Mendengar kabar bahwa sang ayah tengah berada dalam situasi sulit,Lin Qian tanpa sepengetahuan sang ibu mencari kebenaran tentang informasi tersebut.
Tetapi rupanya Lin Qian menemukan fakta yang jauh lebih buruk dari informasi yang ia dapat sebelumnya dan terpaksa harus mengambil keputusan paling sulit.
Fakta apakah itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qian Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
V
Untuk mengganggu konsentrasi tiga hantu tua tersebut, Lin Qian menggunakan cara lain yaitu dengan melepaskan tiga kloningnya, tubuh naga, tubuh kaisar dan tubuh iblis putih dalam satu waktu, melihat kejutan tak terduga lainnya sontak saja membuat wajah tiga hantu tua berubah menjadi sangat buruk.
"Apa-apaan...?" mata Gui Chi membulat,tercengang, ia memang sudah memprediksi bila pemuda yang menjadi lawan bertarungnya saat ini masih memiliki kartu truf, namun juga tidak membayangkan jika Lin Qian memiliki teknik darah dengan kemampuan setara sekaligus.
Melihat situasi tidak berpihak,Cung Kwan dan Lun Luo mengambil inisiatif, keduanya di paksa harus berfikir cepat bila tak ingin mendapatkan kerugian. "Saudara Chi, kau tahan Serigala itu! Sementara aku dan Saudara Luo akan mencoba menahan serangan dari tiga tubuh kloning bocah sialan itu." Gui Chi tak menjawab, tetapi hanya mengutuk kesialannya.
"Dalam waktu singkat, bocah sialan ini dapat membalikkan keadaan, sungguh bocah yang sangat licik." dalam usahanya menahan gempuran Serigala Semesta, Gui Chi mulai merasakan perbedaan dari serangan-serangan Serigala Semesta sebelumnya.
Walau Dewa Hantu masih dalam kendalinya, Gui Chi merasakan bila Dewa Hantu benar-benar di tekan oleh serangan Serigala Semesta (Feng Lang) yang tiada habisnya. Dengan kecepatan serangannya,Feng Lang berkali-kali berhasil menancapkan taringnya pada Dewa Hantu.
Dewa Hantu memutar tombak seperti kincir angin, menyerap energi langit dan bumi kemudian memadatakannya hingga membentuk bola api berukuran besar, sementara Feng Lang merespon dengan membuka mulutnya lalu melakukan hal serupa, mengumpulkan energi langit dan bumi, memusatkan dan memadatakannya di antara rahang nya.
Lin Qian tersenyum tipis, ia tahu bahwa Gui Chi tengah mengeluarkan kekuatan puncaknya. "Kau tenang saja pak tua! Aku Lin Qian tidak akan mengecewakan mu!"
"Bocah sombong!!" balas Gui Chi sembari mendorong kedua telapak tangannya, melepaskan serangan yang masih tertahan.
"Matilaahhh!!"
BOOOOMMMMM
Ledakan hebat langsung mengguncang kota Hekuo yang berada persis di bawahnya,akibat benturan dari dua kekuatan besar yang saling bertolak itu, tidak hanya mengakibatkan hancurnya bangunan-bangunan kota serta apapun yang ada bersamanya, ledakan itu juga menciptakan gelombang yang luar biasa panas ke penjuru wilayah.
Serangan ini pada akhirnya berhasil melenyapkan Dewa Hantu, di lian sisi Gui Chi terjatuh menghantam tanah dengan sangat keras dan tidak dapat bergerak lagi, sementara Feng Lang masih berdiri dengan sorot mata di penuhi kemurkaan menatap Cung Kwan dan Lun Luo yang masih terlibat pertarungan melawan tiga klon Lin Qian.
Di samping itu, semua orang yang menyaksikan merasakan udara menipis serta menjadi panas, walau dalam situasi demikian,mata mereka sama sekali tidak ingin melewatkan satupun dari setiap adegan yang menurut mereka sudah sangat luar biasa dan di luar dugaan, lebih jauh benturan dari dua kekuatan tadi telah menewaskan Gui Chi.
Lin Qian, mungkin setelah hari ini nama pemuda itu akan di ingat dan banyak di sebutkan oleh semua kultivator yang menyaksikan pertarungannya hari ini, atau jika tidak demikian,bisa jadi pemilik nama ini justru akan di buru oleh orang-orang yang telah ia singgung.
