NovelToon NovelToon
Gairah Sang Milyader

Gairah Sang Milyader

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:212.3k
Nilai: 4.3
Nama Author: Slawi media

Anak dari keluarga konglomerat yang rela meninggalkan kemewahan dan gemerlapnya dunia demi mencari cinta sejati,
Ikuti kisahnya dalam cerita "Gairah sang Milyader"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Slawi media, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*31* Mengajak Makan siang

#Sebelum membaca cerita ini follow dulu yah dan kasih bintang lima. Terimakasih#

Pagi hari suara alarm jam membangunkan Meli yang tertidur pulas, perlahan matanya dibuka dan dilihatnya jam menunjukkan pukul setengah tujuh, Meli bergegas menuju ke kamar mandi "hari pertama gue masuk kerja, gak boleh terlambat" gumam Meli sambil berjalan menuju kamar mandi.

Setelah sarapan hanya dengan sepotong roti dan segelas susu, Meli melangkah dan menyambar kunci mobil "nut..nut" pintu mobilnya terbuka lalu Meli masuk dan menjalankannya menuju ke kantornya.

Akhirnya sampai juga, lalu Meli masuk menuju ruangan yang akan menjadi tempat untuk bekerja, Meli menyapa dan memperkenalkan dirinya kepada teman seniornya yang sudah lama bekerja di situ.

"Mel ini berkas yang harus lu pelajari" sapa Nana teman seniornya menyuruh untuk mempelajari berkas yang harus Meli kerjakan.

"Makasih Bu Nana, secepatnya saya akan pelajari berkas ini" ucapa Meli yang sopan terhadap seniornya.

"Gak usah kaku dan formal gitu Mel, kita kan seumuran, panggil saja aku Nana" celoteh Nana menyuruh Meli memanggilnya dengan namanya saja.

"Oke, makasih Nan.." jawab Meli dan tersenyum kepada Nana.

"Kalau gitu gue keluar dulu, selamat bergabung, semangat oke" Nana lalu keluar dari ruangannya Meli menuju ke ruangan dirinya sendiri.

Meli mulai mempelajari berkas tersebut dan membuka laptopnya "gue harus cepat mempelajari berkas ini" gumam Meli dengan lirih, dengan semangat Meli bekerja dibantu dengan laptopnya.

"Mel antar berkas ini ke bapak manager" Nana menyuruh Meli untuk mengantarkan berkas yang diminta oleh manager.

"Oke, aku kesana dulu" ucap Meli dan mengambil berkas yang akan dibawa ke ruangan manager, lalu Meli melangkahkan kakinya dan meninggalkan Nana.

Sesampainya di depan pintu pak manager "tok..tok..tok.." Meli mengetok pintu tersebut

"Masuk" suara pak manager dari dalam, lalu Meli membuka pintu dan masuk kedalam.

"Ini Pak berkas yang bapak minta" Meli menyodorkan berkas tersebut kepada pak manager, lalu pak manager mendongakkan kepalanya sambil menerima berkas tersebut.

"Rupanya lu" ucap Doni yang kaget, melihat wajah wanita yang kemarin ditabraknya.

"Ya pak ini saya" ucap Meli yang masih formal karena berada di kantor.

Lalu Doni berjalan sambil menyeret tangan Meli menuju ke sofa yang ada di dalam ruangannya.

"Ih apa'an sih lu, main tarik gue aja" ucap Meli yang kaget karena tangannya di tarik oleh Doni.

"Duduk dulu sebentar" lalu Doni mendudukkan Meli ke sofa "mau minum apa?" Tanya Doni yang masih memegang tangan Meli.

"Gak usah!" Ucap Meli yang masih jengkel kepada Doni.

"Oke gue minta maaf sama lu, nama lu siapa?" Akhirnya Doni mengalah dan menanyakan nama kepada Meli, karena kemarin belum menyebutkan namanya.

"Meli" jawab Meli singkat, " aku Doni" mereka pun bersalaman untuk memperkenalkan dirinya masing-masing.

"Kalau gak ada perlu yang lain, gue keluar dulu" ucap Meli dan hendak beranjak dari duduknya tapi ditahan oleh Doni.

"Eits bentar dulu, nanti makan siang bersama oke, sebagai permintaan maaf karena kejadian yang kemarin" ucap Doni dan mengajak makan siang bersama.

"Oke, nanti siang lu samperin diruangan gue" lalu Meli keluar meninggalkan ruangannya Doni dan berjalan menuju ke tempat kerjanya.

Doni melanjutkan pekerjaannya sambil tersenyum sendiri karena merasa senang karena sudah berkenalan dengan Meli, tak sabar menunggu jam makan siang biar bisa menemui Meli diruangannya.

*Bersambung*

1
Masri Masri
ak sebenere seneng tp kk critane nyang ngendi" ky ra nyambung y ,sepurane tetep💪🏽💪🏽y thor
Rasdiana Rakka
sangatttt bagus...
seraphine
seru
Jeckline Boleng
suka
Jeckline Boleng
sukaaa
Tenda Biru
ceritanya mantap, bikin terharu
Tenda Biru
cemungud
dalen maharini
Lanjuuut ya byk ya author. Tuntaskan novelnya ya thor.
dalen maharini
Lasmi ngimpi kali ya???
Sony Pons
kok gk ada lancutan nya
Intan Wulandari
oh alif to
Intan Wulandari
moga cepet ingatan pulih ya
pemusnah
21+++ nya kurang fulgar
Ina Yulfiana
ayo danang jebak lasmi biar dia kapok gangguin putri...
mau jd pengganggu hubungn danang sm putri lg bner² y lasmi...

next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
lasmi² nnti kau menyesal klo sampai danang tau krn mencoba mencelakai putri....

next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
semoga scptnya danang bisa menikah dengan putri biar cih lasmi gk gangguin hubungan mereka...

next semngt sukses selalu
Rama Nugraha
bagus
Ina Yulfiana
bkin lasmi nyesel krn berniat merebut danang ri putri ..

next semngt sukses selalu
Rama Nugraha: bikin lasmi menyesal
total 1 replies
Ina Yulfiana
lch ko gitu danang main nyosor aja kasihan putri dong...

next semngt
Ina Yulfiana
bibit pepacor tuh cih lasmi...

next semngt sukses selalu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!