NovelToon NovelToon
Suamiku Pria Buta

Suamiku Pria Buta

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Tamat
Popularitas:51.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nur hapidoh

Sean mengejar kekasihnya ke bandara tetapi terjadi kecelakaan yang membuat dirinya buta. Sang kekasih meninggalkan dia, sementara pernikahan sudah di ambang pintu.

Demi menjaga nama baik keluarga, Sean meminta kepada Rosaline untuk melakukan pernikahan kontrak.

Di satu sisi, kekasih Sean datang kembali saat Sean sudah bisa melihat karena donor mata dari sang ayah mertua yang sudah menabrak Sean.

Apa yang akan dilakukan oleh Sean? Ketika Sean mengetahui bahwa ayah mertuanyalah yang sudah menabrak dia dan juga mendonorkan mata untuk dirinya?

Apakah pernikahan mereka akan bahagia atau berakhir dengan perpisahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur hapidoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Abimana kemudian mengajak Rosaline untuk pergi ke luar negeri untuk menghindari Sean dan Silvia yang terus saja menteror hidup Rosaline.

"Disana kamu bisa bekerja sesuai dengan keinginan kamu. Aku tidak akan menghalangi apapun yang ingin kau lakukan." Rosaline merasa tersentuh dengan perhatian dan juga kasih sayang yang ditunjukkan oleh Abimana kepadanya.

Rosaline yang masih merasa terluka karena Sean yang terus saja memperlihatkan kemesraan mereka di media sosial dan televisi. Membuat hati Rosaline kebas dan sakit.

Walaupun semua itu adalah ide dari Silvia. Tetapi tetap saja, Rosaline merasa tidak suka dengan hal itu. Rosaline begitu mempertimbangkan apa yang dikatakan oleh Abimana.

"Aku mohon Rosaline. Terimalah ideku ini. Semua ini kulakukan adalah untuk kebaikanmu dan juga anak yang ada di dalam kandunganmu. Aku benar-benar takut kalau sampai Silvia melakukan sesuatu untuk mencelakai kalian berdua." Rosaline merasa sedih dan terharu sekali dengan perhatian tulus yang diberikan oleh Abimana kepadanya dan anaknya.

Rosaline menatap bulan yang bersinar begitu terang. Di atas langit. Merenung tentang jalan hidupnya yang begitu terjal dan banyak aral merintang yang terus menghalanginya.

"Baiklah aku akan ikut denganmu ke luar negeri dan menikah denganmu. Tapi sebelum itu, aku ingin berziarah ke makam kedua orang tuaku dulu!" Abimana merasa sangat bahagia sekali dengan keputusan yang diberikan oleh Rosaline.

Abimana hanya mengangguk. Dalam hatinya Abimana merasa sangat bersyukur karena perjuangannya selama beberapa bulan terakhir dalam mendampingi Rosaline yang terpuruk dan menderita gara-gara Sean tidaklah sia-sia.

"Baiklah aku akan mempersiapkan pernikahan kita berdua. Setelah itu kita akan bermigrasi ke Amerika. Kebetulan aku memiliki perusahaan di sana yang sedang membutuhkan aku untuk pengembangannya dan kemajuan perusahaan yang masih aku rintis di sana." Rosaline mengangguk pelan.

Suasana di balkon tersebut terasa begitu membahagiakan untuk Abimana yang merasa bahagia karena Rosaline sudah mantap akan menikah dengannya dan memutuskan untuk pergi ke luar negeri bersamanya. "Baiklah Rosaline, aku pulang dulu ya? Aku akan meminta kepada asistenku untuk mengatur semuanya. Besok pagi-pagi, kamu siap-siaplah untuk pergi ke makam kedua orang tuamu. Aku akan menjemput kamu." Rosaline hanya mengangguk lalu mengantarkan Abimana hingga ke basman apartemennya.

"Masuklah ke dalam. Aku tidak tenang kalau melihat kamu di luar sini." Rosaline kemudian langsung masuk dan setelah itu Abimana meninggalkan apartemen Rosaline dengan perasaan bahagia.

Setelah kepergian Abimana terlihat Sean yang datang ke apartemen Rosaline. Sean membawa seikat bunga mawar merah yang akan diberikan untuk Rosaline.

Wajah Sean begitu berbinar karena dia berpikir bahwa Rosaline pasti akan bersedia untuk diajak rujuk olehnya.

Rosaline yang sudah bersiap-siap untuk tidur tanpa mengurutkan keningnya ketika mendengar suara bel yang berbunyi tanpa sabar.

"Kenapa Abimana kembali lagi?? Apakah ada barang yang tertinggal di sini?" monolog Rosaline sambil membukakan pintu untuk orang yang di kira adalah Abimana.

Rosaline terkejut ketika mendapatkan Sean yang tersenyum kepadanya begitu pintu terbuka.

"Sean?? Apa yang kau lakukan di sini malam-malam begini?" tanya Rosaline dengan memasang wajah Waspada terhadap kedatangan Sean yang tiba-tiba.

Sean langsung masuk ke dalam apartemen tanpa menunggu Rosaline memberikan izin kepadanya.

"Apa yang kau lakukan?? Sean! Kamu jangan tidak sopan seperti itu. Kenapa kau masuk ke dalam apartemenku tanpa izinku?" tanya Rosaline protes atas tindakan yang dilakukan oleh Sean.

Sean memberikan bunga yang tadi dia bawa dari luar kepada Rosaline. Akan tetapi Rosaline yang memiliki alergi dengan serbuk bunga langsung menolaknya tanpa tedeng aling-aling.

"Aku alergi dengan serbuk bunga. Maafkan aku karena tidak bisa menerima bunganya." Sean sedikit terkejut mendengar pengakuan Rosaline.

