NovelToon NovelToon
THE FORGOTTEN MOTHER

THE FORGOTTEN MOTHER

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Nikah Kontrak / Ibu Pengganti / Pengganti / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Emily

Tidak pernah terpikirkan oleh Renata Hemsworth, gadis cantik berusia 25 tahun yang selalu dirundung kemalangan untuk menyewakan rahimnya pada pemilik cafe tempatnya bekerja.

Renata Hemsworth tinggal berdua dengan ibunya yang sudah sakit-sakitan dan harus segera menjalani operasi yang membutuhkan banyak biaya.

Matteo Thomas, brasteran Italia-Kanada. Berusia 32 tahun. Pria beristri yang memiliki berbagai bisnis mentereng berskala internasional. Pernikahannya dengan Angelica seorang model cantik belum juga di karuniai keturunan di usia pernikahan sudah berjalan 3 tahun. Hingga posisi Matteo terdesak karena keinginan orang tuanya untuk segera memiliki cucu sebagai penerus kerajaan bisnis keluarga Thomas Anderson.

Angelica memiliki ide gila saat melihat salah satu karyawan cafe miliknya, yang ia anggap bisa di jadikan sebagai penyelamat menghadapi keluarga Matteo. Wanita itu mengutarakan keinginannya pada Matteo untuk menyewa rahim seorang wanita dan mengandung anak mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NEGOSIASI

Renata berjalan tergesa-gesa menuju lokernya. Menaruh barang-barang dan berganti pakaian dengan seragam. Renata menggelung rambutnya keatas sesuai aturan yang di berlakukan di Tuscany café tempatnya bekerja.

"Huhh, aku hampir saja terlambat, beruntung nona Laura belum memulai briefing. Kau sudah selesai bersiap Rena? Hm...kau selalu cantik seperti biasanya Rena".

"Kau selalu saja seperti ini Kelly, datang terlambat kalau bekerja", balas Renata tanpa mengalihkan perhatiannya pada teman baiknya itu.

"Iya iya kau selalu benar. Aku terlambat karena harus menghantar susu-susu segar pada pelanggan ku. Orang seperti kita ini harus banyak menerima pekerjaan, walaupun tidak akan pernah kaya", ucap Kelly tertawa.

Renata menolehkan kepalanya pada Kelly sambil menggelengkan kepalanya dan tersenyum. 

"Aku doakan suatu hari nanti kau akan menjadi kaya raya Kelly. Jika kau sudah kaya jangan lupakan aku", seloroh Renata sambil mengedipkan sebelah matanya. 

"Pastinya. Aku akan mengangkat mu menjadi wakil ku kalau aku memiliki perusahaan", jawab Kelly tertawa.

Renata pun tidak bisa menahan tawanya mendengar gurauan temannya itu. Ia menarik tangan Kelly yang sedang merapikan anak-anak rambutnya. 

"Renata tunggu, aku belum selesai.."

"Ah sudahlah, kau sudah rapi kok. Aku harus menemui nona Laura, Kelly"

"Ada apa kau ingin menemui atasan kita itu?"

"Aku butuh uang untuk pengobatan mama ku".

"Apa mama mu jadi dioperasi, Rena?"

Renata menganggukkan kepalanya. Keduanya berhenti berjalan. "Aku membutuhkan pinjaman uang dari pemilik cafe ini, setidaknya siang ini aku harus mendapatkan uang itu. Dokter sudah menyatakan kondisi mama ku sudah siap untuk melakukan operasi bypass", ujar Renata pelan.

Senyum bahagia seketika menghiasi wajah Kelly karena ia sangat tahu bagaimana Renata berjuang untuk kesembuhan mamanya yang keluar masuk rumah sakit karena penyakitnya.

"Rena, aku minta maaf karena hanya bisa membantumu dengan doa saja. Kau tahu sendiri keuangan ku sangat pas-pasan".

"Ya ampun Kel, aku tahu. Kau sudah sangat membantu ku selama ini sayang. Kau sahabat terbaik ku".

Kelly memeluk tubuh sahabatnya itu. "Sebaiknya kita briefing dan kau segera bicara pada nona Laura, Rena. Yang aku tahu nona Angelica pemilik cafe ini jarang sekali kesini. Kau tanyakan saja langsung pada nona Laura".

Renata menganggukkan kepalanya. Kelly lebih tahu dari nya karena ia baru beberapa minggu kerja di cafe sementara Kelly sudah lama bekerja di sini. Dan yang merekomendasikan Renata kerja di cafe juga Kelly setelah Renata resign dari pekerjaan lamanya di sebuah club malam sebagai waiters juga. 

Renata memilih resign karena jam kerja malam hari hingga dini hari, membuat nya tidak bisa total menjaga mamanya yang sudah sakit-sakitan.

