NovelToon NovelToon
Istri Tuan Vampir

Istri Tuan Vampir

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Duniahiburan / Misteri / Cintamanis / Vampire / Tamat
Popularitas:481.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti Rohmah

Warning 21+
Banyak adegan tidak pantas..
Bijaklah dalam membaca..

"Tuan siapa?" Tanya Noa terbata. Dia terselamatkan dari sebuah kematian karena pangeran vampir yang ada di hadapannya.

"Kamu seharusnya sudah mati. Aku menyelamatkan nyawamu jadi kau harus mau memberiku darah setiap hari." Jawab Lucas tersenyum tipis.

Selayaknya cerita Romeo dan Juliet. Novel ini akan menceritakan bagaimana sulitnya Lucas dan Noa mendapatkan restu dari hubungan yang di anggap terlarang 🌹❤️

Jangan lupa tinggalkan like dan vote sebanyak-banyaknya 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Rohmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Warning 💦💦

Kalau lagi puasa, di harapkan membaca setelah berbuka 🙏🙏

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Alex duduk terdiam sejak satu jam yang lalu. Pertemuannya dengan Lucas hari ini menguatkan rasa ketertarikan pada Noa. Wanita yang di anggap sebagai reinkarnasi dari Tiara, Istri nya.

"Kenapa harus Istri Lucas." Gumamnya untuk kesekian kali.

Bayangan sosok Noa berputar-putar di otaknya seolah tengah menggoda dan menggelitik hatinya yang sudah lama membatu.

"Ach!!! Sial!!! Kenapa harus milik Lucas!!" Teriaknya geram.

Alex benar-benar merasa jika Noa adalah reinkarnasi dari Tiara sehingga rasa cemburu mulai menjalar di otaknya.

Sudah ratusan tahun Alex memilih hidup sendiri. Bukan karena tidak ingin mencari pengganti sesuai kemauan Tiara. Tapi memang selama ini, hatinya belum lagi tersentuh dengan sosok wanita lain.

Alex terlalu terobsesi dengan Tiara. Hingga mengubah pola fikirnya bahkan seleranya. Dia menginginkan wanita yang benar-benar sama dari rasa juga paras yang sanggup menggetarkan hatinya dulu.

"Kecantikan kalian setara bahkan getaran juga. Tidak mungkin jika perasaan ini salah. Aku yakin dia reinkarnasi dari mu sayang." Tiba-tiba terlintas niat buruk saat Alex mengingat peraturan Stefanus yang mungkin bisa memisahkan antara Noa dan Lucas.

Bibirnya tersungging seraya mengangguk-angguk. Mulai membayangkan jika mungkin keindahan saat jatuh cinta, kembali bisa dia rasakan.

"Aku sudah terlanjur buruk di mata mereka bukan. Jadi mungkin tidak masalah jika aku akan memisahkan mereka tanpa menyentuhnya." Alex tersenyum menyeringai seraya berdiri. Dia membuka kulkas dan mengambil botol berisi simpanan darah yang di dapatkan dari para korbannya lalu meneguknya sedikit.

🌹🌹🌹

Lucas memandangi tubuh Noa yang sedang mencari baju ganti di depan lemari. Secepat kilat dia berdiri di belakang Noa dan langsung mendekap tubuhnya dari belakang.

"Ahh sayang. Bisakah kamu berjalan normal saja jika sedang bersamaku." Lucas hanya tersenyum dan mulai mengendus pundak belakang Noa yang terbuka." Emmm.. Sayang. Belikan aku makanan dulu. Aku lapar sekali." Lenguh Noa mengurungkan niatnya memakai baju dan menikmati cumbuan hangat bibir Lucas.

"Aku sudah memesan makanan untuk mu Baby. Seharian ini aku belum menyentuhmu."

Noa memejamkan matanya seraya mengigit bibir bawahnya. Handuk yang melilit di tubuhnya, mengampangkan Lucas untuk mencumbunya dan membuatnya terseret arus hasrat.

Darah mulai berdesir seiring dengan cumbuan Lucas yang kian intim. Noa menjadi tidak tahan dan membalikkan tubuhnya hingga keduanya berdiri saling berhadapan.

Emm Tuan Lucas tampan sekali.. Puji Noa menjinjit lalu mengigit bibir bawah Lucas sedikit keras hingga bibir keduanya mulai bertaut.

