NovelToon NovelToon
Detak Jantung Terakhir

Detak Jantung Terakhir

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:214.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Puspa Herliyah

Kisah tiga Sahabat Firza, Dania, Luna mereka bersahabat sejak kecil hingga dewasa. Persahabatan mereka sudah seperti saudara bahkan keluarga.

Ketiga Sahabat memiliki profesi yang berbeda, Firza sebagai seorang Anggota Brimob, Dania dan Luna sebagai Dokter umum di salah satu rumah sakit.

Namun siapa sangka, Dania dan Luna memiliki rasa cinta yang sama terhadap sahabat mereka yaitu Firza.

Apakah Firza akan membalas cinta Dania dan Luna dan memiliki rasa yang sama pada salah satu nya?

Kepada siapa, hati nya akan berlabuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melupakan Masalah

"Selamat, Sidang tesis kamu mendapatkan nilai A. " Ucap Dosen penguji.

"Alhamdulillah, terima kasih. " Ucap Luna tersenyum.

"Luna, kami bangga sekali sama kamu, walau sakit kamu masih tetap semangat untuk lulus S2. " Ucap Ibu Maria, salah satu Dosen penguji.

"Benar Luna, kami bangga. Semoga kamu cepat sembuh dan bisa menjadi selebriti Dokter lagi. " Ucap Pak Roy, Dosen penguji Luna.

"Amin.. !!! " Ucap Luna.

"Luna, selamat. Saya bangga sama kamu."Ucap Profesor Nugroho.

" Terima kasih Prof, untuk bimbingan nya. Tanpa bantuan Profesor Saya tidak akan bisa seperti sekarang. "

"Tetap semangat ya. "

"Pasti prof. "

Firza pun membawa Luna keluar dari ruang sidang, dan membawa nya langsung menelusuri koridor kampus.

"Selamat sayang. " Ucap Firza sambil mendorong kursi roda Luna.

"Makasih sayang. "

"Alhamdulillah, tinggal wisuda saja. "

"Iya, nggak menyangka sudah selesai juga. "

"Sekarang mau kemana? "

"Pulang saja. " Ucap Luna.

"Ok, kita pulang. Tapi benar pulang nih? "

"Iya sayang benar, kita pulang saja. "

"Kalau begitu, kita langsung ke tempat parkir."

****

"Kamu bisa pulang? " Tanya Dania pada Roni.

"Kenapa? Nggak boleh cuti. " Jawab Roni kembali bertanya.

"Ya nggak sih, gimana kabarnya nya? "

"Alhamdulillah baik, pulang karena ada acara keluarga. Sepupu menikah, dan sekalian ingin bertemu sama Luna. "

"Kamu kangen sama dia ya? "

"Iya lah, dia itu sahabat yang pengertian. Teman berbagi kisah, kita saling curhat. "

"Kamu nggak kangen sama saya? " Sindir Dania.

"Kangen lah, kamu gimana sekarang? setelah kemarin gagal menikah. "

"Begini lah, masih tetap sama. "

"Kamu masih dekat sama Luna? " Tanya Roni.

"Nggak, setelah tahu mereka bohong, dan mereka punya hubungan. Apalagi sama Luna saya sakit hati sekali. " Jawab Dania.

"Dan, kamu harus tahu. Luna banyak cerita tentang perasaan nya sama Firza. Kamu tahu, dia sudah suka sejak lama, mungkin sebelum kamu bilang suka pada Firza. Tapi saat tahu kamu menyukai Firza, dia lebih banyak diam, dan demi kamu dia rela menutupi perasaannya. "

"Demi saya? "

"Iya, tapi tidak menyangka , Firza suka sama dia. Seharusnya kamu itu mengerti, Luna itu banyak mengerti nya sama kamu. Mungkin tidak bisa di hitung. "

"Demi saya? "Ucap Luna kembali.

"Mereka putus, hanya demi kamu dan yang memutuskan sepihak itu Luna. Dia berusaha untuk agar tetap bersahabat sama kamu. Seharusnya kamu mendoakan nya." Ucap Roni.

" Kamu tahu, Luna selalu ingat sama kamu. Bahkan hati kamu pun di perhatikan. Kalau saya jadi kamu, memikirkan itu. " Ucap Roni kembali.

"Kamu ingat, kamu bisa kerja di rumah sakit, dapat siapa? dapat suami saya." Dania hanya bisa diam, dan sekarang merasakan sangat bersalah.

*****

"Ya Allah Luna. " Ucap Roni.

"Begini saya Ron, saya sudah tidak bisa apa - apa lagi. Hanya bisa duduk di kursi roda."Ucap Luna.

" Saya senang Lun, kita masih bisa bertemu. Semoga pertemuan berikut nya kamu sudah sehat wa'alfiat. "

"Amin, bagaimana kabar Danil sama Hilda? "

"Alhamdulillah sehat, mereka titip salam buat kamu. Dan kamu harus tahu, Danil pacaran sama Hilda. "

"Nggak bercanda kan kamu? "

"Nggak bohong, masa saya bohong. "

"Sampai kan dalam balik, dan tunggu undangan nya. "

"Siap Luna sayang, cepat sehat ya. "

"Makasih Ron. "

*****

Ceklek

Firza menatap Dania saat membuka pintu rumah ternyata Dania yang datang.

