NovelToon NovelToon
Suami Hantuku

Suami Hantuku

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Suami Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: dheselsa

Cerita ini mengikuti kontes Benang Merah.
Suami Hantuku menceritakan tentang cerita yang mengeksplorasi tradisi pernikahan hantu di negeri ini yang tidak pernah diungkap ke kalayak ramai.

Bertempat di wilayah negeri jaman dahulu, kisah ini mengikuti Song Ya Ran, putri satu-satunya keluarga Song yang dijadikan penebus hutang keluarganya. Ya Ran terseret di dunia arwah setelah dikejar oleh orang tak dikenalnya. Di dalam dunia arwah, Song Ya Ran bertemu dengan Roh Lin Bai Qin suaminya, Bai Qin yang saat ini menjadi penguasa alam arwah menugaskan Song Ya Ran untuk membantu roh yang masih memiliki keterikatan dengan hal duniawi, jika Ya Ran masih mau kembali ke dunianya. Song Ya Ran harus membantu 100 roh penasaran dalam kurun waktu 40 hari.

Mampukah Ya Ran melakukan hal tersebut dan kembali ke dunianya? Ataukah justru terjebak selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheselsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Ganggu Aku, Bai Qin!

Tepat ketika tengah malam, Ya Ran terbangun dari tidurnya. Song Ya Ran seperti merasa kepalanya telah dibelai oleh tangan seseorang. Gadis dengan rambut diikat itu menoleh ke sekeliling. Namun, tidak ada seorangpun di dalam kamarnya.

Yang ada hanya suara nyanyian burung hantu yang menambah kesunyian malam ini. Ya Ran kemudian mengedarkan pandangannya ke arah meja di sudut kamarnya. Sebuah guci tempat menyimpan abu Bai Qin diletakkan di atas meja kecil yang di samping kiri kanannya dihiasi lilin susun dengan tujuh buah dupa yang tunggal pangkalnya saja.

Keadaan seperti ini baru saja dialami oleh Ya Ran seumur hidupnya. Tinggal berdampingan dengan abu sang suami membuat bulu kuduknya merinding saat malam tiba.

Ketakutan Ya Ran semakin jadi, ketika angin bertiup hingga membuat jendela kamar Ya Ran terbuka karenanya. Selain angin bertiup kencang, ada hal mistis lain yang semakin membuat Ya Ran ketakutan.

Sebuah asap tipis masuk ke dalam kamar hingga bersamaan dengan datangnya asap itu sebuah suara memanggil nama Song Ya Ran.

"Ke marilah, Song Ya Ran ... aku sudah lama menunggumu," Dengan berakhirnya suara tadi, sesosok mahluk menyeramkan muncul tepat di depan Song Ya Ran.

Sekonyong-konyongnya, jantung Ra Yan berpacu dengan cepat. Kakinya seperti sulit digerakkan dan ia merasa jika kedua kakinya tak mampu lagi menopang tubuhnya.

Sosok dengan wajah pucat pasi itu, mendekati Ya Ran hendak meraih tubuh mungil putri ayah Song. Dengan kuku-kukunya yang panjang, sosok itu memegang pundak Ya Ran dengan kuat.

"Si ... siapa kau?" Ya Ran memberanikan diri seolah tidak takut sama sekali.

Namun, tindakan sok Ya Ran ini malah membuat Lin Bai Qin terpingkal hingga menahan senyumnya dengan terus memasang tampang menyeramkan di depan istri kecilnya.

"Hei, aku Lin Bai Qin. Aku suamimu, sudah sepantasnya aku datang mengunjungimu."

"Pergi kau hantu busuk! jangan ganggu aku!" Meskipun Ya Ran ketakutan setengah mati, gadis itu masih mampu berpikir ke depan, Ya Ran merogoh sebuah kertas mantra di saku bajunya.

Sebelum kembali ke rumah keluarga Lin siang tadi, Ya Ran sempat membeli jimat atau barang penangkal setan di pasar. Gadis itu membelinya dari uang yang ia kumpulkan dari penjualan kayu bakar sedikit demi sedikit.

"Segera enyah kau dari sini! ini bukan tempatmu," Ya Ran mengulurkan kertas kuning berisi tulisan penangkal setan hasil buatan dukun yang telah ia beli.

Bukan hilang ataupun pergi seperti yang dijanjikan oleh dukun, Bai Qin malah tertawa dengan kerasnya mengolok-olok Song Ya Ran, "Kau, bercanda? Kau ingin bermain denganku wahai istriku? Kertas sialan seperti ini bagai lalat bagiku."

