NovelToon NovelToon
BELENGGU CINTA ISTRI GILA

BELENGGU CINTA ISTRI GILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Keluarga & Kasih Sayang / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:611.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sebutir Debu

Abhi Athaillah. Seorang lelaki yang sedari kecil merawat ibu nya yang mengalami gangguan jiwa harus menikah dengan wanita yang juga mengalami gangguan jiwa. Siapakah wanita itu? Akankah Abhi mencintai wanita gila itu? Dan akankah wanita itu menerima Abhi sebagai suami nya setelah kembali sehat? Mohon like, and koment nya. Serta dukungannya ya 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sebutir Debu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 Tangisan Pertama Tania

Saat ibu Abhi telah selesai mandi dan tubuhnya telah bugar. Ia keluar dari kamarnya. Ia ingin menemui menantunya. Ibu Kinan menaiki anak tangga dan tanpa Abhi sadari jika sang ibu telah berada dikamar Tania.

"Ada Apa Bhi?"

"Ini Bu. Tania sudah waktunya mandi. Tapi dia masih tidur."

Tania sebenarnya pura-pura tidur. Hatinya yang belum siap bertemu sang ibu mertua lebih memilih untuk berpura-pura tidur.

"Jangan dibangunkan Bhi. Sepertinya dia masih sangat nyenyak. Sana kamu mandi. Biar ibu temani Tania."

"Baiklah Bu. Panggil Abhi jika Tania bangun Bu. Biar Abhi yang memandikannya."

Ibu Kinan mengangguk. Saat Abhi pergi, Ibu Kinan memandang wajah Tania. Ia membelai rambut Tania dengan lembut.

"Kamu cantik Nak. Ibu merestui kalian. Cepatlah sembuh. Jika Aku saja bisa dengan sabar Abhi rawat apalagi kamu. Bahagiakan putra ku jika nanti kamu sehat. Ia telah sering bersedih dalam hidupnya."

Seketika relung hati Tania merasakan kehangatan karena sang ibu mertua begitu tulus mengatakan itu. Ia tak menyangka ada seorang ibu mampu menerima kekurangannya untuk anak yang ia cintai.

"Semoga bu."

Ibu Kinan melihat tumpukan kertas di sudut ruangan. Ia berjalan kearah kertas-kertas itu. Pupil matanya membesar kala lembar demi lembar ia buka kertas-kertas itu.

Terdapat gambar beberapa gambar yang menyatakan isi hati bahwa ada cinta dari Tania untuk Abhi walau terdapat banyak coretan namun bentuk love di setiap gambar disertai orang yang berbeda jenis tertera nama diatasnya adalah Tania dan Abhi.

Tania yang lelah berpura-pura mau tidak mau pura bangun. Ia rentangkan kedua tangannya seperti stretching. Ibu Kinan cepat menghampiri menantunya itu.

Ketika ia membuka kedua matanya. Ibu Kinan membelai rambut sang menantu.

"Tania ini Ibu. Panggil Ibu."

Tania hanya diam. Ia memandangi ibu mertuanya tanpa menjawab.

"Ibu mertua yang baik bahkan cukup langka. Ia bisa menerima aku dengan kondisi ku seperti ini. Sedangkan Tante sendiri malah membuat ku yang sehat menjadi tak waras."

"Ayo kita mandi."

"Aduh celakalah. Aku kalau sama Abhi tak akan maklum Jika sama ibu ya malu."

Tania yang bingung cara menolak pun hanya diam saat tangan lembut Ibu Kinan mengusap lembut punggung tangannya. Relung hati Tania menghangat. Ia yang sedari kecil ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya membuat dirinya hanya menurut bimbingan tangan sang ibu mertua.

Ia dimandikan oleh sang ibu mertua dengan begitu telaten. Bak memandikan anak sendiri yang masih belum berumur. Bahkan tubuh Tania yang sedikit tinggi membuat sang ibu sedikit kesusahan ketika akan mengeringkan rambutnya.

Saat selesai mengganti pakaian Tania dan mengeringkan rambut panjang berwarna coklat sang menantu. Ibu Kinan melihat kuku-kuku jari Tania cukup panjang berinisiatif memotong kuku sang menantu.

Saat ibu kan melihat di dalam lemari yang ada didepan kamar Tania terdapat gunting kuku, ia cepat mengambil gunting kuku tersebut. Ia duduk disebelah ranjang Tania. Ia memotong kuku jari tangan Tania.

"Abhi pasti telaten merawat mu. Mungkin dia lupa memotong kuku mu."

Tania yang terharu karena hatinya begitu tersentuh apalagi ketika Ibu Kinan memotong kuku jari Tania. Tanpa Tania sadari air mata membasahi pipinya. Suara tangis terdengar dari Tania.

"Hiks.Hiks.Hiks"

"Ada apa Tania?"

Tania tak menjawab Ibu Kinan kebingungan melihat jari kuku yang sedang ia potong namun ia pastikan jika ia tak salah potong. Cepat ia peluk menantunya itu. Namun tindakan itu malah membuat seorang CEO dari Maharani Group itu makin menangis tersedu-sedu.

Tangis pertamanya setelah mungkin belasan tahun ia tak pernah menitikkan air mata. Hatinya yang terbiasa dingin dan keras hingga tak mampu menghasilan butiran air yang disebut air mata itu kini seolah mencair hanya karena perhatian kecil dan kasih sayang tulus dari anak ibu mertua.

