NovelToon NovelToon
Alvina

Alvina

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:423.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: sita Azzaky

ALVINA ....

Itu namaku. Gadis berumur 17tahun baru lulus SMA. Aku yatim piatu yang diasuh oleh seorang wanita berhati mulia bernama Ardhina Devi. Wanita yang rela menghabiskan seluruh hidupnya untuk membesarkanku, mengorbankan kebahagiaannya demi merawatku dan merelakan cintanya untuk menyayangiku.

Hidupku berubah setelah kepergiannya, ditinggal untuk selamanya oleh satu-satunya orang yang aku sayangi, membuatku seperti kehilangan sebagian diriku.

Ini bukan kisah tentang anak angkat yang mencari siapa dan darimana dia sebenarnya. Tapi ini tentang diriku dan cintaku.

Maaf, jika ada kesamaan nama, karakter dan penggambaran tokoh yang aku ambil. Semua hanya buat pelengkap saja. Semoga suka dan menarik kalian baca sampai akhir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sita Azzaky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

•Menghargai kebaikan•

Aku buka pintu belakang mobil Fathir, tapi justru pintu depan yang terbuka. Aku sedikit ragu.

"Kamu pikir aku sopir taksi?" Sinis ucapannya. Aku mengernyitkan dahi. Kok?

"Kok gitu? Aku nggak pernah minta kamu kesini. Aku bisa pergi sendiri." Ketusku.

Fathir keluar dari mobilnya

"Masuklah! Sekali-kali jangan pikirkan egomu saja. Nggak semua yang kamu pikirkan dan inginkan itu benar!" Nadanya meninggi. Aku sedikit terkejut dengan perubahan sifat Fathir, kenapa dia jadi marah? Fathir berdiri di depanku.

"Sampai saat ini aku nggak butuh pendapat siapapun kecuali Kak Dhina untuk apa yang aku lakukan dan aku inginkan!" Aku dorong tubuhnya yang menghalangi jalanku dan kembali melangkah masuk ke rumah.

"Loh kok belum berangkat Al?" Kak Dhina heran melihatku kembali masuk rumah. "Apa ada yang ketinggalan?" Kak Dhina lagi.

"Kunci motor sama helmku." Jawabku datar.

Kak Dhina menghentikan langkahku dengan menarik tanganku. Aku duduk jongkok di depan Kak Dhina.

"Ada apa? Dia udah datang kesini buat menjemputmu, hargai kebaikannya, dia hanya minta itu." Kak Dhina mengusap rambutku, dia betulkan letak poniku dan menghipnotisku dengan kecupan di dahiku.

"Tapi Kak ...."

"Al, pergilah dengan Fathir. Jangan rusak harimu dengan membuat orang lain kecewa."

Aku tidak bisa menolak permintaan Kak Dhina. Aku kembali ke mobil Fathir. Dengan bibir tertutup rapat, aku masuk ke mobil Fatir.

"Sudah? Bisa berangkat sekarang atau masih ada yang ketinggalan?" Ledeknya. Dia pasti merasa menang. Aku melirik ke arahnya, Fathir berusaha menyembunyikan senyumnya. Tuh kan benar!

"Aku terpaksa, Kak Dhina yang memaksa"

"Pasang sabuk pengamannya!" Fathir nggak memperpanjang ucapanku barusan.

Aku berusaha menarik sabuk pengamannya, loh kok nggak bisa?

"Apa perlu aku bantu?" Aku jawab dengan gelengan kepala.

"Biar aku bantu"

"Nggak usah! Aku ...." Aku langsung terdiam. Wajah Fathir sudah ada di depan wajahku. Aku palingkan wajahku atau kalau tidak, sekali lagi bibirku menyentuh pipinya.

'Klik’

Sabuk pengaman sudah terpasang.

"Belajarlah menyelesaikan masalahmu dengan tenang," bisiknya pelan tepat di telingaku. Aku cuma diam mematung. Bergerak sedikit saja, aku nggak tahu bagian mana dari wajahnya yang menyentuh wajahku lebih dulu.

Untuk sesaat kami memilih diam. Aku masih mengatur nafasku yang sempat tertahan.

"Dengar, aku jatuh cinta pada pandangan pertama ke kamu. Kalaupun kamu nggak suka, setidaknya jangan berusaha lari dariku."

