NovelToon NovelToon
Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Roslaniar

Halllooowww.....para readers yang asyik-asyik mampir yuk dinovelku. Maaf ya kalo banyak typo-typonya.

Haiii....namaku Hanum Anastasya wijaya, saat ini aku sudah menyelesaikan S2 ku diharvard university dan dengan kecerdasan diatas rata-rata yang kumiliki sehingga aku bisa bekerja diperusahaan GMT Coporation perusahaan terbesar diamerika.

Namun saat ini aku harus pulang ketanah air karena desakan mamaku tersayang.

Menjadi anak tunggal merupakan beban yang sangat berat kurasakan.

Ketika tiba ditanah air dan bertemu dengan masa lalu, disinilah ceritaku dimulai...

"Terus maju dengan masa lalu atau meninggalkan masa lalu adalah sebuah pilihan yang menjadikanku tak bisa menghindarinya"
(Hanum Anastasya Wijaya)

"Sekian lama kumencarimu, kini kau datang dihadapanku membuatku tak akan melepaskan dirimu lagi"
(Saputra Mandala)

Penasaran????? dengan cerita mereka dan yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya???

Baca yuk novel karya pertamaku berjudul "Dia yang Tak Dapat Kuhindari" yang diterbitkan oleh Mangatoon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Bingung

drrrtt drrrtt drrrtt

Baru saja turun dari mobil mewahnya, dari dalam tas Hanum terdengar ponselnya berbunyi.

Ckk,,siapa sih menelpon, aku kan capek lahir batin saat interview tadi. batinnya sambil mencebikkan bibirnya.

Melihat nomor tidak dikenal, sambil terus berjalan kedalam rumah, Hanum mengabaikannya. Tapi apalah dayanya, seakan-akan yang menelpon itu tidak ingin memperdulikan keadaan Hanum yang lelah. Telponnya terus berbunyi.Sehingga bu Yana yang tengah duduk diruang keluarga menyuruhnya menjawab telponnya.

"Num,,,telponnya diangkat dong, sayang...nggak kasian apa sama ponselnya yang menjerit terus".

"Iihh mama...orang kali menjerit. Nomor asing ma,,,makanya Hanum nggak angkat, siapa tau aja orang iseng".

"Udah,,,,angkat aja sayang, siapa tau penting".

Tanpa mendebat mamanya, Hanum Pun menjawab telponnya.

"Halo...maaf nona Hanum, ya??"terdengar suara lembut dibalik telpon

"Iyya mba,,,saya Hanum, dari mana ya mba???"

"Saya dari HRD Wiwaro Group, ingin menyampaikan bahwa nona Hanum diterima dan mulai besok sudah boleh bekerja bersama kami. Nona Hanum langsung ke HRD saja, untuk menandatangani kontrak kerja".

"Terima kasih, mba...".

Setelah telpon terputus, Hanum duduk dengan lemas dihadapan mama yana yang membuat mama yana kaget dengan perubahan moodnya yang tiba-tiba.

"Num....Hanum...kamu kenapa, sayang...Hmmmm".

"Hhhhh...(menghembuskan nafas kasar.)ini lho ma, Hanum diterima di Wiwaro Group dan mulai besok sudah masuk kerja".

"Tapi kok kamu kayak nggak semangat gitu, bukannya tadi pagi kamu semangat ???mama yana bingung dengan anaknya.

"Itu kan tadi pagi ma,,sebelum interview. Ma,,gimana kalo Hanum kerja dikantor papa aja..".

"Kali ini mama nggak setuju, kamu harus bertanggungjawab dengan apa yang kamu mulai,,,sebelumnya kan mama sudah menyarankan seperti itu tapi kami menolak, nah sekarang kamu bekerja dulu sambil belajar di Wiwaro Group". ucap mama panjang lebar

Tanpa mendebat mamanya Hanum beranjak ke kamarnya untuk menenangkan pikirannya.

***Hanum POV**

Hufffttt....ya Allah, apa harus begini nasibku. Orang yang membuat hatiku beku, membuatku melarikan diri dengan menempuh S2 ku di negeri orang, harus kutemui hari ini. Dan yang parahnya harus menjadi boss¹ku.

Ahhhhh,,,,apapun yang terjadi aku akan menolak kontrak kerjanya besok. Kalo mama dan papa tidak mengijinkan ku bekerja di perusahaan papa, maka aku akan kembali ke amerika atau ke cabang perusahaan yang lain, toh tidak ada yang mengenalku.

