NovelToon NovelToon
Mak Comblang Cilik

Mak Comblang Cilik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Anak Genius
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Keisya Mahardika hanya punya satu keinginan sederhana, yaitu memiliki seorang mama.

Sayangnya, ayahnya, Arya Mahardika, adalah CEO dingin yang lebih mencintai pekerjaannya daripada urusan hati. Sampai suatu hari Keisya bertemu Alya di kantor ayahnya, wanita baik hati yang langsung ia pilih menjadi calon mamanya.

Sejak saat itu, dimulailah berbagai misi rahasia sang mak comblang cilik untuk mendekatkan mereka berdua.

Di balik rencana-rencana kecil yang lucu dan menggemaskan, perlahan dua hati yang sama-sama terluka mulai saling menemukan.

Tapi apakah cinta bisa benar-benar tumbuh dari ulah seorang anak kecil?Atau justru sang mak comblang cilik harus menerima bahwa tidak semua keinginan bisa menjadi kenyataan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Uhukk....

Arya dan Alya langsung tersedak secara bersamaa.

Arya yang sedang minum air langsung menyemburkan sedikit ke meja, sementara Alya tersedak ludahnya sendiri sampai matanya berkaca-kaca.

Ruangan meeting yang tadinya sudah awkward, kini resmi menjadi panggung drama komedi keluarga.

"Diam Key," tegur Arya dengan suara setengah panik, setengah malu. Tangannya langsung menutup mulut putrinya pelan, tapi sudah terlambat. Bom sudah meledak.

Alya menundukkan wajahnya dalam-dalam, pura-pura sibuk merapikan kertas di tangannya. Pipinya memerah sampai ke telinga. Ya ampun, ini beneran happening di depan semua tim keuangan? batinnya panik.

Sebagai analis keuangan yang biasanya hanya berurusan dengan angka, ia sama sekali tidak siap jadi bahan penilaian calon ibu tiri oleh anak kecil berusia tiga tahun.

Tapi Keysa bukan tipe anak yang mudah diam.

Dengan hati-hati ia turun dari pangkuan ayahnya. Kaki kecilnya menapak ke kursi kosong di sebelah Arya, lalu ia berdiri di sana seperti seorang MC kecil yang sedang menguasai panggung.

Semua peserta meeting sekarang benar-benar melongo, tidak ada yang berani berkedip.

"Dengal cemuanya," ucap Keysa dengan suara lantang, meski lidahnya masih belepotan. Ia menjeda sebentar, mengambil napas dalam-dalam seperti artis yang mau pidato.

"Caat ini Key cedang nyali mama balu buat Key. Luca Key ada acala cekolah dan halus bawa mama!"

Ruangan hening sejenak. Tony di belakang sudah menutup mulutnya rapat-rapat, bahunya berguncang hebat menahan tawa.

Febri memegang pointer-nya erat-erat seolah itu adalah penyelamat nyawanya.

Keysa melanjutkan dengan penuh percaya diri, tangan kecilnya menunjuk ke arah Alya yang masih berdiri di depan layar."Menulut kalian, aunty ini cocok nda jadi ictli papa Key?"

Semua kepala langsung menoleh ke arah Alya. Wanita itu berdiri kaku seperti patung, wajahnya campur aduk antara malu, kaget, geli, dan entah apa lagi. Tangannya masih memegang remote presentasi, tapi layar sudah lama freeze di slide Analisis Cash Flow.

Beberapa karyawan wanita di belakang mulai berbisik-bisik sambil tersenyum-senyum. Ada yang mengacungkan jempol diam-diam ke arah Keysa, seolah mendukung misi kecil itu.

Tony berdehem keras, berusaha mengembalikan suasana, tapi gagal total karena sudut bibirnya sudah ikut naik.

Arya mengusap wajahnya dengan satu tangan, pasrah. "Keysa, ini meeting kerja Papa, bukan acara perjodohan," gumamnya lemah. Tapi nada suaranya sudah tidak sanggup marah.

Bagaimana marah pada anak yang sedang berusaha menyelamatkan papanya dari kesendirian?.

Keysa menoleh ke papanya dengan ekspresi polos yang mematikan. "Nda apa-apa. Cekalian belenang minum ail" katanya sok tahu.

Arya menggeleng kepalanya pasrah. Dia tidak mungkin membentak putrinya di hadapan semua orang.

Alya akhirnya memberanikan diri mengangkat wajah. Ia tersenyum gugup, suaranya kecil, "Ehm… terima kasih ya, Keysa. Tapi Aunty masih harus kerja dulu…"

Keysa mengangguk-angguk mengerti, tapi matanya masih menilai Alya dari atas ke bawah seperti sedang melihat barang di etalase. "Aunty cantik kok. Papa cuka yang lapi dan pintal. Aunty pintal nda?"

Ruangan kembali riuh dengan tawa kecil yang tidak bisa ditahan lagi. 

Arya hanya bisa mengangkat tangan menyerah sambil mengelus punggung Keysa, berusaha menenangkan gadis kecilnya yang sedang dalam mode matchmaking ekstrem.

Tony akhirnya tak tahan dan berbisik pelan ke tetangga kursinya, "Hari ini rekor baru. Meeting keuangan paling romantis sepanjang sejarah perusahaan."

Sementara itu, Alya masih berdiri di depan, jantungnya berdegup kencang. Entah ini pertanda baik atau malapetaka, tapi satu hal yang pasti, presentasi cash flow-nya hari ini tidak akan pernah dilupakan oleh siapa pun di ruangan ini.

Belum sempat Alya membuka mulut, Arya sudah mengangkat tubuh kecil putrinya ke pelukan, seolah ingin melindunginya dari semua keributan dunia. 

