NovelToon NovelToon
Hidden Lines

Hidden Lines

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Angst
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bebas dari tuduhan konspirasi penculikan yang dirancang mantan kekasihnya, Michaela Hokked (24) memilih mati demi melepaskan diri dari masa lalu yang busuk.

Namun, takdir memiliki selera humor yang kejam.

Pelariannya menuju Los Angeles hancur bersama taksi yang ia tumpangi dalam kecelakaan maut yang meremukkan wajahnya.

Enam bulan koma dan melewati enam
Kali operasi wajah, Michaela terbangun dengan rupa baru: wajah cantik milik Cecilia Lynch, wanita bermata teduh yang kecelakaan bersamanya.

Kini, Michaela terjebak sebagai 'Cecilia' di hadapan Killian Vale-Knight (28 th) pria berkuasa yang mengaku sebagai kekasih jarak jauh Cecilia.

Tanpa kecurigaan, keluarga miliarder itu menghujaninya dengan kasih sayang yang tak pernah ia miliki.

Namun, kenyataan pahit menghantam: Cecilia asli tewas dalam keadaan hamil, Mencuri identitas Cecilia adalah tiket kebebasannya, atau justru awal dari labirin misteri yang mematikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

011

Klik.

Suara putaran anak kunci dari luar itu kembali terdengar di telinga Michaela.

Detik berikutnya, daun pintu mahoni tebal itu terbuka, menampilkan sosok Killian Vale-Knight yang melangkah masuk dengan aura yang jauh lebih terkendali, namun berlipat-lipat lebih dingin dari sebelumnya.

Pria itu menutup pintu di belakangnya tanpa menimbulkan suara dentuman lagi, lalu bersandar di sana dengan kedua tangan terlipat di depan dada.

Matanya yang tajam langsung mengunci sosok Michaela yang masih duduk di tepi ranjang.

Gaun pengantin putih itu kini tampak kontras dengan sorot mata liar yang menyala di wajah cantiknya.

Michaela tidak ingin membuang waktu.

Selama beberapa menit ditinggalkan sendirian di kamar ini, otaknya telah berputar hebat, menimbang segala risiko dan kemungkinan terburuk.

Menghadapi pria sekaya dan seberkuasa Killian dengan identitas curian adalah sebuah bunuh diri massal.

Dia tidak mungkin melewati masalah sebesar dan semengerikan ini hanya gara-gara wajah yang dia pinjam dari mayat di dalam taksi.

Michaela berdiri tegak, menentang langsung tatapan Killian. "Batalkan saja pernikahan ini," ucap Michaela tanpa basa-basi, suaranya lantang dan tegas.

"Kalau kau memang begitu membenci diriku sampai ke tulang sumsummu, untuk apa kita bersandiwara? Batalkan sekarang juga."

Killian menaikkan sebelah alisnya. Sebuah dengusan sinis yang terdengar meremehkan lolos dari celah bibirnya.

"Hah? Apa yang baru saja kau katakan?"

Killian melangkah maju, perlahan namun pasti, mengikis jarak di antara mereka.

"Melepaskanmu begitu saja? Kau pikir setelah semua yang kau lakukan, aku akan membiarkanmu berjalan keluar dari pintu gerbang rumahku dengan melambaikan tangan? Tidak segampang itu, Cecilia. Kau masuk ke dalam rumahku dengan sukarela, menggunakan kaki kotormu sendiri. Jadi kau tidak bisa pergi seenaknya. Jangan egois."

Killian berhenti tepat dua langkah di depan Michaela, menatapnya dengan pandangan menguliti.

"Bukankah kau bisa mendapatkan komisi yang jauh lebih banyak dari Madam-mu melalui pernikahan kita ini? Katakan padaku, di mana mahar pernikahan yang kuberikan kemarin, hm? Kalian sudah membaginya rata, bukan? Berapa bagian yang masuk ke rekening pribadimu, dan berapa yang kau setor untuk wanita tua itu?"

Mahar? Mahar apa?! batin Michaela berteriak bingung.

Dahi Michaela berkerut dalam. Jantungnya berdegup kencang, mencoba mencerna informasi baru yang dilemparkan Killian.

