NovelToon NovelToon
Bidadari Untuk Pria Pendosa

Bidadari Untuk Pria Pendosa

Status: tamat
Genre:Romantis / Fanfic / Contest / Tamat
Popularitas:85.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mei_Mei

Jalan takdir seseorang tidak ada yang tau, kita selalu berdo'a meminta yang terbaik tapi takdir Allah yang menentukan.

Dua hati yang memiliki rasa namun tidak bisa bersatu. Salah satu hati selau menolak untuk membalas perasaan itu. Ada alasan dibalik penolakannya, namun ia tak mau mengatakan alasan itu dan memilih memendamnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mei_Mei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia tetap orang yang gue cinta

Haidar dan Aisyah terlibat pembicaraan serius, tepat saat itu Gibran masuk dan berjalan mendekat.

"Gibran," panggil Haidar lirih dengan melambai pelan.

"Pa, Gibran udah suruh Affan ngurus perpindahan Papa ke rumah sakit di luar negeri," terang pemuda yang yang berdiri di samping kanan Haidar.

"Papa di sini saja," tolak Haidar.

"Enggak, Papa harus pindah ke rumah sakit yang lebih besar."

"Gibran, Papa ingin bahas permintaan Papa kemarin."

"Permintaan apa?!" Gibran mulai curiga, melirik Aisyah yang juga sedang melirik ke arahnya.

"Permintaan Papa yang ingin melihat kamu menikah dengan Aisyah."

"Pa, Gibran udah bilang itu permintaan mustahil! Gak mungkin Gibran menikahi dia," tolak Gibran tegas memandang Aisyah yang juga memandangnya tak suka.

"Gibran, ini permintaan Papa yang terakhir, Nak. Tolong pertimbangkan."

"Pa,"

"Tolong, Nak."

"Apa lu udah bilang setuju sama bokap gue?"

"Saya belum menyetujui."

Pria dengan raut muram mendengus dan mengalihkan pandangan pada hilir mudik pengunjung kantin yang ada di sekitaran rumah sakit.

"Terus gimana?"

"Saya juga gak tau, Mas. Sebenarnya saya keberatan jika menikah dengan Mas, saya punya mimpi menikah dengan pria shalih yang bisa menjadi imam buat saya," ujar Aisyah seraya memainkan pipet yang ada di gelas jusnya.

Gibran melirik sinis. "Lu kira gue fine aja? Enggak! Ogah gue nikah sama cewek sok suci kek lu," sentaknya.

Keduanya diam. Aisyah maupun Gibran menyelami pikirannya masing-masing.

"Tapi demi Papa, apa lu mau kalau kita nikah pura-pura?"

"Astagfirullah, Mas, nikah itu sakral, gak boleh asal, apalagi untuk mainan. Nikah salah satu ibadah yang terlibat langsung dengan Allah. Jangan sampek Allah marah karna kita melangsungkan pernikahan pura-pura!" Aisyah berbicara sedikit keras. Menahan geram dengan pria di depannya yang nampak biasa saja meski telah mencetus ide gila.

"Ya terus gimana? Walau gue beja d, urakan, tapi gak tega kalo nolak permintaan papa. Apalagi inget kondisi papa yang gak ada perubahan, takut benar-benar ...." Gibran terhenti, ia tak sanggup meneruskan kalimatnya.

Aisyah diam, namun lekat menatap pemuda itu. Wajah yang tadi mengesalkan kini berubah sendu. Aisyah pun heran, pemuda itu mudah merubah suasana.

"Saya juga gak tega, tapi permintaan papa Mas sangat sulit untuk dikabulkan. Kita bagaikan dua pribadi yang berbeda."

"Kita memang punya dunia berbeda, tapi nikah bukan hal yang bisa merubah semuanya. Toh, sesudah menikah pun gak akan ada yang berbeda. Gue tetep gue, dan elu tetep elu."

"Mas, menikah itu bukan hanya ijab qabul gitu aja udah selesai. Tetapi setelah menikah banyak syariat yang harus kita jalani. Tentang kewajiban, hak dan lainnya. Jadi menikah itu gak segampang mengucap ijab qabul."

"Alah ribet! Pokoknya kita nikah pura-pura aja. Titik."

"Mas ...!!!" Aisyah ingin menyanggah namun Gibran mengarahkan tangan di depan Aisyah supaya ia diam.

Mereka fokus membahas permintaan Haidar, namun Gibran tak tahu jika Haidar menjanjikan pengobatan untuk Aisyah. Bahkan pemuda itu juga tidak tahu jika Aisyah mengidap penyakit berbahaya.

"Misal kita menikah, tapi gue tetep sama Raina. Dia tetep orang yang gue cinta."

Aisyah mendengus menanggapi ucapan Gibran. Belum apa-apa pemuda itu sudah mengatakan hal yang demikian. Secara terang-terangan masih ingin mempertahankan hubungannya dengan kekasihnya. Lalu apa gunanya mereka terikat janji suci.

1
Laila Purnama sari
baru juga mau di mulai konflik ny mlh gantung
Laila Purnama sari
kakak ihh lanjut dong cerita nyyaaaa penasaran tauuu ihhh
mastura librae
bagus cerita nya
Lintang Salsa
bagus bnyak pesan moralnya...👍
Aliya Jazila
cerita nya udah tamat
AR Althafunisa
tapi udah end koq ceritanya tak berujung 😂😂😂
Akak Mei: Iya, ceritanya gantung. Jadi belum nemuin ujung.🤭
total 1 replies
sakinah febriani
is thebest👍
Agus Susanto
😍😍😍
Tutik Yunia
status sudah tamat tapi gantung.
Sumi Sumi
akak certa ini d lanjut dong penasaran ama kisahny Aisyah
Sumi Sumi
lanjut
Sumi Sumi
penasan sama ais
Sumi Sumi
lanjut akak mei
Sumi Sumi
lanjut
Sumi Sumi
ga aneh aneh umi cuma lancang
Sumi Sumi
ya ampun gibran lancang banget kamu
Sumi Sumi
maksudnya apa tuh ngomong asal nyablak ,,
Sumi Sumi
ayo lo abang Gibran nanti keduluan sama abang faris nyesel lo
Sumi Sumi
awas lo nanti bucin
Sumi Sumi
mantan itu sesuatu yg udah d lepeh jangn d jilat lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!