NovelToon NovelToon
Kaya Dengan Seribu Akun

Kaya Dengan Seribu Akun

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Sistem / Tamat
Popularitas:240.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: tompealla kriweall

Reo Onsi, seorang anak Yatim yang tinggal bersama Ibunya. Mereka terpaksa terusir dari rumahnya sendiri setelah rumah tersebut disita Debt Collector atau lintah darat.

Walau Begitu, ternyata rumah tersebut tidak mampu menutup hutang keluarga mereka pada Lintah Darat.

Suatu saat, Reo mendapatkan Sistem Seribu Akun dari sebuah Layar Komputer terbengkalai yang ada di gudang. Dari sistem inilah Reo akhirnya mendapatkan misi tantangan yang akan memberinya kekayaan.

Ikuti terus kisah Reo Onsi yang berjuang untuk mendapatkan kekayaan dari sistem Seribu Akun, hingga akhirnya dia bisa menjadi seorang yang paling kaya di dunia tanpa harus diketahui identitasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Pertumbuhan industri perjudian online di seluruh dunia telah menciptakan banyak peluang bagi pengusaha untuk memasuki pasar ini. Namun, sebagai bisnis yang sangat kompetitif, sulit bagi pemilik bisnis untuk bertahan dan berkembang dalam industri ini. Terutama bagi mereka yang memiliki strategi yang tidak matang dan tidak efektif.

Salah satu contoh dari hal ini adalah kasus seorang bandar judi online yang mengalami kesulitan untuk mengembangkan bisnisnya karena adanya banyak akun yang menang dalam satu kali main. Hal ini telah menyebabkan bisnisnya mengalami kerugian besar, bahkan bisa jadi kebangkrutannya, jika hal ini terjadi secara terus-menerus.

Bagi sebagian orang, ini mungkin menjadi masalah, tetapi bagi seorang pemain judi online yang cerdas, ini adalah kesempatan untuk mencari keuntungan lebih besar. Dan inilah yang dilakukan oleh seorang pemain judi online baru dengan akun @bukanaku.

Akun ini berdiri sendiri tapi orang tidak akan pernah tahu bahwa, seribu akun ada di bawahnya. Akun ini juga dikendalikan oleh sistem, yang dijalankan oleh Reo. Jadi tidak ada orang yang pernah tahu identitas dari akun tersebut.

Tapi bandar judi terkejut dengan kerugiannya kali ini, atas Seribu Akun yang memenangkan permainan. Meskipun menurut mereka satu akun tidaklah membuat mereka rugi. Namun ini hari ini ada 1000 akun yang memenangkannya, jadi mereka mendapatkan kerugian yang belum pernah mereka alami selama mendirikan perjudian online ini.

"Selidiki kelemahan dari permainan slot hari ini. Aku tidak mau mendapatkan kerugian lagi!" Hendrix, Bos dari memiliki judi slot online marah pada anak buahnya.

"Perkuat sistem biar tidak bisa diretas!" perintahnya lagi.

"Baik Bos. Kami akan memerintahkan ahli IT untuk menyelidiki kemungkinan kebocoran BUG, sehingga angkat sleep bisa diprediksi mereka-mereka." Salah satu dari mereka memberikan alasan.

Mereka pastinya merasa rugi dengan adanya seribu akun yang sudah membuat mereka tekor. Akun-akun itu seakan tahu betul bahwa dengan angka slot yang mereka pilih, sehingga menemukan celah dalam sistem perjudian online mereka.

Keahlian seperti ini dia, hanya bisa dilakukan oleh akun-akun menemukan kesalahan dalam sistem perjudian online tersebut.

Dalam industri perjudian online, sistem akun sangatlah penting. Sistem akun ini bertanggung jawab untuk memastikan keamanan dan integritas transaksi yang terjadi dalam perjudian online. Dan itulah yang dimanfaatkan oleh sistem seribu akun yang dijalankan oleh Reo untuk mengalahkan bandar judi online tersebut.

