NovelToon NovelToon
Release Me, Love Me

Release Me, Love Me

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:405.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Karena sebuah kesalahan satu malam, Ayaneru terjebak bersama seorang pria asing yang membuatnya hamil.

Namun Ayaneru yang sebenarnya sudah dijodohkan dengan seorang pria terhormat, memutuskan untuk pergi ke luar negeri karena merasa kotor dan tak pantas. Hingga dia ingin menggagalkan perjodohan itu dan malah berniat untuk merawat bayinya seorang diri.

Namun, 5 tahun kemudian Ayaneru kembali ke Tokyo dengan membawa kedua buah hatinya yang sangat jenius.


Apakah takdir akan mempertemukan mereka dengan sang ayah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa Lalu Itu ...

Mengapa aku tak melihat pengunjung lain di dalam restoran ini? Mengapa tempat ini begitu sepi? Tidak mungkin bukan jika kami salah waktu? Atau restoran ini memang sebenarnya sudah tutup?

Batin Ayaneru kebingungan sambil mengedarkan pandangannya menatap sekelilingnya sambil mengikuti Reo yang berjalan di depannya.

Sebuah bangku berbentuk persegi panjang yang sudah dipenuhi beberapa sajian makanan yang begitu menggiurkan saliva di atasnya, mulai didatangi oleh mereka berdua.

Sebenarnya Ayaneru merasa cukup bingung. Makanan di hadapannya itu sangatlah banyak jika hanya untuk dinikmati mereka berdua saja. Ditambah lagi, Ayaneru juga kebingungan karena Ayaneru sedang menantikan pekerjaan lemburnya. Namun kini Reo malah mengajaknya untuk makan malam bersama.

"Sampai kapan kamu mau berdiri saja seperti itu, Neru! Duduklah!" ucap Reo karena melihat Ayaneru masih saja berdiri dan malah melihat sekelilingnya.

"Oh ... iya! Hehe ..." sahut Ayaneru langsung duduk tepat di seberang Reo.

"Makanlah! Kamu sudah lapar bukan?" ucap Reo dengan nada bicara seperti biasanya dan mulai mengambil seoasang sumpitnya.

"Reo, bukankah seharusnya aku bekerja lembur saat ini? Lalu mengapa kita malah makan malam bersama?" tanya Ayaneru dengan kening berkerut menatap pria di hadapannya yang saat ini sudah mulai menyantap makan malamnya.

"Sudah waktunya makan malam. Kita makan malam saja dulu ... kamu juga makanlah dulu, Neru!?" sahut Reo dengan santainya.

Karena sebenarnya Ayaneru juga sedang merasa lapar, akhirnya dia juga mulai menikmati sajian makanan menggiurkan di hadapannya itu.

Sekelompok pemain biola juga mulai memainkan sebuah instrumen yang begitu lembut dan manis, melengkapi suasana saat ini.

Ayaneru terlihat hanya fokus untuk menikmati makan malamnya saja. Sementara Reo maslah kebingungan harus memulai darimana. Untuk membicarakan masalah 5 tahun yang lalu bersama dengan Ayaneru, rasanya tiba-tiba menjadi begitu canggung luar biasa.

Bahkan cincin berlian yang sudah disiapkan oleh sang asisten pribadi sebelum Reo mengunjungi tempat ini saja, malah kembali disimpannya dengan rapat di dalam saku jas mewah yang masih melekat oada tubuh proporsionalnya itu.

Jika aku berbicara secara tiba-tiba dengan Ayaneru mengenai hal ini, rasanya pasti akan sangat aneh. Apalagi kita tak pernah bisa dekat dan akrab sebelumnya. Sebaiknya aku pelan-pelan saja, agar Neru juga tidak terkejut jika mengetahui semua ini. Karena pasti dia akan sangat membenciku jika mengingat masa lalu itu. Huft ... sebaiknya lakukan pendekatan secara alami dan pelan saja, Reo!!

Batin Reo sesekali memijit keningnya sendiri, namun segera melanjutkan makan malam mereka berdua.

"Jadi, selama ini kamu tinggal di London bersama dengan Leon dan Leona saja, Neru?" tanya Reo setelah mereka cukup lama berdiam diri dan hanya fokus pada makan malam masing-masing.

"Hhm. Benar sekali!" jawab Ayaneru singkat.

"Apakah ... kalian tidak merindukan papa dari si kembar? Mengapa selama itu hanya hidup bertiga saja?" tanya Reo dengan hati-hati dan masih berpura-pura untuk tidak mengetahui apapun.

