NovelToon NovelToon
Time To You: Istri Kesayangan Sang Mafia

Time To You: Istri Kesayangan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mafia / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Clark hanya dianggap sebagai tumbal pelunasan hutang dalam pernikahannya dengan Dante, pemimpin mafia berdarah dingin, namun saat peluru nyasar menembus dadanya di pesta keluarga, ia baru menyadari tatapan pria itu yang penuh air mata, sungguh pemandangan tak pernah ia bayangkan ada pada sosok yang begitu kejam.

Lalu bagaimana jika takdir memberikan kesempatan kedua? Membuat Clark kembali terbangun enam tahun silam, tepat saat ia dipaksa menikah dengan pria yang kini ia tahu sangat mencintainya meski dulu ia hanya melihatnya sebagai sosok mengerikan yang harus ia hindari sebisa mungkin.

Kali ini, ia berjanji tak akan membiarkan tragedi yang sama terulang kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Clark tampak gelisah di dalam kamar, tubuh rampingnya terus berguling ke kiri dan ke kanan sambil meremas bantal. "Aduh! Kalau tahu begini, mending aku jadi hantu saja! Terlihat tapi tak disentuh, persis seperti istri yang tak dianggap!" keluhnya pelan, meluapkan segala rasa kesal yang mendesak di dada.

Memang begitulah sifatnya, dialah yang merajuk, dialah pula yang tak tahan sendiri. Sudah tiga hari ia mengabaikan Dante, namun justru dirinyalah yang lebih duluan tak betah. Ia ingin segera berbaikan, tapi harga dirinya terlalu tinggi untuk mengaku duluan. Ia ingin melihat suaminya berusaha lebih keras untuk membujuknya.

Tok... tok... tok...

Suara ketukan pintu memecah kegelisahannya. "Siapa?" serunya agak keras.

"Saya, Nyonya," jawab suara Paman Luis dari luar.

Clark segera bangkit dan membuka pintu. "Ada apa?"

"Ada yang mencari Anda."

"Siapa?"

"Nona Chlara."

Wajah Clark seketika berubah cerah. Tanpa menunggu lagi, ia berlari menuruni tangga dengan tergesa-gesa.

"Kakak! Aku sangat merindukanmu!" Ia langsung memeluk erat wanita itu. Namun Chlara segera melepaskan pelukan itu, menatap tajam ke arah adiknya.

"Clark... kenapa kau tidak pernah memberitahuku soal ini?"

"Aku.."

"Ayo ikut aku! Kita harus segera pergi dari sini!" Chlara langsung menarik tangan adiknya.

"Kak, tunggu dulu, aku bisa jelaskan.."

"Kau bisa jelaskan nanti! Jangan khawatir, Kakak akan membawamu keluar dari sini. Kakak akan menyelamatkanmu. Jimmy bisa membantu kita berdua!" Chlara tak memberi celah bicara, terus menariknya menjauh.

"Nona, Anda tidak bisa memaksanya," cegah Paman Luis, didampingi dua pengawal yang menghadang jalan.

"Mengapa? Aku kakaknya! Aku takkan membiarkan adikku menderita di tempat ini!" bantah Chlara tegas.

"Tapi dia adalah Nyonya kami. Anda tak boleh membawanya pergi begitu saja."

"Nyonya apa?! Dia adikku! Tuanmu yang memaksanya menikah! Usianya belum genap delapan belas tahun! Aku akan melaporkan tuanmu karena memaksa anak di bawah umur!" ancam Chlara.

"Minggir! Jangan halangi kami!" bentaknya.

Di tengah kekacauan itu, Clark justru terpana menatap kakaknya. Sepanjang yang ia tahu, Chlara adalah wanita lembut, penuh kasih sayang, dan selalu bicara pelan. Tak pernah terbayang olehnya bahwa sosok itu bisa begitu berani dan tegas membentak orang lain demi dirinya.

"Maafkan kami, kami tak bisa menurut. Tolong lepaskan Nyonya kami."

"Sudah kubilang dia bukan nyonya kalian! Dia adikku, dan aku akan membawanya pergi!"

"Kakak, aku tak mau ikut," potong Clark tiba-tiba.

Chlara tertegun tak percaya. "Clark? Kau pasti bilang begitu karena mereka mengancammu, bukan? Jangan takut, Kakak ada di sini. Kakak takkan biarkan mereka menindasmu lagi. Ayo kita pergi!"

"Kak, tak ada yang mengancam atau menindasku. Aku menikah dengan Kak Dante bukan karena paksaan."

