NovelToon NovelToon
Jangan Menikahi Dia!

Jangan Menikahi Dia!

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Chicklit / Tamat
Popularitas:107.3k
Nilai: 5
Nama Author: Faeyza Sadean

Alda mengalami pelecehan dan di jebak oleh salah satu teman lelakinya saat masih menduduki bangku SMP.

Pada suatu hari orang tua Alda mengetahui putrinya tengah hamil dan mereka mengusir Alda tanpa mau tahu penyebab sebenarnya.

Berhubung teman lelaki yang menghamili Alda juga tidak mau bertanggung jawab dan malah memfitnah Alda. Akhirnya Alda memutuskan untuk pergi jauh ke luar kota.

Singkat cerita, Anak Alda tumbuh menjadi gadis remaja yang cerdas dan penurut. Alda melarang putrinya untuk pacaran ataupun sekedar berteman dekat dengan teman laki-laki di sekolahnya.

Pada suatu hari Alda memergoki putrinya pulang diantar oleh seseorang yang sangat dikenali Alda. Alda merasa sangat marah dan melarang putrinya menjalin hubungan dengan lelaki tersebut.

Yang penasaran, ikuti ceritanya yuk di episode berikut!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faeyza Sadean, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Om Ini Papa aku?

Setelah sampai di kafe tujuan, mereka berdua segera turun dan mencari meja paling dekat dengan jendela kaca, supaya bisa mengobrol sembari melihat pemandangan luar kafe.

"Jadi apa tujuan kamu ajak saya kesini?" Tanya Diego setelah mereka duduk dan menerima sajian minuman serta camilan sesuai pesanan mereka.

"Seperti yang saya katakan tadi siang, hanya ngopi santai saja. Memangnya apalagi?" Balas Alda dengan menautkan alisnya.

Diego menghela nafas kecewa, ternyata dugaannya tentang Alda yang ingin mempertemukan dirinya dengan putrinya, salah besar. Tetapi walaupun begitu, Diego tetap berusaha untuk tersenyum. Dan tidak akan mengungkit sesuatu yang berhubungan dengan masalalu, supaya Alda tidak merasa tersakiti dan kembali menghindarinya.

Dalam hati, sebenarnya Alda merasa muak. Tapi ia berusaha untuk tetap profesional dalam memainkan sandiwaranya.

Pertama Alda akan menanyakan soal hubungan Diego dengan tunangannya.

"Kapan anda akan menikah dengan bu Mesya?" Tanya Alda ingin tahu.

"Aku nggak akan menikah, selama kamu juga belum menikah." Jawab Diego yang kemudian menyeruput kopi pesanannya.

"Kenapa begitu? Memangnya apa hubungannya dengan saya?" Ucap Alda dengan menautkan alisnya, merasa heran tapi Alda yakin itu hanya modus dari Diego saja.

"Karna aku ingin kita bisa sama-sama bahagia, jadi saya akan menikah jika kamu juga sudah menikah." Jawab Diego dengan tersenyum manis pada Alda.

Alda segera memalingkan wajahnya yang sempat terpesona oleh senyuman manis dari Diego. Dulu Alda pernah menyukai Diego juga gara-gara senyum manis Diego. Jadi sebisa mungkin ia harus menghindari senyuman yang membawa luka tersebut.

"Kapan kamu mau menikah? Masih sama yang itu kan?" Ucap Diego pura-pura percaya dengan ucapan Alda waktu itu. Padahal sebenarnya Diego tidak percaya bahwa Alda menjalin hubungan dengan kekasih orang.

Alda sempat bingung dan tidak paham dengan maksud Diego, tapi kemudian ia mengangguk saja. Alda sempat lupa soal pertengkaran dengan salah satu karyawan waktu itu yang mengira Alda menjadi selingkuhan dari kekasihnya tersebut.

"Aku masih belum kepikiran soal pernikahan, aku khawatir jika nantinya dia tidak bisa menerima status ku yang tidak jelas." Jawab Alda seadanya.

Tak lama kemudian, muncul seorang gadis yang memanggil Alda dengan sebutan mama. Alda menyambutnya dengan tersenyum senang dan menyuruh gadis itu untuk segera duduk di sampingnya. Sedangkan Diego ia tampak mengernyit heran melihat kelakuan ibu dari putrinya tersebut.