"Kalau boleh jujur, lebih baik kami hanya hidup bertiga saja."

"Kenapa?"

"Sebenarnya papa dari mereka sudah meninggal karena sebuah kecelakaan. Dan aku tidak mengatakan hal itu kepada mereka!" jawab Ayaneru dengan asal, agar Reo tak membahas hal ini lagi.

Karena hal itu sungguh membuat Ayaneru merasa tidak nyaman.

"Apa?!" tanya Reo sangat syok.

Siapa yang meninggal karena sebuah kecelakaan? Jelas-jelas aku masih sehat dan segar bugar seperti ini? Apakah Neru sangat membenciku? Tapi ... itu bukan sepenuhnya salahku bukan? Saat itu dia malah pergi begitu saja dan meninggalkanku dengan pergi ke luar negeri.

Batin Reo masih saja sangat terkejut mendengar ucapan dari Ayaneru.

"Sepertinya kamu salah sangka, Neru. Bisa saja pria itu masih sehat saat ini." ucap Reo karena masih saja tak terima karena Ayaneru sudah mengatakan jika dirinya sudah mati.

"Hhm? Memang benar sudah mati kok!" jawab Ayaneru dengan entengnya dan masih fokus menikmati makan malamnya.

Tidak seperti Reo yang semakin membeku dan tercengang karena ucapan dari Ayaneru.

"Kamu sudah selesai makan?" tanya Reo menatap Ayaneru dan makan malamnya yang sebenarnya hanya dimakan sedikit saja, namun Ayaneru malah menyudahinya. "Mengapa hanya makan sedikit saja? Apa makanannya tidak enak?"

"Aku sudah kenyang. Karena tadi sore sempat pergi ke kantin dan makan bersama Kara." jawab Ayaneru seadaanya. "Jadi katakan padaku sekarang, Reo? Apa pekerjaan yang harus aku kerjakan di jam lemburku saat ini?" tanya Ayaneru setelah menyelesaikan makan malamnya dan mulai mengusap sisa makanan pada mulutnya dengan menggunakan tisu.

"Pekerjaan dan beberapa berkas itu ada di dalam kamarku! Ayo kita pergi bersama untuk mengambilnya." ucap Reo yang juga mulai menyudahi makannya.

"Tu-tunggu dulu! Berkas itu ada di dalam kamarmu? Maksudmu di hot-tel?" tanya Ayaneru sedikit membulatkan sepasang mata dengan pupil kehijauannya yang begitu indah bak green sapphire diamond itu.

"Hhm. Ayo!" seru Reo mulai beranjak dari tempatnya.

Meskipun mulai ragu dan berdebar, namun akhirnya Ayaneru mulai mengekori Reo dengan patuh. Mereka mulai memasuki sebuah elevator bersama, dan hanya ada mereka berdua saja di dalamnya.

Jantung Ayaneru berdegup semakin cepat dan kencang disaat Reo mulai menekan sebuah tombol dengan nomor 27.

Lantai 27? Mengapa harus lantai 27? Apakah Reo memang selalu menyukai angka itu? Atau semua ini hanya sebuah kebetulan saja?

Batin Ayaneru mulai merasa gelisah sendiri. Sementara Reo masih saja terlihat tenang tanpa terlihat kikuk sedikitpun.

TRING ...

Setelah mencapai lantai tujuannya, kini pintu elevator itu mulai terbuka. Reo mulai melangkah lebar dengan begitu gagahnya. Raut wajahnya masih saja terlihat datar dan dingin seperti biasanya.

Sementara Ayaneru masih saja mengekorinya. Namun jantungnya kini semakin berdegup lebih cepat lagi saat Reo mulai berhenti tepat di depan sebuah kamar paling ujung. Sebuah kamar yang meninggalkan kenangan untuk mereka berdua di masa lalu.

CEKLEKK ...

Reo mulai memasuki kamar itu setelah membukanya. Sementara Ayaneru masih saja berdiri mematung di depan pintu.

Mengapa harus kamar ini? Mengapa bisa kebetulan sekali? Apakah sebenarnya kamar ini adalah milik dia sepenuhnya? Bagaimana ini?

Batin Ayaneru yang masih berdiri mematung di depan pintu.