"Kamu juga cantik sekali Baby." Meski tanpa tekanan pada tengkuknya. Noa membalas lummatan bibir Lucas lagi dan lagi. Kedua tubuh mereka kian merapat bahkan bergesekan hingga handuk yang melilit tubuh Noa terlepas.

Kepala Lucas menunduk, bibirnya bermain bebas di kedua gundukan di hadapannya membuat si pemilik mendongak dengan bibir setengah terbuka.

"Emmmm ach sayang.." Rancau Noa saat Lucas menghisap benda kecil miliknya dengan kuat bersamaan dengan bunyi bel pintu.

"Itu pesanan makanannya." Lucas mengangkat kepalanya menatap wajah Noa yang memintanya untuk tidak berhenti.

"Sudah setengah jalan." Ucap Noa lirih seolah tengah memohon dengan wajah sendunya.

"Kamu harus makan dulu." Lucas tersenyum dan memungut handuk yang tergeletak di lantai.

"Lalu kenapa kamu melakukan itu sayang. Ahhh.. Milikku jadi basah lagi." Eluh Noa mengikat rambutnya sembarangan setelah memakai handuk.

"Tentu saja aku merindukanmu Baby. Setelah makan kita lakukan. Bersihkan milikmu." Lucas mengusap puncak kepala Noa lalu berjalan menuju pintu.

Tubuhku lengket lagi. Sebaiknya aku kembali mandi.

Lucas tersenyum mendengar suara hati Noa. Dia mengambil dompet dan melanjutkan perjalanannya menuju pintu untuk mengambil pesanan makanannya.

Cklek...

Oh astaga...

Lucas menutup pintu kamarnya separuh saat menyadari jika kurir makanan yang berada di hadapannya dari golongan bangsanya.

Tangan kirinya menetralisir aroma tubuh Noa agar tidak keluar ruangan sementara tangan kanannya menahan pintu agar tidak terbuka lebar.

"Totalnya 145 Tuan." Tuturnya dengan mata tidak fokus.

Apa ini urusan Ayah. Lucas melirik ke arah jendela yang terlihat mulai gelap sehingga cukup masuk akal jika makhluk di hadapannya adalah utusan dari Stefanus.

"Em ini." Lucas memberikan uang 150." Ambil Kembaliannya." Imbuh Lucas mengambil makanan dan segera menutup pintu.

Si pengantar makanan tetap pada posisi nya dengan hidung bergerak-gerak dan mulai mengendus. Insting berburunya sedikit terkendali setelah dia memangsa si kurir pengantar makanan yang asli dan hanya menyisakan tulang belulang.

Lucas yang masih berdiri di depan pintu. Sontak memberi isyarat Noa untuk tetap diam dan tenang dengan jari telunjuknya.

Tentu saja Noa menegang karena wajah Lucas yang terlihat serius. Sebisa mungkin dia tidak berbicara meskipun sekedar di dalam hati.

Cklek!!!

Lucas kembali membuka pintu dan menatap tajam ke arah si pengantar makanan yang masih belum beranjak.

"Apa yang kau cari?" Tanya Lucas penuh penekanan. Noa bisa membaca situasi dan lebih memilih kembali masuk ke dalam kamar mandi.

"Uang kembaliannya Tuan." Lucas tersenyum tipis ketika dia melihat uangnya di kembalikan lagi. Itu terjadi karena prajurit kerajaan tidak tahu menahu soal nominal uang.

"Siapa yang menyuruhmu?" Tanya Lucas tegas.

"Saya tidak mengerti." Dengan gerakan cepat Lucas memojokkannya tubuh si pengantar makanan. Kuku runcingnya mulai keluar dan mencengkram lehernya erat.

Si pengantar makanan mengelinjang dan mulai meronta-ronta. Wujud aslinya terlihat ketika perih mulai terasa di sekitar lehernya. Dia mengeram dengan mata merah menyala.

"Ampun Tuan. Sakit!!!" Rintihnya cukup keras dan memicu kegaduhan.

"Kembali atau ku habisi nyawamu di sini." Ancam Lucas mendengar langkah kaki yang tengah menuju ke lokasinya.

"Saya akan pergi."

Dengan terpaksa Lucas merenggangkan cekikan tangannya ketika dia melihat beberapa petugas apartemen. Lucas lupa tentang adanya CCTV yang terpasang di sana.

Untung saja luka pada leher pengantar makanan dengan cepat hilang sehingga petugas apartemen tidak harus melihat darah hitam yang sempat keluar.

"Ada apa ini Tuan." Tanya si petugas melihat Lucas dan pengantar makanan secara bergantian.