Dia benar-benar tidak tahu apa-apa tentang uang mahar. Selama enam bulan terbaring koma di rumah sakit, dia tidak pernah menyentuh uang sepeser pun selain fasilitas medis yang seluruhnya diatur oleh Killian.

"Aku tidak menerima uang apa pun!" jawab Michaela tak tahan.

Suaranya bergetar oleh perpaduan rasa geram dan frustrasi.

Sejak tadi ditinggalkan oleh suaminya, dia sudah memikirkan matang-matang di dalam benaknya.

Rumah penuh kasih sayang yang awalnya ia pikir adalah surga yang dikirimkan Tuhan atas penderitaannya, ternyata adalah sebuah sangkar yang penuh dengan konspirasi gelap yang menjijikkan.

Oh Tuhan... Cecilia... Kau benar-benar menjebakku dengan sangat rapi, jerit Michaela meratapi nasibnya di dalam hati.

Kau memberikan wajahmu, tapi kau juga meninggalkan tumpukan dosa dan musuh yang siap mengulitiku hidup-hidup. Semoga kau tenang di neraka atas semua kelicikanmu ini!

Killian menatap perubahan ekspresi di wajah Michaela dengan tatapan yang semakin sinis.

Di matanya, sang istri hanyalah seorang aktris papan atas yang sedang memainkan peran sebagai korban yang tidak bersalah.

"Jangan berlagak amnesia di hadapanku, Cecilia. Sebelum kau menginjakkan kaki di Los Angeles enam bulan lalu, aku sudah mengirimkan uang dalam jumlah fantastis ke rekening yang kau minta, sebagai mahar pernikahan awal yang kau katakan untuk melunasi sisa utang keluargamu. San Francisco ternyata memang dipenuhi oleh wanita-wanita licik seperti kalian."

Mendengar nama San Francisco disebut dengan nada merendahkan, amarah Michaela yang asli mencuat ke permukaan.

Dia sudah muak dituduh atas dosa yang tidak pernah dia lakukan, oleh seorang wanita mati yang bahkan menjadikannya tameng di dalam taksi.

Disinilah Michaela akhirnya membalas dengan telak, menatap Killian dengan keberanian murni yang membuat pria itu tertegun.

"Jangan lagi bahas sesuatu yang memuakkan di depanku! Aku tidak tahu tentang uang itu, aku tidak tahu tentang komisi, dan aku tidak peduli dengan semua tuduhan gila-mu! Kalau kau merasa sangat dirugikan dan menganggapku menjijikkan... ceraikan saja aku sekarang juga! Selesai, kan?!"

"Menjijikkan!" bentak Killian, wajahnya mengeras seketika.

Dia mencengkeram lengan Michaela dengan gusar, menarik tubuh wanita itu mendekat.

"Kau baru menjadi istriku belum genap dua puluh empat jam, dan kau sudah langsung meminta cerai? Kau pikir pernikahan keluarga Vale-Knight adalah mainan yang bisa kau bubarkan setelah kau mendapatkan apa yang kau mau?!"

Killian melepaskan cengkeramannya dengan sentakan kasar.

Dia berbalik dengan cepat, melangkah lebar ke arah meja nakas di samping ranjang.

Dengan gerakan kasar, dia meraih ponsel baru bermerek ternama yang beberapa hari lalu diberikan kepada Michaela.

Killian melemparkan ponsel itu ke atas kasur tepat di hadapan Michaela.

"Telepon..." desis Killian, jarinya menunjuk lurus ke arah perangkat digital tersebut.

"Telepon Madam-mu sekarang juga! Katakan padanya bahwa kau sudah berhasil menikah denganku. Katakan padanya bahwa umpan yang dia pasang telah memakan korban. Telepon dia sekarang, Sialan!"

Michaela menatap ponsel di atas kasur, lalu perlahan mengalihkan pandangannya kembali pada wajah Killian yang sedang dikuasai oleh kegilaan akibat rasa dikhianati.

Michaela menarik napas dalam-dalam.

Keberanian jalanannya justru semakin solid ketika dia didesak ke dinding.

Dia tersenyum tipis, sebuah senyuman menantang yang terlihat sangat dingin.

