NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta Eleana

Perjuangan Cinta Eleana

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:88.3k
Nilai: 5
Nama Author: nazwa talita

Eleana harus berjuang mendapatkan kembali cinta Aaron setelah lelaki itu mengalami kecelakaan tragis yang membuatnya kehilangan ingatan.

Bukan hanya melupakannya, Aaron bahkan berniat menikahi Naura, sang mantan kekasih yang dulu pernah meninggalkannya.

Akankah Eleana terus berjuang mendapatkan Aaron kembali meskipun beribu kesakitan terus menderanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DIUSIR

Eleana berdiri menatap rumah besar di depannya. Air matanya turun seiring rasa sakit di hatinya. Eleana baru saja diusir oleh sang ibu mertua saat dirinya datang ingin menemui Aaron di rumah itu.

"Sekali lagi kamu datang ke sini, aku tidak akan segan-segan melemparkanmu ke jalanan, Elea!"

"Aku ingin bertemu dengan Aaron, Ma. Aku mohon ...." Eleana menangkup kedua tangannya memohon pada Miranda, tetapi, wanita paruh baya itu tidak memedulikannya.

"Aaron tidak ingin bertemu denganmu, Eleana. Kamu lihat sendiri bukan, kalau saat ini dia tidak mengenalimu? Aaron hanya mengingat Naura sebagai kekasihnya!" teriak Miranda. Wanita itu sungguh sangat kesal karena Eleana begitu keras kepala ingin menemui Aaron, padahal, jelas-jelas Aaron berkali-kali menolaknya.

"Aku akan mengatakan pada Aaron kalau aku dan dia memang sudah menikah, Ma. Tolong izinkan aku bertemu dengan Aaron agar aku bisa membantunya mengembalikan ingatannya yang hilang. Aku mohon ...." Eleana kembali memohon dengan berlinang air mata.

"Aku dan Aaron saling mencintai. Aku yakin, lambat laun Aaron pasti akan kembali mengingatku, Ma." Eleana menangis di hadapan Miranda membuat wanita paruh baya itu mendengus kesal.

"Dengar, Elea! Aaron sudah melupakanmu. Dia hanya mengingatmu sebagai sepupunya Naura, bukan sebagai istrinya. Aku tidak akan membiarkan kamu membahayakan nyawa Aaron dengan mengatakan kalau kamu dan dia sudah menikah. Aku akan menggunakan kesempatan ini untuk menjauhkan wanita pembawa sial seperti kamu dari kehidupan Aaron!" Miranda menatap tajam ke arah Eleana.

"Mama–"

"Pergi kamu dari sini, Elea!" tukas Miranda.

"Aku tidak akan pergi dari sini sebelum aku bertemu dengan Aaron, Ma. Tolong izinkan aku bertemu dengannya! Aku mohon, Ma. Pertemukan aku dengan Aaron. Aku akan mengatakan padanya kalau aku dan dia sudah menikah dan saling mencintai. Naura hanyalah masa lalu Aaron, Ma. Dia yang dulu meninggalkan Aaron di hari pernikahannya!" Eleana masih bersikeras membuat Miranda semakin meradang.

"Aku tidak akan membiarkan kamu mengatakan apapun pada Aaron, Elea! Apalagi, jika kamu sampai berani menunjukkan semua bukti-bukti kalau Aaron benar-benar sudah menikah dengan kamu. Aku tidak akan pernah membiarkan kamu membahayakan Aaron dengan mengatakan yang sebenarnya." Wanita paruh baya itu menatap Eleana dengan penuh kebencian.

"Kalau sampai kamu nekad melakukannya, aku pastikan kamu dan keluargamu yang tersisa akan hidup di jalanan. Camkan itu, Elea!"

"Mama." Eleana menatap Miranda dengan air mata yang semakin deras mengalir pada pipinya.

