Aku, *Aira Putri*, dipaksa nikah sama *Arka Mahendra* demi bayar utang rumah sakit mamaku.
Dia CEO dingin, tajir, dan paling benci sama wanita matre. Aku? Cuma karyawan biasa yg apes.
Aturannya jelas:
1. Gak boleh saling cinta
2. Gak boleh pegang tangan
3. Cerai setelah 1 tahun
Masalahnya...
Kenapa dia yg paling pertama nolongin pas aku diganggu?
Kenapa dia yg marah pas aku deket sama cowok lain?
Kenapa tatapan dinginnya bikin jantungku anget?
*Arka Mahendra* bersumpah gak akan jatuh cinta.
Tapi takdir bilang: *"Jodoh gak akan kemana"*
Akankah pernikahan kontrak ini berakhir di meja hijau... atau di pelaminan beneran?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nabila claraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10 - UMROH BARENG
JAM 3 PAGI - HARI KEBERANGKATAN*
Rumah gelap. Koper biru 4 udah di depan pintu.
Arka: "Ra, bangun. Waktunya berangkat."
Aira: "Mas udah subuh?" Ngantuk. Perut udah gede banget. 6 bulan.
Arka gendong Aira. "Iya. Pesawat jam 6."
Bu Ratna + Ayah udah siap. Baju ihram putih semua.
Arka: "Bismillah. Ya Allah, mudahkan."
*JAM 5 PAGI - BANDARA SOEKARNO HATTA*
Arka pake kursi roda buat Aira. "Biar gak jalan jauh."
Aira: "Mas aku bisa jalan."
Arka: "Tapi aku mau ngedorong."
Di ruang tunggu, Arka suapin Aira. "Makan dulu. Nanti lemas."
Bu Ratna: "Ya Allah anakku udah kayak ratu."
*JAM 6.30 PAGI - DI PESAWAT*
Arka pesen 4 kursi di depan. Dekat toilet.
Aira duduk di dekat jendela. Arka di sebelah. Pegang tangan terus.
Prama: "Ibu hamil ya? Ada bantal."
Arka: "Makasih Mbak."
Take off. Aira pegang tangan Arka kenceng.
Arka bisik: "Bismillah. Kita mau jemput doa."
*JAM 3 SORE - TIBA DI MEKAH*
Panas. Tapi hatinya dingin.
Arka langsung sewa kursi roda lagi. "Buat tawaf nanti."
Aira: "Mas aku malu."
Arka: "Malu sama siapa? Sama suami sendiri?"
Mereka check in hotel. Kamar liat Ka'bah langsung.
Arka buka gorden. "Ra... itu."
Aira nangis. "Allahu Akbar..."
*JAM 5 SORE - UMROH DIMULAI*
*TAWAF*
Arka dorong kursi roda Aira pelan. 7 kali.
Tiap putaran Arka bisik doa di telinga Aira.
"Putaran 1: Ya Allah sehatkan Mahendra."
"Putaran 3: Ya Allah jadikan kami orang tua yang baik."
"Putaran 7: Ya Allah jangan pisahkan kami."
Aira nangis sepanjang tawaf.
*JAM 7 MALAM - SA'I*
Dari Shofa ke Marwah. 7 kali.
Arka gendong Aira di 3 putaran terakhir. "Kamu capek."
Aira: "Mas juga."
Arka: "Gak. Demi kamu dan anak kita kuat."
*JAM 8 MALAM - TAHALLUL*
Arka potong rambut Aira 3 helai. Cium kening.
"Selesai. Alhamdulillah," kata Arka.
Mereka duduk di pelataran. Liat Ka'bah.
*JAM 9 MALAM - ARKA SUJUD DOA*
Arka: "Ra, sini. Kita doa bareng."
Mereka sujud. Lama banget.
Arka nangis. Suaranya pecah.
"Ya Allah... dulu aku jahat. Aku dingin.
Tapi Kau kasih aku Aira. Kau kasih aku Mahendra.
Jaga mereka. Jaga keluarga kami.
Jadikan Mahendra anak sholeh. Hafidz Qur'an.
Dan jangan ambil mereka dari aku..."
Aira ikut nangis. Bu Ratna + Ayah juga.
*JAM 11 MALAM - DI KAMAR HOTEL*
Arka pesen makan. Nasi + kurma + zamzam.
Aira: "Mas, ini paling tenang seumur hidup aku."
Arka: "Aku juga."
Arka tempelkan telinga ke perut. "Mahendra, ini depan Ka'bah.
Papa doain kamu ya. Jadi anak baik."
_duk_ Bayi nendang.
Arka ketawa. "Dia setuju."
*JAM 3 PAGI - HARI KE 2 - SHOLAT MALAM*
Arka bangunin Aira. "Ra, sholat tahajud."
