NovelToon NovelToon
Patah Hatinya Perempuan

Patah Hatinya Perempuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Percintaan Konglomerat / Pelakor / Menikah dengan Musuhku / Diam-Diam Cinta
Popularitas:31.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yunita tri maryadi Ramadhan

Tepat di hari pernikahan Aaron.
Zianca dan Aaron akhirnya di pertemukan kembali setelah berpisah selama bertahun-tahun. Ternyata kini Zianca tengah menjalin hubungan dengan kakak laki-laki Aaron, Lucas pria dingin dan misterius itu kini sangat mencintai dan terobsesi dengan sosok Zianca. Namun di balik hubungan Zianca dan Lucas, ada rahasia besar di dalamnya.

Setelah kembali bertemu, Zianca dan Aaron perlahan memperbaiki hubungan pertemanan mereka. Namun, siapa sangka jika Aaron masih menaruh hati padanya. Lucas yang menyadari hubungan antara Aaron dan Zianca yang tampak tak biasa itu mulai terganggu, ia mulai bersikap semakin posesif dan over-reaction terhadap Zianca, bahkan ia sampai menyakiti Zianca tanpa ia sadari.

Perselisihan semakin memanas di antara ketiganya, hingga akhirnya Lucas sadar jika Zianca selama ini tidak mencintainya, melainkan ingin membalas dendam padanya atas kemaatian kakak perempuannya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yunita tri maryadi Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 : Kesepakatan

Malam itu, Aaron menghampiri ayahnya yang tengah membaca buku di ruang baca rumah mereka.

"Daddy.." seru Aaron lirih.

"Ya?" sahut ayahnya menengadah menatap wajah Aaron.

"I needs your help.."

"Hmm.. Katakan.."

"Temanku akan mengambil beasiswa di Jerman.. Apa Daddy bisa..."

"Sure.." angguk ayahnya memotong ucapan Aaron yang belum selesai. Ia menutup bukunya rapat meletakkannya di atas meja. Ia tampak siap menanggapi ucapan Aaron.

"Aku belum selesai bicara.."

"Daddy tau apa yang kamu mau.. temen kamu Zianca sedang mengurus beasiswa kuliah di Jerman kan??"

"A..apa? Gimana Daddy bisa tau??"

"Semua hal tentangmu Daddy tau.."

"Daddy memata-mataiku??" terka Aaron curiga.

"Tentu saja.. Anak bau kencur seperti kau ini.. Hanya akan membuat masalah.. Tentu aku harus siaga.. Lagipula dia tidak tepat untukmu.. Dia bukan gadis yang sesuai keinginanku.." ayahnya terdengar merendahkan Zianca

"Daddy tidak bisa memaksaku menuruti kemauanmu.."

"Tentu saja aku bisa.. Aku akan penuhi semua keinginanmu.. tapi kau harus tunduk dan patuh padaku.."

Aaron tertegun.

"Bagaimana?"

Aaron hanya mengangguk pelan. "Baiklah.. Tapi Daddy harus berjanji padaku.."

"Besok pagi aku akan memberikan semua dokumennya, dia hanya perlu membawa dirinya kesana, dan pastikan saja dia akan belajar bahasa Jerman selama setahun disana.. Apa aku juga perlu memberikan uang saku yang memuaskan untuknya??"

Aaron tampak bingung, ia justru merasa ayahnya sedang mempermainkan dia.

"Apa aku bisa mempercayaimu??"

"Cih.. Kau meremahkanku??"

"Bukan begitu.. Ini bukan hal yang mudah.."

"Semua hal menjadi mudah dengan uang.. Dengan uang kau bisa melakukan segalanya.."

"Aku akan memberikan formulir data diri milik mereka.."

"Zianca?? Tidak perlu.. Aku punya data dirinya yang lebih lengkap dari yang kau punya.. Bawakan saja padaku data diri temanmu yang satunya.."

"Ba..baiklah.." angguk Aaron segera meninggalkan ayahnya.

"Tapi ingat.. Aku bisa menyingkirkan mereka kapan saja.. Jadi ingatlah untuk terus tunduk dan patuh padaku.." seru ayahnya dengan nada mengancam.

Aaron membalikkan tubuhnya. "Aku tidak akan membiarkan Daddy mengusik Zianca.."

"Baguslah kalau begitu.. Jadilah pewarisku dengan baik.. Dan jangan bermain-main denganku.."

...----------------...

Pagi itu, setelah ia menerima berkas dan dokumen legal terkait beasiswa untuk Zianca dan Fina dari ayahnya, Aaron berencana menemui Pak Cahyadi dan Zianca, Zianca tengah di sibukkan dengan persiapan keberangkatannya ke Jerman. Bahkan setelah Aaron mendengar perihal persetujuan keluarga Fina untuk mengambil beasiswa ke Jerman, membuat Aaron bersemangat untuk menyampaikan kabar baik itu pada Zianca.

"Kau mau kemana ??" tanya ayahnya yang kini tengah sarapan bersama kakaknya Lucas.

"Aku ada perlu.." jawab Aaron singkat.

"Kita akan berangkat siang ini.." ujar Ayahnya acuh tak acuh.

"Apa?? Kenapa jadi dadakan kayak gini??" tanya Aaron kaget.

"Daddy udah penuhi semua keinginan kamu.. kamu minta Daddy buat bantu dua orang teman kamu dapat beasiswa penuh di kampus mitra Daddy yang di Jerman.. Kamu juga sudah berikan sponsor tambahan untuk mereka.. Apa kau lupa??"

"Aku masih punya 4 hari lagi !!" tukas Aaron tegas.

"Kenapa sih lo nggak nurut aja?" timpal Lucas dengan nada kesal.

"Kau masih saja kekanak-kanakan kayak gini?? Gue nggak yakin lo bakal becus ngurus perusahaan.." imbuhnya dengan nada sinis.

"Aku nggak butuh komentar dari kakak.." tukas Aaron dingin.

"Bersiaplah.." seru Ayahnya tegas.

"Sebentar saja.." gumam Aaron memelas.

Ayahnya melemparkan tatapan mematikan pada Aaron. Membuat Aaron tak bisa melawannya lagi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dukung aku selalu 🥰😘

1
Erna Sutiyana
sebelum di usir adik Lo udah pergi duluan
Kaka gak ada akhlak
tatata13: bikin emosi emang kk..
total 1 replies
Erna Sutiyana
bukan nya si Aaron ibunya meninggal ya pas lahiran dia
Erna Sutiyana
knp takut keramaian
tatata13: Sebenarnya Aaron dan Zianca itu introvert kak.. tapi mereka harus memaksakan diri buat bergaul.. tapi pas dirumah atau lg sendiri.. mereka bener2 cuma di kamar ndak kadang nggak ngelakuin apa-apa sama sekali..
total 1 replies
Erna Sutiyana
yg nyebelin gini nnti nya yg bakalan bikin kamu kangen zi hehhee
tatata13: coba tebak kak endingnya mereka gimana?? 🤭
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Mampir memberi like. 3 bab dulu ya...
Lina Zascia Amandia
Hai... Kak sy nyicil dua bab dulu ya...
tatata13: kembali lagi ya kak
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Sy mampir lagi memberi like, semangat, dan Fav.... ayo semangat Kak.... feedback balik ya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!