"Pergi dari sini dan jangan pernah kembali lagi ke rumah ini!" teriak Miranda sambil mendorong tubuh Eleana. Wanita itu berteriak memanggil satpam untuk mengusir menantunya.

"Ma, aku mohon, jangan usir aku, Ma. Aku ingin bertemu dengan suamiku. Aku ingin bertemu dengan Aaron, Ma." Eleana menangis sambil terus memberontak saat dua orang satpam yang berjaga di rumah itu membawanya keluar dari rumah besar itu.

"Mama! Aku mohon, izinkan aku bertemu dengan Aaron, Ma. Mama!" Eleana terus berteriak, tetapi, Miranda dan dua orang satpam itu tidak ada yang memedulikan teriakan Eleana.

"Usir dia dan jangan izinkan dia masuk ke rumah ini apapun alasannya!" teriak Miranda sambil tersenyum sinis. Wanita itu kemudian masuk ke dalam rumah besar itu setelah melihat kedua penjaga rumah itu mengusir Eleana sampai keluar pagar.

"Non Elea, sebaiknya Non pulang saja daripada Nyonya Miranda semakin marah." Suara seseorang membuyarkan lamunan Eleana.

Seseorang yang merupakan salah satu satpam yang beberapa menit lalu mengusir Eleana itu menatap Eleana dengan wajah penuh rasa bersalah.

"Aku ingin bertemu dengan Aaron, Pak. Aku tidak akan pergi sebelum aku bertemu dengan suamiku." Eleana masih bersikeras.

Wanita itu sangat ingin bertemu dengan Aaron. Eleana sangat mencintai lelaki itu. Dia sungguh masih tidak percaya jika Aaron melupakannya.

Eleana sangat tahu jika Aaron sangat mencintainya. Begitupun dengan dirinya yang sangat mencintai lelaki itu.

"Tapi Non, Nyonya akan marah kalau Non Elea tidak segera pergi dari sini. Say mohon, Non. Pulanglah dan beristirahat di rumah. Non Elea harus kuat agar bisa menghadapi orang-orang yang berbuat tidak adil pada Non Elea." Salah satu penjaga yang beberapa saat lalu mengusirnya memberikan nasihat pada Eleana.

Pria berusia sekitar tiga puluh lima tahunan itu merasa prihatin melihat keadaan Eleana. Biar bagaimanapun, Eleana adalah menantu dari majikan mereka.

Dia sendiri sungguh tidak menyangka jika Miranda tega mengusir Eleana merupakan menantunya sendiri.

"Tapi aku ingin menemui suamiku, Pak. Aku ingin melihat keadaan dia. Aku ingin tahu apa dia baik-baik saja atau–"

"Pak Aaron baik-baik saja, Non."

"Dari mana Bapak tahu kalau suamiku baik-baik saja?" Eleana menatap pria yang berada di belakang satpam yang tadi sedang membujuknya.

"Maafkan saya, Non. Tadi, sebelum Nona Elea ke sini, Tuan Aaron baru saja pergi bersama Nona Naura. Tuan Aaron terlihat baik-baik saja dan tampak sehat. Benar 'kan, Sep?" Pria itu menyenggol temannya yang dipanggil Asep.

"Maaf, Nona Elea. Sebaiknya Nona pulang saja. Beristirahatlah dan tenangkan diri Nona. Non Elea harus kuat." Pria yang dipanggil Asep itu bukannya menjawab, tetapi, malah justru kembali menasihati Eleana dan menyuruhnya pulang.

Kedua penjaga pintu itu memang mengenal Eleana karena Eleana sering datang ke rumah besar Miranda saat Aaron mengajaknya menemui kedua orang tuanya.

Kedua orang itu juga tahu bagaimana Aaron memperlakukan dirinya setiap kali mereka datang ke rumah itu. Aaron memang begitu perhatian dan selalu menunjukkan kemesraan di depan semua orang termasuk para pekerja di rumah ataupun di kantor.

Pria itu tidak merasa malu meskipun semua orang menilai kalau dirinya begitu bucin terhadap Eleana.

