NovelToon NovelToon
DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: AuraAurora

ini karya pertama saya jadi mohon dukunganya,maaf cerita saya jika tak sebagus penulis lainya,selamat membaca...😃


Alex adalah seorang CEO yang menjalin kasih dengan gadis yang bernama Andien.

Tapi takdir berkata lain, Andien lebih memilih pergi dari Alex kerena menerima perjodohan yang di lakukan orang tuanya.

Karena kesalapahaman, menyebabkan Alex menyalahkan seorang gadis yang menjadi penyebab kandasnya hubungan Alex dan Andien.

Apakah yang dilakukan Alex terhadap gadis itu???


silahkan di mulai...😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AuraAurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kain Segitiga

Caca memutar otaknya untuk mengingat siapa pria yang ada di hadapannya saat ini, tapi tetap saja otaknya tidak bisa mengingat.

Dengan sedikit takut Caca jongkok di hadapan pria itu. "T-tuan," ucapnya. Tapi mata pria itu tetap terpejam.

"Tuan," ucapnya lagi, dengan menusuk-nusuk telunjuknya di lengan pria itu tapi tetap saja hasilnya sama tidak terbangun.

Caca memutar pandanganya ke segala arah tapi suasananya sepi, tidak ada seorangpun untuk di mintai tolong.

"Aku tolong apa nggak ya? Kalau dia orang jahat gimana? Tapi kalau ternyata dia orang baik kasian tidur di sini," Caca bermonolog.

Caca membuka kedua tangannya. "Tolong, enggak, tolong, enggak," ucapnya dengan menekuk jarinya satu persatu hingga jari ke sepuluh. "Enggak," ucapnya pada jari yang terakhir.

Caca terus menatap wajah pria itu. "Tapi kasihan," ucapnya kemudian.

Dengan hati-hati Caca mengambil tangan kiri pria itu dan menariknya agar bisa berdiri.

"Ya ampun berat sekali orang ini," gerutunya.

Setelah perjuangan yang cukup berat akhirnya Caca bisa membuatnya sedikit berdiri, Caca mengalungkan tangan kiri pria itu ke lehernya. Dan Caca segera merangkul tubuh pria itu, dengan berjalan terseok-seok Caca membawa masuk ke dalam apartemen.

Saat sudah sampai di dalam apartemen Caca menghempaskan tubuh pria itu di sofa depan tv.

"Huft," Caca menghembuskan nafasnya kasar dan mengusap keningnya yang di penuhi keringat. "Ya ampun sebenarnya apa yang dia makan? Apa dia makan beton?" Gerutunya.

"Mah, sudah aku katakan aku tidak mau menikah," racau pria itu dengan mata terpejam.

Caca yang masih berada di depannya mengangkat satu alisnya. "Apa dia mabuk?" Ucapnya. "Ya sudahlah, aku sekarang jadi tidak lapar lagi," imbuhnya dan berjalan ke arah kamarnya.

"Lebih baik aku tidur saja," gumam Caca dan merebahkan tubuhnya di ranjang.

*

*

Pagi hari Alex sudah berada di ruang kerjanya setelah tadi menyelesaikan sarapannya.

Di ruang kerja sudah ada Riko dan dengan seorang laki-laki bersamanya.

"Tuan ini adalah Tomy, orang yang akan menjadi supir pribadi nona Tiara," lapornya dan memberikan biodata Tomy pada Alex.

Tomy adalah laki-laki berusia 26th berperawakan tubuh atletis dan memiliki wajah yang lumayan tampan.

Alex yang duduk di singgasananya membaca biodata Tomy dan mengarahkan pandanganya pada Tomy.

"Kenapa Riko mencari yang model begini, bahkan usianya lebih muda dariku," gerutunya dalam hati.

Tapi bagaimanapun Riko sudah terlanjur membawanya, kalau dia menolak akan memerlukan waktu lagi untuk cari penggantinya.

"Baiklah, mulai sekarang kau sudah boleh bekerja. kau hanya mengantarkan istriku pergi ke sekolah dan menunggunya hingga pulang sekolah, dan jangan lupa laporkan semua kegiatannya padaku," jelas Alex datar.

"Baik Tuan," jawab Tomy.

Tok.

Tok.

Tok.

"Masuk," teriak Alex saat ada yang mengetuk pintu ruang kerjanya.

Klek.

Ternyata yang mengetuk tadi adalah Istrinya.

"Om, Tiara berangkat sekolah dulu," ujarnya seraya mendekat ke arah suaminya.

"Tunggulah sebentar ada yang ingin ku bicarakan," ucapnya dengan menggenggam tangan Tiara.