"Dia tidak sopan jadi saya tersulut emosi." Tunjuk Lucas pada si pengantar makanan." Lain kali. Suruh petugas apartemen mengantarkannya! Jangan sampai kurir tidak sopan ini mengetuk pintu apartemen ku sembarangan." Lucas tersenyum sejenak kemudian segera masuk ke dalam apartemen nya.

"Bagaimana mungkin anda bisa masuk." Tanya petugas merasa bingung sebab peraturan yang di lontarkan Lucas memang di terapkan pada apartemen elit tersebut.

Tidak boleh ada orang sembarangan masuk meski itu seorang kurir makanan sekalipun. Lucas berkata demikian, karena baru pertama kali dia memesan makanan setelah bertahun-tahun lamanya tinggal di apartemen tersebut.

"Saya lewat depan Pak."

"Tidak mungkin begitu. Kurir itu tidak boleh sembarangan masuk. Bisa lihat identitas anda." Salah satu petugas mengulurkan tangannya ke arah pengantar makanan.

"Ketinggalan Pak."

"Jika tidak ada identitas. Terpaksa anda harus di tahan semalaman. Kami takut ada penghuni apartemen lain yang di rugikan." Pengantar makanan tersenyum menyeringai lalu menunjuk ke sebuah arah hingga kedua petugas fokusnya teralihkan.

Bluuuuupppp!!!!

Pengantar makanan itu tiba-tiba sudah menghilang. Dua petugas itu di buat bingung seraya menatap sekitar lorong yang sepi.

"Kemana perginya?"

"Astaga. Bulu kudukku berdiri. Sebaiknya kita periksa CCTV saja." Sambil masih mengedarkan pandangannya. Dua petugas memilih pergi menuju ruang pemantau yang terdapat di ujung lorong.

"Saya tidak melihat sesuatu Tuan." Ucap pengantar makanan berdiri di hadapan Adam. Dokter yang selalu menyediakan stok darah untuk Elena." Tapi memang Tuan Lucas yang memesan makanan dan berada di lantai 20 nomer 350." Adam tersenyum seraya mendongak menatap ke lantai 20.

Di sebelah kakinya bahkan masih ada tulang belulang si kurir pengantar makanan dengan sisa darah yang berceceran.

Tidak mungkin Lucas memakan makanan manusia. Dia tidak akan sanggup menelannya. Hahahaha.. Setidaknya aku tahu letak apartemen Lucas berada di sana. Sebaiknya aku segera menghubungi Elena dan memberitahu lokasi ini sekarang.

🌹🌹🌹

Terimakasih yang sudah mendukung cerita ku ini🥰🥰

Ingin sekali aku bisa crazy up untuk kalian tapi.... Bulan puasa terasa lebih berat untuk bisa berfikir jernih 😁

Apalagi aku juga punya kesibukan di duta yang sangat menguras waktu🙏

Maaf jika tidak bisa memenuhi keinginan teman-teman untuk update yang banyak setiap hari🤧😭

Semoga sehat selalu..

Love you all 🥰🥰

1
nyonya hendra
males ah Wanita nya bekas pria hidung belang ,jadi males baca
Isayanti Hernanur
good ceritanya terbaik
Qovella_94
ke inget sama edward sama bella
kaki ranjang smpek patah kamar berasa kena badai
Qovella_94
alur yg keren
Qovella_94
thor ada visual mereka gk
ntah di IG apa FB gtu
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Aki" bangkotan kmna wae... raja ko gk bijak ?🙄
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
The best 👍👍
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
So smart Thor 👍
Bikin perasaan campur aduk 😍
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
bawang sekarung diulek buat jejelin mulut si prapto 🙄
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
hhh.. gemes pisan, kpn kbongkar nya ?????
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Ih gmes pisan
blm kbongkar jg c kadut elena 😫
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Klo vampire making love, berasa gempa kli yak Thor ?😁❤
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Lama banget terkuak 😏
kasian c Ana ibunya Lucas
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Othor keren, bikin cerita seru beudh !😎
Semangat ya 💪
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Seru !👍
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
Seruuuu Thor 😎
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
semangat Thor 💪Seru. !
like & star skebon buat othor
Sergiy Karasyuk Lucy S.K.L.
oon glehh
please Thor knp tokoh utama gk kuat... tempe bngt 😏
Anita
kalo di novel sebelah Daniel itu bapaknya. Darren itu anaknya🤣🤣🤣
Anita
semangat thor🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!