Ersya Melviano Ravindra, anak kecil berusia 5 tahun itu harus menjalani kehidupan yang buruk, bagai sampah tidak berguna, iapun di kucilkan oleh semua orang. Namun semenjak bertemu dengan sosok wanita cantik berhati mulia, iapun perlahan berubah menjadi sosok bocah yang kejam, sadis, psikopat, dan tak mengenal kata ampun.
"Aku bersumpah akan membalas setiap rasa sakit yang pernah aku rasakan di dunia ini! Dengan cara yang sadis dan kejam. Membunuh, menyiksa, itu semua akan aku lakukan untuk melindungi bundaku! Apapun rintangannya aku akan melewatinya"
_Ersya Melviano Ravindra
Ikuti kisahnya dengan judul: Lucifer My Little Son
S1 dari S2
Not: Cerita ini murni dari hasil pikiran author sendiri, untuk latar belakang tempat, nama tokoh, alur dan sebagainya sudah di setting. Bila ada kesamaan itu tidaklah di sengaja dan tidak ada unsur kesengajaan.
Terimakasih
Di larang unsur plagiarisme!💢
*****
BLACK BLOODED DEMON
COOL BLOODE
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 060, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
S1 Lucifer: Keberangkatan Virendra
"Bunda, aku sudah selesai sekarang giliran mu jika kau sudah tolong berisitirahat lah demi aku. Aku mohon" Kata Ersya kepada sang bunda.
"Tidak! Bunda tidak ingin beristirahat, tapi... Sebaiknya kaulah yang beristirahat saja Er" Tolak Zenitha dengan cepat.
"Bunda! Aku mohon kali ini saja, dengarkan perkataan ku ya?" Pinta Ersya dengan lirih.
"Berjanjilah pada bunda bahwa kau tidak boleh keluar tanpa izin dari bunda! Tetaplah di dalam kamarmu selagi bunda berisitirahat" Ujar Zenitha dengan nada meminta kepada sang putra yang keras kepala itu.
"Baik, kalau begitu aku akan ikut beristirahat di dalam kamarku sama sepertimu bunda. Agar ini adil"
"Baiklah, kalau begitu bunda akan pergi ke kamar bunda dan kau juga akan pergi ke kamar kau"
"Hmmmm" Dehem Ersya lalu setelah itu iapun juga ikut serta pergi masuk kedalam kamarnya karena saat ini dirinya tengah ingin membuat sesuatu.
Kamar Ersya
Kleekkk
Suara pintu terkunci.
"Maaf bunda"
Setelah mengunci pintu kamarnya, Ersya langsung saja mulai mengeluarkan laptop miliknya itu dari tempat persembunyiannya. Dan... Ketika Ersya mulai mengaktifkan laptopnya! Beribu-ribu pesan dan email pun masuk hingga membuat sedikit lemot laptop milik Ersya.
Setelah menunggu beberapa menit untuk menyelesaikan sebuah isi pesan dan email tersebut, Ersya kembali mulai memainkan laptopnya dengan pertama-tama membuka sebuah pesan email dari Virendra.
@Vrndra_V
-Lucifer, aku butuh bantuan mu! Saat ini para mafioso ku yang berada di negara C telah terkena racun yang baru di ciptakan dari klan Red Phoenix. Red Phoenix pemimpinnya bersaudara dengan Blue Phoenix.
@Vrndra_V
-King Red Phoenix telah meracuni para mafioso Cool Blooded Devil di markas cabang negara C, saat ini aku butuh bantuan mu untuk meneliti penawar dari racun tersebut! Aku telah mengirim seseorang untuk memberikan stempel racun tersebut kepada mu, tidak tau kapan itu akan tiba tapi jika sudah tiba... Bantu aku membuat penawar racun tersebut.
@Vrndra_V
-Saat ini aku tidak bisa ikut dalam meneliti racun tersebut dan membuat penawar racun tersebut bersamamu ataupun dengan yang lainnya karena hari ini juga aku akan lepas landas menuju negara C untuk melihat kondisi seluruh mafioso ku. Aku harap kau dapat membantuku.
"Sebuah racun? Red Phoenix" Gumam Ersya.
"Aku memang pernah mendengar bahwa ada dua klan yang sama-sama memiliki geng mafia. Dan kedua orang tersebut dikatakan kembar identik! Hanya saja aku lupa nama kedua klan milik si kembar tersebut, dan akhirnya aku ingat kembali bahwa klan Blue Phoenix dan Red Phoenix lah yang pernah di rumor kan itu" Kata Ersya dengan berfikir sejenak lalu kemudian mulai membalas isi pesan email dari Virendra dan dilanjutkan dirinya membaca isi pesan email dari Leonard.
@Lcfr (Untuk Virendra)
-Baik... Segera aku akan menyuruh para profesor ku untuk membantu meneliti racun baru tersebut, dan aku juga akan menyuruh mereka mencari bahan-bahan untuk penawar dari racun tersebut.
