Tiba-tiba aku terbangun dan masuk ke dalam Novel yang pernah aku baca.
Sungguh mengejutkan !
Karna aku saat itu sedang pergi bekerja tapi tertabrak mobil yang ugal-ugalan.
Bagaimana hidup ku kedepannya?
Aku di sini menjadi pemeran figuran yang akan mati demi pemeran utama wanita.
Demi apa????aku harus nerima kematian demi sahabat yang bakal nusuk aku dari belakang????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iin dahlia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Kini usia kehamilan ku telah memasuki enam bulan..
Berat badan ku juga sudah bertambah banyak.
Aku juga mulai lelah untuk beraktifitas...
Aku bertanya-tanya,apa orang hamil akan seperti ini?
Pinggang ku sering terasa sakit...
Dan ukuran perut ku juga sudah besar sekali...
" Dok...apa ini benar baru enam bulan?" tanya ku saat sedang di periksa
" Benar Yang Mulia...Dan setelah saya periksa,,ternyata Yang Mulia Ratu hamil anak kembar.." jelas Dokter
" Kembar..???" tanya ku
Dokter mengangguk sambil tersenyum meyakinkan ku.
" Oh Tuhan....Aku gak akan ngeluh lagi karna pinggang ku sakit..Ternyata Engkau memberi ku dua anak sekaligus.....sehat-sehat ya Nak..." celoteh ku sambil mengelus perut ku
Dokter memberikan ucapan selamat,,,
Tak lupa dia meresepkan vitamin untuk ku,,,dan setelah selesai dia pun pamit undur diri.
Malam nya aku dengan segera bercerita pada Felix tentang kehamilan ku.
Felix juga sangat senang mengetahui hal itu.
Esoknya dia langsung merenovasi kamar untuk buah hati kami...
Aku hanya menjaga kesehatan ku agar Bayi ku juga sehat.
Tiba-tiba aku ingin sekali makan rujak...
Dan di dunia ini tidak ada yang tau jenis makanan ini.
" Panggil saja koki Rio ke sini..." kata ku pada Reca
" Baik Yang Mulia..." kata Reca
Dengan segera dia pergi memanggil koki dan membawa ke ruangan kerja ku.
" Salam Yang Mulia..." kata Rio memberi hormat
" Ehm...kamu tau rujak?" tanya ku
" Apa itu Yang Mulia.?" tanya Rio tampak bingung
" Itu adalah campuran dengan semua jenis buah dengan bumbu yang pedas" kata ku
Koki masih tak mengerti...
" Sepertinya memang gak ada di dunia ini.." guman ku
" Ehm...Aku beri tahu resepnya,apa bisa kamu buatkan untuk ku? aku sedang ingin memakan rujak sekarang..." lanjut ku
" Silahkan Yang Mulia beri tahu saya..nanti akan saya buatkan" kata Rio
Ku tulis bahan-bahan yang akan di gunakan serta cara membuatnya.
Aku juga hanya meminta mangga muda sebagai buahnya.
Rio membaca dengan serius..
" Mangga muda...?? bukan kah itu asam?" tanya Rio
" Hehehe...aku tau itu. Tapi aku mau itu sekarang. Buatkan untuk ku segera..." kata ku
" Baik Yang Mulia...." kata Rio
Rio pergi meninggalkan ku dan Reca..
~~Beberapa jam kemudian Rio datang dengan semangkok sambal rujak dan sepiring irisan mangga muda.
Air liur ku seakan menetes melihat mangga muda itu.
Tak menunggu lama,aku langsung mencoba rujak buatan Rio.
'' Ehm.....ini enak...'' kata ku
Ku lihat wajah Rio dan Reca yang terlihat aneh.
'' Kenapa..?'' tanya ku
''Bukankah itu asam?'' tanya Reca di ikuti anggukan Rio
'' Ku beri sedikit ilmu sama kalian...kalau orang hamil emang suka nya yang asam-asam begini...'' kata ku
( Di dunia ku sih...hehehhe)
'' Benarkah? tapi ini pertama kalinya saya tau resep rujak..'' kata Rio
'' Benar...dari mana Yang Mulia tau resep itu?'' Reca menimpali
'' Dari mimpi..hehehe'' kata ku sambil nyengir
Reca dan Rio hanya bengong melihat respon ku.
'' Reca...coba makan satu.'' kata ku
Tampak wajah Reca yang ragu-ragu..
( kamu gak akan nolak perintah ratu kan....heheheh'')
Dengan perlahan Reca mendekati ku..