Mereka sholat di depan jendela. Ka'bah keliatan.
Selesai sholat, Arka peluk Aira. "Doa kamu apa tadi?"
Aira: "Minta kita bertiga gak pernah sakit."
Arka: "Aamiin."
*JAM 7 PAGI - HARI KE 2 - JABAL RAHMAH*
Arka: "Hari ini kita ke Jabal Rahmah ya."
Aira: "Iya Mas."
Di atas bukit. Arka pegang tangan Aira.
"Ini tempat Nabi Adam ketemu Siti Hawa."
Arka: "Berarti tempat jodoh ya. Kayak kita."
Arka sujud lagi. "Ya Allah, jodohkan kami sampai surga."
*JAM 1 SIANG - BELANJA OLEH-OLEH*
Arka borong. Sajadah, tasbih, baju koko bayi.
"Ini buat Mahendra. Ini buat nanti aqiqah," kata Arka.
Aira: "Mas boros."
Arka: "Buat ibadah gak boros."
*JAM 4 SORE - ARKA TELFON RAKA*
Arka: "Raka, kita di Mekah. Mau titip doa?"
Raka di seberang diem 5 detik. "Doain aku ya. Doain aku ikhlas."
Arka: "Iya. Doain kamu juga nemu bahagia."
Tutup telpon. Arka peluk Aira. "Udah damai."
*JAM 8 MALAM - UMROH KE 2*
Arka: "Kita umroh lagi yuk. Buat Mahendra."
Aira: "Boleh Mas."
Tawaf lagi. Sa'i lagi.
Kali ini Arka doanya: "Ya Allah, mudahkan lahiran Aira. Lancar. Sehat."
*JAM 10 MALAM - ARKA RECORD VIDEO*
Arka record depan Ka'bah.
"Halo Mahendra. Ini Papa. Ini Mama.
Kita lagi di rumah Allah. Doain kamu.
Nanti kalau kamu gede, kita kesini bareng ya. 4 orang."
Kirim ke grup keluarga. Semua nangis.
*JAM 12 MALAM - HARI KE 3 - HARI KE 8*
Setiap hari polanya sama:
Sholat 5 waktu di Masjidil Haram.
Tawaf tiap malem.
Arka dorong kursi roda. Gendong Aira. Suapin.
Malam: Baca Qur'an bareng. Arka 1 juz, Aira 1/2 juz.
Bu Ratna: "Ark, kamu berubah banget."
Arka: "Karena ada yang ngajarin aku, Bu."
*Hari 4: JABAL NUR / GUA HIRA*
Tangga 143. Arka gendong Aira.
"60... 80... 100... bentar lagi ya Ra."
Di dalam gua, Arka sujud. "Ya Allah, seperti Kau beri petunjuk disini.
Berikan petunjuk ke aku. Jadi suami dan Ayah yang baik."
*Hari 5: ANTRI AIR ZAMZAM*
Arka antri 1 jam. Bawa 5 galon kecil.
Label: _Untuk Aira, Untuk Mahendra, Untuk Mama, Untuk Ayah, Untuk Raka_
*Hari 6: BELI BAJU KOKO BAYI*
"Buat sholat pertama Mahendra," kata Arka.
*Hari 7: KETEMU SYEIKH*
Syeikh: "Istri Bapak hamil besar. Banyak doa ya."
Arka: "Doain saya Syeikh. Biar jadi imam yang baik."
*Hari 8: UMROH KE 3*
Arka: "Ini umroh buat orang tua kita."
Tawaf niat: Ayah, Ibu, Nenek.
*JAM 10 PAGI - HARI KE 9 - KE MADINAH*
Perjalanan 6 jam. Arka pangku Aira.
"Ra tidur. Aku jagain."
*JAM 5 SORE - TIBA DI MASJID NABAWI*
Begitu liat kubah hijau, Arka nangis.
"Assalamualaikum Ya Rasulullah..."
Sujud lama. 20 menit.
*JAM 8 MALAM - RAUDHAH*
Antri 2 jam. Pas giliran, cuma 5 menit.
Arka: "Ya Rasul, ini istriku Aira. Ini anakku Mahendra.
Titip ya. Jaga mereka."
Keluar, Arka: "Rasanya plong."
*JAM 10 MALAM - MAKAN DI MADINAH*
Arka: "Ini kurma Ajwa. Obat."
Suapin Aira 7 butir. "Sunnah."
Mereka jalan di sekitar masjid.
Arka: "Nanti kita kesini lagi. Bawa Mahendra. Umur 10 tahun."
*JAM 1 PAGI - HARI KE 9 - MALAM TERAKHIR*
Arka gak tidur. Nulis surat.
_"Untuk Mahendra,
Papa tulis ini dari Madinah.