@Lcfr
-Jangan khawatir aku akan membantumu, mengenai Red Phoenix! Kemungkinan besar ia akan membalaskan dendam saudara nya kepada mu dan kepada ku. Tapi ini semua lebih khusus kepadamu.
@Leo_nard
-Lucifer, aku baru saja mendapatkan sebuah stempel racun yang baru diciptakan oleh klan Red Phoenix dari king V.
@Leo_nard
-Mereka meminta bantuan kita untuk meneliti racun tersebut, dan meminta kita membantu dirinya untuk membuat penawar dari racun baru tersebut.
@Lcfr
-Aku sudah membaca isi pesan email dari V barusan, lakukan dan bantu mereka meneliti racun baru tersebut dan perintahkan kepada seluruh profesor yang ada untuk berusaha membuat penawar racun tersebut. Karena aku yakin klan Red Phoenix akan membalaskan dendam untuk saudaranya kepada kita juga khusunya para mafioso yang berada di markas cabang.
@Lcfr
-Perintahkan kepada seluruh mafioso Black Blooded Demon untuk tidak menerima makanan apapun dari luar, khususnya air! Karena racun akan lebih cepat berjalan jika dicampurkan oleh air.
@Lcfr
-Dan satu hal lagi, bagikan lah mereka semua gelang pengintai racun. Karena jika mereka semua memakai gelang yang baru aku ciptakan itu mereka tidak akan pernah terkena racun asalkan mereka terus memakai gelang buatanku! Karena gelang yang aku ciptakan itu adalah gelang penghisap segala racun dan penolak racun kepada tubuh jadi cepat bagikan gelang tersebut, perintahkan yang lainnya untuk membuat lebih banyak gelang racun tersebut untuk dibagikan ke para mafioso Cool Blooded Devil juga.
"Masalah kali ini tidak sesederhana yang seperti sebelumnya, karena klan Red Phoenix lebih pintar dari klan Blue Phoenix. Jika Blue Phoenix mengandalkan senjata untuk berperang maka Red Phoenix lebih mengandalkan racun untuk berperang, seperti yang telah terjadi hari ini" Ujar Ersya dengan menutup layar laptopnya tersebut.
"Racun itu baru saja diciptakan dan langsung di beri uji coba oleh king Red Phoenix kepada para mafioso Cool Blooded Devil, jadi kemungkinan king Red Phoenix belum menyelesaikan tentang detail obat penawar dari racun tersebut bukan? Maka situasi dan keadaan ini lebih buruk dari biasanya" Pikirnya.
"Ini akan menjadi permainan yang menarik" Lirih Ersya pelan dengan tersenyum kecil.
...*****...
Taman belakang markas besar Cool Blooded Devil
Kini Virendra serta kedua kaki tangannya itu yang tak lain adalah Lucas dan Alex tengah berada di taman belakang markas besar Cool Blooded Devil, yang mana mereka saat ini tengah bersiap untuk pergi lepas landas menuju negara C. Karena pada dasarnya taman belakang markas CBD ada sebuah landasan lapangan untuk pesawat, jet pribadi dan helikopter mendarat serta lepas landas menuju ke setiap tujuan yang akan diinginkan.
Tapi bukan hanya markas besar milik Virendra saja, milik Lucifer atau lebih tepatnya Ersya juga ada. Sama seperti Virendra.
"Apakah stempel racun tersebut sudah diterima oleh Leonard atau Lucifer sendiri?" Tanya Virendra dengan menatap kedua kaki tangannya itu.
"Sudah king, dan saya sendiri yang telah menghantarkan stempel tersebut kepada klan Black Blooded Demon. Stempel racun tersebut bahkan telah diterima oleh kaki tangan king Lucifer sendiri yaitu Leonard, seperti yang anda katakan kepada saya" Jawab Lucas dengan hormat.
"Hmmmm" Dehem Virendra lalu setelah itu mulai masuk kedalam jet pribadi miliknya diikuti oleh Lucas dan Alex dibelakangnya itu secara patuh dan tenang.
"Kita berangkat sekarang" Kata Virendra.
"Baik king"
Setelah mendapatkan perintah dari Virendra, pilot yang mengendari jet pribadi milik Virendra pun dengan cepat mulai melepas landas jet pribadi tersebut dengan sangat cekatan dan secara profesional tentunya.
Karena pada dasarnya seluruh pilot yang ada milik Virendra telah dilatih lebih dalam lagi oleh Virendra, mengenai seluruh pilot pesawat dan pilot jet pribadi bahkan begitu pun juga pilot helikopter. Dengan cara dilatih melewati rintangan yang sangat sulit karena jika tidak dilatih maka kedepan nya ketika melewati bahaya akan penyerangan secara mendadak dari mafia lain ia akan tumbang dan jatuh begitu saja, Makanya seluruh pilot yang ada milik Virendra adalah pilot-pilot terlatih semua.
lanjut dong ka season 2 nya
semangat thor
makin seru ni
yg banyak updetx
Ersya sudah ngomong lancar seperti jalan tol 👍.