NovelToon NovelToon
Duren Sawit

Duren Sawit

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Adisty Rere

DUREN SAWIT (duda keren sarang duwit)


Menceritakan seorang duda yang mati-matian mengejar cinta seorang remaja delapan belas tahun yang bernama Rianti. Gadis sederhana yang wajahnya begitu mirip dengan mendiang sang istri.

Hayu kepoin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adisty Rere, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhirnya

Setelah pergultan panjang akhirnya Ardi roboh.

Stella ... aku sangat bahagia.

"Sayang ... aku mencintaimu."

Rianti yang masih sadar namun enggan bersuara hanya tersenyum kecil, dan menganggukan kepala. Tidak lama kemudian mereka pun tertidur pulas.

Tiga jam kemudian Rianti sadar dan masih berada dalam dekapan sang suami. Ia memakai kembali bathrobs miliknya. Sedangkan Ardi terlihat masih tertidur.

Namun sebenarnya Ardi sudah sadar saat Rianti melepas pelukannya.

Tiba-tiba Rianti teringat pertengkaran tidak lama setelah Ardi melamarnya.

"Makasih ya Mas, udah jadi suami terbaik. Belum sebulan kita kenal tapi kamu udah memenuhi relung hatiku. Kamu benar, aku sepertinya sudah bergantung padamu, jadi bagaimana mungkin aku bisa meracunimu." Rianti pun terkekeh geli mengingat kejadian itu.

Rianti perlahan beranjak dari tempat tidur agar sang suami tidak terganggu dengan gerakannya. Namun baru saja kaki kiri yang menginjak lantai, Ardi sudah memeluknya dari belakang. Meletakkan kepalanya di bahu Rianti.

"Jadi jangan tinggalin Mas ya ... karena pasti otak ini akan kosong," ucap Ardi.

Rianti terdiam, masih menyimak perkataan selanjutnya dari Ardi.

"Dalam benak orang bijak ada ide, solusi, dan alasan. Dalam benak para ahli ada formula, kimia, teori dan rumus. Nah dalam otak mas hanya ada kamu.

Rianti pun mengulum senyumnya setelah mendengar gombalan Ardi. Kata-kata ajaib yang mampu menumbuhkan sayap di dalam hatinya. Rasanya pengen terbang, batin Rianti.

"Ya udah ... Mas kembali tidur yah. Sekarang sudah jam 12 malam. Aku mau ke kamar mandi sebentar."

"Aku anter ya. Kamu tidak akan bisa berjalan." Ardi mulai beranjak dari kasur dan melilitkan handuk ke pinggangnya.

"Ya gak perlulah, Mas, masa ke kamar mandi aja aku dianterin." Rianti menurunkan kaki kanannya dan hendak melangkah. Namun

"Awww ...."

Rianti berjongkok sambil menahan rasa sakit.

Ardi mendekatinya dan tersenyum lembut.

"Kan sudah Mas bilang, kamu gak akan bisa jalan."

Ardi langsung menggendong tubuh kecil Rianti keluar kamar menuju kamar mandi.

"Udah sampai Mas, turunin aku," ucap Rianti sambil mencoba untuk turun.

"Ngapain? Mas gak bisa berhenti di tengah-tengah, bisa celaka. Ayo kita lanjutkan yang tadi."

Terlihat senyum genit.

Meraka keluar kamar mandi setelah hampir 1 jam berada disana.

Ardi berjalan dengan menggendong Rianti keluar dari kamar mandi ala bridal style dan tangan Rianti bergelayut mesra di leher suaminya itu.

"Mas, bolehkah aku bekerja? Aku kesepian di sini." Rianti membuka obrolan saat keduanya sudah berada di dalam selimut dan kepala Rianti berada di dada bidang Ardi.

"Tidak sayang, Mas tidak akan mengizinkanmu."

"Tapi kenapa Mas. Aku bosan kalau kamu bekerja dan aku seharian harus di rumah. Di sini juga tidak ada motor untuk aku sekedar jalan-jalan melepas bosan. Dan lagi, orang-orang di komplek sini hampir semuanya bekerja. Jadi kalau siang sepi banget."

"Kalau begitu, ayo kita pindah ke rumah Mas yang satunya. Di sana rumahnya lebih besar dari ini. Kamar mandinya juga di dalam kamar. Juga ada halaman yang lumayan luas, jadi kamu bisa berkebun menanam bunga atau apapun. Asal jangan bekerja ya. Mas hanya takut kalau terjadi apa-apa padamu." Ardi mencium rambut Rianti dan membelainya dengan lembut.

"Kalau Mas punya rumah di sana, kenapa beli rumah ini?"

"Karena dekat dengan kampus."

"Lha kalo gitu ngapain kita pindah? Nanti bolak-balik ke kampusnya jadi susah."

