NovelToon NovelToon
About Ziana

About Ziana

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Mafia / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Karir / Tamat
Popularitas:863.2k
Nilai: 4.4
Nama Author: Skyrhaa

Ziana Callista (27) CEO dari Callista group. Pintar, Cantik, Mandiri, dan Tegas. Ziana merupakan anak broken home akibat keegoisan kedua orangtuanya.

Trauma akan masa lalu membuatnya menjadi cuek terhadap orang yang baru dikenalnya.

Namun semua berubah ketika Ziana tidak sengaja menolong seorang anak kecil yang hampir tertabrak mobil.

Dah segitu aja dulu gak pandai membuat deskripsi 😂😂😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyrhaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

"loh Zi mau kemana?" tanya Regan ketika berpapasan dengan Ziana di depan pintu.

"sorry, aku harus pergi, ada urusan penting" ucap Ziana tergesa.

"tapi ini.." ucap Regan menunjuk seorang gadis yang berdiri di sebelahnya.

"aku benar-benar minta maaf, ini urgent" ucap Ziana sebelum berlalu dari sana.

"Zi.." Regan berusaha memanggil Ziana.

Pria itu menghela nafas.

"udah gapapa bang" kata Gadis yang sedari tadi berdiri di dekatnya.

Regan menoleh kesamping dimana gadis itu berdiri menatapnya.

"sorry ya" ucapnya tak enak.

"gak apa-apa bang" ujar gadis itu.

"saya balik latihan lagi ya bang" kata gadis itu lagi sopan.

dan di balas anggukan oleh Regan.

Setelah gadis itu pergi, Regan pun meninggalkan tempat itu untuk mengurus acara pernikahannya.

______________________________________________

saat ini Ziana dan Dita telah sampai di kota B dan sedang menuju ke kantor polisi.

"Selamat malam Bu" sapa salah seorang polisi yang telah menunggu kedatangan Ziana.

"malam pak" jawab Dita sopan sementara Ziana hanya mengangguk.

"silahkan masuk Bu, kita langsung saja ke ruang interogasi, rekan saya sudah menunggu di sana" ujar petugas tersebut ramah.

Ziana dan Dita hanya mengikuti sesuai yang di arahkan.

Sesampainya di ruang interogasi, disana sudah ada dua orang petugas kepolisian dan juga pak Agus.

"selamat malam maaf membuat anda menunggu" ujar Dita ketika sampai.

"malam Bu, tidak masalah" ucap salah satu petugas tersebut

sementara itu Ziana di buat kaget dengan reaksi pak Agus. Lelaki yang hampir seumuran dengan ayahnya itu langsung bersujud di hadapan Ziana dan berusaha memegang kaki mantan bosnya itu.

Namun dengan cepat Dita menghalangi, dengan berdiri di depan Ziana.

Kedua petugas pun dengan cepat memegangi tangan pak Agus.

"Bu.. saya minta maaf bu, saya benar-benar minta maaf atas apa yang sudah saya lakukan" ujar lelaki paruh baya tersebut terisak.

Ziana duduk di kursi yang tersedia di sana sambil menatap pak Agus dengan diam.

"tolong ampuni saya bu, saya menyesal, dan saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan saya lagi" pak Agus terus memohon dan memelas.

"katakan, siapa yang sudah menyuruh kamu?" tanya Ziana pelan namun penuh penekanan disetiap katanya.

Pak Agus menggeleng lemah.

"tidak ada" ucap lelaki itu dengan suara yang kecil dan bergetar.

"saya tahu anda pak, jadi jangan mencoba untuk membohongi saya lagi" ujar Ziana.

"ampun bu, tapi saya benar-benar tidak tahu siapa orang itu" kini pak Agus menunduk.

"Lalu kenapa kamu mau menurut jika tidak tau siapa orangnya" ucap Dita sarkas.

Pak Agus terus menunduk di hadapan mantan bos nya yang hanya diam dan menatapnya dingin.

"Saya terpaksa bu, mereka..." Pak Agus menjeda ucapannya.

"Mereka.. menyekap anak dan istri saya" lanjut pak Agus diiringi dengan isak tangis.

Lelaki itu menangis sambil menceritakan semuanya di hadapan Ziana dan Dita tanpa ada yang ditutup tutupi lagi.

Setelah menceritakan semuanya Pak Agus merasa lega, dia pun akan menerima hukumannya, namun lelaki setengah baya itu memohon kepada Ziana dan pihak kepolisian untuk menyelamatkan istri dan anaknya yang masih di tahan oleh si penjahat itu.

