NovelToon NovelToon
Cinta Dua Batas

Cinta Dua Batas

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: Linda sagita

Kejadian malam itu, sungguh mimpi buruk bagi Ais. Bagaimana tidak, ia terpaksa menerima tawaran untuk dinikahi secara siri oleh laki-laki beristri.

Pernikahan itu tak lebih hanya sebatas pertanggung jawaban atas kesalahan satu malam.

Hal yang lebih menyakitkan selama pernikahan ia di batasi dengan SURAT PERJANJIAN.

Perlakuan yang selalu menyakitkan dirinya, membuat Ais bangkit dari keterpurukan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda sagita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab #4

Hafiz PoV

*

*

*

Setelah acara makan malam di meja itu, pikiranku dihantui sosok "Ais"

Ais, si maid baru dikeluargaku, belum tiga bulan ia bekerja, namun perhatian mama dan Adam ke padanya sungguh sangat berlebihan.

Bahkan ide gila mama, adalah ingin menjodohkan aku dengan Ais.

Bisa di bayangkan sehebat apa si Ais itu sampai-sampai mama mengabaikan statusnya yang hanya sebagai maid, dan statusku sebagai suami orang.

Aku memang sudah empat tahun menikah. Hingga detik ini aku masih bergelar suami. Hanya saja selama tiga tahun ini kami terpisah oleh jarak, istriku melanjutkan pendidikannya ke negeri Paman Sam, sedang aku bekerja sambil mengurus buah hati kami, "Adira"

Saat pertama kali mama mengenalkan Ais ke padaku, aku sempat ragu, apa bisa gadis muda seperti dirinya menjaga Adira dan Adam, ditambah mengemas rumah. Ternyata dugaanku salah, ia sangat luar biasa. Adira juga sangat sayang kepada Ais, tidak seperti maid-maid yang sebelumnya.

Yang paling ku suka dari Ais, ia pandai memasak, seperti malam ini, masakannya sungguh enak. "Asam pedas ikan kakap" menu favoritku.

Pantas saja Adam, sampai berucap ingin memperistrinya. Aku juga tidak tau apa itu serius atau sekedar main-main. Mendengar itu aku langsung tersedak, bagaimana tidak, ternyata dalam diam aku sudah mengagumi Ais, dan ternyata wanita yang ku kagumi ingin diperistri adikku Adam.

Astagfirullah... mengapa bisa aku mengagumi wanita lain selain istriku. Akhirnya setelah berbicara dengan Adam tentang kesehatannya aku memutuskan untuk naik masuk ke kamar, menelpon istriku, karena sudah hampir dua bulan kami tidak pernah berkomunikasi.

Ini kulakukan agar tak mengurangi rasa cintaku padanya. Karena bagaimana pun juga cintaku padanya tak akan pernah tergantikan.

Berkali-kali aku mencoba menelpon, tapi sial hp nya tidak aktif. Akhirnya ku buka laptop untuk mengecek email yang masuk, karena biasanya istriku akan mengirim pesan melalui email.

Benar saja, begitu ku buka kotak inbox ternyata ada pesan dari istriku.

" Sayang kamu dan Dira apa kabar?

Maaf hampir dua bulan ini Mimi tidak sempat mengirim kabar,

itu semua because kesibukan Mimi yang luar biasa,

Banyak projects yang harus Mimi selesaikan.

Tolong bilang sama Dira, Mimi selalu merindukan Dira.

Mimi mohon maaf yang sebesarnya, sepertinya Mimi tidak akan pulang ke Malaysia dalam waktu dekat. Karena selesai study, Mimi berencana menetap dan bekerja di sini.

Jika sayang tak bisa menunggu Mimi lagi, Mimi paham. Dan sebaiknya sayang cari pengganti Mimi"

Otak jernihku mulai berkabut membaca kalimat demi kalimat yang ditulis istriku. Seketika aku naik pitam, ternyata perjuanganku mencintai dan menantinya selama tiga tahun ini hanya sia-sia.

Dari luar balkon kudengar suara tawa Ais. Suara tawanya menambah pitam diriku. Jengkel hatiku dimeja makan saat menggunakan gelasnya juga belum hilang, kini seolah-olah ia sedang menertawai nasibku.

Ku ambil vas bunga yang ada di atas meja, kemudian kulempar kesembarang arah.

Brakkkk....

Bunyi vas bunga pecah berhamburan kelantai.

Setelah itu aku berjalan mendekat ke arah balkon, belum sempat aku keluar, kulihat lagi-lagi Ais mengintip dari kaca, terlalu ikut campur dengan hidupku, akan kuberi ia pelajaran.

Sebenarnya apa yang ia lakukan tidak lah terlalu parah, hanya emosikulah yang sedang parah, perlakuan istriku, seolah-olah ia dengan mudahnya mencampakkan ku.

Perlahan aku berjalan lalu keluar balkon, kemudian ku bekap mulutnya, dan kutarik ke dalam kamarku, ia sempat berontak dan minta tolong. Karena aku sudah terlanjur kesetanan, tak kuhiraukan semua permohonannya.

Ditambah gejolak menahan nafsu selama 3 tahun, berakhir dengan kehampaan dan kecewa mendalam, itulah yang membuat aku melupakan halal haram, melampiaskan semuanya pada "Ais" gadis yang tak berdosa.

Ku dengar suara lirihnya memohon agar aku menghentikan kegilaanku. Tapi tak kuhiraukan, otakku semakin berkabut dan menuntutku untuk segera menyalurkan emosi dan rindu yang terpendam.

Dalam kegelapan itu, ku kunci tangannya ke atas, tanpa gigi 1,2,3 dan 4, aku langsung tancap gas.

