Lin Wu Ji, seorang Immortal Tertinggi yang tak terkalahkan. Suatu hari, ia dikhianati dan dihancurkan oleh Gu Zhong, rekan terdekatnya. Alih-alih binasa, jiwa Lin Wu Ji bereinkarnasi ke dalam tubuh Lin Hao, seorang anak dari keluarga fana biasa di desa terpencil yang dianggap lemah. Dibekali dengan sistem dewa yang tiada tandingannya, Lin Hao bangkit untuk memulai perjalanannya demi membalas dendam dan kembali mencapai puncak kekuasaan.
Update 1-2 kali dalam seminggu.
Note: Cerita ini adalah karya original author bukan novel terjemahan!
Genre : Fantasi timur, Reincarnation, Balas Dendam, System, Xianxia, Xuanhuan, Adventure, Original, Romansa Fantasi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zan Apexion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3: Teknik Jari Yang Dapat Mengguncang Gunung
"Haha, Desa Qingyun! Sudah waktunya kalian membayar!" teriak Zhang Lei, suaranya dipenuhi dengan kesombongan.
Ketika Zhang Lei dan enam anak buahnya melewati pohon tua yang menjadi titik aktivasi Formasi, tiba-tiba, kabut yang sudah ada di desa tampak menjadi lebih tebal, dan berputar-putar dengan perlahan di sekeliling mereka.
Ding !
[Notifikasi System]
Formasi Jebakan Ilusi Dasar (Rune Tingkat 1) Terdeteksi dan Siap untuk Diaktifkan setiap saat!
Target: Zhang Lei & Geng Taring Serigala. Memasuki area efektif.
---
Zhang Lei tertawa terbahak-bahak. "Aneh Kabut apa ini? tapi tidak apa-apa, kalian pikir hanya dengan kabut ini bisa menghentikan kami?"
"Tidak! Lihat! Itu... di sana ada harta karun... Kita kaya, haha..." teriak salah satu bandit mencela pembicaraan.
Tiba-tiba, pandangan para bandit itu dipenuhi dengan ilusi. Mereka merasa tidak lagi berada di desa, tetapi di tengah-tengah sebuah tambang Batu Spiritual yang berkilauan.
Mereka menjadi gila, dan mulai menyerang udara serta berebut harta karun yang sepenuhnya hanya sebuah ilusi dan tidak mungkin ada. Namun, ada pengecualian yakni Zhang Lei Sang pemimpin, sebagai seorang Master Bela Diri yang setara dengan ranah Qi Gathering Tingkat 5, ia merasakan ada hal yang aneh.
"Diam! Ini hanya ilusi rendahan saja!" raung Zhang Lei, namun saat ini ia sudah terlambat. Meskipun ia tahu itu ilusi, pandangannya mulai kabur, dan ia tidak bisa lagi melihat keberadaan lawan(Lin Hao).
Lin Hao memanfaatkan hal itu dan mulai bergerak dengan kecepatan setara Ranah Qi Gathering Tingkat 5 yang diberikan oleh Pil Kekuatan Fana tadi, dan dengan seketika langsung melompat ke sisi Kakek Lin, dan juga mendorongnya kembali ke dalam gubuk.
"Kek, jangan keluar!," ucapnya.
Lin Hao kemudian kembali ke gerbang. Dia tidak membuang-buang Qi nya untuk menyerang bandit yang sudah terjebak. Karena, Ia tahu sasarannya saat ini adalah Zhang Lei.
Lin Hao mengambil Batu yang ada disekitarnya, kemudian mengalirkan Qi fana miliknya ke batu tersebut, ia sadar bahwa ini adalah kesempatan terbaiknya.
"Zhang Lei! Dasar Manusia Rendahan!" teriak Lin Hao.
Zhang Lei terkejut. Ilusi itu tidak efektif melawan Sense Spiritualnya yang lebih kuat, tetapi dalam kondisinya saat ini, ia tidak bisa melihat lawan (Lin Hao).
Lin Hao pun melemparkan Batu tadi, Batu tersebut, melesat seperti anak panah.
Krack!
Batu itu menghantam kaki kuda Zhang Lei. Kuda itu terkejut, meringkik kesakitan, dan menjatuhkan Zhang Lei ke tanah, tepat di tepi Formasi Jebakan Ilusi.
"Dasar bocah sialan!" teriak dan umpatan keluar dari mulut Zhang Lei. Ia langsung bangkit, dengan kapak besarnya yang berada di tangannya
Sekarang, ia bisa melihat Lin Hao, seorang pemuda kurus yang memancarkan aura Qi Tingkat 1 yang sangat lemah.
"Kau? Apa yang kau lakukan? Beraninya Qi Gathering Tingkat Rendah sepertimu melawan Geng Taring Serigala kami! Matilah!" teriak nya kesal.