Saputra Mandala POV

Setelah 3 tahun mencarinya, siapa sangka ternyata dia datang sendiri kepadaku,,,pada akhirnya Allah memberikan imbalan pada usaha kerasku yang tidak pernah mengenal putus asa. Setelah wanita ular itu pergi dengan alasan tidak bisa menungguku menyelesaikan pendidikan padahal sebelum kami menikah, dia memang ku ketahui sudah mempunyai pacar. Tapi sudahlah bukan juga sepenuhnya kesalahan mama menjodohkan ku dengan anak sahabatnya, aku juga salah karena menuruti keinginan mama.

Hari ini dan seterusnya tidak akan pernah kubiarkan pergi dari sisiku. Meskipun dia dari keluarga sangat sederhana sekalipun.

Tapi pada namanya memakai nama wijaya, apa mungkin mereka ada hubungan...tapi ketika aku sebagai dosennya, dia kelihatan dari keluarga sederhana...Aku harus menyuruh Adit menyelidiki keluarganya*.

"Diiitt...kamu ke ruanganku sekarang".

"Baik boss..."dengan cepat adit tiba didepan ruangan bossnya.

tok tok tok

"masuk..kamu kenapa ngos-ngosan begitu,,,ruangan mu kan nggak jauh dari ruangan ku.."

"maaf boss,,,tadi dari toilet,,hehe.."sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

Kumohon boss, jangan memberiku pekerjaan berat, ini sudah hampir jam makan siang. kasihanilah perutku ini yang sejak pagi hanya diisi roti bakar. batin Adit.

"Saya mau kamu menyelidiki nona Hanum Anastasya Wijaya dan informasinya harus ada setelah jam istirahat".

ya Tuhan...gini amat ya bossku. semuanya harus secepatnya. tapi kok tumben-tumbennya menyuruhku mencari informasi cewek yang baru kenal, atau mungkin mereka pernah ada hubungan??? dalam hati aditya bertanya-tanya.

"Nggak usah menebak-nebak seperti itu, Dit...aku hanya tidak ingin menerima karyawan yang tidak jelas meskipun semua berkasnya memenuhi syarat".

"Baik boss, informasi tentang nona Hanum akan segera boss dapatkan ,,,,"kata adit seraya keluar dari ruangan boss yang sangat disegani.

Sementara itu masih disebuah kamar yang luas dan sangat nyaman dengan interior yang mewah, Hanum nampak masih berfikir tentang pekerjaan yang akan dimulainya besok.

Besok hari pertamaku bekerja, apa yang akan kulakukan jika harus bertemu dengannya lagi...tapi kan aku melamarnya pada divisi keuangan yang meskipun pekerjaanku bertanggungjawab langsung dengan boss perusahaan, tapi kan aku juga hanya karyawan biasa. Lagipula toh hanya Riska dan Kykan yang tau cerita dimasa lalu.

Daripada bingung sendiri, biarlah apapun yang terjadi besok, ku pasrahkan semuanya.

Di ruangan CEO Wiwaro Group

tok tok tok

"Masuklah Dit..."

"ini boss berkas yang berisi semua informasi tentang nona Hanum".

Sambil membuka map yang berisi foto Hanum mulai dari TK, SD, SMP, SMA kuliah S1 sampai S2, lengkap tapi tentang keluarganya sama sekali tidak jelas. Dengan wajah memerah Putra memandangi wajah Adit asisten sekaligus orang kepercayaannya yang nampak kebingungan.

Ada apalagi sih boss, bukannya sudah lengkap semuanya???tanya adit dalam hati

"Apa cuma ini yang bisa kamu dapatkan???biasanya kamu bisa dapatkan info sedetail mungkin tapi hari ini kerjamu sangat jauh dari memuaskan...".

"Tapi memang cuma itu info tentang kehidupan nona Hanum, boss.."

"Apa dia tidak punya rumah????orang tua yang tidak jelas????atau kamu memang sudah bosan bekerja denganku???"cerocos putra dengan kesal

"Bukan begitu boss,,,tapi memang cuma info itu yang ada, saya juga heran boss sepertinya ada yang sengaja menyembunyikan identitas nona Hanum..."