"Putri, mama mau kasih tahu ke kamu tentang papa kamu yang sebenarnya." Ucap Alda tersenyum pada gadis yang duduk di sampingnya. Gadis yang juga seumuran dengan Nadia.

"Pak Diego yang terhormat, anda pernah bertanya soal anak anda kan? Nah, sekarang saya sudah bawa anak anda dihadapan anda. Silahkan, jika anda mau mengenal lebih dekat dengan putri anda." Ucap Alda dengan ekspresi yang meyakinkan. Kemudian ia izin untuk ke toilet terlebih dahulu.

"Jadi om ini papa aku? Aku nggak nyangka ternyata papa masih muda." Ucap Putri berusaha memainkan sandiwaranya dengan baik. Kemudian ia berpindah duduk di sebelah Diego dan berusaha terlihat mesra, selayaknya pasangan anak dan seorang ayah.

Diego merasa risih dan meminta gadis tersebut untuk berpindah tempat. Gadis itu memanyunkan bibirnya pura-pura ngambek, kemudian Diego membujuk gadis tersebut dan memberinya beberapa lembar uang supaya Alda tidak curiga bahwa ia sudah mengetahui yang sebenarnya.

Dari jauh Alda tampak tersenyum dan segera kembali untuk mengajak putri pulang. Alda juga memberikan nomor Putri pada Diego supaya ia bebas komunikasi pada Putri kapanpun ia mau.

Setelah itu Alda segera pamit pada Diego dan menolak untuk diantar pulang, supaya rahasianya tidak terbongkar.

Diego menatap kepergian Alda bersama Putri dengan perasaan bimbang. Di satu sisi ia merasa kasihan pada Alda. Demi menutupi rahasia tentang putri kandung yang sebenarnya Alda sampai menciptakan kebohongan dengan membawa gadis lain.

Tetapi Diego juga merasa keberatan untuk kehilangan Nadia. Ia juga terpaksa mengikuti sandiwara Alda untuk pura-pura menganggap Putri adalah Putri kandungnya.

Sesampainya di rumah, Nadia sudah menunggu kepulangan mamanya dengan gelisah. Nadia ingin memohon sekali lagi pada mamanya dan mengancam akan ikut dengan kekasihnya jika mamanya masih tidak merestui hubungan Nadia dengan kekasihnya.

"Jadi kamu lebih memilih bersama lelaki itu, daripada mama yang sudah mengandung dan melahirkan kamu?" Tanya Alda tidak menyangka putrinya akan berkata seperti itu.

"Iya mah. Nadia terpaksa mah. Selama ini Nadia selalu nurut kan sama mama. jadi apa salahnya jika kali ini Nadia berontak. Om Diego itu baik mah, tolong jangan samakan om Diego dengan papa kandung Nadia!" Ucap Nadia mencoba untuk memberi pengertian kepada mamanya.

"Oke, silahkan Nadia! kalo memang kamu mau ikut kekasih kamu itu! Tapi sebelum kamu memutuskan untuk ikut dia, kamu harus lihat ini dulu!" Ucap Alda sembari memberikan ponselnya supaya Nadia melihat foto-foto Diego bersama dengan tunangannya dan juga Putri.

"Memangnya ada apa dengan foto ini mah?" perempuan ini hanya teman dekat om Diego bukan siapa-siapanya, aku pernah bertemu dia, kata om Diego dia hanya teman." Ucap Nadia saat melihat foto Diego bersama dengan Mesya.

"Dan untuk foto om Diego sama gadis ini, mungkin saja dia anaknya. Om Diego pernah bilang sama Nadia kalo dia punya anak yang seumuran Nadia mah." Ucap Nadia lagi saat melihat foto Diego dengan Putri yang Alda perkenalkan sebagai putri kandung Diego.

Alda tidak menyangka ternyata Nadia sudah sejauh itu mengenal Diego. Kemudian Alda berusaha mencari foto Diego saat bertunangan dengan Mesya. Dulu Andin sempat mengirimkan foto tersebut pada Alda.

"Apa ini yang namanya teman biasa? Sadar Nadia! Dia itu itu hanya mempermainkan perasaan kamu. Dan asal kamu tahu Nadia! Sebenarnya kekasih kamu itu adalah bos di tempat mama bekerja. Jadi mama tahu persis tentang dia." Ucap Alda lagi berusaha memberi paham pada putrinya, agar Nadia menjauhi Diego yang Nadia anggap sebagai kekasihnya. Dan kali ini Nadia tidak bisa mengelak ataupun membela diri. Nadia terlihat kecewa dan juga sedih.

