NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Naga Langit

Pendekar Pedang Naga Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang / Dan budidaya abadi
Popularitas:14.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Khalid

Chen Khu adalah anak ke dua dari tiga bersaudara, hidup bahagia di sebuah desa terpencil dikaki gunung Wutan. Keluarga Chen merupakan keluarga petani yang terkenal ramah bagi penduduk desa. Chen Khu bocah berusia 7 tahun, yang suka membantu. Meskipun usianya terbilang masih muda, tetapi dia cukup ringan tangan untuk membantu sesamanya. Dia bercita-cita, suatu saat jika sudah besar nanti, dia ingin menjadi seorang tabib agar bisa membantu orang - orang miskin yang sakit. Akan tetapi semua tidak berjalan seperti apa yang diimpikannya, sampai suatu malam ketikan sekelompok pendekar aliran hitam datang menghancurkan desanya. kedua suadarax dibunuh dengan kejam, ayahnya di tangkap untul di jadikan budak, sedangkan ibunya tewas ketika berusaha menyelamatkan dia dan adiknya. Satu hal yang tetap ada dalam pikirannya yaitu, tato KALAJENGKING MERAH yang ada di lengan pendekar yang membunuh ibu dan saudaranya. Dengan berlinang air mata dan sekuat tenaga dia berlari kedalam hutan gunung Wutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khalid, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30. Sekte Kuda Terbang

Sekte Kuda Terbang boleh dibilang adalah sekte yang cukup terkenal di dunia persilatan. Meskipun bukan hanya merupakan sekte menengah, tapi kemampuan pendekar - pendekar dari sekte Kuda Terbang cukup disegani. Dengan ilmu Meringankan tubuh tingkat tinggi yang merupakan andalan sekte ini, mereka juga menggunakan pisau lempar beracun berupa kunai.

Dengan menguasai ilmu meringankan tubuh tingkat tinggi, mereka dapat berpindah tempat secara cepat, dan jika dipadukan dengan lemparan pisau beracun yang mematikan, maka akan menghasilkan kombinasi serangan jarak jauh yang sangat efektif.

Sekte Kuda Terbang juga mempelajari ilmu pedang, hanya saja ilmu pedang milik sekte Kuda Terbang tidak terlalu tinggi, makanya sekte ini lebih mengandalkan serangan jarak jauh. Hanya beberapa orang di sekte Kuda Terbang yang mempunyai keahlian bermain pedang, dan salah satunya adalah Xie Jiang.

" Kita sudah dekat " Xie Jiang memberitahu Chen Khu, setelah dari kejauhan terlihat sebuah perkampungan.

Chen Khu berusaha menoleh, tampak samar - samar sebuah perkampungan yang rumah - rumahnya tertata rapi, dan dari kejauhan juga terlihat sebuah rumah yang lumayan besar dan di kelilingin oleh pagar yang sangat luas.. didalam kompleks tersebut juga banyak terdapat rumah - rumah yang tertata begitu teratur. Chen Khu bisa merasakan kalau Xie Jiang mengarah pada rumah besar tersebut.

"Wakil Ketua Jiang...wakil ketua sudah pulang " seorang yang tampak seperti penjaga menyapa mereka saat Xie Jiang sampai di gerbang kompleks Sekte Kuda Terbang.

Xie Jiang hanya mengangguk, lalu menurunkan Chen Khu dari pundaknya.

"Bawa dia ke rumahku, sampaikan pada nona Annchi untuk membuatkannya sup ginseng, aku akan menemui ketua" Xie Jiang memerintahkan salah seorang penjaga untuk membawa Chen khu ke rumahnya yang letaknya agak terpisah dengan rumah tetua lainnya.

Kemudian, Xie Jiang berjalan cepat menuju rumah yang paling besar.

"Ketua Yu.. " Xie Jiang memberi hormat pada seseorang pria sepuh yang sedang duduk dan ditemani oleh beberapa orang lalu memberi hormat pada yang lainnya.

"Wakil ketua Jiang.. silahkan duduk", Bao Yu mempersilahkan Xie Jiang untuk duduk bersama para tetua lainnya.

Rupanya, para tetua sekte Kuda Terbang sudah menunggu kedatangan Xie Jiang yang baru saja tiba dari ibukota setelah memenuhi panggilan Kaisar Ming, Shun Zhi mewakili Ketua Bao Yu.

"Wakil ketua Jiang.. Apa yang kamu dapatkan dari ibukota "Bao Yu membuka pembicaraan untuk memperoleh informasi mengapa Kaisar mengundang banyak sekte aliran putih.

***

Xie Jiang mewakili Bao Yu memenuhi undangan Kaisar Shun Zhi karena saat undangan kaisar sampai di sekte Kuda Terbang, Bao Yu sedang melakukan latihan tertutup untuk membuka titik cakra ke 15. Bao Yu adalah pedekar terkuat nomor satu di sekte Kuda Terbang, karena sudah mencapai level 6 dan sudah membuka 15 titik cakra, sedangkan Xie Jiang juga merupakan pendekar level 6 yang sudah berhasil membuka 10 titik cakra, dan Xie Jiang merupakan pendekar terkuat nomor dua di sekte Kuda terbang ini.

