NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Kalila

Kisah Cinta Kalila

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama
Popularitas:213.6k
Nilai: 5
Nama Author: septriani wulandari

Kalila gadis yang terlahir cantik dan lugu. Ia memutuskan untuk mengubah dan tidak memikirkan penampilan lagi sejak ia mengalami patah hati pada saat SMP. Kisah cinta pertama yang membawa dampak keterpurukan dalam hidupnya.

Suatu hari Kalila bertemu dengan seorang pria yang merupakan guru baru di sekolahnya. Ia tidak menyangka luka lama yang dipendamnya kembali bangkit hingga menyisakan rasa sakit.

Mungkinkah Kalila mampu kembali melewati hari-harinya seperti dulu? Ataukah rasa sakit itu akan terus membelenggu hidupnya?

Follow IG Author yuk
@Septriani_wulan15

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon septriani wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 Tidak Setuju!

Bab 31 Tidak Setuju!

Selesai menyantap makan malam, Akbar pun pamit, karena hari semakin larut. Ditambah sejak tadi adiknya yang terus menyuruh dia untuk segera pulang. Terlebih dahulu Akbar pamit pada kedua orangtua Kalila.

“Pak, Bu, terima kasih atas jamuan makan malamnya. Masakan Ibu sangat enak!” ucap Akbar membuat Ana tersenyum.

“Makasih, Nak Akbar! Lain kali main ke sini lagi ya!” balas Ana dan Akbar hanya tersenyum mengangguk. Kama sejak tadi hanya diam dan melirik sinis pada Akbar, karena dia masih belum mempercayai sepenuhnya perasaan Aknar untuk Kalila.

Setelah pamit pada semuanya, Kalila pun mengantar Akbar sampai di depan motor bebeknya. Akbar menatap wajah Kalila sambil tersenyum membuat gadis cantik itu salah tingkah.

“Kenapa?” tanya Kalila penasaran.

“Keluarga kamu baik, sama seperti kamu. La, aku tidak akan pernah mengecewakan kamu dan juga keluarga kamu yang sudah menerimaku,” ucap Akbar sambil meraih tangan Kalila. Jantung Kalila berdebar dan tersenyum malu.

“... kalau gitu aku pamit ya! Semangat besok mengerjakan soalnya! Besok, kemungkinan aku tidak masuk sekolah.” Kalila mengerutkan keningnya saat mendengar apa yang dikatakan Akbar tadi.

“Kenapa?” Akbar lupa memberitahukan Kalila kalau dia besok ditugaskan untuk mengawas mengantikan guru yang sedang sakit. Dia pun menjelaskan pada Kalila dan seketika membuat wajah Kalila terlihat cemberut.

“Besok, kita tidak bisa ketemu dong.” Akbar tersenyum sambil mengusap kepala kekasihnya.

“Jangan Badmood dong, Sayang! cuma sehari aja kok. Nanti pulang sekolah aku akan menjumput kamu. ” Kalila mangangguk tersenyum dan dia pun pamit untuk pulang.

Kalila pun melambaikan tangan dan langsung masuk ke dalam. Saat masuk ke dalam rumah, Alaric dan Ana sudah menunggu kalila di ruang tamu dan itu cukup membuat dirinya snagat kaget.

“Mami, Papi, kok ada di sini?” tanyanya binggung. Ana pun menyuruh anak gadisnya untuk duduk terlebih dahulu sebelum dia masuk ke kamar.

“De, kamu benar-benar serius berhubungan dengan gurumu?” tanya Alaric dengan wajah yang serius. Kalila mengangguk dan tertunduk merasa takut. Kama yang melihatnya sedikit tertawa, karena entah kenapa dia tidak suka hubungan adiknya dengan Akbar.

“... Akbar sudah dewasa dan pasti dia tidak akan berhubungan main-main. Saran Papi, kalau kamu hanya menganggap hubunganmu dengan Akbar hanya sekedar pacaran anak SMA, lebih baik kamu mundur dan tidak usah berhubungan.” mendengar itu Kalila langsung mengangkat wajahnya kaget.

”Jadi, Papi tidak setuju dengan hubungan aku dan Kak Akbar?” tanya Kalila yang sedikit merasa kesal.

“Bukan tidak setuju, tapi Papi tidak mau kamu mempermainkan orang yang sudah berhubungan serius dengan kita.”

”Iya Nak, betul kata Papi. Kasian kalau kamu hanya sekedar pacaran anak SMA,” lanjut Ana meyakinkan sang anak.

“Iya Pi, Mi, Lila benar-benar serius dengan Kak Akbar. Sebenarnya Lila udah lama kenal Kak Akbar, cuma kita baru sekarang-sekarang lebih dekat.” Mendengar kata Kalila membuat Kama dan berdiri berjalan ke kamarnya. Semua orang melihat ke arah dan hanya menggelengkan kepalanya.

Kalila pun ikut pamit pada kedua orangtuanya dan langsung pergi ke kamar. Kalila berjalan meja belajar dan membuka kembali materi, sebagai materi terakhir ujian nasional. Selama membaca materi, Kalila terus menatap ponselnya. Dia menggelengkan kepalanya dan kembali fokus pada buku yang ada di depannya.

“Argh ....!” teriak Kalila kesal, lalu diq memutuskan untuk mengambil ponselnya dan dia nyalakan. Kalila pun menekan tombol call dan langsung menghubungi Akbar.

“Mas, ini ada yang telepon!” teriak Desi sambil melihat layar ponsel anaknya. Akbar yang sedang membersihkan diri di kamar mandi tidak mendengar panggilan Desi, sampai akhirnya Desi pun mengangkat telepon dari Kalila.