Dengan tewasnya Gui Chi, setiap serangan yang di bangun oleh Cung Kwan dan Lun Luo menjadi tidak konsisten. Ketiga tubuh klon Lin Qian tidak henti melancarkan serangan mematikan,meski keduanya masih bertahan.
"Saudara Kwan, sepertinya kita tidak akan mampu bertahan, mungkinkah kau memiliki rencana?" dalam situasi tertekan,Lun Luo merasa tidak lagi memiliki banyak kesempatan untuk dapat lepas dari Lin Qian.
Tubuh kloning iblis putih Lin Qian begitu beringas, bahkan Lun Luo seolah tidak di beri waktu untuk bernafas. Di saat terjepit, biasanya Cung Kwan akan menjadi pemecah kebuntuan,tetapi kali ini Cung Kwan tidak menjawab, yang artinya ia dalam situasi jauh lebih tertekan.
"Sial, Serigala Iblis itu sepertinya mengarahkan padaku. Tidak,, tidak,, tidak, aku harus pergi dari sini." Lun Luo semakin panik.
Untuk berfikir dapat lepas dari tekanan kloning Lin Qian saja sudah begitu sulit, kini Serigala Semesta mengarahkan tatapan padanya, dan itu benar-benar membuat hatinya gentar.
"Aku tidak akan mati." kata Lun Luo seraya melepaskan serangan balasan. Ia menciptakan ratusan pedang energi, kemudian melepaskan semuanya ke arah kloning iblis putih Lin Qian.
Sang iblis putih memainkan pedangnya dengan sangat cepat, mematahkan serangan pedang energi satu persatu hingga pedang terakhir. Lun Luo tidak lagi terkejut, ia tidak lagi punya waktu untuk bereaksi apapun selain bertahan untuk nyawanya sendiri. Ketika iblis putih kembali melancarkan serangan jarak dekat, Lun Luo tidak lagi dapat menghindar dan tidak lagi punya pilihan selain bertarung hingga akhir.
Itu sungguh pertarungan yang keras dan sangat sengit. Iblis putih tiada henti mengayunkan pedangnya,sementara Lun Luo sekuat tenaga memblokir serangan, keduanya saling menebas dan saling memukul, mereka juga saling melepaskan tendangan dan jual beli jurus-jurus andalan. Keduanya seperti petarung jalanan, adu kuat, adu gengsi serta adu kualifikasi, tidak perduli bila wajah mereka babak belur akibat baku hantam.
"Lagi! Maju kau pemuda sialan!!" Lun Luo menantang dengan suara keras.
Kloning iblis putih Lin Qian sedikit tersenyum, ia tentu sangat antusias dengan tantangan lawannya. Lun Luo hanya tidak tahu bila garis darah dari iblis putih merupakan ras para petarung gila.
Tanpa menunggu, iblis putih melesat untuk menjawab tantangan Lun Luo kemudian kembali terjadi bentrokan.
BAAMM BAMMM BAMMM
Keduanya kembali bergantian beradu pukul tanpa senjata.
Lin Qian tidak tidak tidak
Kamu pasti bisa berhasil mengatasi
Tiga Hantu Tua Liiiiiiiin Qiaaaaan
Semangat Lin Qian pokuslah dan keluarkan ilmu Dimpananmu hancurkan Tiga Ahli itu
Terjadinya Pertarungan
Semoga Lin Qian dan Temannya Bisa
Menyelesaikan dengan baik/mengalahkan/, mereka
Rencana begitu????
Shun Mu Gong karna kebaikan Lin Qian Shun Mu Gong juga luluh sendiri
Dan menjadi Teman Sahabat Lin Qian dan Saudara2nya Lin Qian 👍👍
Menghadapi Cho fet dan Cho Rong
Dua Ahli /Ranah Dewa Sejati Kamu Bisa menyelesaikan dengan baik
Beraninya menyinggung Pemuda yang ada di hadapanmu Pak Tua cari mati
Dan untuk Sekte/Klan Api Suci kalian semua mau musna Aliansi Api Sucimu
Ingin menemui Sun Mu Gong dia dalam keadaan terpuruk kondisinya
Penuh dengan luka yang menyedihkan bekas Pertarungan Tempo hari yah sekitar 6/7/8bulan
Lalu dengan Lin Qian