Ya Ran tidak percaya, bagaimana mungkin dukun yang katanya paling sakti dan kuat seperti kata orang-orang itu salah. Ya Ran merasa dibohongi oleh dukun tersebut dan bersedia membeli kertas tidak berguna dengan uang tabungannya.

"Pergilah! kumohon jangan sakiti aku. Aku akan mengikuti apa yang kau mau, Tuan." Ya Ran semakin ketakutan, badannya gemetar hingga suaranya tergagap-gagap.

"Kau masih sama seperti dulu, Ya Ran!"

Bukan pergi seperti keinginan Song Ya Ran, Bai Qin malah semakin berambisi untuk mendekati Ya Ran dengan wajah buruk rupanya. Tak hanya mengerikan, Bai Qin bahkan menampilkan wajah penuh darah seperti baru saja terlibat perkelahian. Hingga membuat Ya Ran menjerit ketakutan.

Ya Ran menutup kedua matanya dengan semua tangan. Ia berharap tidak bisa melihat Lin Bai Qin.

Tak berapa lama, terdengar suara ketukan dari luar kamar. Sedetik kemudian suara Nyonya Lin memaki Ya Ran, "Diam gadis Ja la ng! kau mengganggu tidur kami, bodoh!"

Ya Ran menutup mulutnya, dan mengintip keadaan kamar dari sela-sela jari tangannya. Meski belum sepenuhnya dibuka, tetapi Ya Ran bisa memastikan jika arwah Bai Qin telah pergi meninggalkan dirinya.

"Huft ... syukurlah!" Ya Ran bisa bernapas dengan lega, ia tak berhenti bersyukur dan bergegas menyalakan dupa lagi untuk menyembahyangi arwah Bai Qin agar tidak menggangunya.

**

Atas kejadian mengerikan semalam, Song Ya Ran pagi buta meminta izin kepada Nyonya Lin untuk mengunjungi rumah orang tuanya.

Ya Ran langsung menghadap ibu serta ayahnya. "Ayah ... Ibu, kasihanilah aku! aku takut sekali ayah,"

Namun, bukan perlindungan ataupun pembelaan yang Ya Ran dapatkan. Kedua orangtuanya malah menyebut Song Ya Ran adalah putri tak tahu diri.

"Kau anak tidak diuntung! mana rasa pedulimu terhadap kami, ha?" bentak ibu Ya Ran. Selain memarahi Ya Ran, ibunya juga menjambak rambut gadis manis itu dengan kasar.

"Ibu, aku takut sekali. Takut sekali," Ya Ran semakin menangis di bawah kaki ibunya.

"Singkirkan wajah menjijikan itu, dan kembalilah kepada keluarga Lin. Ayah tidak ingin lagi melihatmu di sini, Ya Ran." Tuan Song menarik tangan anaknya dan mengusirnya dari rumah keluarga Song.

Hati Ya Ran begitu sakit, karena keluarga yang ia punya tidak menginginkan dirinya. Mereka hanya peduli jika ada maunya saja.

1
Rini Antika
Semangat Ya Ran
Rini Antika
mode cakep dong kalau mau muncul..🤭
Rini Antika
iiiy serem
Mega
Kikiki, koplak
Mega
Kikiki
[AIANA]
visualnya rambut putih
Rini Antika
Iiiy serem
El_Tien
Hai kak aku mampir, salam kenal dari ku ya ayo saling follow
[AIANA]
aku merasa blibet dengan latar mu. itu mungkin yg dirasakan orang ketika membaca karyaku dengan latar belakang korea. ngapalin nama aja bikin mikir
[AIANA]: jadi instropeksi diri akoo. pembacaku dl komennya gitu
total 2 replies
[AIANA]
dia masih manusia kan ya? kereen
Rini Antika
bulu kudukku jd ikutan merinding..Semangat terus Kak..💪💪
[AIANA]
baiqin?
[AIANA]
komen cintaaa.
ih mata²ny baiqin lo
Rini Antika
Semangat terus Kak..💪💪
Rini Antika
Ibu gak ada akhlak, Anak sendiri di siksa..🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
[AIANA]
langsung muah² aja . modus mulu ah km Bai
[AIANA]
Ya Ran lebih usil sifatnya. g ketebak2
Jangan Kepo
lanjut
Mega
Bikin melek visualnya. kikikik
Mega: Guanteng uwaayuuuu
total 2 replies
Mega
kikikik, dasar modus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!