NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Kaya Raya

Menikahi Duda Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dinzy Aurora, gadis berusia 21tahun yang hidup sebatang kara di Ibukota, mengadukan nasibnya berharap memiliki kehidupan yang layak. Saat ini Dinzy baru saja lulus dari kampus terbaik di kota tersebut, mendapatkan gelar cumlaude bukan berarti Dinzy bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Setalah 2 bulan menerima Ijazahnya, Dinzy belum juga mendapat panggilan wawancara kerja. Dan selama 2 bulan tersebut sambil tetap mencari pekerjaan baru, Dinzy masih bekerja di sebuah coffee shop. Selama Dinzy tinggal di Ibukota, Dinzy memang melakukan pekerjaan paruh waktu untuk menyambung hidupnya, meskipun Dinzy mendapatan beasiswa dan juga biaya hidup, namun itu tidak menghalangi Dinzy untuk tetap bekerja. Dinzy tumbuh di sebuah panti asuhan di pesisir Ibukota. Ia tidak mengenal siapa Ayah dan Ibunya. Meskipun ia sangat penasaran, tapi pihak panti juga tidak bisa membantu Dinzy karena saat itu, Ibunya Dinzy hanya menyerahkan Dinzy begitu saja dan meninggalkan Dinzy di panti asuhan tersebut. Hanya nama yang Dinzy terima dari Ibunya, nama pemberian dari sang Ibu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Tok tok tok!

 

Dinzy berdiri di depan sebuah rumah kontrakan sederhana, yang berada cukup jauh dari tempat tinggal Dinzy.

 

Hingga pintu tersebut dibuka oleh perempuan yang begitu Dinzy rindukan.

 

"Masuk Dinzy" ucap Siska

 

"Mbak Siska baik-baik aja kan?" Tanya Dinzy

 

"Baik kok. Makasih ya Din udah hawatirkan aku. Dan selalu bantu aku selama ini"

"Mbak Siska, berhenti bilang terimakasih"

 

"Gimana kerjaan, oke?"

"Oke Mbak, dan itu... ada Pak Alvin hari ini"

 

DEG!

 

"Kamu tahu dari mana tentang Alvin?"

"Aku sempat penasaran dengan Pak Alvin, lalu aku cari di internet dan ada beberapa foto beliau bersama istrinya Mbak. Aku minta maaf, aku tidak bermaksud apapun"

"Dinzy, relax. Aku cuma tanya, gak apa-apa kamu tahu"

"Mbak Siska bagaimana dengan dia, apa dia masih gak peduli?"

"Iya Din, aku tahu dia terbatas untuk bergerak"

 

Dinzy seketika terdiam, dia berfikir apakah Siska benar-benar sudah dibutakan oleh cinta. bahkan Alvin hari ini bersikap sangat santai, seperti tidak terjadi sesuatu dengan Siska.

 

"Mbak Siska sayang ya sama dia?"

"Iya Din, aku tahu aku salah"

"Aku gak menyalahkan Mbak Siska, tapi maaf sebelumnya. Pak Alvin bahkan bersikap biasa saja, tidak seperti sedang stress atau apapun. Sedangkan Mbak Siska disini menderita"

 

Siska terdiam, matanya berkaca-kaca. Ia menyadari jika hanya selingkuhan. Namun Siska berfikir jika Alvin juga mencintainya.

 

"Mbak, demi kebaikan Mbak Siska, pelan-pelan lupakan Pak Alvin ya. Meskipun ini sulit, bahkan sangat sulit"

"Din, terimakasih ya. Aku gak tahu kapan bisa melakukan itu semua, dan jangan pernah bosan melihat aku seperti ini"

 

"Aku gak akan bosan sama sekali Mbak, tapi karena aku sayang Mbak Siska. Aku mau Mbak Siska bahagia"

"Step by step ya Din"

"Iya Mbak, aku yakin Mbak Siska bisa. dan ngomong-ngomong Mbak Siska sudah apply kemana saja?"

"Ada 3 perusahaan Din, aku harap bisa interview secepatnya"

"Aku tunggu kabar baiknya ya Mbak. Meskipun kita gak satu kantor lagi, aku akan sering mengunjungi Mbak Siska"

 

"Makasih Dinzy" ucap Siska sambil memeluk Dinzy

 

Tidak hanya Dinzy, sejak awal pun Siska merasa sangat cocok dengan Dinzy. Hubungan mereka seperti kakak beradik, bahkan dikondisi seperti ini Dinzy tetap menjaga rahasianya di depan teman-teman kantornya.

 

"Mbak, Pak Luca di depan. Aku pamit ya, kalau Mbak Siska gak sibuk, besok aku main lagi"

"Iya Din, hati-hati ya. Salam buat Pak Luca, sampaikan terimakasih aku"

"Aku sampaikan Mbak. Mbak Siska gak usah antar, disini aja. Jangan tidur malam-malam ya?"

"Iya, kabarin kalau sudah dirumah"

"Oke Mbak"

 

Dinzy beranjak dari sofa, kemudian meninggalkan rumah Dinzy dan segera masuk ke dalam mobil milik Luca.

 

"Hai sayang" sapa Luca

 

"Hai, capek ya?"

"Capek, tapi lihat kamu happy jadi hilang capeknya"

"Bisa aja. Sudah makan?"
"Belum sayang, kamu?"

"Mau aku masakin gak?"

"Sayang, kamu serius? Ini jam 9 lho"

"Iya, lalu kenapa?"

"Kalau kamu gak keberatan, aku mau banget"

"Oke sayang, aku akan masakin kamu"

 

Luca begitu antusias ketika mendengar Dinzy akan memasak untuknya. Dia mengemudikan mobilnya dengan cepat, karena jalanan sudah mulai sepi. Dan ia tidak ingin sampai rumah terlalu malam, apalagi membiarkan Dinzy memasak sampai larut.

 

Sampai dirumahnya, Luca dan Dinzy segera turun dari mobil. Mereka menuju ke dapur, lalu Dinzy mengeluarkan beberapa bahan yang tersedia dirumah Luca malam itu.

1
falea sezi
jangan percaya🤣 uda sering cek. in dia sis
falea sezi
lanjjtt
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
wah bisa nih foto nya dikirim ke istrinya alvin biar mampus si moza ditangan istrinya alvin 🤭
Wahyuni Abuzar
iihh bisa yaa gitu tanpa babibu main sp aja...🤪
Scd: Iya ihhh kesel kan🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!