"Apa yang akan lo lakukan selanjutnya?" Tanya Dita tanpa embel-embel bu. Saat ini mereka telah keluar dari kantor polisi.

Sementara yang ditanya hanya menghela nafas berat.

"Kita langsung pulang" ucap Ziana.

"ini sudah larut  kak, gue.." ucapan Dita menggantung sebab sudah di sela lebih dulu oleh Ziana.

"Mobil biar gue yang bawa" Ziana menyela. Dita hanya mengangguk karena jujur dirinya sangat lelah dan sedikit mengantuk.

Ziana membawa mobil dengan kecepatan tinggi membuat Dita yang tadinya mengantuk tidak jadi tidur. Perempuan itu terus saja menjerit kala Ziana beberapa kali  menyelip mobil-mobil yang ada di depannya.

"Awas depan anjriiitt...Eh astaghfirullahaladzim"

"Ya Allah pelan-pelan gue belum mau mati, gue belum ketemu jodoh gue"

"Gak usah berisik gue lagi fokus, ntar nabrak emang lo mau" ujar Ziana.

"Ya jangaaan gue belum siap di tanya-tanya sama malaikat"

"Ya makanya diam"

Mulut Dita terlihat komat-kamit merapalkan doa apa saja yang diingatnya, beberapa kali juga wanita itu memejamkan matanya erat.

Jika biasanya butuh waktu sekitar 3 jam an untuk sampai dari kota B ke kota A dengan kecepatan sedang, namun Ziana hanya menempuhnya dalam waktu 1 jam lebih.

Sungguh perbedaan yang sangat membagongkan jiwa mafia perempuan itu seakan bangkit saat mengetahui ada orang yang menginginkan perusahaannya yang susah payah di bangunnya untuk hancur.

Ziana mengantarkan Dita terlebih dahulu sampai rumahnya barulah Ziana akan ke markas Bloody Rose untuk menyusun strategi bersama dengan Regan yang sudah di kabarinya saat masih berada di kota B tadi.

Perempuan itu tidak akan diam saja saat ada seseorang yang ingin mengusiknya.

"Hoeekk.. hoeekk" Dita terus saja memuntahkan isi perutnya ketika turun dari mobil.

"Hoeeekk" perut Dita seakan di remas dan di aduk-aduk.

Ziana meringis melihat keadaan sahabatnya akibat ulahnya yang mengebut.

Setelah mengantar Dita sampai ke dalam kamarnya karena dirumahnya tidak ada siapa-siapa, adiknya sedang bermalam di rumah sakit menemani sang ibu, barulah Ziana melanjutkan niatnya untuk ke markas.

*****

1
Diah Susanti
ehh nama suamiku nongol, maklum nama pasaran 😁😁😁
Diah Susanti
namanya bikin belibet orang cadel😁😁😁
Arwondo Arni
kenapa harus meninggal
Skyrhaa_: udah takdirnya mungkin kak🥹
total 1 replies
AlienD
zara (telat banget jawabnya) 🤭
Arwondo Arni
kasihan hidup Greta sama Regan tolong Thor jgn bahayakan mereka biar hidup bahagia. musuh musnahkan saja
Teddy Aktadi
Luar biasa
Maria Ulfa
Ariana anak kakek Abian saat di bawa pergi istri pertama usia 2 tahun
Maria Ulfa
bos nya Bryan kan
Maria Ulfa
sakit kan Lucas makanya jangan main perempuan
Dewi Agustin
Luar biasa
Maria Ulfa
makin menarik aku suka mafia nya cewek
Zuny Achmad
terimksih kak critanya bgus aku suks,mskipun akhirnya q ampe mewek bombai 😭😭😭😭
terus brkarya
Teddy Aktadi
Luar biasa
N Wage
calon mantu ma calon mertua sdh mulai dikenal2kan oleh othor secara tdk sengaja😂
N Wage
A5😁...eh barangkali nama mamanya attar jg berawalan A,jd A6
Anha Ruheni
gak suka ending nya ,kenapa harus dibuat meninggal semua sih ??? arash-ziana ,Leon-aruna pisah selamanya , bahagianya juga kurang lama
Arwondo Arni: iya jd sedih
total 1 replies
Eko Ridho
asyik di episode awal
Kustriana Handayani
sopo Mane ituuu...gak abis2 musuhnya yak...
falea sezi
bagas bapak gendeng
falea sezi
ayah g tau diri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!