mafioso milik Lucifer itu justru malah terlebih aneh seperti ada suatu hal yang tidak beres darinya"
"Bukan hanya anda king, tapi memang saya juga melihat mafioso Black Blooded Demon di bandara tadi. Tapi bukan hanya satu melainkan lima mafioso Black Blooded Demon" Sahut Alex yang berada tepat disamping kursi kemudi.
"Benar! Apa yang dikatakan Alex memang benar king, saya juga melihatnya tadi secara bersamaan dengan Alex bahwa mafioso Black Blooded Demon ada di bandara negara C. Bukan ada satu melainkan ada lima" Celetuk Lucas.
"Ini aneh, di negara C ini. Lucifer baru berniat untuk membangun markas cabangnya dan belum ada satu markas cabang pun miliknya disini. Lalu.... Mengapa bisa ada mafioso Black blooded demon di bandara tadi?" Gumam Virendra yang masih bisa didengar oleh Lucas dan Alex.
Dretttt.... Dretttt....
"Panggilan vidio dari Lucifer?" Gumam Virendra dengan bertanya-tanya sambil mengangkat satu alisnya ketika melihat sebuah panggilan vidio dari Ersya.
Lucifer/Ersya: Langsung pada intinya, benarkah apa yang kau lihat bahwa ada mafioso ku di negara C saat ini?.
Virendra/V: Yaa, jika kau tidak percaya kau bisa bertanya kepada kedua kaki tangan ku yaitu Lucas dan Alex. Karena mereka juga melihat dengan jelas mafioso milikku! Bukan hanya satu tapi melainkan ada lima mafioso Black Blooded Demon tadi.
Lucifer/Ersya: Mafioso pengkhianat dari klan mantan mafia Blue Phoenix yang tersisa dan selamat dari ledakan saat itu, aku sudah mengecek kamera pengawas yang terdapat di negara C, untungnya aku mempunyai akses di negara C.
Virendra/V: Aku sudah berfikir bahwa tidak mungkin kau menyuruh mereka untuk membantuku karena pada saat ini para mafioso Black Blooded Demon tengah menyiapkan penawar racun yang aku kirimkan stempelnya padamu, jadi... Tidak mungkin bahwa ada beberapa mafioso Black Blooded Demon yang berkeliaran begitu saja tanpa adanya sebuah perintah.
Lucifer/Ersya: Kenali mafioso Black Blooded Demon yang asli dan yang palsu, teliti lah dalam membedakan mafioso ku. Jika mafioso lama ia akan memiliki sebuah tanda pengenal di diri mereka masing-masing, tapi jika itu mafioso baru yang aku angkat itu sama sekali masih tidak memiliki pengenal. Jangankan tato pengenal lambang, pengenal jas lambang mafiaku saja belum bisa aku berikan jika mereka masih baru.
Lucifer/Ersya: Setiap bagian belakang daun telinga, pergelangan tangan yang berada di dekat denyut nadi dan leher mereka semua terdapat sebuah tato lambang klan ku. Tato itu terlihat sangat kecil dan menyatu dengan warna setiap kulit mereka, jadi... Aku harap tatapan tajam mu itu bisa melihatnya.
Virendra/V: Aku mengerti dan aku paham sekarang, lalu... Bagaimana dengan hasil penelitian tentang racun baru tersebut? Dan mengenai obat penawarnya apakah kau sudah bisa membuatnya.
Lucifer/Ersya: Prince ku mengatakan bahwa racun baru yang diciptakan oleh klan Red Phoenix terdiri dari bahan-bahan yang langkah dan luar biasa akan racun nya. Tidak hanya memakai racun setiap binatang saja, ia juga memakai racun setiap tumbuhan langkah yang ada.
Lucifer/Ersya: Dan mengenai obat penawarnya, itu semua sudah terselesaikan dalam waktu satu jam. Dan kini penawaran racun tersebut tengah diperbanyak oleh mafioso dan para profesor milik ku. Aku juga sudah memerintahkan kepada prince ku untuk memberikan satu botol obat penawar kepada mafioso Cool Blooded Devil milik ku agar mereka juga bisa membuatnya dan mempercepat proses perbanyak nya penawar tersebut.
Virendra/V: Sudah aku duga bahwa kau akan bisa diandalkan oleh ku, Lucifer perlu kau ketahui. Bahwa king dari Red Phoenix adalah seseorang yang selalu dipercaya oleh bunda mu. Zenitha!.
Lucifer/Ersya: Tidak ada orang yang dipercaya selain satu orang oleh bundaku selain.... Danish Smith?.
Virendra/V: Benar, Danish Smith adalah king yang sebenarnya dari klan Red Phoenix dan bukan king palsu yang tengah menyamar saat ini.
Lucifer/Ersya: Sudah aku duga bawa orang yang bernama Danish Smith itu bukanlah orang yang biasa, karakter, sifat dan nada bicaranya seperti seorang pemimpin klan dan bukan orang biasa. Jadi selama ini dugaan ku tentang nya benar.
Virendra/V: Benar! Danish Smith adalah orang yang licik, walau ia licik tapi kau lebih licik dan aku menyukainya.
Lucifer/Ersya: Hmm, bundaku tidak akan pernah percaya dan mau mengerti jika tidak ada sebuah bukti kejatahan mengenai Danish Smith. Aku takut ketika Danish Smith mati ditangan mu nantinya dan bunda ku mengetahui nya ia justru akan semakin membencimu. Khususnya klan mafia mu.
Virendra/V: Aku sudah memikirkannya sedari awal mengenai hal itu, jadi... Kau hanya perlu mengikuti rencana ku saja.
Lucifer/Ersya: Hmm.
...*****...
...Sebuah rencana...
lanjut dong ka season 2 nya
semangat thor
makin seru ni
yg banyak updetx
Ersya sudah ngomong lancar seperti jalan tol 👍.