"Bagaimana kalau aku tidak mau?" ucap Michaela lirih, namun setiap katanya terdengar begitu tajam menantang maut.

Dia melangkah maju satu tapak, menegakkan dagunya menantang Killian. "Kau mau apa jika aku menolak, hm? Membunuhku? Silakan lakukan jika kau punya keberanian, Tuan Vale-Knight."

Killian terdiam seketika. Kata-kata Michaela barusan, digabung dengan sorot matanya yang tidak berkedip menantang kematian, membuat dadanya bergemuruh aneh.

Pria itu menatap istrinya dengan kebingungan yang tersembunyi di balik topeng kemarahannya.

Wanita di hadapannya ini... benar-benar aneh. Dia tidak menangis, dia tidak memohon, dan dia tidak menelepon organisasinya untuk meminta perlindungan.

Di sisi lain, di dalam keheningan yang kembali tercipta, Michaela justru mulai memikirkan kembali posisinya dengan kepala dingin.

Pikiran rasionalnya perlahan mengambil alih dari emosi yang meledak-ledak.

Tunggu... jika aku pergi dari sini sekarang, ke mana aku harus pergi? batin Michaela, merenungkan realitas hidupnya.

Dia tidak memiliki tempat tinggal di Los Angeles. Uang sepeser pun dia tidak punya.

Identitas aslinya sebagai Michaela Hokked sudah dihapus secara permanen dari dunia maya, dan di San Francisco dia masih berstatus sebagai buronan atas kematian Julian.

Jika dia keluar dari mansion ini, dia hanya akan kembali menjadi gelandangan luntang-lantung di jalanan, atau berakhir di dalam sel tahanan dingin.

Michaela memperhatikan rahang Killian yang mengatup rapat.

Dia melihat gurat luka yang sangat dalam di balik mata elang pria itu.

Michaela tahu, jauh di dalam lubuk hatinya, Killian sebenarnya adalah orang yang baik.

Pria ini memperlakukannya bagai mutiara selama di rumah sakit, dia menghormati batasan fisik di antara mereka, dan dia adalah putra yang patuh pada Orang Tuanya.

Killian tidak jahat; dia hanya seorang pria yang merasa dikhianati dan dihancurkan oleh si brengsek Cecilia Lynch. Killian sedang membalas dendam pada hantu masa lalunya.

Michaela kini memahami seluruh peta permainan ini.

Cecilia Lynch adalah bagian dari sindikat penipu ulung yang menjual pesona kesederhanaan demi memeras pria kaya.

Sialan.

Jangankan Killian, Michaela yang sesama wanita saja sempat begitu kagum dan terpesona dengan suara lembut dan kebaikan Cecilia saat di dalam taksi hari itu.

Apa lagi pria se-introvert Killian yang haus akan ketulusan. Wajar jika pria ini mengamuk seperti monster.

Sebuah senyuman baru, senyuman penuh tekad yang tidak lagi didasari oleh ketakutan, terukir di sudut bibir Michaela.

Baiklah jika ini yang kau inginkan, Killian, batin Michaela dengan semangat perang yang membara di dalam dadanya.

Kau ingin menyiksa Cecilia Lynch? Silakan coba. Tapi kau tidak tahu bahwa di dalam tubuh ini, ada Michaela Hokked yang sudah terlatih menghadapi neraka yang jauh lebih kejam dari apa yang bisa kau bayangkan.

Michaela melangkah mendekati kasur, mengambil ponsel barunya, lalu memasukkannya ke dalam saku gaun pengantinnya.

Dia berbalik, menatap Killian dengan tatapan tenang yang justru terlihat sangat mengintimidasi.

"Aku tidak akan menelepon siapa pun, karena tidak ada yang perlu kuhubungi," ucap Michaela dengan nada suara yang kini terdengar santai namun dingin.

"Dan aku juga memutuskan... aku tidak akan pergi dari rumah ini. Aku adalah istrimu yang sah secara hukum dan agama sekarang, bukan? Mulai malam ini, jalankan saja neraka yang kau janjikan itu. Kita lihat, siapa yang akan hancur dan memohon ampun terlebih dahulu."

Michaela telah memutuskan untuk memulai perang ini. Dia tidak akan mundur satu langkah pun.