"Clark! Kau sadar apa yang kau katakan? Jangan berbohong pada Kakak! Aku yang paling mengerti dirimu. Pria tua itu pasti memaksamu, kan? Kau tak perlu berkorban lagi. Percayalah, Kakak pasti bisa menyelamatkanmu!"

"Kak, percayalah padaku. Aku menikah dengannya karena aku mencintainya, bukan karena paksaan siapa pun, terlebih-lebih bukan karena keinginan ayah. Kau harus percaya padaku, Kak. Aku tak mungkin berani membohongimu. Aku benar-benar mencintainya."

Chlara tampak ragu. Dalam hati Clark bimbang mencari alasan yang masuk akal. Memang benar, di kehidupan ini mereka tak pernah bertemu, apalagi saling mengenal. Bagaimana mungkin ia menjelaskan soal reinkarnasi?

'Mungkin kalau aku bilang kita saling kenal lewat pesan singkat, itu lebih masuk akal daripada bicara soal kehidupan sebelumnya,' batinnya.

"Kak, aku tak berbohong. Aku mencintainya dengan tulus. Tak ada yang memanipulasi perasaanku. Kau harus percaya padaku."

Chlara menatap lekat mata adiknya, lalu meraba keningnya khawatir. "Kau tidak sakit, kan? Atau... apakah kau terkena santet?"

Clark menepuk pelan tangan kakaknya. "Tak ada begitu, Kak. Aku benar-benar mencintainya."

Melihat ketulusan di mata adiknya, Chlara akhirnya terdiam seribu bahasa.

"Paman Luis, aku akan pergi sebentar bersama Kakak," ucap Clark. "Aku akan segera kembali. Aku hanya ingin bicara berdua dengannya agar ia percaya padaku."

"Tapi Nyonya..."

"Percayalah padaku. Kalau aku bicara di sini, Kakak pasti mengira kalian sedang menekanku. Kau bisa menghubungi Kak Dante untuk memberi tahu."

Paman Luis akhirnya mengizinkan. Begitu mereka pergi, ia segera menelepon Dante.

"Suruh orang mengawasi mereka dari jauh," perintah Dante tenang. Bukan karena tak percaya pada istrinya, melainkan ia sadar betapa berbahayanya posisi yang kini dijalani Clark. Sebagai istri pemimpin mafia, nyawa gadis itu kini menjadi sasaran empuk bagi musuh-musuhnya.

"Baik, Tuan."

***

Tak lama kemudian, pintu ruangan Dante terbuka paksa. Seorang bawahannya masuk dengan wajah pucat pasi.

"T-Tuan..."

"Ada apa?"

"T-Tuan, ampunilah hamba ini..."

"Cepat katakan! Jangan bertele-tele!" bentak Dante.

"N-Nyonya... Nyonya diculik!"

Prang!

Botol anggur di meja pecah berantakan saat dilemparkan Dante dengan amarah yang meledak.

"Keparat! Kenapa baru bilang sekarang?! Kerahkan semua orang! Cari dia sampai dapat! Kalau sampai ada apa-apa padanya, kalian semua takkan selamat dari peluruku!" raungnya menggelegar.

Seketika seluruh jaringan pasukan Dante bergerak menyisir setiap sudut kota. Misi mereka hanya satu yaitu menemukan Clark dengan keadaan selamat seutuhnya. Jika gagal, kematianlah yang akan menyambut mereka semua.

1
Ari Peny
masya Allah 👍👍👍
Ari Peny
bagus dante hrs tegas
Ari Peny
mencurigakan
Ari Peny
pasti berniat berkianat atau pemberontakan
Ari Peny
semangaaat
Siti Maemunah
benarkah si Clark bukan perempuan
Ari Peny
berdua hrs kuat
Ari Peny
lanjuuut
Muft Smoker
km slah cara Andrew ,, menghadapi bocah tantrum macam dante dg menggoda istri ny ,, sama aj km mau di usap2 malaikat maut 😂😂😂😂
Muft Smoker
kak brrti Clark bnran cowo????
😱😱😱😱
Ari Peny
lanjuuut
Ari Peny
waaah apa pamannya hanya ingin tau benar2 cinta gk
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
kasihan si dokter ,, di tendang ma Clark ,, moga gx lupa ingatan 😂😂😂😂😂😂😂😂 ,,


sakit perut adek bang ,,,
😂😂😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣
Ari Peny
moga salah orang 😭😭😭
Muft Smoker
ayooo segera cari dante jgn sampe Dy di culik gombel wewe
Muft Smoker
kak ni si Clark bnran cowo???
koq pemuda trus nyebutnya 🤭🤭🤭🤭
Ari Peny
jgn2 dante d jebak
Muft Smoker
akhirnya 😂😂😂
Ari Peny
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!