NovelToon NovelToon
Twins Brother Si Kembar Iblis

Twins Brother Si Kembar Iblis

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Detektif / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:329k
Nilai: 5
Nama Author: Bpearlpul

Mahkota direnggut pria lain, kehidupan mewah dan posisi bahkan suami dirampas saudara tiri. Ya itulah yang Eve rasakan.


5 tahun kemudian, ia kembali ke Indonesia bersama pria miliarder dan anak kembar laki-laki untuk membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bpearlpul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Masalah di Bar

Ruang VVIP

Begitu banyak bunyi kamera yang mengambil gambar. Koridor bar yang penuh membuat Vano sulit melihat apa yang terjadi di dalam salah satu ruang bar miliknya.

“Permisi, aku pemilik bar ini, tolong beri jalan,” kata Vano.

Begitu ia masuk ke dalam ruangan itu, matanya membulat besar.

“A-Adam?!” pekiknya tanpa peduli wartawan masih sibuk mengambil gambar.

Adam mengerutkan dahi karena mendengar keributan. Pelan-pelan matanya terbuka.

Deg!

Spontan dirinya bangkit melihat begitu banyak wartawan. Lebih kagetnya lagi, ia terbelalak melihat tubuh atasnya terekspos.

Mata Adam membulat besar melihat sosok wanita yang menutupi dirinya dengan selimut di sampingnya.

“Co-Cordelia?”

Vano menghela nafas kasar. “Jadi kau sibuk dengan istrimu di sini. Padahal aku cemas menunggumu berjam-jam di ruangan tadi.”

Adam melotot karena ucapan Vano.

“Maaf. Sebenarnya wanita itu istrinya. Jadi ini bukan skandal. Kalian akan menulis berita apa? Jangan sampai bar milikku akan tercoreng,” kata Vano.

Adam tidak bisa berpikir jernih. Sekarang pikirannya sedang kacau. Yang membuatnya lebih marah adalah karena dirinya tidak berdaya untuk membungkam wartawan itu.

......................

15 menit kemudian…

“Haa, aku jadi kewalahan menangani para wartawan itu. Mereka bersih keras akan mempublikasikannya ke media. Daripada nama baikku tercoreng karena ulahmu, aku hanya menyuruh mereka mempublikasikan hubungan kalian. Lambat laun publik juga akan tahu siapa istrimu. Kenapa malah menyembunyikan wajahnya dari publik? Aku tidak ingin berurusan dengan wartawan itu lagi,” kata Vano.

Adam memejam mata dengan urat di lehernya sudah menegang.

Bugh!

Vano dan Cordelia tersentak kaget karena Adam tiba-tiba memukul meja.

Adam menatap Cordelia dengan wajah tertahan. “Kenapa aku dan kau bisa ada di ruangan ini tanpa mengenakan pakaian?”

Cordelia tidak berani menatap wajah Adam. Ia membuang muka meskipun tangannya sudah gemetar di bawah meja.

Aku baru tahu kalau Adam menakutkan seperti ini. Tapi kenapa kalau bersama kakak, dia terlihat lembut? Cih, ucapnya dalam hati.

Wanita itu menggertak gigi setelah mengingat semuanya.

“Cordelia!” seru Adam.

“Kenapa menyalahkan diriku?! Itu semua salah Anda! Aku hanya datang bersama teman-temanku. Tapi Anda malah menarikku setelah aku keluar dari toilet. Salahkan diri Anda yang mabuk itu!” seru Cordelia membalas.

“Aku mabuk atau kau yang menjebakku?” tanya Adam menusuk.

Cordelia habis pikir. “Kenapa aku harus menjebak Anda? Aku tidak seperti mantan istri Tuan Adam yang melakukan trik kotor untuk berada di sisi suaminya.”

Adam mengepalkan tangan mendengar ucapan Cordelia.

Vano yang menyimak pembicaraan mereka langsung berdiri. “Tu-Tunggu dulu. Maksudmu wanita ini bukan istrimu? Lalu bagaimana dengan yang aku ucapkan kepada wartawan tadi?”

“Sekeras apa pun Tuan Adam menolak, faktanya Anda telah meniduriku. Apalagi wartawan akan mempublikasikan hubungan kita. Satu-satunya cara agar reputasi keluarga Raymond tidak hancur adalah ... Tuan Adam harus bertanggung jawab,” kata Cordelia.

Adam memicingkan mata sambil mengepalkan tangan dengan urat di lehernya menegang sejak tadi.

Cordelia menatap pria itu berdiri dan berjalan pergi. Namun, langkah Adam terhenti tanpa ia berbalik.

“Nona Cordelia, tindakanmu ini benar-benar rendah. Ternyata kalian berdua sama saja. Jangan khawatir, aku akan tetap bertanggung jawab,” kata Adam.

Sedangkan Vano menyusul kepergian temannya itu, meninggalkan Cordelia yang menangis memeluk tubuhnya.

......................

Rumah Sakit

Eve meremas dadanya dengan wajah khawatir.