Kalila :“Sayang, kok lama angkatnya? Habis dari mana? Ngapain? Sama siapa?” tanya Kalila tidak tahu kalau yang mengangkat teleponnya adalah ibu dari kekasihnya. Di sisi lain Desi yang mendengarnya nampak sangat bahagia, akhirnya sang anak benar-benar sudah memiliki pasangan.

Desi :“Halo Nak! Maaf ibu angkat teleponnya. Akbar sedang berada di kamar mandi.” mendengar itu seketika dada Kalila berdegup dengan sangat kecang. Kalila merasa malu dan ingin sekali dia langsung mematikan teleponnya, tapi Kalila memberanikan diri untuk bicara pada ibunya Akbar.

Kalila :“Eh ... ibu, maaf kalau nganggu!”

Desi :“Iya Nak, tidak apa-apa. Kalau boleh ibu tahu, ibu sedang bicara sama siapa?” tanya Desi sambil tersenyum bahagia.

Kalila :“Kalila, Bu.” Mendengar itu membuat Desi mengerutkan keningnya. Nama yang didengarnya terdengar sangat familiar, tapi Desi lupa itu siapa.

“Ibu, itu siapa?” tanya Akbar yang baru saja keluar dari kamar mandi. Desi pun menyerahkan ponsel itu pada Akbar.

Akbar :“Halo sayang, maaf aku baru beres mandi.” Kalila hanya diam sambil memegangi dadanya. Dia tidak menjawab sapa dari Akbar, karena Kalila masih merasa sangat kaget.

Akbar :“ ... Sayang, ada apa?” tanyanya lagi.

Kalila :“Ah ... iya sayang. Maaf aku masih kaget saat ibumu tadi mengangkat telepon dari aku.” Kalila pun menceritakan apa yang dia alami dan itu membuat Akbar tertawa puas.

Desi berdiri di balik pintu kamar Akbar dan mendengar suara tawa anaknya. Desi pun mengetok pintu segingga Akbar mengakhiri teleponnya.

“Ya Bu, masuk!” teriak Akbar setelah memakai bajunya. Desi pun masuk dan langsung duduk di tepi kasur. Terlihat wajah yang sangat serius dari Desi membuat Akbar menjadi penasaran.

“... ada apa, Bu? Apa ada masalah?” tanya Akbar menghampiri Ibunya dan duduk di sebelahnya.

“Mas, dia anak SMP waktu itu 'kan?” tanya Desi yang sudah mengingat kembali nama Kalila. Akbar hanya mengangguk menjawab pertanyaan anak sulungnya itu.

“... kenapa harus dia? Dia masih kecil, Mas. Sampai kapan kamu akan menunggu dia?” tanya Desi lagi. Desi sudah mengetahui kejadian tiga tahun yang lalu. Akbar memang tipikal anak yang selalu menceritakan semua yang dialaminya pada sang ibu. Menolak Kalila juga sebenarnya adalah perintah dari Desi. Desi tidak mau anaknya mendapatkan orang kaya, karena dia tidak mau melihat anaknya yang ditindas kelak oleh keluarga pihak wanita.

“Sekarang dia sudah kelas XII, Bu. Dan sebentar lagi Kalila akan lulus SMA. Dia bukan anak kecil lagi, masa ibu masih tidak menyetujuinya?” ucap Akbar yang masih berpikir kalau ibunya tidak setuju, karena usia Kalila yang masih muda.

“Buat ibu, Sarah lebih cocok untukmu.” Desi berdiri keluar dari kamar anaknya. Akbar meremas kepalanya. Dia tidak mengerti, kenapa ibunya sangat tidak menyukai Kalila, padahal ibunya belum sama sekali bertemu dengan Kalila.

~Bersambung~

Jangan lupa ya guys

•Like

•Komen

•Vote sebanyak-banyaknya...

Aku padamu 😍

1
Mommy JK 💜
Luar biasa
Susiwisnu
lanjut dooong
M. Namikaze
Desi apa Nurma?
M. Namikaze
seketika jadi mobil
M. Namikaze
masih lanjut g ini ka?
M. Namikaze: hampir setahun lho,, ada apakah ??
total 2 replies
Meili Wardiani
semangat kk akhirnya up
Heri Hidayat
akhirnya up juga.... seneng nya aq Thor
Wati_esha
Apa Nurma sedang berfirasat?
Wati_esha
Kalila begitu pengertian.
Wati_esha
Alaric .. masih ragu karena faktor umur.
Wati_esha
Apa yang akan Alaric katakan pada Akbar ya?
Wati_esha
Hmm Alaric ketahuan deh kalau membantu Akbar. 😉
Wati_esha
Akbar terlalu emosional.
adning iza
terima ksih thoorrr untuk up nya smoga sllu up smp end ya thoorrr
atteu
lupa lagi thor ceritanya
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: yuk baca lagi yuk...
author juga lanjut nulis baca lagi dr awal 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nuraisyah Syarifudin
trims thor udah up aku menunggu lama mudah2an jangan lama lagi
👸ᴿᵃᵗᵘ ᴹⁱᶜⁱⁿ 🤴: aku terharuuuu 😭😭😭😭
kirain udah ga ada yang mau baca 😭😭😭
total 1 replies
Mommy 2 R
suka
Nivia Olive
Kalo dah tamat dah baru baca biar ga kelamaan nunggu ✌️😊
Kusreni Amalo
kapan update lagi??
Nuraisyah Syarifudin
kapan up lagi udah lama thor kangen ama kalila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!