Alda langsung memeluk putrinya dan menghiburnya. Alda juga meminta Nadia untuk fokus sekolah saja, tidak perlu menjalin hubungan percintaan dengan siapapun.

"Maafin Nadia ya mah!" Ucap Nadia merasa bersalah, dan kemudian memeluk mamanya.

Alda hanya mengangguk dan kemudian meminta Nadia untuk memutuskan hubungannya dengan Diego serta memblokir nomor sekaligus menghapusnya dari daftar kontak ponselnya.

Esok harinya sepulang sekolah, Nadia terpaksa pulang sendiri. Sebab Arka sudah memberitahu bahwa hari ini ia tidak bisa menjemput Nadia. Sebenarnya Nadia merasa sedih, sebab saat ini Nadia butuh kehadiran Arka untuk menghibur dirinya yang sedang galau, tapi ternyata Arka malah tidak bisa datang menjemputnya Karna ada les mendadak dari sekolah.

Di halte depan sekolah, Nadia bertemu dengan gadis yang semalam ada di foto bersama dengan om say nya. Nadia mengernyitkan dahi, saat gadis tersebut menebak dirinya adalah Nadia.

Bersambung..

1
Elminar Varida
tks thor🙏🙏 sdh menyelesaikan hingga tamat. Sukses kedepannya. Tetap berkarya ya...
Tri Musyaropah: Iya kak 🙏🥰
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
kok udah tamat aja nih... rahasia Kenzo belum terungkap..
trus cewek yang ke kampus Kenzo itu gimana lanjutannya. indah atau siapa itu...😊
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰: oke. meluncur...💃💃🏾💃💃🏾
total 2 replies
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
kalau kamu ingin Aldo mencintai kamu, kamu rayu Tuhanmu. karena hanya Tuhan yang bisa membolak-balikkan hati manusia ....
😅
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
udah lah Rin.. sadar .... Aldo itu salah nggak usah dibelain., biar dia bertanggung jawab.
Tri Musyaropah
Yang ingin cerita selanjutnya bisa baca ceritaku yang judulnya ODGJ Cantik Pencuri Hati. Tapi di cerita itu Nadia berlanjut sama Aldo karna Arka nya meninggal.
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰: 🤦
nggak rela banget sih Thor... soalnya Aldo jahat banget gitu.
kali deigo kan jahatnya cuma kenakalan remaja aja gitu. hamilin Alda.
tapi kalau Aldo kan udah hamilin Arin, nggak mau tanggung jawab, minum, nge fly, penculikan, percobaan pmbunuhn .
kasihan Arin..
total 4 replies
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
mamanya Aldo juga gila ini mah... perlu diperiksa ke dokter kejiwaan.
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
ngebaca peringatan diatas, kirain Nadia udah diapa-apain sama Aldo...
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
kok Aldo bisa kayak gitu sih.. ngeri banget.
dyah EkaPratiwi
gila nie aldo
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
dag Dig dug.....
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
makin parah nih si Aldo...
bapaknya pebinor, anaknya juga jadi pebinor..
Elminar Varida
bener2 Gila si Aldo😤
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
masa lalu Kenzo kayak gimana ya... Sampek dia takut masa lalu nya kebongkar...
Elminar Varida
ya udinlah kenzo gaesken udah halal ini🤭😀😀
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
keren...
Elminar Varida
kok rada anehnya mamanya om Dirga??🤔
kayaknya ada udang di balik bakwan dech...😄😄
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
jangan sampai deh sama om Dirga yang masih perjaka Ting Ting. baik lagi...🥰
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
gampang banget Arin nih ya...
nggak bisa nahan apa ya.. habis disakiti fisik dan psikis nya tapi dengan kata maaf, udah mau diajak ngadon lagi...
duh aduh Arin....
Tri Musyaropah: Dedek bayinya kangen ditengok bapaknya kak 🤣
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʏͩᴜᷞʟͧɪᷡᴀͣѕ⍣⃝✰
kasihan Dirga punya Mak kayak gitu
dyah EkaPratiwi
plissnrin selidiki dulu,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!