NovelToon NovelToon
Skenario Cinta Sang CEO

Skenario Cinta Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Traay

​"Bunga Aster segar, kotak sarapan tanpa nama, dan pesan singkat dari nomor tak dikenal."

​Selama berbulan-bulan, Nayshi dibuat bertanya-tanya oleh sosok secret admirer yang selalu memanjakannya diam-diam di tempat kerja. Di saat ia terbiasa dengan perhatian misterius itu, sebuah kejutan besar datang: sosok di balik topeng pengagum rahasia tersebut ternyata adalah Keenan Zaydan—CEO kaku dan dingin yang menjadi mitra proyek perusahaannya.

​Pria yang di dunia bisnis terkenal kaku bak "kulkas dua pintu" itu ternyata bisa berubah sangat romantis, manis, dan pantang menyerah demi meluluhkan hati Nayshi. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai saat Keenan tak lagi bersembunyi di balik layar, melainkan nekat melangkah langsung ke rumah Nayshi untuk berhadapan dengan orang tuanya.

​Akankah Nayshi siap menyambut cinta sang CEO yang dulunya sembunyi-sembunyi, kini terang-terangan menunjukkan effort tanpa batas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Traay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bunga tak diinginkan

Kini Pak Arvin dan Nayshi sudah berada di Mahendra Group, tempat asal mereka. Begitu masuk ke dalam Kantor, Ia menghembuskan nafas lega.

Namun baru mau duduk di bangku kerjanya, ada buket bunga mawar merah di mejanya. Saat Ia mau mengambil bunga itu, ada suara nyaring dari kejauhan yang memanggilnya.

" Nayshi! akhirnya Lu balik jugaa. " Ucap seorang wanita dengan suara nyaring dan langkah tergesa-gesa.

" Gimana? gimana mukanya si Pak Keenan Zaydan itu? pasti ganteng kan? terus wanginya kayak old money kan? " cecar Nadia tanpa jeda.

Nayshi terkekeh pelan sambil merapihkan tas serta laptopnya, Ia tata rapih diatas meja " Satu satu-satu tanyanya, jangan kayak dikejar-kejar deadline. "

" Yaa habisnya Gua penasaran banget!" Ucap Nadia sambil menopang dagu dengan kedua tangannya.

" Dia ganteng, kharismatik, dan sangat profesional. " jawab nayshi santai. " Dan ternyata Dia teman kuliah Pak Arvin. "

" Hah serius? sempit banget dunia ini. " Ucap Nadia dengan tatapan beralih pada buket bunga dimeja Nayshi " Tuh bunga dari Irsyad. Pria yang selalu ngejar Lu. "

Nayshi membuang nafas kasar, setelah membaca tulisan disana.

Irsyad adalah rekan kerja dari bagian pemasaran. Namun Nayshi tak menyukainya, karena sikapnya yang tempramen. Nayshi pernah melihat Irsyad dengan mudah main tangan tidak hanya pada laki-laki tapi juga perempuan.

" Tuh orangnya lagi jalan kesini. " Ucap Nadia malas, Ia pun tahu Irsyad tempramen.

" Hai Nay, gimana tadi kerja samanya lancar? " Tanya Irsyad dengan senyum yang sumringah yang dipaksakan manis.

" lancar. " Sahut Nayshi singkat dengan wajah datar dan tangan pura-pura mengetik keyboard.

" Semoga kerja sama kali ini sukses seperti sebelumnya yaa. "

" semoga aja." Balas Nayshi masih dengan wajah datar tanpa ekspresi.

Irsyad mulai mengikis jarak, menopang sebelah tangannya diatas meja Nayshi " Nay Aku disini loh, bukan di laptop Kamu. "

Nayshi hanya melihat sekilas dengan pandangan formal yang berjarak" Makasih untuk bunganya. "

" Kamu suka mawar kan? atau bunga lainnya?" tanya Irsyad penuh harap.

Nayshi memilih diam tak menjawab, dan beruntungnya Ia dipanggil oleh Pak Arvin untuk masuk ke ruangan dan membahas tentang kerja sama dengan Zaydan Group.

" Nay di panggil Pak Arvin ke ruangannya. " Ucap salah satu teman kerja yang baru keluar dari ruangan itu.

" Oke makasih. " sahutnya dengan senyum ramah berbanding kebalik dari sikapnya ke Irsyad.

Nayshi bangkit dari duduknya ke ruangan tanpa memperdulikan Irsyad yang ada dihadapannya.

" Gila dikacangin mulu, anjir. " Umpat Irsyad.

Nadia yang mendengar itu senyum sumringah dan sangat puas atas sikap Nayshi.

' Bagus Nay, orang kayak gitu ga usah di ladenin. Gua juga ga mau Lu punya pasangan tempramen kayak si kunyuk ini. '

Irsyad mendadak menoleh melihat wajah puas Nadia, matanya mendelik tajam " Lu ngapain tiba-tiba senyum begitu? ngeledek Gua Lu? "

Nadia menatap laki-laki itu dengan sinis dan memutar bola matanya " Mulut-mulut Gua, seterah Gua."