Di ambilnya satu buah irisan mangga dan di beri sedikit bumbu rujak..
Mata ku tak berhenti menatap nya...sampai dia bergidik ketika memakan mangga muda itu.
'' Ini asam.....'' kata Reca
'' Hahahhaha'' tawa ku dengan puas
Rio juga ikut tertawa melihat kejahilan ku pada Reca.
Aku pun melanjutkan menikmati rujak hingga puas.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Tiga bulan berlalu...
Ya..kini aku telah hamil sembilan bulan.
Aku sedang menunggu kelahiran anak ku..
Segala persiapan untuk ku melahirkan sudah ada..
Dokter juga terus berada di sisi ku bersama Reca.
Felix juga sudah mengurangi kesibukannya dan lebih sering bersama ku.
Takut..??
Tentu saja aku takut karna ini pertama kalinya buat ku.
Walaupun peralatan medis di dunia ini termasuk komplit,tapi tetap saja aku takut.
Apa lagi riwayat badan ini adalah sering sakit.
Dengan bantuan operasi pun tetap saja aku harus kuat saat telah melahirkan agar asi ku tetap terjaga.
Aku gak mau lemah di depan anak-anak ku...
Di pagi hari aku sering berjalan-jalan bersama Felix..
Dokter mengatakan itu baik untuk ibu hamil.
Aku senang melihat wajah Felix yang terus tersenyum sambil memegang perut ku.
Dia juga terus meminta Reca menyiapkan makanan di kamar,takut jika aku tiba-tiba lapar.
Bahkan malam hari dia tidur sambil memeluk ku dan mengelus perut ku.
'' Felix...aku gendut banget ya...'' kata ku
'' Kamu tetap cantik sayang....'' jawab Felix
'' Bener nih? '' kata ku sambil melihat mata nya
'' Iya...aku menyukai semua yang ada pada diri mu....'' kata Felix dengan senyum manisnya
( aahhhh curang..! dia merayu ku dengan wajah tampan itu.!)
'' Bener ya....jangan ngeluh kalau setelah melahirkan aku tambah gemuk.'' sungut ku
'' Iya..malahan aku suka dengan tubuh mu yang berisi'' kata Felix sambil berbisik di telinga ku
Muka ku jadi merona karna perkataan nya.
'' Apaan sih.'' kata ku sambil malu
Felix terkekeh dan memeluk ku dari belakang.
Setelah hamil besar memang posisi ini yang bisa mendekatkan aku dan Felix.
'' Sepertinya aku menginginkan itu....'' bisik Felix
'' Astaga..'' kata ku kaget
'' Kata Dokter itu baik-baik saja asal hati-hati dalam melakukannya...'' rayu Felix
'' Janji ya..'' kata ku
Aku tau bahwa sejak hamil, Felix lebih sering menahan nafsunya karna takut dengan keadaan anak kami.
Malam ini sepertinya aku akan membiarkannya...
Tangan kekar Felix telah menjalar kemana-mana...
Desahan ku juga membuatnya semakin menggebu..
'' Ingat...jangan terlalu dalam'' bisik ku
Felix mengangguk...
Dia melanjutkan aksinya dengan perlahan...
Kecupan yang dia sebarkan ke seluruh tubuh ku membuat tubuh ku bergetar.
Desahan demi desahan mengisi ruangan kamar ini...
Kehangatan dari tubuh Felix membuat ku hanyut dalam permainannya..
Tapi benar saja....
Seakan kecanduan..tak cukup sekali dia melakukannya..
Aku hanya bisa memberikan apa yang dia minta malam ini.
Aku juga senang dengan setiap sentuhan lembut tangan nya...
Sesekali dia mengelus dan mencium perut ku yang besar..
Walau hanya satu gaya yang bisa kami lakukan tapi itu membuat dia terus ketagihan.
'' Felix...ini sudah ke berapa kali??'' bisik ku
'' Tapi aku suka wangi tubuh mu....'' kata Felix yang masih memeluk ku dari belakang.
'' Baiklah...aku akan mengalah kali ini...tapi perlu kamu ingat,setelah melahirkan akan ada jeda yang lama untuk kita tidak melakukan ini..'' kata ku dengan senyum meledek
Mata Felix terbelalak mendengar ucapan ku..
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Hai...Hai....Para Pembaca setia ku...😘😘😘
Jangan lupa tinggalkan Vote,Like dan Koment ya....
Biar Author tambah semangat..🤧🤧🤧
Btw, ceritanya kakak menarik banget meskipun aku cuma baca garis besarnya aja, keren kakaaak☺️