mengisahakan perjalanan seseorang yang bernama Atika yang berkuliah diluar negri.
bagamana ceritanya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurpadillah Ramadani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS.29 Minta Ijin
***
Tok Tok Tok
Dinda masih setia mengendor pintu kepsek dengan begitu barbarnya. Ia sangat khawatir, memang terlihat dari raut wajahnya. Bagaimana tidak, sekarang mamanya mau lahiran. Siapapun yang ada diposisinya sekarang, pasti akan merasakan hal yang sama, bukan?
“Eh Din! Santai aja dong.” tegur Atika saat melihat temannya itu tidak berhenti mengendor pintu. Padahal terdengar dari dalam, seseorang sedang berbicara kepada lawan bicaranya. mungkin saja itu adalah Ilham dengan kepsek.
“Kepsek sih, lama banget bukain pin-“ kata Dinda terputus, saat pintu itu terbuka dan menampakkan wajah Ilham.
“Ilham ngapain kamu disini?” tanya Dinda
“Loh! Kalian ngapain disini? Ngikutin aku yah? Tenang, aku gak dapat masalah apa-apa kok,” ucap Ilham dengan memberikan seulas senyum. Sungguh narsis.
“Narsis amat,” umpat Atika, dengan suara yang pelan hingga Dinda dan Ilham tidak sampai kedengaran.
“Dan lo” Tunjuk ke Dinda, “ Lo kan sudah dengar sendiri, kalau Ilham tadi itu, dipanggil sama kespek.”
“Ah iya! Gue terlalu khawatir sampai lupa”
“Emengnya, kalian khawatirin apa?
“Astaga Mama,” teriak Dinda, sampai telinga Atika dan Ilham berdenging akibat suaranya.
“Apaan sih Dinda, suaramu gak bisa dikondisikan, napa? Sakit tau telingaku!” bentak Ilham saat suara Dinda sudah tidak kedengaran lagi ditelinganya.
Tanpa menggubris ucapan Ilham. Dinda berbalik kearah Atika dan, “Tika mama gue. Temanin gue ke dalam buat bicara ke kepsek,” ucapnya dengan nada memohon. Lalu setelahnya Atika mengiayakan.
Saat ingin memasuki ruangan kepsek, “Ada apa ini, kok ribut-ribut di depan ruangan ibu?” datanglah Ibu kepsek, mungkin karena suara Dinda tadi mengganggu pak kepsek.
“Dan kalian ini siapa?” tanya kepsek kepada Dinda dan Atika
“Saya Atika Bu dan ini teman saya namanya Dinda. Ada yang ingin kami sampaikan ke Ibu” ucap Atika dengan sopan sedangkan Dinda sudah dikaluti dengan kekhawatiran yang sangat tinggi.
“Baiklah. Kalian berdua silahkan masuk. Dan Ilham silahkan masuk kekelas yah!”
Semuanya mengiyakan kata kepsek. Atika dan Dinda berjalan dibelakang kepsek, lalu setelah sampai diruangan, mereka dipersilahkan duduk.
“Ada apa sampai mau bertemu dengan Ibu, Atika dan Dinda?” tanya kepsek.
“Gini bu, Mama Dinda mau lahiran, jadi dia bermaksud kesini, ingin meminta ijin buat pulang dulu. Dan apakah saya boleh ikut menemani Dinda, Bu?
“Kalau permasalah ini, Dinda bisa saja mendapat ijin. Tapi, kalau Atika tidak bisa. Karena kalian bukan saudara kandung, bukan?”
“Iya bu. Saya hanya ingin menemani Dinda bu kerumah sakit.”
“Walaupun niat Atika baik, tapi itu tidak diijinkan disekolah, jadi tidak bisa Atika”
“Baik Bu.”
“Oh iya. Dinda bisa pakai taksi kalau emang gak ada yang jemput. Ntar Ibu pesankan yah!”
“Iya bu, makasih”
“Ok sama-sama. Kalian sudah bisa keluar, Dinda tunggu taksi didepan gerbang yah, sebentar lagi datang kok. dan Atika jangan sampai kelepasan yah siapa tau kabur. hahahha,” ucap bu kepsek, seketika meloloskan tawanya yang begitu menggelegar.
“Hehehe gak kok Bu, janji deh”
“Ok, kalau begitu”
Setelah percakapan singkat itu berakhir, Atika dan Dinda berlalu pergi meninggalkan ruangan kepsek. Mereka menunggu taksi, dan benar saja apa yang dikatakan oleh Bu kepsek tadi. Tidak berapa lama Atika dan Dinda duduk di kursi atau bisa dibilang baru saja menyentuh papan kursi tersebut, terdengar klakson dari mobil putih yang baru saja berhenti. Bisa ditebak kalau itu adalah taksi karna ada lebel taxi di bagian atas mobilnya, tapai belum dipastikan bahwa itu taxi yang dipesan oleh kepsek. Bagaimana mungkin taxi bisa begitu cepat sampai dihalaman sekolahnya.
“Hei nak! Apakah kalian yang dipesankan taxsi oleh Bu Lastri?” tanya bapak taxi itu yang masih berada didalam mobilnya. Teriakannya itu membuktikan bahwa, taxi itulah yang dipesan oleh bu kepsek.
“Iya pak”
Setelah melihat kepergian temannya atika berbalik kekelaas untuk melanjutkan pelajaran. Ia sebenarnya terlambat tapi sudah di beri tahu oleh kepsek, oleh kare itu tidak diberikan sanksi.
.
.
.
.
.
.
Assalamu'alaikum
hola........
flashbacknya lama😅, maaf yah authornya baru up😞, sebenarnya dah lama mau up tapi hati blm tergerak😅, nah sekrang baru niat. Insyaa Allah, diusahakan tiap hari deng, klaau gini ka ngegantungin🙄wkwkkwwk.
Author minta maaf sekali, karena upnya lebih dari 10 hari, sampai ada notif pemberitahuan😭, baru sadar kalau nggak up selama itu😔.
pokoknya, author minta maaaap. Kalian jan menghindar yah, tetap like, komen, rate, dan selalu vote ukay. yang sudah author ucapkan banyka terima kasih😘.
by
Wassalamu'alaikum
tinggalin jejak jg di Novelku yaa ASIYAH AKHIR ZAMAN 🥰
cinta pak bos hadir😘
mampir yuk kak
semangat teruss💪
jangan lupa mampir yaa ke karya ku yang berjudul My bad boy friend yaahhh terima kasih
salam dari
jodoh yang tertunda
cinta dalam ikhlas
salam manis dari JUST TO MET😘
Boleh banget mampir "AJARI AKU MENCINTAIMU DENGAN IMAN"
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
mampir balikk ke novel ku ya.
mampir juga ya ke novel ku
Salam "Kasih Yang Tertunda & Detektif Cinta Anti Cinta"