Zhang Lei meraung, mengangkat kapaknya, dan menyerang Lin Hao dengan kekuatan penuh Qi Gathering Tingkat 5.
Lin Hao merespon dengan senyum tipis yang dingin, seolah sedang melihat serangga.
Ia tahu kekuatan Pil Penguatan Kekuatan membuatnya setara dengan Qi Gathering Tingkat 5 secara fisik, meskipun begitu ia tidak bodoh beradu Kekuatan secara langsung dengan kapak besar itu.
Saat kapak berat Zhang Lei turun, membelah udara dengan kekuatan fisik setara ranah Qi Gathering Tingkat 5, Lin Hao merespon dengan melakukan sesuatu yang mustahil bagi tubuh kurusnya itu. ia menggunakan teknik gerakan Immortal yang diingatnya, Langkah Harimau hitam, teknik itu dipaksa bergerak oleh nya hanya dengan True Qi fana-nya.
Wush!
Dalam hitungan detik, Kapak itu menghantam tanah tempat Lin Hao berdiri, menciptakan debu tebal dan getaran keras. Zhang Lei berpikir bahwa Lin Hao terkena serangannya, tapi situasi berubah drastis. Seketika, ia terkejut Melihat Lin Hao yang sudah menghilang, hanya meninggalkan bayangan kabur yang perlahan menghilang.
"Sialan! Dasar ilusi rendahan!" raung Zhang Lei, pandangannya kini kacau karena debu yang berterbangan di sekitar area tersebut.
Di tengah debu yang sedang berterbangan, Tiba-tiba Lin Hao muncul,bukan di belakang, tapi tepat di samping kanan Zhang Lei.
Ia menyerang di momen paling rentan kultivator fisik senjata berat yang saat ini terhenti karena mengayunkan kapak tadi.
Disisi Lain, Lin Hao memanfaatkan hal ini dengan mengarahkan tinju yang diperkuat oleh Efek Pil penguatan Kekuatan ke arah satu titik mematikan yang ia pelajari dari pengalaman di kehidupan sebelumnya, bahu kanan ke arah bawah, simpul utama Qi untuk kekuatan serangan.
DUAKK!
Itu bukan pukulan menghancurkan, tapi pukulan kejutan yang akurat. Zhang Lei menjerit kesakitan, bukan karena tulangnya patah, melainkan karena jalur Qi di bahunya terputus mendadak.
Kapak besarnya terlepas dari tangan kanannya, ia merasa bahwa titik yang terkena serangannya Itu terasa seperti mendadak mati rasa, kemudian ia terjatuh dengan bunyi Seperti logam yang jatuh dengan keras.
Ding!
[Notifikasi System]
Host memberikan pukulan kritis ke titik vital.
Kekuatan Tempur Target berkurang 50%.
---
Dalam kondisi seperti itu, Lin Hao tidak memberi jeda.
Sementara, Zhang Lei yang panik, mencoba meraih belati yang ia sembunyikan di tangan kirinya. Namun, tanpa sepatah kata Lin Hao sudah bergerak melanjutkan serangannya.
Lin Hao mengeluarkan Pil Pemulih Qi dan tanpa aba-aba langsung menelannya tanpa ragu. Energi spiritual dari Pil itu langsung mengalirkan True Qi yang sangat murni ke Dantian-nya, mengisi ulang seluruh energi yang baru saja dipakai tadi.
Zhang Lei menatap Lin Hao yang tiba-tiba segar kembali dengan mata penuh amarah bercampur kebingungan.
"Kau sangatlah berani... mati lah kau!" geram Zhang Lei, menerjang dengan belati yang kini ada di genggaman tangan kirinya.
Disisi lain, Lin Hao mendongak, matanya berkilau dengan penghinaan yang dingin. Ia membentuk segel tunggal yang sederhana dengan menggunakan tangan kirinya, memfokuskan seluruh True Qi Tingkat 1 miliknya, dan mengumpulkan nya hingga ke batas maksimal.
Kemudian, ia langsung menggunakan sebuah teknik.
"Finger of Mountain Shaker."
Teknik yang dahulu mampu meruntuhkan gunung kini diubah menjadi tusukan cepat dengan presisi tinggi, dengan Energi Qi yang tak terlihat melesat dari ujung jari telunjuk Lin Hao, arahnya bukan menuju kepala, tapi langsung menembus ke jantung Zhang Lei.
TSSK!
Bukan suara keras, hanya desisan kecil.
Tubuh besar Zhang Lei menegang. Belati di tangannya terlepas, dan ia menatap Lin Hao. Matanya dipenuhi kengerian, seolah baru menyadari siapa yang ia hadapi.