"Rapat selesai. Kita lanjutkan minggu depan," ucapnya dengan suara tegas dan nada dingin yang menusuk. 

Tanpa menunggu jawaban, pria itu melangkah keluar, meninggalkan keheningan yang mencekam di ruangan. 

"Cebental papa, cebental! Key belum celecai lho nyali jodohnya!" Keysa memberontak dengan suara lantang di gendongan sang ayah.

Arya menatap putrinya dengan ekspresi frustasi yang sulit disembunyikan. "Kamu masih kecil, Key. Tau dari mana perjodohan seperti itu?" tanyanya dengan nada setengah putus asa. 

Keysa menoleh sambil cemberut, suaranya kecil tapi tegas, "Dali olang-olang lah! Nda mungkin dali papa, olang papa aja belum punya jodoh!" Ucapannya seperti paku menancap ke dalam dada Arya, mengingatkannya pada ketidakpastian yang selama ini membayanginya.

Sementara itu, di dalam ruang meeting, Alya menjadi pusat perhatian baru. Begitu Keysa dan Arya keluar ruangan, Alya menjadi bahan ejekan teman-temannya.

"Itu kesempatanmu banget, Al! Menjadi istri CEO dalam satu hari," godanya sambil menyenggol lengan Alya dengan mata berbinar-binar.

"Iya dong, Al! Kapan lagi dapat pria kaya, ganteng, single parent, dan bonus anaknya lucu kayak gitu," timpal yang lain sambil tertawa kecil.

Alya hanya bisa menunduk semakin dalam, wajahnya sudah seperti tomat matang. Ia berusaha fokus ke laptopnya, tapi telinganya memerah sampai ujungnya.

"Ckckck," tiba-tiba Sela bersuara dari kursi belakang. Wanita yang memang tidak pernah akur dengan Alya itu menyilangkan tangan di dada dengan ekspresi sinis. 

"Hati-hati aja. Bisa-bisa kamu cuma dijadikan babysitter gratis. Anak kecil manis di depan, tapi urusannya berat di belakang. Lagian, bos kan tipe sibuk. Nanti kamu yang capek sendiri."

Suasana yang tadinya penuh tawa kecil langsung agak tegang. Beberapa orang saling pandang, sementara yang lain pura-pura sibuk dengan catatan mereka. 

Sela memang terkenal suka menyemprotkan komentar pedas, apalagi kalau ada kesempatan menjatuhkan Alya.

Alya menghela napas panjang dan kesal. Ia menutup laptopnya pelan, lalu menoleh ke arah teman-temannya dengan ekspresi lelah.

"Kalian ini apaan sih?" katanya dengan nada setengah tertawa setengah jengkel. "Dia cuma anak kecil. Lucu-lucu aja, nggak usah diambil serius. Mana mungkin aku mikir ke situ. Ini acara meeting, bukan acara jodoh-jodohan."

Alya mengemasi semua perlengkapan meetingnya, setelah itu memutuskan pergi meninggalkan mereka semua. Di susul temanya satu persatu yang juga ikut keluar.

1
Ariany Sudjana
wah Oma buat heboh pagi-pagi 😂😂🤣🤣
Ariany Sudjana
coba untuk jujur Alya, Arya itu ingin tahu apa kamu pantas untuk jadi ibu sambung Keysa
Ipunk Hantu
lanjut KK thorrr
Ariany Sudjana
nanti kalau Keysa pindah sekolah, berarti Zara juga pindah yah? supaya bisa tetap bersahabat baik
Ariany Sudjana
dasar orang tua yang ga tahu diri, sudah tahu anaknya salah, masih juga dibela... ternyata Arya donatur sekolah, sudahlah pindahkan saja Keysa ke sekolah lain
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: betul klo masih dilanjutkan mentalnya akan berpengaruh
total 1 replies
Eliermswati
cpt sembh y ank cantik biar bs comblangin papa Arya lg😍smngt thor up nya
Indriani Kartini
mau donk pa arya🤭
Chi Hoong Yap
wah, Alya terima saja Arya.Arya juga tak kisah Alya janda.yang penting rahasia keysa tertutup tunggu keysa besar baru di beritahu.😍😍
Ivone
iklan nya banyaaak banget jarang up date
Iffanaya 😽
kok bisa guru nya pergi gtu aja gk ada minta maaf sama sekali ke pihak keluarga 😱 sekolah nya emang gk beres
Ariany Sudjana
ternyata keponakan Arya, masih dekat hubungannya berarti, dan sekolah harus dituntut, karena membiarkan perundungan terjadi dan tidak memberi tahu ke orang tua, ketika anak korban perundungan mengalami kecelakaan
Ariany Sudjana
ini sekolah bisa dituntut, murid kecelakaan kok tidak memberi tahu orang tuanya
Chi Hoong Yap
pasti Alya donor darah, mungkin keysa anak kakak Arya
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: kemungkinan begitu dan darah Alya cocok sama Keysa pihak sekolah harusnya menghubungi Arya mau bagaimanapun keadaan nya jangan anggap remeh luka anak kecil
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
eh kira² sapa td yg donorin darah buat keysa 🤔
Iffanaya 😽
next kk 🙌
Indriani Kartini
baru sadar pa Arya klau punya karyawan yg cantik dan bwt deg2an, knapa beru sekarang pa🤭🤭🤭
merry yuliana
💪💪💪🙏
merry yuliana
nah loh ayo tebak2an alya jawab apa 🤭....kasian keysa rindu kasih sayang seorang mama semoga kak thor cantik melancarkan jalan akya cepat jadi istri arya dan mama keysa😍💪💪💪🙏
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
jawab aja Alya kalo mau jadi Mamanya Key asal Papa Key juga setuju klo Aunty Alya jadi istrinya Papa otomatis jadi Mamanya Key🥳
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
next kk 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!