Sistem akun seribu menemukan celah dalam memenangkan perjudian, sehingga seribu akun yang dikendalikan oleh akun @bukanaku menang dalam satu kali main.

***

Di gudang, Reo tersenyum senang karena akan segera mendapatkan notifikasi pesan, jika pembayaran hutang telah diterima.

Tak lama kemudian, dia menerima notifikasi pesan yang dinanti-nanti. Tapi nyatanya hutang ibunya masih sangat banyak. Jadi Reo masih harus membayar hutang-hutang tersebut supaya bisa mengambil rumahnya kembali.

"Bu. Reo akan mengatasi permasalahan kita, setelah Reo bisa mendapatkan hadiah dari sistem lagi."

"Yang ini ternyata baru bunganya saja."

Reo merasa kecewa dengan tagihan utang yang sangat besar jumlahnya, bahkan bunganya sudah melebihi pokok dari hutang tersebut.

"Ini benar-benar mencekik orang-orang yang sedang kesusahan. Mereka bukannya membantu, tapi membuat mereka mari perlahan-lahan."

Reo marah dan kesal melihat kenyataan bahwa lintah darat benar-benar tidak manusiawi. Dia bertekad untuk membuat para lintah darat mendapatkan kerugian besar atas semua yang sudah mereka lakukan.

"Jika modal judi saja mereka bisa sudah meraup keuntungan besar, apalagi dengan bisnis utang dengan bunga yang sangat besar seperti ini!"

Setelah menonaktifkan layar LED sistem, Reo mendekat ke arah mamanya yang sedang tertidur. Dia melihat wajah lelah sang mama dengan rasa sedih.

"Reo pastikan untuk membuat ibu bahagia lagi, sama seperti waktu ada ayah."

Akhirnya Reo ikut merebahkan tubuhnya, setelah puas memandangi wajah ibunya yang tampak sangat lelah. Dia juga butuh istirahat yang cukup, setelah mengalami banyak permasalahan untuk hari ini.

***

Keesokan paginya, Reo berangkat sekolah seperti biasa. Dia masih berusaha untuk tetap sekolah, meskipun sekarang jarak tempuh lebih jauh dibandingkan kemarin, karena dia sudah tidak menempati rumahnya sendiri.

"Bu. Reo berangkat dulu Bu."

"Iya, hati-hati. Ibu juga bersiap untuk berangkat kerja," sahut ibunya yang baru selesai mandi.

Reo berangkat sekolah tanpa meminta uang saku, karena dia tahu jika ibunya tidak memiliki uang untuk hari ini. Dia berangkat lebih awal supaya tidak terlambat, karena harus berjalan kaki melewati dua lokasi perumahan, satu pasar baru sampai di lokasi sekolahnya.

"Sekolah Reo?" tanya pak Ryanoir, menyapa Reo yang baru saja membuka pintu.

"Oh iya Pak."

"Mau Bapak antar?" Ryanoir menawari Reo untuk diantar sekolah.

"Tidak perlu Pak, terima kasih. Jalan kaki pagi hari sehat kok," tolak Reo dengan memberikan alasan yang masuk akal.

"Hahaha... Iya-iya. Hati-hati ya!"

Reo menganggukkan kepalanya, mengiyakan nasehat dari Bos pemilik warnet yang sudah memberikan pertolongan kepada dirinya dan ibunya.

Di perjalanan Reo temu dengan April dan Satria, teman satu kelasnya. Setalah bergabung berjalan bersama, di tengah jalan mereka bertemu dengan Anna, anak orang kaya yang diantar dengan mobil.

"Ada yang ikut numpang nggak?" tanya Anna menawari, yakin dengan wajah sinis.

Anna adalah anak orang yang sangat kaya raya, banyak memiliki pengawal atau anak buah di rumahnya. Tapi teman-temannya tidak ada yang tahu, bagaimana orang tua Anna bisa sangat kaya raya. Sebab Anna sendiri tidak pernah tahu, apa yang menjadi usaha papanya.