Dia mencoba mengeluarkan raungan terakhir, tetapi yang keluar hanya darah hitam tebal yang membasahi jubahnya. Master Bela Diri Fisik yah setara ranah Qi Gathering Tingkat 5 itu kini roboh, jantungnya hancur oleh tusukan energi setipis jarum.
Ding!
[Notifikasi System]
Quest Utama Pemula Selesai: Kalahkan Pemimpin Geng Zhang Lei.
Hadiah Sukses: 50 Poin Sovereign, Pil Pengumpul Qi (Spiritual) [Kemurnian 100%] x1.
Poin Sovereign Saat Ini: 55 PP (5 + 50).
Jiwa Host: Stabil (Total Poin Sovereign positif).
---
Tiba-tiba, formasi Ilusi padam, Enam bandit tersisa yang baru sadar dari kegilaan harta karun, mereka terdiam melihat mayat Zhang Lei yang kini tergeletak tanpa luka luar yang berarti.
terjadi keheningan sesaat, lalu suara teriakan ketakutan memecah malam itu. Para bandit bawahan Zhang Lei tadi, langsung membalikkan kuda mereka dan melarikan diri ke arah hutan, meninggalkan segala yang mereka bawa termasuk mayat pemimpin mereka.
Lin Hao menatap mayat itu, ekspresinya kembali tenang.
"Ini hanyalah awal, dengan usaha dan tekad serta pengalaman ku selama ini, Aku akan segera kembali ke puncak Alam atas."
Ia kemudian berbalik, berjalan menuju pintu gubuk kayu, di mana Kakek Lin menunggunya dengan tatapan yang sulit diartikan.
Konsekuensi dan Langkah Selanjutnya
Lin Hao berjalan melewati gerbang desa yang kini sepi.
"Hao kecil..." Suara Kakek Lin serak saat Lin Hao masuk.
"Apa yang barusan terjadi? Kau... kau menghabisi Master Bela Diri itu sendirian?" tanya Kakek Lin.
Lin Hao melepas jubah lusuhnya. "Aku menemukan sedikit teknik rahasia dari buku lama, Kek. Aku hanya memanfaatkan titik lemahnya dan sebuah kejutan, dan entah mengapa mereka tidak menyangka tentang hal itu. Tetapi, hanya dengan ini tentunya belum cukup. Karena, Geng Taring Serigala tidak akan mati hanya karena satu pemimpin mereka tumbang, kek."
Lin Hao memberi instruksi. "Kek, bantu aku mengubur Zhang Lei dan bersihkan jejak di gerbang dan juga bantu Aku kumpulkan semua sisa herbal terbaik yang kau miliki, saat ini aku harus membuat lebih banyak pil."
Kakek Lin mengangguk, melihat tekad baja di mata cucu yang diasuhnya. Ia tahu, sesuatu yang luar biasa telah terjadi pada Lin Hao, dan tugasnya kini adalah mendukungnya.
Ding!
[Notifikasi sistem]
[Selamat host mendapatkan pil Pengumpul Qi Spiritual]
---
Setelah membersihkan area dan mengubur mayat Zhang Lei, Lin Hao kembali ke gudang, dimana Kuali Fana Tingkat 1 tersimpan, dan juga ada hadiah Pil Pengumpul Qi (Spiritual) dari Quest yang sudah menantinya.
"Waktunya bergerak maju," gumamnya, menelan Pil berwarna keemasan pucat dengan Kemurnian 100% itu.
Gelombang energi Spiritual yang murni dan lembut langsung membanjiri Dantian nya. True Qi Tingkat 1 miliknya mendidih, memurnikan dirinya, dan energinya langsung berlipat ganda.
BOOM!
Penghalang di Dantian nya pecah.
Ding!
[Notifikasi System]
Kultivasi Host Telah Meningkat!
Qi Gathering Tingkat 2 (Peningkatan Kualitas Fisik & Qi)
---
Lin Hao tidak berhenti. Sisa-sisa energi Pil itu terus bekerja. Satu jam pun berlalu, True Qi nya terus memadat.
Ding!
[Notifikasi System]
Kultivasi Host Telah Meningkat!
Qi Gathering Tingkat 3 (Peningkatan Kualitas Fisik & Qi Lebih Jauh)
---
Lin Hao membuka mata. "Qi Gathering Tingkat 3," ucap nya sambil bernafas lega. Ia merasakan kekuatan dan stabilitas yang baru.
"System tunjukkan berapa Poin Sovereign ku saat ini," Ucap Lin Hao.
Ding!
[Notifikasi System]
Poin Sovereign Saat Ini: 55 PP.
---
Poin Sovereign ku sudah bertambah dan tidak defisit lagi, tapi semakin banyak point nya, tentu akan semakin baik untuk kepentingan di masa depan.