"Ya gak apa-apa lah, demi kamu Mas rela kok ke kampusnya ngambil jalan yang memutar."

"Tapi kalaupun di sana aku masih sendiri ya percuma aja kita pindah, Mas." Rianti terlihat sedih.

Ardi mengeratkan pelukannya.

"Di sana kamu gak akan kesepian ... di sana banyak teman mengobrol. Ada Mang Udin, Mbak Minah dan Juminten, trus ada lagi beberapa yang lainnya. Mereka sebenarnya bekerja di rumah Ayah mamun terkadang juga ke rumah Mas buat bantu beberes di sana."

rianti diam.

"Sayang ... bolehkah kita melakukannya lagi. Mas tidak bisa menahannya. Berada di dekatmu membuat Mas kehilangan kendali."

"Tapi ini udah jam 1 malam loh, Mas gak ngantuk, besokkan harus ke kampus."

"Gak apa-apa, Mas akan izin besok. Jadi boleh ya ...? Mas akan lakukan dengan pelan-pelan. Boleh ya ...?"

Stella ... aku tidak akan membiarkanmu ke mana-mana. Kamu cukup di rumah dan melayaniku. Aku juga akan melayani semua keinginanmu. Asal kau tetap bersamaku dan jangan hilang dari pandanganku. Aku sangat menyayangimu Stella. Sangat mencintaimu.

1
Muna Dziroh
ahhh mas Ardi gombal biar ntar malem bisa belah duren🤭🤭
Heryta Herman
si ardi sakit mental...kasihan rianti hanya di jadikan wanita bayangan stela..
Qaisaa Nazarudin
Ckk BAIK apanya thor..gak sesuai dengan ekspetasi aku..akhir dr Shinta mau pun Rianti..🙇🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Ckk gak rela banget aku Shinta dapat barang bekas,teh celup,apapun alesannya..🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Sok jadi pahlawan utk menarik perhatian sinta,Sinta juga pasti gampang banget luluhnya
,Heran aku..Gitu aja udah luluh aja..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Shin..jangan mau lagi terjebak dgn TEH CELUP,BARANG BEKAS tuh(VENO)..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Halu mu thor,terlampau berlebihan..
Qaisaa Nazarudin
SEMOGA SAJA SHINTA MENJADIKAN APA YG TLAH BERLAKU KEPADA RIANTI SEBAGAI PENGAJARAN,MENDING MENJAUHI VENO JANGAN LAGI PERNAH BERHUBUNGAN DGN ORANG2 KAYA,MEREKA MELAKUKAN APAPUN SEENAKNYA,YG PENTING MEREKA BAHAGIA..
Qaisaa Nazarudin
Mahendra kamu juga bersenkokol dgn anak mu,membohongi Rianti..Tgu aja setelah besan kamu dtg..
Qaisaa Nazarudin
Mending Rianti Amnesia kekal,biar dia tdk bisa mengingat lagi kehidupannya yg penuh luka,kasian banget Rianti..Pasti Amnesia karena jatoh tangga kan..
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL..DARI AWAL RENCANA MU MENJEBAK RIANTI AKU UDAH KU BILANG,KAMU GBAKAN PERNAH BAHAGIA,KALO NIAT MU DARI AWAL AJA UDAH SALAH,MENJADIKAN RIANTI PELAMPIASAN MU, KARENA DIA MIRIP STELLA..NAH SEKARANG BENAR KAN...
Qaisaa Nazarudin
Rianti udah sekarat tuh jatoh dari tangga,Sial banget nasib Rianti setelah menikah dgn mu..
Qaisaa Nazarudin
Kabur aja lah,ngapain madih di situ ogeb..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Pikiran kita sama Shin..CINTA BOLEH,BODOH JANGAN..BUCIN BOLEH TAPI PAKE OTAK..
Qaisaa Nazarudin
Ckk sekarang aja kek gini,Ntar saat di pujuk2 Oleh ortu dan Ardi sendiri malah dgn gampangnya kamu maafin,Biasanya alur novel kan kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Rianti keguguran,KARMA untuk Ardi..Dengan apa yg tlah Rianti lalui,kalo dia madih mau memaafkan Ardi,Rianti emang Bodoh,Ardi itu cuman mikir jebahagiaannya sendiri,gak pernah mikir perasaan mu Rianti..
Qaisaa Nazarudin
Sekarang kamu udah tau kan alesan Ardi nikahin kamu..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Rianti akan kecewa dan terluka banget saat itu alesan Ardi menikahinya.. Pernikahan seperti ini biasanya gak akan bertahan lama,..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk dasar Bodoh,Kamu itu ternyata salah paham,Dia tau kamu itu si Cassanova,Jadi dia bisa jadiin kamu kambing hitam nya,utk menutupi hubungan lesbiannya dr ortunya..
Qaisaa Nazarudin
OMG SUSI LESBIAN KAH??😳😳😳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!