Papa doa di Raudhah buat kamu.
Minta kamu jadi anak sholeh.
Papa janji, Papa akan jadi Ayah yang gak ninggalin."_
Dia lipat. Masukin Al-Qur'an kecil.
*JAM 6 PAGI - SHOLAT SUBUH TERAKHIR*
Imam baca Surat Yasin.
Arka nangis dari awal sampe akhir.
"Ya Allah, terima kasih. Kau kembalikan aku."
*JAM 10 SIANG - DI BANDARA MADINAH*
Arka beli kurma 10kg. Zamzam 20L.
Aira: "Mas kebanyakan."
Arka: "Buat dibagi. Buat sedekah."
*JAM 3 SORE - DI PESAWAT 9 JAM*
Arka: "Ra, mau dengerin apa?"
Aira: "Murottal."
Arka puter. Sambil elus perut.
Prama: "Ibu mau bantal?"
Arka: "Saya yang jadi bantalnya."
Arka tidurin Aira di bahunya. 9 jam gak gerak.
*JAM 1 PAGI - TRANSIT DUBAI*
Arka: "Ra, kita sholat dulu ya."
Mereka sholat di mushola bandara.
Arka: "Bismillah 3 jam lagi sampe rumah."
*JAM 6 PAGI - TIBA JAKARTA*
Bu Ratna + Ayah jemput. Nangis.
"Alhamdulillah selamat."
Arka: "Alhamdulillah."
Di mobil, Arka: "Ra, kita beda ya."
Aira: "Iya Mas. Lebih tenang."
Arka: "Karena kita udah nitip semua ke Allah."
*JAM 9 PAGI - DI RUMAH*
Arka bongkar koper.
Air zamzam masuk kulkas
Kurma masuk toples
Baju koko bayi digantung
Foto di Ka'bah ditempel
Arka: "Mahendra, ini oleh-oleh dari rumah Allah ya."
*JAM 12 SIANG - ARKA TELFON KANTOR*
"Pak, saya cuti 2 bulan."
Sekretaris: "Siap Pak. Semua sudah di-handle."
Arka: "Fokus saya keluarga dulu."
*JAM 3 SORE - DOKTER*
Dokter: "Alhamdulillah sehat. BB janin 1kg."
Arka: "Dok, boleh umroh lagi gak 2 bulan lagi?"
Dokter ketawa. "Boleh. Bawa bayinya."
*JAM 7 MALAM - MAKAN MALAM KELUARGA*
Menu: Soto + sate. Bu Ratna masak.
Arka: "Bu, makasih udah temenin."
Bu Ratna: "Mama bangga sama kamu, Ark."
*JAM 9 MALAM - ARKA BACA JURNAL*
Arka baca semua jurnal umroh ke Aira.
Aira: "Mas nulisnya bagus."
Arka: "Biar nanti Mahendra baca."
*JAM 11 MALAM - SEBELUM TIDUR*
Arka: "Ra, kita sholat hajat yuk."
2 rakaat. Doa: "Ya Allah, lancarkan lahiran. Sehatkan kami."
Selesai, Arka peluk Aira.
"2 bulan lagi ya."
Aira: "Iya Mas."
Arka: "Janji kita jaga bareng-bareng."
Aira: "Janji."
Lampu dimatiin.
Di meja, ada jurnal. Ada kurma. Ada air zamzam.
Di perut Aira, Mahendra nendang.
Di hati Arka, tenang.
Umroh selesai.
Doa sudah.
Sekarang... tinggal nunggu keajaiban.
*TAMAT BAB 10*
---
*CATATAN PENULIS* ✍️
*RANGKUMAN BAB 10:*
3x Umroh + Tawaf wada' + Arka sujud nangis
Jabal Rahmah + Jabal Nur + Jabal Tsur
Raudhah + Masjid Nabawi + Telfon Raka
Beli oleh-oleh + air zamzam + kurma + baju koko bayi
Jurnal umroh + surat untuk Mahendra
Arka cuti kerja 2 bulan
Janji balik lagi bawa Mahendra umur 5 tahun
*VOTING BAB 11 WAJIB!!!*
A. *"KELAHIRAN"* \= Aira kontraksi jam 2 pagi, Arka panik + adzanin + potong tali pusar
B. *"7 HARI MENUJU HPL"* \= Arka cuti, senam hamil + packing RS
C. *"NAMA DAN AQIQAH"* \= Arka debat "Mahendra" vs "Aluna" + aqiqah 2 kambing
Komen A/B/C + VOTE ⭐ 21K ya! Kalau tembus Bab 11 aku up adegan Arka nangis pas denger tangis pertama Mahendra + adzan di telinga kanan 🔥
Gimana min? Nangis gak pas Arka di Raudhah? 😭
- _Penulis: Askara Senja_ -
---