Irsyad pun pergi. Nadia bangkit dari kursinya, dan dari belakang meledek nya seakan mau nonjok kepala Irsyad, membuat karyawan yang melihat itu menahan tawa melihat tingkah konyol Nadia.

Nayshi mengetuk pintu sebelum melangkah masuk kedalam ruangan Pak Arvin, Pak Arvin sedang menatap layar monitor yang berisi point penting dari hasil meating tadi.

" Masuk Nay, duduk. " perintah Pak Arvin dengan melihat kearahnya.

Nayshi mengangguk sopan dan duduk dengan anggun, serta membuka buku catatan yang selalu Ia bawa.

" Hasil diskusi di kafe tadi benar-benar memuaskan, bahkan Keenan sangat terkesan dengan ketelitian Kamu. " puji Pak Arvin dengan penuh Apresiasi " Sekarang kita harus tentuin tim inti dari proyek megah Grand Zaydan Eco Resort. "

" Terimakasih, Pak" Balas Nayshi dengan senyum profesional.

" Untuk proyek Ini Kita butuh tim yang solid. Apakah Bapak sudah ada kandidatnya? " Tanya Nayshi dengan tangan yang sudah siap menulis.

Pak Arvin menyadarkan punggungnya untuk berfikir sejenak. " Kalo untuk analisis data, keuangan serta efesiensi anggaran sudah pasti Kamu. Saya mau Kamu jadi project lead dari pihak Kita. "

Nayshi mengangguk paham, lalu sigap mencatat poin tersebut. " Baik Pak, lalu untuk kordinasi administrasi dan dokumen lapangan siapa? "

" Itu Sahabat kamu aja si Nadia, biar Kamu bisa lebih enjoy. walaupun Ia anaknya agak pecicilan, tapi untuk alur dokumen, riset dan kordinasi antar vendor Ia juga cekatan. " Jawabnya.

Nayshi dengan terkekeh kecil mengangguk setujuh. " Saya juga setujuh, dan pasti sangat membantu serta menghibur. "

Pak Arvin pun juga terkekeh " Yaps biar ga terlalu kaku kerjanya hahaha... "

"Nah, sekarang tinggal strategi pemasaran resort-nya. " Lanjutnya dengan membuang napas kasar, dan raut wajahnya agak ragu.

" Kenapa Pak? ada Masalah? " Tanya Nayshi dengan wajah serius, melihat perubahan ekspresi Pak Arvin.

" hmm.. Irsyad mengajukan diri untuk bagian ini, menurut kamu bagaimana? " Tanya Pak Arvin ragu, Ia tahu dari Istrinya kalo Nayshi ga nyaman dengan Irsyad dan Ia juga mendengar berita tentang sikap tempramen Irsyad.

Nayshi berdiam sejenak. Dengan nafas sedikit berat, Ia menunjukkan profesionalitas. " Saya setuju Pak. secara record kinerja Dia memang bagus, dan sangat cocok untuk mengatur strategi marketing pada resort ini. "

" Kamu yakin? Saya tahu dari Istri saya, kalo Kamu lagi dideketin Dia dan Kamu risih dengan hal itu. Saya juga mendengar sikap tempramen Irsyad. " Tanya Pak Arvin memastikan, baginya kenyamanan staf itu nomer satu.

" Saya tidak akan menggabungkan masalah pribadi dengan kerjaan, dan ini hanya sebatas profesional kerja. " Jawabnya dengan tenang dan lugas.

Pak Arvin tersenyum lega dan senang dengan sikap profesional yang ditunjukkan oleh Nayshi. " Bagus, kalo gitu tim inti dari Proyek ini sudah resmi. Kamu sebagai Lead proyek, Nadia sebagai dokumenter, dan Irsyad sebagai startegi marketing. "

" Oke Pak, Saya langsung gerak sekarang. Saya akan membicarakan ini pada Nadia dan Irsyad diruang meating. " Ucapnya dengan penuh cekatan seraya merapikan buku catatan.

Pak Arvin terkekeh pelan dengan sikap autisme asistennya " Sudah Kamu santai aja dulu, nanti aja sehabis Istirahat Kamu jalanin tugasnya. Lagian dari kafe Kamu baru duduk sebentar udah Saya panggil lagi. "

Nayshi terkekeh mendengar ucapan bosnya " hehehe gapapa Pak, ini kan tugas Saya. Lagian kalo ditunda yang ada semakin lama selesainya. "

Pak Arvin hanya menggelengkan kepala dengan sikap cekatan Nayshi " Ya sudah. Kamu bisa balik ke meja Kamu untuk bersantai sejenak sambil menunggu waktu istirahat. "

" Siap Pak, Saya pamit dulu. " Sahut Nayshi dengan senyum sopan, dan melangkah keluar dari ruangan itu.

Apakah Nayshi akan berleha-leha menunggu waktu istirahat? tentu tidak.

Nayshi yang cekatan tiada tanding, justru menghidupkan kembali monitor laptopnya untuk mencatat beberapa point tadi serta bahan untuk meating nanti.

1
💗vanilla💗🎶
mampir ni thor 😊
Traay: Terimakasih 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!