"Nggak mungkinlah, Dit....Hanum penduduk asli kota ini dan aku adalah pengusaha nomor satu di kota ini, informasi semua orang di kota ini bisa kita dapatkan. Kamu aja yang kurang teliti, cari lagi kali ini harus yang lebih teliti. Aku tunggu sampai malam. Kamu nggak usah kerja yang lain, fokus aja pada tugasmu".

"Baik boss..."

Boss segitu istimewanya kah nona Hanum???tapi aku tetap bahkan sangat bersyukur boss sudah mulai tertarik pada wanita, semoga saja dugaan ku benar, boss. pikir adit sambil keluar dari ruangan bossnya.

Adit sebenarnya pun sangat penasaran dengan identitas Hanum yang sangat minim sekali. Informasi hanya tentang pendidikannya yang lengkap sementara tentang keluarganya sangat minim skali bahkan terkesan sangat tidak masuk akal.

Dikatakan bahwa pekerjaan ayahnya wiraswasta tapi tetap tidak jelas usahanya, alamatnya apalagi. Segitu tidak pentingnya kah mereka sehingga alamatnya pun tidak ada.

Pasti ada yang sengaja menyembunyikannya. Karena dilihat dari cara berpakaian nona Hanum juga sepertinya bukan orang biasa, yang dipakai semuanya bermerk. Sekolah juga bisa sampai keluar negri dengan universitas bergengsi, kehidupan di sana juga kan bukan biaya yang murah....tapi siapa yang bisa melakukan hal itu,,,,pastinya juga bukan orang sembarangan...

Aaaarrrrgggghhhhh...Adit mengacak-ngacak rambutnya frustasi.

Ya Allah...bantulah aku menyelesaikan masalah ini, berilah petunjuk mu kasihanilah hamba mu ini, jika hambamu ini tidak bisa mendapatkan informasi yang jelas, gimana dengan pekerjaanku...jerit adit dalam batinnya.

1
Diana Berly
Luar biasa
irma hidayat
bagus ceritanya
irma hidayat
Buruk
Qilla
Ra genah
Qilla
pinter tapi gimana ya si Hanum ini
Lina Suwanti
mampir author,saya tertarik membaca karena lht babnya yg ga terlalu panjang...
Dewilakstri Astini
Luar biasa
fian widy
👍
Heryta Herman
hhuuuh...semudah itu??? masa bodoh laah...
Heryta Herman
gimana sih orru nya hanum ini...ibunya putra sdh menghina anakmunpak,bu...dan tdk ada permintan maaf atau niat baik daei mereka..untuk apa menerima putra jadi menantu?...aaah sdh laaah..terserah author
Heryta Herman
bodo amat lah...
Heryta Herman
terserah author lah...kita ga stuju dgn putra pun,bisa apa...males lah...kaya ga ada orang lain lagi selain putra...
Heryta Herman
yaaaahh..jngn semudah itu hanum menerima putra kembali...
males aku...lbh baik dgn anand yg mencintai hanum apa adanya
Heryta Herman
hihihi...rasain lu putra..kelimpungan kan...makanya jngn sombong jadi orang....
Heryta Herman
dasar duda ga tau diri kau putra...
bagus tindakan mu hanum..
mampuslah lu putra...
Heryta Herman
malas laaaah...semudah itu hanum melupakan kesilapan orang yg sdh menghina nya...dimana harga dirimu hanum...mana nyonya okta yg sombongnya ga ketulungan itu...kenapa tdk beeani minta maaf...hhuuuuhhh...malas malas malas baca
Heryta Herman
hamum...tegas jngn mau di lecehkan...mana harga dirimu hanum...ayoo semangat...hempaskan segala lalat" yg mengganggu..hehehe../Grin/
Heryta Herman
rasain lu nyonya okta dan putra yg terhormat....mana mau taroh tu muka ....
hanum...jngn mau beehubungan dgn putra...merwka kluarga toxic
Heryta Herman
kluarga putra ripikal orang kaya egois.. dia pikir,harta adalah segalanya...merwka lupa akan kuasa yg maha Esa...
lily
tidak membenarkan tindakan mamanya putra karna tiap ibu pasti ingin yg terbaik untuk anaknya ,, harusnya di terima dlu, trus di selidiki dlu calon menantunya itu seperti apa , tidak semua yg kaya itu menjamin akan hidup tanpa kekurangan dan tidak semua yg miskin itu morotin tpi emang ada tpi gk semua intinya selidiki dlu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!