Ibu Kinan yang tak tahu jika sebenarnya Tania telah sehat hanya menganggap jika orang seperti Tania akan menangis atau bahagia, marah sesuai imajinasi mereka atau suasana hati mereka.

"Apa ia ingat orang tuanya? Aku akan menyayangi mu sama seperti aku menyayangi putra ku Tania. Menangislah di pundak ku. Aku Ibu mu mulai sekarang Tania."

.

Usapan lembut pada punggung Tania makin membuat Tania membenamkan kepalanya dalam ceruk leher sang ibu mertua. Ia betul-betul rindu belaian dan kasih sayang dari ibunya. Ia rindu sosok ibu. Tania yang selama ini selalu dihormati hanya karena orang memandang pangkat dan jabatannya. Namun tidak Tania rasakan pada apa yang Ibu Kinan lakukan padanya.

Saat Tania masih menangis tersedu-sedu Abhi muncul dari balik pintu dan melihat pemandangan itu. Ia tak menyangka jika Tania bisa menangis. Karena kali pertama bagi Abhi melihat Tania menangis seperti itu.

"Ada apa Bu?"

Abhi menghampiri Ibunya.

"Sepertinya ibu memotong bagian kulit kuku kakinya tadi Bhi."

"Ibu memotong kuku nya tanpa ia berlari karena ketakutan Bu?"

Abhi tak percaya jika selama ini Abhi akan sangat susah membujuk sang istri untuk memotong kukunya. Bahkan terkadang sang istri menggenggam jari tangannya saat akan dipotong kuku tangannya.

Abhi melihat kuku kaki Tania. Terlihat ada satu jari yang memang sedikit merah.

"Ayo sekarang kita makan."

"Ibu memandikan Tania?"

"Iya."

"Kenapa dia sangat mudah dan menurut sama Ibu?"

"Mungkin cinta ibu padanya lebih tulus dan besar dari cinta mu nak Hehehe.... "

Deg.

Sebongkah hati Abhi seolah kembali tersentil dengan perkataan Ibunya. Ia merasa seakan ibunya mengatakan hal yang benar. Ia menikahi Tania dengan niat ingin balas dendam hingga niat menikah yang tak tulus belum lagi ia baru saja berjanji pada Tina jika ia akan segera bercerai jika Suryo kembali.

"Ah aku harus bagaimana ini. Ibu sepertinya sangat menyukai Tania. Apa Suryo juga meracuni pikiran Ibu hingga ibu respek pada Tania atau karena ibu juga pernah mengalami apa yang Tania alami?"

Saat menuju meja makan, Suryo telah duduk disana. Ia pun tak kalah bingung karena untuk menatap Tania ia tak berani. Tania masih dalam pelukan Ibu Kinan. Saat telah duduk di meja makan Abhi membicarakan tentang kesehatan Tania.

"Akhir-akhir ini Tania lebih banyak diam Sur. Dan ini barusan dia menangis tersedu-sedu. Hanya karena terpotong kuku jari kakinya. Saat pernah jatuh dari motor dan lututnya berdarah pun dia tak menangis."

"What's! Tania menangis. Apa yang membuat mu meneteskan air mata Tania."

Abhi menyenggol lengan Suryo dengan sikunya.

"Woi pak dokter diajak ngobrol malah ngelamun. Baru juga satu hari sudah rindu pada istri kau ini!"

1
syamil mauza
🤣🤣🤣,,kayaknya Suryo yg gila bukan thania
kayla
Luar biasa
kayla
ya alloh.. kak author suryo ada2 aja kasihan abhi../Facepalm/
kayla
assalamualaikum..
kka sebutir debu.. maa syaaAlloh rindu akan ilmumu.. kak /Sob/ gmna kbarnya kka?? sejak tahu novel yg kka belum up sya gak buka noteltoon lagi.. tp sekarng bbrpa hri tiba2 mau buka lagi ternyata kka bkin karya baru..
makasih kak../Rose/
Dulkarim Muda
Luar biasa
Pujierde
bapaknya abhi sm tantenya tania gimn kabarnya? kok gak kelanjutan nasib bpknya abhi dan tantemya tania ? gimn pak adi mulya mengetahui klo abhi dan tania msh hidup ?
Pujierde
apakah pak pengacara yg membuka kasus ini kembali ?
Pujierde
diih gak sadar apa ya klo mr abi anaknya dia
Pujierde
semoga bener" cinta dan syg sm tina
Pujierde
semoga bukan orgnya kenan
Pujierde
oh pantesan tania blg baru di mulai kayanya tania tau klo suaminya tina kerja di maharani grup semoga suaminya tani bukan org kepercayaan tania yg jd pengkhianat
Pujierde
seperti laki" itu bpknya abi dan perempuan itu pelakor sekaligus tantenya tania
Pujierde
Luar biasa
Pujierde
masya Allah mertua yg baik
alhamdulillah ibu kinan bener" sdh sembuh
Pujierde
kirain td mw berontak krn di potong kukunya soalnya blm lama ksn hbs meni n pedi ternyata gak berontak malah terharu
Pujierde
jgn" suami bibinya tania bapaknya abhi hmm 🤔
Pujierde
semoga Allah memberikan seorg suami yg terbaik buat tina Aamiin yg sabar yooo
Pujierde
bsng abhi takut sm mamak kamu tin
Pujierde
sepertinya tina suka dg abhi
Pujierde
baik bgt dinda mw menerima suryo pdhl secara gak lgsg di dua kan cintanya 😁🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!