Tiara hanya menatapnya bingung pada suaminya, apa yang akan di bicarakan suaminya.

Riko yang melihat interaksi Bos dengan istrinya hanya mengangkat sebelah alisnya, "Ternyata sudah ada perubahan," batin Riko.

Begitupun dengan Tomy yang juga terkejut dengan perubahan sikap Alex, yang tadi terkesan dingin tapi sekarang sangat berbeda jika bersama istrinya.

"Dia adalah Tomy supir yang akan mengantarmu sekolah," ucap Alex. "Aku tidak bisa setiap saat untuk menjemputmu," imbuhnya.

"Om tapi Tiara masih bisa pesan taksi online," ujar Tiara.

"Sudah tidak ada bantahan," tegas Alex.

"Baiklah," akhirnya putus Tiara yang melihat raut wajah suaminya yang sedikit berubah.

"Ayo kalau begitu aku juga akan berangkat kerja," ajak Alex yang mengajak Tiara untuk segera keluar dari ruangannya.

Riko dan Tomy juga segera keluar.

Alex dan Tiara sudah berada di halaman, setelah tadi berpamitan pada Mommy dan Papa.

"Om Tiara berangkat sekolah dulu," pamitnya. Tiara menggapai tangan Alex dan mencium punggung tangannya.

Cup.

Alex mengecup kening Tiara.

Blush.

Seketika pipi putih Tiara berubah menjadi merona.

"Om," cicitnya.

"Kenapa?" Tanya Alex yang pura-pura tidak tahu kalau istrinya sedang malu.

"Malu ...." lirih Tiara, karena banyak pegawai Alex yang menyaksikan adegan suami istri itu.

"Kenapa harus malu?" Tanya Alex, kemudian menundukkan kepalanya ke arah telinga Tiara. "Apa jika berada di dalam kamar tidak akan malu lagi ," ucapnya.

Sontak saja mata tiara membulat mendengar bisikkan suaminya yang sekarang berubah menjadi mesum.

Alex dengan gemas mengacak rambut Tiara. "Sudah cepat berangkat sekolah," ujarnya.

"I-iya," jawabnya gugup dan segera menuju mobil sedan putih yang sudah ada Tomy yang dengan sigap membukakan pintu untuk majikanya.

"Silahkan Nona!" Ucap Tomy.

"Terima kasih," jawab Tiara.

"Tuan saya berangkat dulu mengantar Nona," pamit Tomy pada Alex.

"Yah pergilah dan jaga istriku dengan baik," ucapnya.

"Baik Tuan," jawab Tomy.

Alex melihat mobil yang di tumpangi istrinya sudah menghilang dari pandanganya.

"Riko kita berangkat sekarang," ucapnya.

"Baik Tuan," jawab Riko.

*

*

Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 pagi, tapi gadis cantik bermata sipit itu masih tetap nyaman bergulung di bawah selimutnya.

"Ungh," Caca menggeliat meregangkan tubuhnya.

Caca meraba-raba ponsel yang berada di atas nakas, setelah ketemu Caca melihat jam yang tertera pada layar ponsel.

Mata Caca mengerjabkan beberapa kali untuk memastikan bahwa jam yang di lihatnya tidaklah salah.

"Aaaaaaaaaaaaa," teriaknya. "Aku terlambat sekolah, pasti aku lupa tidak memasang alarm" ucapnya pada diri sendiri.

Sedangkan pria yang sedang tertidur di sofa apartemen Caca terbangun gara-gara mendengarkan teriakkan cempreng Caca.

Matanya menatap sekeliling. "Ini di mana?" Ucapnya bingung karena merasa ini bukan apartemennya.

Klek.

Pintu kamar Caca terbuka, pria itu langsung mengarahkan pada gadis cantik yang baru keluar dengan keadaan segar seperti baru mandi.

"Ya ampun!" Ucap Caca kaget hingga mundur beberapa langkah saat tau bahwa pria yang di tolong nya kemarin sudah sadar dan menatapnya.

"Apa lo yang nolongin gue?" Tanya pria itu.

"I-ya," jawab Caca sedikit takut, karena baru kali ini Caca membawa seorang pria masuk ke dalam apartemennya.

"Terima kasih." Ucap pria itu seraya memijat keningnya yang terasa pening.

"Sama-sama," balas Caca. "Apa Tuan tinggal di dekat sini?" tanyanya.

"Iya," jawabnya. "No. 307." Imbuhnya.

"Huh," Caca terkejut mendengar jawaban pria itu.

"Berarti di depan apartemenku," ucap Caca.