Killian Vale-Knight

Michaela ( Wajah Cecilia)

1
nayla tsaqif
Ini badainya udah berlalu belom,,,?? gk ada badai madam roses kan,,?? Barang kali madam tua itu tantrum,, 😌
Bakul Lingerie
Millian ga hadir? jgn2 Cecilia hamil sama Millian😅.. eh
Rosdianah 🌷: hihihi Millian Lapak sebelah ada cerita nya sendiri ya kak, Judulnya "My Fake Knight" 🫶🏻
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: Author Up besok ya kak🫶
total 1 replies
Bakul Lingerie
aku liat sinopsisnya berasa lagi baca novel terjemahan.. menarik...lanjooot
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mia Camelia
sup ayam dan jus melon 🤔🤔🤔kombinasi sempurna tuh, jadi laper nih ngebayangiin nya🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Hahah kak reader bisa aja 😅
total 1 replies
Sarinah Quinn
ceritanya pasti akan lebih rumit lagi bagi Michaela 😢 karena kalau nanti killian sudah mencintai nya maka Cecilia asli akan muncul dan mengambil tempat Michaela lebih menyakitkan lagi killian tidak bisa membedakan keduanya Krn wajah yang sama. kasian Michaela thor kenapa sih dia tidak mengaku SJ sebagai Michaela bukan Cecilia.... pokoknya jangan buat Michaela menderita lagi thor 🙏🙏🙏
Rosdianah 🌷: author ikut maunya kak reader 🤭
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍
Rosdianah 🌷: ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Mita Paramita
udah jatoh ketiban tangga nih killian 😭😭😭 nyesek banget mesti melepas Mischa 🤣🤣🤣lagian jangan gengsi kalo suka sama istrinya kn sekarang situasi udah diujung tanduk nih 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: ntar menyesal 🤣🤣
total 1 replies
Mita Paramita
killian panik kehilangan micha 🤣🤣🤣 gimana kalo kontrak nikah udh berakhir mungkin gak mau cerai nih 😈😈😈
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Yg paling sedih disini,, rahim micha memiliki masalah pasca kcelakaan hasil sabotasemu yin,, dan kau memperburuknya dg obat kontrasepsi,, kau hampir menghancurkan harta berharga seorang wanita,,mommy pasti kecewa luar biasa, putranya menjadi seorang monster😌kutuk aja mom,, kutuk yin jadi marcusuar,, 😌
Rosdianah 🌷: huhuhu 🥲
total 1 replies
Mia Camelia
ehmmm hamil gak yah🤔🤔🤔
Rosdianah 🌷: aman kak🤣🤣
total 1 replies
Mia Camelia
hahaaha semua rencana killian ketauan semua🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Mom memang paling peka🤭
total 1 replies
Mita Paramita
akhirnya micha bisa lepas dari killian berkat momy Suzy 🤣🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: mommy best🥳🤭
total 1 replies
Mita Paramita
killian gagal total rencana licik ny udah dibongkar orang tua ny 🤣🤣🤣 semoga micha cepet Hamidun 🔥🔥🔥
Rosdianah 🌷: hehehe iya kak
total 1 replies
Mita Paramita
😍😍😍 keren visual nya
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Good job daddy mommy,, 👏👏👏🥰
Rosdianah 🌷: yeee🥳
total 1 replies
Ainun Mahya
mana nih lanjutannya kak😄
Rosdianah 🌷: Nanti malam ya kak🤭🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut Thor yang banyak 🤣🤣🤣
itu Mischa kenapa muntah? mungkin kah hamil 🤨🤨🤨
Rosdianah 🌷: author silent 🤭🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Kael, Pergi yg jauh sama kakakmu gaby !! Biar yin gila,,, 😌sebelum berpisah jujurlah ttg semuanya kpd mommy suzzy,, biar yin di hukum gantung sama mommy🤭
Rosdianah 🌷: wkwkw🤣
total 1 replies
nayla tsaqif
Kan,,,, kan,,, kan,,, y gini klo maen api,, menyala meledak,, kobong🔥hangus semua🤣🤣🤣
Rosdianah 🌷: Meledak 🔥🔥🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!