"Tidak Anna, terima kasih."

Reo menolak dengan sopan, karena jarak dari tempat mereka saat ini dengan sekolah, sudah tidak jauh lagi.

"Ya sudah kalau begitu. Dasar miskin, gak tahu apa naik mobil itu enak!"

Anna justru menggerutu, karena niat baiknya ditolak Reo. Sedangkan kedua temannya yang lain juga menggelengkan kepala, menolak untuk ikut bersama dengannya naik mobil.

"Aku bisa beli mobil yang lebih bagus dari miliknya Anna, jika punya uang banyak." Reo berkata dengan berandai-andai.

"Hahaha... ngepet atau kawin sama Kunti?" ledek Satria menanggapi Reo.

"Kamu mau gak ikut naik mobil Aku, jika Aku punya mobil sendiri?" tanya Reo polos.

Dia memang memiliki keinginan untuk membeli mobil, jika semua hutang ibunya sudah lunas. Begitu juga dengan rumahnya, yang saat ini ada di tangan lintah darat.

"Maulah... tapi gak usah ngeledek kayak Anna ya!" April mengajukan persyaratan.

"Sippp!"

Reo mengacungkan dua jempolnya ke arah kedua temannya, dengan tersenyum riang, seakan-akan tidak memiliki beban apapun yang sedang dia alami sedari kemarin-kemarin.

Semua teman-temannya juga tidak ada yang tahu, bagaimana keadaan Reo yang sekarang. Hanya April yang sedikit tahu, jika sekarang Reo tidak lagi menempati rumahnya. Tapi bentuk permasalahannya, April tidak tahu pasti. Dan Reo juga tidak pernah mau bercerita apapun, tentang permasalahan di dalam keluarganya.

Sore hari, saat Reo pulang sekolah. Ryanoir memanggilnya. "Reo, sini!"

Reo mendekat dan bertanya, "ya Pak, Saya ganti baju dulu baru kerja."

Reo berpikir bahwa, pemilik warnet memanggilnya karena memintanya untuk bekerja. Padahal bukan itu tujuan dari Ryanoir memanggilnya saat ini.

"Gak, bukan itu."

"Bapak mau menjual semua rongsokan komputer-komputer dan layar LED yang ada di gudang itu, biar Kamu bisa menempatinya dengan lebih luas."

Reo terkejut saat mendengar perkataan pemilik warnet. "Sudah dijual Pak?" tanya Reo cepat.

Dia khawatir dengan LED yang sudah dia gunakan dengan sistem seribu akun untuk bisa mendapatkan banyak uang.

"Belum. Baru mau, ini nunguin tukang rongsoknya."

"Oh iya Pak. Reo akan bersihkan lagi biar mudah diangkut." Reo gegas berlari ke arah belakang.

Secepatnya Reo menghidupkan layar LED sistem yang kemarin, meng-klik enter setelah mengetikkan akun @bukanaku. Dia ingin segera bermain untuk hari ini, supaya bisa meretas situs judi online yang baru saja dia ketahui kelemahannya.

Sayangnya di saat Reo menekan tombol power Layar LED, layar tersebut tidak bereaksi apa-apa. Reo pun terkejut sekaligus takut.

Ehhh... apa yang terjadi ini???