"Benarkah?" Jawab pria itu yang juga terkejut.

"Tapi kenapa aku tidak pernah melihat Tuan?" Tanya Caca.

"Oh ... gue baru pindah kemarin," jelasnya, dan mengulurkan tangannya pada Caca. "Reymond, panggil saja Rey," ucapnya.

Caca menghampiri Rey dan menyambut uluran tangannya. "Caca," ucapnya.

Rey berusaha berdiri dari duduknya. "Kalau gitu gue pulang dulu," pamitnya.

Baru saja Rey melangkahkan kakinya tapi tubuhnya limbung dan kembali terjatuh di sofa.

"Uhm, Om Rey apa mau aku bantu?" Tanya Caca.

Rey menatap Caca. "Boleh," jawab Rey.

Caca memapah tubuh Rey, dan membantunya kembali ke apartemennya.

Setelah susah payah akhirnya Caca dan Rey sampai juga. "Bisakah kau membantuku ke kamar mandi," Ucap Rey.

"Huh," sontak saja pipi Caca merona mendengar ucapan Rey, entah kenapa pikirannya seketika menjadi traveling kemana-mana.

Pletak.

"Ouch," pekik Caca mengusap keningnya yang mendapat sentilan dari Rey.

"Hei, kau masih kecil jangan berpikir yang tidak-tidak," ucap Rey.

"Si-siapa yang berpikir yang tidak-tidak," elak Caca.

"Sudah jangan mengelak, sekarang capat antar gue ke kamar mandi," ucapnya.

Setelah Caca sudah sampai di kamar mandi mengantar Rey. "Oh ya gue lupa, tolong sekalian ambilkan baju di lemari," ucapnya dan menutup kamar mandi.

"Om kenapa kau menyusahkan sekali," teriak Caca, tapi tak urung juga Caca menuju ke arah lemari Rey, saat membuka lemari matanya tak sengaja menatap kain yang seperti di bentuk bulat. Karena rasa penasaran Caca mengambil satu dan mengurainya betapa terkejutnya saat tau apa yang sedang di pegang nya sebuah kain kaos yang berbentuk segitiga.

"Aaaaaaaa," teriaknya dan melempar barang itu kesembarang arah. "Ya ampun aku bisa sawan," gerutunya.

...----------------...

Jangan lupa vote, like dan komen. Terima kasih, semoga sehat selalu. Aminnnnn.

1
Ra~~~~~
Udh kuduga psti diculik ke hotel 🤣
Ra~~~~~
🤣🤣🤣
Ra~~~~~
dapet perawan g tuh 🤣
ibeth wati
Luar biasa
Fina Fitriani
bagus ceritanya,,lucu dan bikin senyum2 sendiri serta konflik yg ringan dan tidak berbelit2...ayok thor ditunggu nih kisah2 anak2 ..😊💪💪😘
Sandisalbiah
kecewa sih krn Tiara selemah itu
Sandisalbiah
jd hanya karena pendapat Tiara tentang perjodohan Andine membuat Alex jd dendam pd nya.. picik sekali pemikiran Alex...
Sandisalbiah
hadir thor
Ade Syafira Suhardin
pertemuan singkat hubungan sebagai adik Kaka yg sangat bermakna meskipun tak sedarah 😭😭😭
Ade Syafira Suhardin
Luar biasa
Ade Syafira Suhardin
caca kamu memang polos tapi kamu juga ah yah begitulah 🤣🤣🤭
Fitriyani
hahaa,,,,bau jigong g tu 🤣🤣🤭✌️
Fitriyani
contoh itu papa Nathan Alex,,yg sllu ada utk mommy jessy
Fitriyani
dasar cowo egois kamu Alex,Tiara ktmu cowo lain g d sengaja,marah,kamu sndri g cerita ktmu sm mantan,yg bikin kamu uring2an
Fitriyani
waaah, musuhnya Alex,mantan Bella jg,jgn2 nti mereka krj sm pula🤦
Fitriyani
hahaha,,,
mommy n papa nya nikah muda,ini anknya mpe 30 blm nikah,,kasian kamu Alex,ntar kburu tuir kamu Alex🤭
Fitriyani
aaah,,papa Nathan,,,gemesh deh,,,
aku baca ttg mommy Jessy n papa Nathan dulu,baru ksni,,,
Fitriyani
pdhal Jessy n Nathan wlwpun dingin,tp g kasar,Alex kok ky temperamen bgt GT y...🤣🤭
Maya Kurniawati
ko tmn2 papa Nathan g ad yang nongol y
💗vanilla💗🎶
mampir jg di sini , ini anknya jesy kan ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!