"Neru! Mau sampai kapan kamu akan berdiri disitu?! Masuklah dan segera kerjakan tugasmu!" ucapan Reo yang berasal dari kamar itu seketika membuyarkan angan Ayaneru dan membuat wanita cantik itu tak memiliki pilihan lain, kecuali memasuki kamar itu dan menyusul Reo.

Sepasang mata indah Ayaneru mulai menatap sekeliling kamar itu. Kamar yang pernah dia masuki 5 tahunnyang lalu. Kini semua yang telah terjadi disaat itu, seolah kembali memenuhi ingatannya saat ini dengan begitu nyata.

1
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
wahh nie penamatnya kah, happy ending tp kok aku sedih 🥲 semoga bahagia selalu ayaneru dan reo sekeluarga 🥰
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: hehe iyaa kak. baca yg mana aja boleh kok
total 3 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
pinter2 anak reo sama neru,akhirnya dpt berkunjung ke swiss, wahh leon juga ada tempat yg ingin dia kunjungi pasti papa reo kabul kan 🥰
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
semangat reo pasti bisa kalau bertekad kuat demi org yg kamu sayang, ada peningkatan 🥰
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
wahh neru umur yg sama ketika aku lahir anak ketiga umur 26 juga 😆 skg umurku udah kepala 3 🤭 kalian emang saling beruntung dan saling melengkapi semoga lekas sembuh reo.🥰
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️: iyaa nikah muda 😆
total 2 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
wahh ada syarat semangat leona biar bisa ke swiss, si gavin udh nikah yaa kirain jomblo 🤭 si reo udah kangen melipir dunia milik mereka 🙈
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
so sweet kali reo semoga lenggeng terus kalian 🥰 permintaan leona kaget yaa 😆 pasti papanya itu yg setuju 🤭
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
lin chen2 liat karna sikap gegabahmu neru hampir aja kehilangan nyawa sama babynya untung bisa selamat keduanya hurmm, dih gini nie punya abg sedingin kulkas wkwk kasian leona cepet besar yaa anya 🤭
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
itu lah neru terlalu percaya juga ngak bisa akhirnya kecewa kan dikhianati org yg selama nie kamu percaya.hurmm
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
lahh jay yeol gmana bisa larii haish, kirain udah aman dia ternyata hurmm salah siapa dendamnya sama siapa /Facepalm/ gmana ngak kecewa neru kau suka kali langgar perintah reo terus berhujung bahaya hurmm semoga setelah nie neru belajar yaa.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
kann curigaaku benar li chen dalang nya terus siapa laki itu hurmm wahh panther hebat pasti reo mau gantiin gavin nieh ngak kebayang muka gavin kalau benar digantiin wkwk
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
ada baiknya gavin melanggar perintahmu sesekali reo demi keselamatanmu semoga baik2 aja semua dan pelaku dpt ditangkap.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
neru2 ngak belajar dari pengalaman dasar selalu aja begitu, baru aja reo tahu siapa pelakunya. semoga baik2 aja lah neru juga anak2 nya.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
nahh li chen tiba2 ada urusan di tempat belajar leon leona, emang dia nie dalangnya, dasar li chen.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dasar emak2 tukang gosip ngak tahu apa2 udah mencemoh org ntar kebenaran udah ada depan mata hah baru menyesal minta maaf nangis2 dasar, semoga cepat selesai masalahnya. larut2 kasian nerunya hamil tua lagi.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
nahhh itu yg dijadiin berita ternyata untung reo lebih percaya isterinya, semoga dpt cari pelakunya. enak aja fitnah neru org lagi sayang2 suami mana mungkin selingkuh dasar.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
benar neru isteri yg baik tetap berada disisi suami sama ada senang mahupun susah, sehat atau sakit, reo harus semangat buat sembuh bukan bicara yg tidak2 yaa.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
kirain leon ada idea baru lah ternyata cuman suruh leona makan sayur wkwk, aku masih curiga li chen nie kira2 apa yg dia buat sampai bisa menghancurkan nama besar mr rei, ada aja yg busuk hati yaa.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
aku masih curiga sama Li chen jgn2 dia yg membayar si wanita tua itu, adeh bahaya nie kalau betul mana neru begitu percaya sama li chen juga. apa yg leon mau yaa.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
waduh siapa sih clener yg ceroboh ngak kasi tanda peringatan disitu, untung ada li chen tp masih curiga sama dia.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
leon genius ngak bisa dikabuli, betul papa harus semangat untuk sembuh bawa anak2 ke pantai yeah, haish bukan nya sadar diri makin tersesat aja si jay yeol nie.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!