Raya Salsabila wanita yang memiliki IQ di bawah rata-rata, membuat nya menjadi Bully-an teman-temannya, Ia jatuh hati pada seorang Elvano yang memiliki IQ di atas rata-rata, sehingga ia membuat dirinya merasa seakan seperti langit dan Bumi, siapa sangka ia akan menikah dengan pria idamannya itu karena perjodohan , Pernikahan yang sama belum Elvano bayangkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fiah MSI probolinggo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
Saat semua mata tertuju pada arah El dan Raya, Amel mendekat, Karena ia yakin... jika yang ada di samping El itu adalah Sahabat nya Raya.
Bukan hanya di samping nya tapi kini mereka berpegangan tangan.
Suasana pesta seakan membeku karena kehadiran Raya yang masih belum mereka kenali, di tambah dengan El yang membawanya dengan tangan yang masih berpegangan.
"Lola, apa yang aku bilang, El. pasti sudah lunyangadis lain di luar sekolah, dan sekarang ia membawanya ke acara sekolah kita, Wah.. Lola, cantik banget tuh cewek, klop banget dah sama El, " ucap Astrid dengan tatapan masob fokus pada El dan Raya.
"Baiklah, Karena semua teman kita sudah pada hadir, kita bisa mulai pestanya, Bukankah begitu pak gur?" tanya El yang juga menatap gurunya heran, Karena semua orang masih fokus menatap Raya.
'Aku sudah mengatakn, jangan berlebihan... lihatlah! mereka semua saat ini menatap Raya, ' bathin El. menahan kesal
'Memang aku akui, Raya terlihat sangat cantik malam ini, 'bathin El lagi seraya menatap Raya yang ada di samping nya.
''Sepertinya kalian tidak mengenali wanita di samping ku dia teman kita juga, Raya Salsabila, '' akhirnya... El. mengatakan juga siapa wanita di sebelah nya. Membuat semua orang tercengang tak percaya. Bahkan, para guru pun tak percaya.
Secantik itukah Raya, Kenapa mereka tak menyadari nya?
Karena selama ini Raya berpenampilan kekanak-kanakan, Rambut yang di kuncir dua kadang memakai poni. Tapi malam ini... Ia terlihat begitu istimewa dan dewasa. Devan yang sudah menyadari siapa itu, hanya tersenyum dalam lika hatinya.
''Waw, hebat... Ternyata benar, kau Raya... cantik banget say... '' ucap Amel tak percaya, Kini tatapan Amel fokus dengan tangan El yang nasib menggenggam tangan Raya.
''Jadi benar, kau dan El ... ?'' tanya Amel seraya menatap tangan El dan Raya. sontak saja Raya melepas kan tangannya.
Lagi dan lagi ucapan Amel membuat Lola syok.
''Gak ... gak mungkin jika El dan Raya jadian, Mereka seperti Air dan Minyak goreng yang tak mungkin bersatu, '' ucap kesal Lola
''Tapi kenyataan begitu, Lol. Buktinya El tak menyangkal dengan apa yang di katakan Amel, Kapan mereka jadian? dan siapa yang nembak duluan? udah pasti Raya, tapi... ah gak mungkin, !" ucap Astrid yang masih belum percaya.
Musik pun di putar demi mengalihkan perhatian semua orang.
Raya yang sedari tadi terlihat gugup dan gelisah langsung di bawa oleh El.
''Eh, kita mau kemana?'' tanya El
''Kita akan merayakan pesta kita sendiri,'' ucap El dengan terus membawa Raya keatas gedung.
Devan dan Amel yang melihat itu hanya bisa diam, Amel senyum-senyum sendiri, Ia bahagia.. akhirnya usaha tiga tahun yang Raya lakukan kinu telah membuahkan hasil.
Yang lain kini telah menikmati acara demi acara, Sedangkan El dan Raya menikmati pemandangan langit yang indah, dengan angin sebagai saksi kebersamaan mereka untuk pertama kalinya di depan banyak orang.
''Kenapa kau melakukan ini, Bukankah kau yang ingin hubungan ini menjadi rahasia?'' tanya Raya serata menatap langit.
''Apakah aku kan rela, Jika tangan Devan yang dtang dan menyambut mu? Itu gak akan aku biarkan, karena apapun yang menjadi milikku tak boleh di sentuh oleh orang lain,'' ucap El seraya memeluk Raya dari belakang.
''Apakah kau begini, tidak takut jika ada yang melihat nya,?'' tanya Raya gugup
''Kenapa? Kau istriku, Aku sudah gak perduli jika mereka tahu, yang aku inginkan sekarang kau menjadi istriku seutuhnya Raya, '' ucap El seraya mencium cengkeruk leher Raya. Tubuh Raya seakan tersengat listrik, tegang dan detak jantung nya pun berdetak dengan cepat.
''Jangan tegang, kau akan setiap hari mendapatkan hal seperti ini, '' bisik El
''A.. aku gak tegang, hanya belum terbiasa,'' kilah Raya
''Aku sudah mengatakan, aku, ingin kau seperti dulu agresif dan selalu mengejar ku, aku ingin kau seperti dulu, '' bisik El
''Aku masih seperti dulu, Aku... aku tidak pernah berubah, hanya saja... aku masih belum percaya, Jika kau yang aku ingin kan bisa bersikap baik padaku, '' ucap gugup Raya
''Kalau begitu, aku tunggu malam nanti, kau kejarlah aku, kau rayulah aku, Kau harus bisa membuat hubungan kita seperti layak nya suami-istri sebenar nya, '' bisik El seraya mengeratkan pelukan nya.
walaupun sakit hati saat saat raya
mengabaikan perasaan Devan
tapi ujung-ujungnya El menjadi suaminya/Wilt/
walaupun sakit hati saat saat raya
mengabaikan perasaan Devan
tapi ujung-ujungnya El menjadi suaminya
Lanjutkn thor
Jangan lama ya thor
aku tunggu setiap hari,tp gk kunjung update