Setelah selesai mencurahkan nafsu terpendamku dengan akhiran menyebut nama wanita yang kucintai "Sofia".

Ya, dalam gelap aku membayangkan bahwa wanita di bawahku adalah "Sofia"

Terucapnya kata "Sofia" gadis perawan yang ada di bawahku tak lagi melakukan perlawanan.

Dengan akal yang kembali jalan, kuhidupkan lampu, alangkah menyesalnya aku, melihat Ais setengah bertelanjang badan dalam posisi mengenaskan.

"Astagfirullah!" itu lah kalimat kesadaran yang pertama ku ucapkan. Bagaimana mungkin aku bisa menjadi seperti ini.

Dengan tubuh bergetar ku dekati wanita itu, kulihat banyak darah segar mengalir di organ kewanitaannya.

Sekali lagi ku ucap "Astagfirullah" apa yang telah kulakukan, sehingga aku menjadi tukang perkosa.

Ku jambak rambutku sendiri, sambil ku pukul berkali-kali ke palaku, mengapa aku menjadi sejahat ini.

Sekuat tenaga aku menyeret kakiku mendekat ke arah Ais. Kurapikan semua bajunya yang sempat kulepas secara paksa. Selanjutnya ku antar ia kekamarnya dalam ke adaan pingsan.

Aku membaringkan dan menyelimuti Ais dengan pelan.

"Maafkan aku Ais!" suara hatiku bergemuruh, air mataku mengalir tak tertahankan.

Semakin lama aku berada di kamar Ais, semakin jiwaku tak karuan menanggung beban dosa yang tak mungkin bisa di maafkan.

Perlahan aku keluar melewati pintu balkon, disaat bersamaan ada dentingan pesan masuk di hp yang tergeletak di meja luar.

Ku ambil hp itu, dan aku mendudukkan diri dikursi santai tempat Ais tadi duduk. Lalu ku buka pesan masuk di media sosialnya, betapa terenyuhnya hatiku membaca chattingan di hp itu.

Pesan 1

"Hei, Ais....sombong lu ya, kemana aja sih?

Kenapa lu menghilang setelah acara kelulusan kita?

Bukannya lu udah janji pada kita semua akan melanjutkan kuliah sama-sama.

Pesan 2

cantik...kamu kemana sih udah 3 bulan nggak ada kabar?

pesan 3

Jangan bilang kalau Lo menghilang karna dipaksa nikah sama orang tua Lo😄😄

Balasan Ais

*Jangan gitu dong ngomongnya, bukan

menghilang, tapi aku lagi bersemedi

menghayati takdir yang tak pernah ku inginkan*.

*Maaf sobat, aku bukan nggak mau kuliah

bareng kalian, tapi lagi-lagi ke adaan yang

memaksa aku menjadi maid di negeri sebrang 😥😥.

Tau nggak, pertama kali datang kerumah ini

hal yang aku takuti adalah menjadi mangsa

penyiksaan majikan dan pemerkosaan

seperti yang sering kita saksikan di televisi

Disini aku sedang berjuang seorang diri demi

menghidupi keluarga, dan mengumpulkan

sedikit demi sedikit uang yang nantinya akan

ku gunakan untuk kuliah menyusul kalian 🥰🥰*

*Tapi walau bagaimana pun aku bersyukur, disini

aku punya keluarga yang baru, yang sangat

baik sama aku, ada babang Adam, puan Jijah,

Adira si kecil lucu dan ada tuan arogan yang

ganteng nggak pakek keculungan 😄😄*

Deg....jantungku serasa mendapat serangan. Betapa berdosanya aku menghancurkan masa depan seorang anak yang sangat polos dan tak berdosa. Air mataku kembali jatuh tak tertahankan,

Aku tak mampu lagi membaca pesan-pesan yang ada di hp Ais, akhirnya ku letakkan hp di atas nakas yang berada di samping tempat tidurnya.

Kemudian aku berlalu pergi dan kembali masuk ke dalam kamarku.

1
Maizaton Othman
hek elehhh,hello kitty la sgt ye hafiz...
Maizaton Othman
Yesss..jangan sesekali tertipu dgn kata2 lelaki itu ice..
Maizaton Othman
aduhh hafiz..malu lah akak ni,orang Malaysia perangai spt awak..
Maizaton Othman
Sarawak...ku kira semenanjung,..tapi yelah,Malaysia jugak..cuma mungkin bhsa agak berbeza,tak pasti...
Maizaton Othman
ye,betul,jika siri pun susah juga tu,didenda dgn kadar yg mahal
Maizaton Othman
Saya dr Malaysia ya author,
nikmati aje jalan ceritanya..ttg bhsa Bm..tentu susah jika author hendak perbetulkan 100%,takpe..apapun,saya faham.
Maizaton Othman
Macam dah biasa guna BM je
Nenieedesu
semangat terus kak, segini dulu iyh nanti mampir lagi
Nenieedesu
jangan banget Fiiz
Nenieedesu
sudah aq favoritkan kak jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
Mom Dee🥰🥰
sampe sini ceritanya aku suka bangetttt, Vote untukmu thor 🤗🤗
Mom Dee🥰🥰
ceritanya bagus banget
Mom Dee🥰🥰
keren gak tuh 😁 asal gak hamil aja ye kaaan 🤭
Mom Dee🥰🥰
bacanya dlm hati jadi serasa ikutan berbahasa melayu 🤭
Mom Dee🥰🥰
mampir disini lagi 🤗🤗
auliasiamatir
semoga di lancarkan ya ais
auliasiamatir
serba salh jd ais
auliasiamatir
kasian adam deh thor
auliasiamatir
ja tuhan nahay banget kamu hafis..
auliasiamatir
kira kura hafis atau adam yah,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!