NovelToon NovelToon
STUCK WITH A MR. XANDER

STUCK WITH A MR. XANDER

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

#ENEMYTOLOVERS

Xander Thompsom menderita mysophobia, ketakutan berlebih dan tidak masuk akal terhadap sesuatu yang tampak kotor, kontaminasi kuman, atau virus. Tapi, apa jadinya jika dia di jodohkan dengan seorang wanita bar-bar, dan jorok?

"Menjauh dariku, Kuman!" usir Xander seraya mengibaskan tangannya, lalu menyemprot sekelilingnya dengan cairan desinfektan yang selalu dia bawa di kantong jasnya.


"Cih!! Sok bersih! Makan nih upil!" balas Jeje sangat kesal seraya mengorek hidungnya dengan ujung jari telunjuk dan mengusapkan jarinya itu ke jas pria tersebut.

Bagaikan air dan minyak seperti itulah rumah tangga mereka, tidak pernah akur dan tidak pernah bisa menyatu.

Seperti apa keseruan mereka? Simak terus kelanjutannya!

FOLLOW IG @thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"Dasar wanita sinting!" umpat Xander pada istrinya yang sudah keluar dari ruangannya. Dia kembali fokus pada layar laptopnya sesekali melirik secangkir teh yang tersaji di hadapannya, lalu kembali fokus ke laptopnya, dan melirik teh itu lagi. Dan begitu seterusnya, dia sangat penasaran dengan rasa teh hangat buatan istrinya, tapi mengingat ucapan Jeje memberikan sianida ke dalam teh tersebut membuat Xander mengurungkan niat untuk meminumnya.

"Dia sudah membuatku resah! tapi kalau aku mati, maka dia akan aku gentayangi di seumur hidupnya!" ucap Xander seraya memusatkan pandangannya pada secangkir teh itu. Pada akhirnya tangan kanannya terulur mengambil cangkir teh tersebut, mencium aroma teh yang terasa menyegarkan seperti teh pada umumnya, lalu mencoba menyesap air teh sedikit demi sedikit, rasanya sama seperti pada umumnya, hanya saja teh buatan Jeje lebih kental dan manisnya sangat pas di lidah. Ini adalah teh terenak yang pernah dia minum.

"Rasanya lumayan," ucap Xander lalu meminum teh tersebut dengan nikmat.

*

*

Setelah dari ruangan suaminya, Jeje menemui ibu mertuanya yang sedang berada di halaman belakang. Ibu mertuanya ternyata suka berkebun, di halaman belakang sana ditanami berbagai macam bunga, sayuran palawija.

"Mama boleh aku membantu?" tanya Jeje ketika sudah berjongkok di samping Airin yang sedang sibuk memanen wortel.

Airin menoleh dan tersenyum pada menantunya. "Nanti tanganmu kotor, lebih baik jangan ya," jawab Airin, dia tidak ingin menantunya menyentuh tanah, karena takut kalau Xander akan marah nantinya.

"Nggak apa-apa, Ma. Kan nanti bisa cuci tangan." Tanpa mendengarkan larangan ibu mertuanya, Jeje langsung turun tangan mencabut wortel dengan hati-hati. "Wah, wortelnya gemoy-gemoy. Mama hebat banget bisa nanam wortel sebagus ini," puji Jeje sambil mengacungkan dua wortel yang baru dia cabut lalu di masukkan ke dalam keranjang.

"Kamu bisa aja bikin hati Mama senang." Airin tersenyum menanggapi pujian Jeje. "Udah, sana cepat cuci tangan, nanti Xander bisa marah," titah Airin.

"Nggak mau, Ma. Aku mau bantu Mama sampai selesai." Jeje kembali memanen wortel tersebut dengan penuh semangat.

Airin menatap Jeje dengan pandangan yang sulit di artikan saat rasa senang dan haru menyambangi hatinya. Bagaimana tidak senang kalau sejak dulu dia sangat berharap jika Daisy menemaninya berkebun sambil berbincang, tapi anaknya sendiri tidak pernah peduli padanya.

Sekarang ada Jeje yang sudah dia anggap sebagai anaknya sendiri.

"Makasih banyak, Je, karena udah mau menemani Mama," ucap Airin pada akhirnya.

Jeje tersenyum dan menganggukkan kepala tanpa menoleh karena saat ini dia sedang fokus memanen wortel. Tapi pada saat sedang asyik memanen, dia terkejut karena melihat cacing bergerak di tanah.

"Kenapa, Je?"

"Ada cacing, Ma. Geli," jawab Jeje seraya menutup seekor cacing itu dengan tanah.

"Halah, cacing itu kecil masa takut sih, belum lagi kalau nanti kamu lihat cacingnya suamimu," sahut Airin sambil terkekeh-kekeh.

"Memangnya Xander punya cacing, Ma?" tanya Jeje, polos.

Airin tergelak keras saat mendengar pertanyaan polos menantunya. "Kamu polos banget sih, nggak salah aku jodohin Xander sama kamu. Xander itu punya peliharaan cacing alaska, nanti kamu juga melihatnya." ucap Airin pada menantunya.

"Hah, cacing alaska? Gede banget dong." Pikir Jeje sambil membayangkan cacing alaska yang ada di film karton spongebob sequartpants.

1
Syalari sholeh
Airin pun lama x merahasiakannya jadi berakar kesalahpahamannya
pretty girl's
luar biasa
manda
ngakak bgt devan
Rahma Wati
Luar biasa
Muftia Arisanti Muftia Arisanti
tor...ojo kebangeten tennaan mosok bentok e..cacing alaska di tulis begitu ditel..kaya jamur..toples...rambut te kettel..🤭✌🙏
Muftia Arisanti Muftia Arisanti
waktu ku bengong ada yg nongol kusenggol2..kukira botol tak taunya.. kunttuuulll..assseeekkk goyang tor,...
mumpung lagi priode gak puasa. 🤭✌🙏
Fredy: jgn intip ya mba, klo liat boleh 😂😂
total 1 replies
Muftia Arisanti Muftia Arisanti
biyuuuhh..ketok daging empal srondeng yg nyempil..itu..weehhh..rasane mesti puneeelll..🤭🙏
AL: mantab
total 1 replies
Karin Iza
yang salah ibunya Xander dan bapakmu bukan Xander
Shaa Erahh
Luar biasa
gia nasgia
Nah lho kebongkar juga kebenarannya klau Xander bukan anak selingkuhan ayah kamu😡
gia nasgia
Kirain sdh punya anak sikap Daisy sdh berubah 😏🤦‍♀️
gia nasgia
Si Arogan udah ketemu pawangnya tuh🤣🤣🤣
gia nasgia
Rasain si Arogan ketemu lawan tanding 😂🤣
gia nasgia
Nah lho
gia nasgia
Kayaknya Devan lagi ketiban durian runtuh 🤣🤣🤣
gia nasgia
🤣🤣🤣🤣🤣astaga jeje 🤦‍♀️
gia nasgia
Nah akhirnya Si Arogan takluk juga dgn si tengil Devan
gia nasgia
selamat Xander junior otw 🥳
gia nasgia
Tom and Jerry si Devan Daisy
gia nasgia
Ayo Devan minta tanggung jawab su Arogan karena sdh mengambil kesucian mu😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!