***

" Kaisar meminta kita untuk bergabung dengan Aliansi yang akan dibentuknya dalam waktu dekat ini untuk menghadapi serangan dari kekaisaran Qing. Kaisar mendapat informasi bahwa Pangeran Shun Kwo berusaha merebut tahta dengan meminta bantuan dari kekaisaran Qing " jawab Xie Jiang, Bao Yu dan para tetua lainnya mendengarkan dengan raut wajah serius.

"Pada saat pertemuan itu, kami juga mendapatkan informasi, kalau walikota Tainan Leuw Ahn yang dicurigai mendukung Pangeran shun Kwo dibunuh oleh seorang pemuda misterius, dan karena sekte Kuda Terbang paling dekat dengan kota Tainan, kaisar memintaku untuk menyelidiki siapa pemuda tersebut" Xie Jiang melanjutkan laporannya.

"hmmm... kami juga mendengar kabar tentang tewasnya walikota Tainan, kabarnya beberapa warga desa kita yang berada di kota saat itu sempat melihat pemuda tersebut saat berhadapan dengan ratusan pengawal Leuw Ahn sebelum menuju kediaman walikota " ucap Bao Yu sambil mengelus jenggot panjangnya yang memutih.

"dan menurut warga desa, pemuda itu adalah pendekar pedang dan mempunyai kemampuan yang sangat tinggi serta mempunyai ciri khusus yaitu berrambut pirang " Bao Yu menuturkan.

Mendadak ekspresi wajah Xie Jiang berubah menjadi sedikit pucat, mengingat pemuda yang sekarang pasti sudah berada di rumahnya, tapi Xie Jiang berusaha menutupi kegundahannya.

"apakah mungkin Chen Khu pelakunya..??! aah.. tidak mungkin.. dia tidak mempunyai pedang...lagi pula kalau dia mempunyai kemampuan yang sangat tinggi tentu dia tidak akan kesulitan menghadapi ketiga ekor macan tutul itu " Xie Jiang bertanya - tanya dalam hati.

"siapa pemuda ini..? " seorang gadis dengan paras yang sangat cantik bertanya pada penjaga yang mengantar Chen khu ke rumah Xie Jiang.

"saya juga tidak tau nona Annchi.. Wakil ketua memerintahkan kami untuk membawanya ke sini.. wakil ketua Jiang juga meminta kami untuk menyampaikan pada nona Annchi agar membuatkannya sup ginseng "jawab penjaga tersebut sambil menunduk.. dia tidak berani menatap wajah Xie Annchi, karena kecantikannya.

Xie Annchi memang masih sangat muda dan baru berusia 15 tahun, tapi kecantikannya membuat setiap pemuda di desa itu tergila - gila padanya, tapi karena Xie Annchi adalah anak Xie Jian yang merupakan orang terkuat kedua di sekte Kuda Terbang, mereka tidak berani untuk mendekatinya, bahkan untuk menatap wajahnya cukup lama.

"tubuhnya sangat lemah, pakaiannya juga penuh noda darah.. mgkn saja pemuda ini diserang binatang buas sebelum ayah menolongnya " ujar Xie Annchi sambil memperhatikan luka pada tubuh dan lengan Chen Khu.

"bawa dia ke dalam.. baringkan dia di ruang tengah, aku akan membuatkan sup untuknya" lanjut Xie Annchi.

Penjaga itu kemudian membawa Chen Khu lalu membaringkannya di ruang tengah.. kemudian dia segera pamit untuk kembali ke pos penjagaannya.

"Maaf Ketua Yu.. dan para tetua lainnya.. Aku baru sampai dan rasanya aku harus beristirahat " Ucap Xie Jiang dengan nada sedikit terburu - buru sambil memberi hormat.

" Baik wakil ketua Jiang " jawab Bao Yu singkat.

Xie Jiang segera keluar dari ruangan tersebut langsung melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke rumahnya, dia khawatir dengan keselamatan putri semata wayangnya.. jangan - jangan Chen Khu adalah pemuda yang dimaksud oleh Bao Yu, karena Chen Khu memang memiliki rambut pirang, berbeda dengan rambut penduduk Kekaisaran Ming pada umumnya.

"apa mungkin Chen Khu yang membunuh walikota..?? apa mungkin dia hanya menyembunyikan kekuatannya..?? lalu.. dimana dia sembunykan pedangnya..?? pertanyaan - pertanyaan itu mengisi kepala Xie Jiang dalam perjalanan ke rumahnya.

"Bagaimana pemuda itu..?? apa dia baik - baik saja..?? ucap Xie Jiang sambil masuk kedalam rumah dengan terburu - buru.

1
Darwito
shyeye
Darwito
ywyeye
Darwito
ttwwyey
Darwito
df7f77f
Darwito
d6d76x
Darwito
vuuvvu7v
Darwito
ux7fcuv8mkph duj cg
Darwito
d77dc7c8c8c8
Darwito
f7f77f
Darwito
gg8g88g
Darwito
5w5w6w
Darwito
37rurri
Darwito
gsyys
Darwito
s7ussuuz
Darwito
6w6euedj
Darwito
55wtwye
Darwito
taysys
Darwito
gsgsga
Darwito
g76c6cg77v keri
Darwito
f7f77g8g
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!