"Aku harus memproduksi Pil Pemulih Qi lagi," putus Lin Hao. Ia mengambil sisa herbal langka yang mungkin saja mengandung Energi Spiritual dari koleksi lain milik Kakek Lin.
Setelah itu, dengan menggunakan kontrol Qi Tingkat 3 yang lebih stabil, ia kembali menggunakan Teknik Pemanasan Kuali Primordial. Kuali fana itu bergetar hebat, tetapi dengan tekanan lebih besar dan presisi dari sebelumnya, Lin Hao menahan batas Kuali tersebut.
Dua jam kemudian, asap abu-abu tebal menghilang. Dua Pil Pemulih Qi (Spiritual) lagi, keduanya dengan Kemurnian 100%, berhasil ia ciptakan.
Ding!
[Notifikasi System]
Pil Spiritual berhasil Dibuat: Pil Pemulih Qi (Spiritual) x2.
Hadiah: +200 Poin Sovereign.
Poin Sovereign Saat Ini: 255 PP.
---
Lin Hao tersenyum. Tidak terasa Point Sovereign nya kini semakin banyak saja.
Ia segera masuk ke Toko System. Dengan modal yang cukup, ia tahu apa yang paling ia butuhkan untuk masa depan.
Ding !
[Notifikasi System]
Toko system Terbuka, berikut tampilan harga:
Formula Pil Pengumpul Qi (Spiritual) (50 PP).
Pengalaman Teknik Pergerakan (1 Jam)
(100 PP).
Teknik Tingkat Foundation (1000 PP)
Dan produk lainnya.
---
System beli Formula pil Pengumpul Qi dan Pengalaman teknik pergerakan (1 jam) ucap Lin Hao.
Ding !
[Notifikasi System]
Pembelian Sukses: Formula Pil Pengumpul Qi (Spiritual) (-50 PP). Dan Pengalaman Teknik Pergerakan (1 Jam) (-100 PP). Berhasil dibeli
Sisa Poin Sovereign Saat Ini: 105 PP.
---
Gelombang pengetahuan tentang formula pil tingkat Spiritual dan pengalaman teknik pergerakan melesat masuk ke benaknya. Lin Hao tidak menyia-nyiakan waktu. Ia duduk bersila, menyerap pengalaman yang baru ia beli.
Sementara itu, Malam masih panjang, dan ia harus memastikan bahwa ia tidak akan pernah lagi memulai sebuah pertarungan dengan ranah yang rendah.
Kini, Ia harus siap menghadapi pembalasan dendam dari dunia Kultivasi yang tak ada habisnya.
Bersambung.....
---
Catatan penulis:
Poin Penting untuk Lin Hao
Aset Terbesar: Meskipun kultivasi nya lemah, Lin Hao memiliki pengetahuan tentang semua teknik dari pengalamannya di masa lalu yang dapat di akses melalui alam bawah sadarnya.
System akan memungkinkan nya menggunakan pengetahuan ini untuk menciptakan kembali atau mendevaluasi teknik-teknik Tingkat Tinggi yang dianggap mustahil di Alam Fana.
Singkatnya: ia dapat memodifikasi teknik Alam Atas yang efek nya sedikit lebih rendah tapi kesamaan cara kerja nya, dan dapat berfungsi lebih baik di alam fana ini.
Keterbatasan: Meskipun ia tahu Teknik Primordial, tubuh fana Lin Hao saat ini hanya mampu mengeksekusi Teknik Dasar Tingkat Terendah atau sedikit memodifikasi teknik Alam Atas dengan mendevaluasi nya.
Ini tentulah hal yang menarik dimana menciptakan situasi dan tantangan dimana seorang Supreme Sovereign Terkuat terjebak dalam tubuh fana yang lemah.
Oh iya, sebagai pencinta genre fantim dan donghua saya sukak banget nih dengan ceritanya.
Tetap semangat terus dalam berkarya ya Thor☺
Apa salah nya menggunakan bahasa indonesia sendiri ????
apakah sang penulis lebih mengutamakan bahsa luar dari pada bahas bangsa sendiri ????
Aku ada saran buat kombinasi kombat, daripada terlalu fokus ke tokoh, coba perspektif atau subjek kalimat jangan cuma fokus ke karakter tapi bisa diganti ke senjata atau barang yang terlibat di dalamnya.
Contoh:
Lin Lin menyerang maju, menusukkan tombaknya hingga darah bercucuran keluar.
bisa jadi:
Tombak tajam menusuk tubuh musuh Lilin, menyebabkan darah bercucuran keluar.
Biasanya aku pakai gaya bahasa ini biar aksinya lebih mengalir
biasanya yg tengil2 begini berakhir jadi debu
ikut capek bareng lin hao 😪