*

Tok 

Tok 

Tok 

"Masuk!"

Renata membuka handle pintu ruang kerja atasannya. Terlihat wanita muda seumuran dengan Renata duduk di kursi meja kerjanya.

"Selamat pagi nona Laura. Maaf mengganggu waktu nona, bisakah saya berbicara sebentar dengan anda, nona?", Ucap Renata dengan hormat sambil membungkukkan badannya.

Laura yang terlihat sedang menulis di sebuah buku menatap Renata sekilas. "Ada apa? Bicaralah!"

"Begini nona Laura, saya sedang membutuhkan uang untuk biaya operasi jantung orang tua saya. Saya ingin mengajukan pinjaman uang", ucap Renata dengan suara pelan. Sementara kedua jemari-jemari tangannya saling meremas.

Laura menaruh pena yang sedang di genggamannya dan menghentikan pekerjaannya. Wanita itu menatap lekat wajah anak buahnya yang berdiri tepat di meja kerjanya.

"Renata, aku tahu kau bekerja sangat baik. Tapi apa kau ingat aturan yang sudah kau tandatangani sebelum bekerja di cafe ini? Kau juga masih sangat baru bekerja Rena. Aku sudah sangat baik kepada mu karena tidak menghitung waktu mu untuk menjalani masa percobaan, semua karena Kelly yang merekomendasikan mu".

Renata semakin menundukkan kepalanya dan meremas jemari tangannya. Ia menganggukkan kepalanya pelan. "Iya nona saya tahu, maafkan saya nona Laura karena sudah lancang meminta bantuan mu. T-tapi mama ku harus segera dioperasi. Saya mohon nona, pertemukan saya dengan pemilik cafe ini. Saya akan menjaminkan sertifikat rumah saya dan saya juga akan mencicil hutang saya dari gaji saya. Saya juga akan bekerja lembur setiap hari hingga tutup jam malam nona. S-aya mohon nona Laura", lirih Renata mengiba. Bahkan buliran-buliran bening menetes dengan sendirinya.

Terdengar hembusan nafas Laura. Sebenarnya ia pun merasa iba pada Renata, karyawan baru yang di nilainya sangat rajin dan disiplin. Bahkan Laura hendak memberikan laporan pada atasannya pemilik Tuscany café langsung mengenai karyawan mereka, baik yang sudah lama bekerja maupun yang baru di terima termasuk Renata.

"Rena, untuk hal seperti ini tentu saja bukan wewenang ku memutuskan. Aku akan berusaha membantu mu tetapi aku tidak bisa menjanjikan hasilnya sesuai harapan mu, Rena. Sebentar lagi aku akan menemui bos besar kita, persiapkan diri mu kau akan ikut bersama ku..."

"B-Baik nona Lau...

Ceklek

"Laura nona Angelica datang menemui mu"

"Jennifer?", ucap Laura seketika berdiri dari kursinya. 

Sementara di luar terdengar derap langkah heels yang mendekat.

...***...

To be continue

Semoga suka dengan cerita ini. Ikuti kelanjutannya 🙏

Jangan lupa VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA 🙏

1
Bunda
/Sob//Sob/
Bunda
q baca ini dulu kak🙏
Gia Nasgia
Semoga Dewi fortuna berpihak pada Rena
Gia Nasgia
Kasihan Rena
Gia Nasgia
pernah baca tapi sdh lama jadi lup" ingat Alurnya🤭
Andi wijaya
terima kasih 🙏🙏🙏
Lina Cuang
luar biasa
jeje
cerita begini banyak di mangatoon
Alwie Yahya: semangat
total 2 replies
Mia Sarip Azhar
Luar biasa
Maria Christanti
kejahatan pasti kalah oleh kebaikan.
Femmy Femmy
syukurlah klu Austin yg menjemput Qiana ..Austin jangan membuat cemas laura
Femmy Femmy
pasti si Connors brengsek😠
Femmy Femmy
lagian berhubungan dikantor tidaklah etis..dan tidak mengunci pintu lagi🤦
Femmy Femmy
waduuhhh sekolah dulu nak sayang Noah jangan pacaran😀😍
Femmy Femmy
kemungkinan anaknya Laura
Femmy Femmy
iyalah pasti sakit sementara mengandung dan masih Virgin pasti pengaruh ke perutnya
Femmy Femmy
Renata kan masih Virgin apa nanti ketika Matteo menggaulinya tidak berpengaruh ke kandungannya Renata??
Femmy Femmy
😁betul mateo karena istrimu Angelica sudah mengkhianati pernikahan dan rumah tangga mu
Femmy Femmy
bangke' si Angelica selingkuh😠
Femmy Femmy
sandiwara papanya matheo🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!