Sean merasa sedih karena sebagai mantan suami dia ternyata tidak mengetahui apapun tentang Rosaline.

'Ya Tuhan! Apa saja yang kulakukan selama menjadi suaminya? Bahkan aku sampai tidak tahu kalau dia memiliki alergi serbuk bunga. Aku benar-benar seorang suami yang sangat buruk. Pantas saja Rosaline tidak merasa berat sama sekali untuk berpisah denganku.' Sean terlihat begitu sedih dan menyesali waktu yang telah berlalu begitu saja antara dirinya dan Rosaline di masa lalu.

Rosaline melihat Sean yang terus termenung dan bersedih.

"Aku mohon Sean, pergilah! Aku tidak mau ada gosip ataupun fitnah karena Kehadiranmu di sini." Rosaline benar-benar tidak sanggup membayangkan apabila Silvia mendatangi apartemennya dengan tingkah polahnya yang sangat minim akhlak.

Benar saja apa yang ditakutkan oleh Rosaline. Karena 10 menit kemudian terdengar suara bel di depan pintu apartemen Rosaline.

"Itu pasti adalah istrimu yang pastinya akan marah-marah kepadaku, gara-gara kehadiranmu di sini." Rosaline terlihat begitu frustasi dengan apa yang dilakukan oleh Sean kepadanya.

"Bisakah kalian berhenti untuk memberikan kepusingan kepadaku? Kau tahu kan, Sean? Kalau saat ini aku sedang hamil muda. Aku butuh ketenangan Sean, untuk pertumbuhan janinku agar tidak terganggu!" Rosaline memohon dengan sangat kepada Sean agar berhenti menganggu dirinya lagi.

Sean mendekati Rosaline. Sean tampak tidak memperdulikan suara bel yang terus berbunyi dengan tidak sabar.

"Rosaline! Cepat buka pintu apartemennya! Aku tahu kalau suamiku ada di dalam sana! Buka, Rosaline! Dasar janda gatel!! Berani-berani kau menggoda suamiku!" Sean memandang Rosaline yang sejak tadi benar-benar merasa terganggu dengan kehadiran Silvia yang terus berteriak di depan pintu apartemennya.

Tidak lama kemudian terdengar suara dari tetangga Rosaline yang merasa terganggu dengan kehadiran Silvia yang terus berteriak dengan keras dan menggangu orang lain yang tinggal di gedung yang sama dengan Rosaline.

"Pergilah Sean, aku mohon padamu! Tolong kau jangan memalukan aku dengan keberadaanmu di sini!" Rosaline terlihat begitu lelah dengan semua drama yang dilakukan oleh pasangan itu yang seperti tidak ada bosannya memberikan masalah kepadanya.

Sean kemudian meminta maaf kepada Rosaline dan berpamitan kepadanya. Rosaline merasa lega karena Sean mau pergi dari sana. Rosaline selama hidupnya tidak ingin memberikan masalah kepada siapapun. Rosaline juga tidak suka kalau ada keributan yang mengatasnamakan dirinya di lingkungan tempat dia tinggal. Sean terlihat begitu murka kepada Silvia yang begitu lancang mengikuti dirinya.

Begitu pintu apartemen terbuka, Silvia langsung menerobos masuk dan tidak memperdulikan apa yang dikatakan oleh Sean. Silvia langsung menyerang Rosaline dengan membabi buta.

"Dasar janda gatel!! Sudah aku bilang jangan pernah mengganggu suamiku lagi tapi kau masih saja tidak mengindahkan apa yang aku katakan!" Rosaline sampai kehabisan akal untuk menghadapi kegilaan yang dilakukan oleh Silvia di kediamannya.

Rosaline terus di jambak dan dipukuli secara brutal oleh Silvia. Silvia seperti melupakan dirinya dan Rosaline yang sedang hamil.

1
Miftha Alma
ya ampun. nanggung bgt cerita nya thor..capa2 baca ternyata sean ga bersatu sm mantan nya..
Bangun T.S
sip
Bangun T.S
kekasih mie ayam tuh yg kaya gimana thor .?
Nur hapidoh: typo kayaknya kak, maaf ya
total 1 replies
Bangun T.S
aamiin.. doa Andi harus terkabul
Bangun T.S
Andi kerennn.. sehat sehat ya nak
Bangun T.S
aamiin.. SAMAWA Rosaline dan Abimana
Bangun T.S
seharusnya inisiatif dong.. ni ortu pasrah2 aja perasaan
Bangun T.S
sukur
Bangun T.S
b**o pada
Bangun T.S
hilih, terlambat kau
Bangun T.S
ortu egois
Bangun T.S
halah.. katanya kaya dan berpendidikan. masa kalah sama pelukis. jangan sampe rosaline balik ke keluarga ini
Bangun T.S
orang tua nya Sean juga rada2. kagak bener emang
Evi
wah Uda tamat aja cerita a thoor
Evi
tetap semangat thoor
Nur hapidoh: thanks akak sayang 😊
total 1 replies
Evi
lanjut thoor
Nur hapidoh: kak mampir di karya author yg lain yuk yg sedang on going, sambil nunggu karya ini update, thanks ya akak cantik 😊
total 1 replies
Evi
salut aq sama Abi, jarang ada laki" seperti dia,.
buat Sean nikmati aja atas perbuatan mu??
apa yg kau taburkan itulah yang akan kau tuai
Nur hapidoh: betul kak
total 1 replies
Citra Aprilona
lanjut thor
Ma Em
lanjut thor ditunggu up nya lagi seru.
Nur hapidoh: kasih like dong akak di tiap bab, biar novelnya jd naik popularitasnya. kan authornya jd happy 😂 dan jadi rajin update
total 1 replies
Ma Em
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!