Kenapa aku merasa tidak enak? Semoga saja ayah baik-baik saja. Adam … Bagaimana kabarnya? Haa, ucapnya dalam hati.

“Nona baik-baik saja?” tanya dokter muda.

“I-Iya, aku baik-baik saja,” kata Eve.

Dokter muda itu menyerahkan sesuatu. “Ini obat untuk Nona.”

“Terima kasih, saya akan membayarnya di—“

“Tidak perlu. Aku memberinya kepada Nona dengan ikhlas,” senyum dokter muda itu memotong ucapan Eve.

“E-Eh? Tapi, apakah tidak apa-apa Tuan?”

“Jangan khawatir. Selain itu jangan panggil aku Tuan, umurku masih muda. Aku ini baru berumur 23 tahun,” kata dokter muda.

“Aku juga umur 23,” kata Eve.

Kedua orang itu saling bertatapan hingga akhirnya tertawa pelan.

“Berarti kita berdua seumuran. Kalau begitu tidak usah terlalu formal, nama Anda siapa?” tanya dokter muda.

“Eve-desu, kalau Anda?” tanya Eve.

*desu bisa bermakna sebagai penegasan bahwa kalimat sudah selesai atau akhiran.

Dokter muda itu tersenyum dengan mata menyipit. “Kamiya Yuu.”

Deg!

Dia bilang apa tadi? Ka-Kamiya? Seberapa banyak orang yang memiliki marga Kamiya di sini? Apakah mungkin dia … Heh, tidak mungkin. Ini pasti cuma kebetulan. Hehe, kata Eve dalam hati.

Dokter Yuu mengerutkan dahi melihat Eve diam. “Eve-san? Eve-san?”

“Eh? Ah iya, maaf,” kata Eve.

......................

Keesokan harinya...

“Apakah perlu kuantar?” tanya Dokter Yuu.

Eve menolak dan berterima kasih. Ia jadi semakin tidak enak karena sudah banyak merepotkan.

Begitu keluar, Eve dikagetkan dengan berita yang tampil di layar besar. Tubuhnya menjadi kaku melihat berita itu. Berita yang menampilkan klarifikasi hubungan Adam. Yang membuatnya lebih kaget lagi, sosok istri yang dipublikasikan media adalah adik tirinya, Cordelia.

Eve menggertak gigi sambil mengepal tangan. Butiran air mata mengalir dari sudut matanya.

Secepat ini Adam melupakan dan menggantikan posisiku. Apalagi dari sekian wanita kenapa dia memilih Cordelia? Kenapa saat aku yang menjadi istrinya mereka tidak mempublikasikannya ke media? Apakah aku tidak dianggap? Perlakuan Tuan Besar dan Nyonya Besar serta Adam, bagaimana aku mengartikannya? Hiks, tangisnya dalam hati.

...Visual Dokter Kamiya Yuu...

1
Yayat Hidayatullah
akhirnya
Yayat Hidayatullah
kenapa Jeremy ny harus ganteng bangettt😔😔
Marry
pemeran utama yang bodoh
aya wijaya
ko tuan besarnya masih muda sekali
Euis Yohana
aneh apanya ,,,itu mah karna mereka bahagia melihat anaknya bs menerima meskipun d jodohkan dan mendapatkan bonus karna kamu pintar
yuliyuli
menarik
Bpearlpul: tengkyuu kak yuli
total 1 replies
Bpearlpul
semoga ceritanya menghibur untuk para readers tercinta, dan jangan bosan untuk tetap memberi dukungan, terima kasih~
𝐊𝐈𝐌💋𝐇𝐖𝐀①④🆁&🆉👻ᴸᴷ
komplit
Bpearlpul: gumawo unnie
total 1 replies
Ojha Pasha
selamat
Bpearlpul: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Ojha Pasha
mantap
Siti Munawaroh
bener karya yg bagus banget
Bpearlpul: thank u so much kak siti
total 1 replies
Siti Munawaroh
dasar krokodei GK tau diri gedek deh q ma dia
Bpearlpul: ulah cordelia nih pasti
total 1 replies
Elp Rida
semangat 💪💪💪💪💪💪
Bpearlpul: siap kak
total 3 replies
Elp Rida
lanjut 💪💪💪💪💪
Elp Rida
si iblis makanan, emang seperti apa y dia bisa jd iblis makanan🤔🤔🤔🤔🤔
Bpearlpul: ohaha, its ok kak
total 3 replies
Elp Rida
ummm nyami masak daging pake anggur
Elp Rida
dasar siadam, yang dibuang y jgn dipungut lagi dong🙄🙄🙄🙄🙄
Ester Yaru
asyik dan seru
Ester Yaru: iaa sama author tetap semangat dan mengeluarkan karya yg luar biasa dan asyik untuk dibaca
total 2 replies
Issey Miyake
jdi cewek jgn lemah..aku tu baca nya skip2 aja..bgi ku tdk menarik cerita nya
Issey Miyake
sory to say..ngak suka watak eve yg bodoh dn trlalu bodoh .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!