1
strivee
kntlisklsusfmuehs
strivee
satu sipon 1 ronda 1 hondajes 1 lambegoni
Jasmin Melor
Luar biasa
Edy Sulaiman
menarik juga...hhh
Seven8
kalimatnya bertele-tele. utk maksud & tujuan yg sama sering diulang2.
William Shakespeare
satu indo satu Inggris 🗿
Emil Djibran
penjelasan soal uangnya kurang jelas,ceritanya pun terasa loncat-loncat jadi kesannya kurang nyambung,,jadi para reader di suruh mikir sendiri jadinya
Emil Djibran
apa ini thor?
4 milyar atau 4 ribu milyar ?
AitchAre
teteh
TK: telah 🤦🤦🤦
terima kasih
total 1 replies
AitchAre
bang digital
TK: Bank 😀😀✌️
total 1 replies
Vincent Da Vinci
ayat terlalu banyak memperjelaskan sesuatu hal... jangan buat cerita bertele-tele. menjadi hilang minat bila baca cerita bertele-tele
TK: ok thanks, bos
total 1 replies
Eros Hariyadi
Miskin boleh² saja, tapi jangan bodoh.... nampaknya pemilik warnet juga ketularan koplaakk.... undang pihak yang berwenang/polisi...itu jelas delik penipuan dan kriminal, namanya Pelunasan/Paid-off dimana pun di dunia ini seluruh kuwajiban/hutang, bunga dan denda keterlambatan bayar telah dihitung....gak ada sisa bunga yang masih harus ditagihkan, gw yakin authornya kurang paham soal ini...gw orang kerja di Bank jelas memahami soal remeh seperti ini, mengusir orang dari rumahnya ga semudah seperti itu...apalagi dengan kekerasan, ndak bisa dilakukan...Hak Mutlak tidak berlaku di negara ini, semua harus via pengadilan itupun tahapannya banyak yang musti dilalui....gw mah termasuk ahli di bidang ini, kerjaan sehari-hari... wkwkwk 😝😄🤣
TK: nah itu, Pinjol akhirnya bertebaran. padahal sama aja targetnya dan 🤷
total 8 replies
Eros Hariyadi
katanya udah pelunasan kok masih ada hutang bunga, napa waktu pelunasan kemarin ga bawa Pengacara dari LSM...?? khan ada bantuan hukum gratis untuk golongan gak mampu...ini yang gw bilang gak masuk akal, kayak hutang recehan ajaahh....ini negara hukum, bukannya negara halu...😝😄🤣😫
TK: aku buat di negara halu gimana dong 🤷
total 1 replies
Eros Hariyadi
Namanya Bocil ada saatnya kumpul dan ber-senang² dengan temen²nya... namun juga dipaksa untuk berpikir dewasa yang bukan untuk seusianya... kasihan juga...🤔🙄😢😫😭😭💪👍
TK: huwaaa 😭
total 1 replies
Eros Hariyadi
Tetap Semangat yaaa... Thor, Sukses selalu 😝😄💪👍👍🙏
TK: very tengyu gan.
matur suwun 🙏
total 1 replies
Eros Hariyadi
hadeeehh.... akhirnya author mewariskan ilmu pamungkasnya kepada Reo, Ilmu bersandiwara... wkwkwk...banyakan nonton sinetron neehh... authornya, asalkan jangan ilmu Bokep yaaa...😝😄💪👍👍👍
TK: waduh 😲
total 1 replies
Eros Hariyadi
Lanjutkan Thor 😝😄💪👍👍👍
TK: sippp 👍
total 1 replies
Eros Hariyadi
Namanya juga Bocil... dengan melihat usianya jelas belum layak untuk melakukan perbuatan hukum, KTP ajaahh...pasti lom punya, lom memenuhi syarat disebut dewasa....🤔🙄😠😡😢
TK: haahhh 😲
total 1 replies
Eros Hariyadi
Lanjutkan Thor 😝😄💪👍👍😢
TK: Ok 👍👏👏
total 1 replies
Eros Hariyadi
Mang waktu pelunasan hutang kepada rentenir, gak ada tanda bukti pelunasan yang berkekuatan hukum pasti/akta, soalnya hutangnya udah diatas 1 milyar dan penyerahan bukti sertifikat tanah dan bangunan, khan harus ada...,.?? masa hutang sebesar itu dianggap sama dengan hutang Rp 15.000,- seehh...🤔🙄😝😄🤣
TK: namanya lintah darat itu pasti gak resmi, kan ya?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!