"Hah?" Aku terkejut mendengarnya. Aku

menoleh ke Fathir mencari keseriusan, dia konsentrasi pada setirnya. Cinta? Los banget dia ngomong tanpa basa basi terlebih dulu.

"Apa yang kamu pikirkan? Apa kamu takut?" Fathir melihat kepadaku sebentar lalu kembali konsentrasi pada jalannya.

"Takut jatuh cinta?" Imbuhnya dengan tawa mengejek.

"Nggak lucu! Guyonanmu ini nggak lucu!" Ucapku sambil tersenyum sinis.

"Aku serius! Aku hanya pastikan kalau hubungan ini kamu setujui!" Fathir menekankan ucapannya.

"Aku sudah bikin daftar rencana hidup yang ingin aku lakukan. Jangan merusaknya, aku masih belum mau berkomitmen selain dengan Kak Dhina" Kataku tegas.

"Daftar rencana?" Dia sinis.

"Ya, aku ingin Kak Dhina bangga padaku. Aku ingin kak Dhina bahagia. Aku ingin meskipun kayaknya nggak bisa membalas semua yang sudah Kak Dhina beri padaku." Aku dengan nada penekanan.

"Rencanakan sesuka hatimu apa yang ingin kamu lakukan,tapi kamu juga harus tahu, Allah sudah mutusin apa yang akan terjadi bahkan sebelum kamu merencanakannya." Fathir santai.

"Jangan membuatku takut. Aku paham semua itu nggak perlu kamu pertegas."

"Aku hanya ingin membantumu memenuhi semua cita-citamu dengan menjadikan dirimu halal buatku." Dia pelan tapi dengan penuh keyakinan.

Aku hanya diam. Aku enggan membahas ini. Aku masih belum ingin menikah.

1
karissa 🧘🧘😑ditama
beeuhh rumitt pisann
karissa 🧘🧘😑ditama
akhh kangen si bae thor😀😀😀
Tita Hamja
gila aku sampai nangis😭😭
Tita Hamja
sabar yaah kemal ...aku juga pernah kok di bilang anak haram ...sabar yah nak percaya lah Allah pas membalasnya
Enon
Luar biasa
Ade Risma Irta
terimakasih Thor, sudah menyuguhkan bacaan yang menguras emosi. Tak dapat ditebak. Tidak melulu tentang harta. Bahasa yang disuguhkan enak untuk dibaca. Penulis hebat.
Sapta Desiyani
bingung sama alvi sebenernya cinta sama siapa sih
Sapta Desiyani
pernah ngrasain yg panji rasain😔
🏁BLU⭕
Jodoh datangnya dari dokter 😂
🏁BLU⭕
Waduh, kox malah digigit coba, harusnya tuh.....
Dhina ♑
Jatuh membawa berkah kan
🏁BLU⭕
Cieeehhhh mulai merayu-rayu maut
Nina ♋
Aku mau cowok seperti dia 😂😂
Kangen ♋
Jadi kepikiran Doraemon nya 😂😂😂
🏁BLU⭕
makin problem dong
Adinda
Yuk ah....Gombalin Authornya
HBD 😘😘🎉🎉🎂🎂🎁🎁🦀♋🦀♋🌷🌷💜💜😂😂
Adinda
Bye-bye Gemini ♊👬♊👬
Welcome Cancer ♋🦀♋HBD Author 🎉🎉🎉🎂🎂🎂🎁🎁🎁🎂🎂🎂🎉🎉🎁🎁🎁
🏁BLU⭕
Ya, Kebaikan 😎😎
HBD 🎂🎂🎂🎂🎂🎁🎁🎁🎁♋♋♋♋♥️♥️♥️♥️🦀🦀🦀🦀💜💜💜💜🌷🌷🌷🌷🎂🎂🎂🎂🎁🎁🎁🎉🎉🎉🎉
𝕸𝖆'𝕶' 𝖈𝖚𝖙𝖊
makasih ya 🤗😘💕
🏁BLU⭕
Ya, Alhamdulillah 🙏🙏
HBD
🎂🎂🎂💜💜💜♋♋♋🦀🦀🦀
🎂🎂🎂♥️♥️♥️🎁🎁🎁🌷🌷🌷
HBD ♋♋♋💜💜💜🎁🎁🎁♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!