"Pulanglah, Non. Beristirahatlah! Non Elea terlihat lelah dan kurang sehat." Penjaga pintu bernama Asep itu kembali membujuk Eleana.

"Tapi aku tidak ingin pulang sebelum aku bertemu Aaron, Pak. Aku–" Ucapan Eleana terhenti, perempuan itu terlonjak kaget saat sebuah mobil kini berhenti di belakangnya dan membunyikan klakson dengan keras.

Eleana menoleh ke arah mobil mewah berwarna merah yang kini berhenti tepat di belakangnya.

Eleana masih terpaku di depan mobil bahkan setelah kedua satpam itu membuka pintu gerbang. Suara klakson kembali terdengar membuat Eleana terlonjak kaget.

Dari dalam mobil, seseorang menurunkan kaca. Raut wajahnya terlihat sangat marah.

"Apa kau sudah gila? Kenapa kau masih berdiri di situ? Cepat minggir!"

"A–Aaron."

1
Gintania nia
selalu menarik
falea sezi
males mending cerai aja biar rasa kloninget uda pisah
Erlina Ibrik
typo thor ,nama² nya berantakan
Erlina Ibrik
Luar biasa
falea sezi
Elena kok. goblok sih mending cerai suami bekas cium jalang klo q dah males realistis aja cinta boleh bodoh jangan lah gk ada harga dirinya bgt jd wanita
falea sezi
males bgt harusnya kembali ingatan saat uda cerai biar kapok laki goblok
falea sezi
pria masih banyak udah cerai trs hidup bahagia dengan lainnya gk usah ribet
falea sezi
urus cerai aja trs pergi jauh
nana
semangat thor...tetap menghibur
Diana Susanti
Alhamdulillah happy ending kak moga semangat terus membuat cerita cerita yg lain nya
Nazwatalita: Terima kasih Kak. Dukung terus ya, rencana mau tamatin, Penyesalan Mertua Kejam sama Cinta Dua Dunia dulu. Jangan lupa mampir ya ❤❤❤
total 1 replies
Kendarsih Keken
akhir nya Aaroon Eleana bahagia
terimakasih author maaf juga mungkin di kala buat koment ada yng kebablasan 🤭
lope lope author Nazwa ❤❤
Nazwatalita: Lope-lope buat Kakak juga ❤️❤️❤️
total 1 replies
Mom Dee🥰🥰
trimakasih sdh menamatkan ceritanya disini, cerita yg sangat bagus 🥰
Nazwatalita: Terima kasih. Dukung Author terus ya Kak ❤️❤️❤️
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛÐïñÐå💜⃞⃟𝓛ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©ѕ⍣⃝✰
yee ko dah Tamat sih onel. turut senang atas kebahagiaan yg Elea dan Aron trima, dan Makasih juga untuk onel yg telah membuat crita ini. sukses terus onel dan di tunggu novel selanjutnya
Nazwatalita: Terima kasih, udah baca sampai akhir cerita. Lope-lope buat Kakak. Dukung Author terus ya ❤️❤️❤️
total 1 replies
🅰️Rion bee 🐝
selamat elea n welcome baby boy..😍
Ade Suharto
akhirnya yang di tunggu lahir juga selamat buat aaron dan elea
Diana Susanti
Alhamdulillah selamat yaa dapat Aaron Junior
Diana Susanti
hahahaha 😝😝😝😝 keceplosan kok tiap saat
Kendarsih Keken
Yeaayyy baby boy lounching , selamat Eleana Aaroon dan juga mama dan papa mertua 😍😍

beberapa typho thor 💪💪
Yanti Gunawan
Alhamdulillah akhirnya eleana marasakan kebahagiaan yg sempurna🥰😘
Kendarsih Keken
Preettt lah mama mertua , kalo sikap mama mertua tidak berubah selalu sajah ingin menang sendiri ya sama saja bo'ong 😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!