"Ada perlu apa? " Tanya Firza.

"Boleh saya masuk? " Tanya Dania.

"Silahkan." Ucap Firza.

"Mau apa kesini? Kalau hanya untuk mengoceh lebih baik pulang. " Ucap Firza kembali.

"Firza, Luna mana? "

"Lagi istirahat. "

"Saya ingin bertemu sama Luna. "

"Nggak bisa, sedang istirahat. "

"Saya minta maaf. " Ucap Dania, Firza menatap kedua mata Dania.

"Maaf yang mana? "

"Saya tidak menyangka, Luna ternyata selalu memperhatikan perasaan Saya, demi Saya dia rela melakukan nya."

"Kamu baru sadar? "

"Saya minta maaf, saya tulus meminta maaf sama kamu dan Luna. "

"Jujur, saya atau pun Luna, tidak pernah memiliki masalah sama kamu atau orang tua kamu. Tapi kamu sendiri, dan orang tua kamu sendiri yang memulai. Kita sudah lama bersahabat, hanya karena rasa dua orang untuk satu pria, semua nya berubah. Apalagi campur tangan orang tua, yang mementingkan diri sendiri tidak mementingkan bagaimana perasaan anak nya. " Ucap Firza.

"Saya sadar, bagaimana kalian sebenarnya menjaga perasaan saya, saya sadar bagaimana Luna perlakukan saya, dia masih tetap terus menjaga perasaan saya, dan saya tidak pernah seperti Luna menjaga perasaan nya hanya mementingkan diri sendiri. Seharusnya saya Sadar, cinta itu tidak bisa di paksakan. "

"Kamu ingin bertemu dengan Luna? "

*****

Hiks... hiks... hiks..

"Luna, maaf kan saya. " Ucap Dania.

"Iya, saya dari dulu sudah memaafkan kamu. Sebelum kamu minta maaf pun, saya sudah maaf kan kamu." Ucap Luna sambil bersandar di kepala ranjang.

"Terima kasih, kamu sahabat yang selalu ingat dengan perasaan saya, tapi saya sendiri tidak pernah ingin tahu bagaimana perasaan sahabat. Maaf kan saya, kalau saya membuat kalian harus berpisah, maaf kan saya yang memaksa kan cinta. " Ucap Dania yang semakin terisak.

"Iya, sudah ya jangan nangis terus. " Ucap Luna sambil mengusap air matanya.

"Kamu lihat saya sekarang seperti apa? " Ucap Luna, dan Dania semakin terisak.

"Saya tidak seperti yang dulu, tubuh saya semakin habis. "

"Kamu jangan pesimis, kamu harus semangat karena kamu harus yakin pasti sembuh." Ucap Dania.

"Dania, saya ingin kita bertiga seperti dulu. Kita selalu bersama, kita lewati hal - hal indah bersama sebelum nanti waktu menjemput saya. "

"Nggak, kamu dan Firza akan memiliki anak, tua bersama, dan kita akan menjadi sebuah keluarga. Persahabatan kita akan sampai tua seperti orang tua kita, tidak ada perselisihan tidak ada sama sekali, cukup yang kemarin saja. "

"Iya, Ayank. " Ucap Luna sambil memanggil Firza.

"Ada apa Yank? " Ucap Firza.

"Kita lupakan masalah yang kemarin ya, kita sekarang buka lembaran baru, kita ini sahabat. " Ucap Luna.

"Iya, kita adalah sahabat. " Ucap Firza.

Dania memeluk tubuh Luna, Firza pun tersenyum melihat Luna dan Dania kembali seperti dulu.

*****

"Firza, saya akan belajar membuang jauh perasaan itu, saya pun merasakan bagaimana mencintai sendiri dan memaksakan orang itu untuk mencintai saya. Tolong, maaf kan saya ya, dan terima saya kembali di antara kalian tapi bukan sebagai orang ketiga. "

"Luna, selagi kamu bisa mengendalikan dan memang niat kamu sudah benar - benar ingin merubah nya, insya Allah kamu tidak akan jadi orang ketiga di antara kita. Dari dulu, saya pun tidak memiliki rasa benci sama kamu, baik Luna ataupun saya. Benar kata Luna, kita lupakan masalah kemarin, apa kamu tidak kangen masa - masa kebersamaan kita bertiga? "

"Saya kangen Firza, kangen masa - masa itu." Ucap Dania sambil mengingat.

.

.

.

.

1
Delita Nirayana
dari semua keluarga firza
cuma firza seorang Yang bener nya
yang lainnya konslet semua otaknya,
ini Irfan kapan kena tegoran nya ya
makin kapok
Surati
bagus
Nenie Chusniyah
luar biasa
Gibran Sanat
cerita nya bagus bagt aku suka krya karya nya ga bosa di baca berapa x juga
Chelsea Aulia
Kamu sendiri jga tega kok,,, mang dari awal kamu sudah tahu klo luna firza saling mencintai maka nya kamu langsung mengatakan pada luna minta di comblangi,,, curang itu nma nya,,,
Chelsea Aulia
Ternyata persahabatan dania tak sekuat itu,,hanya mementingkan keegoisan nya sendiri,,, cita tlah berubah menjadi obsesi
Chelsea Aulia
Bukan impas tpi egois
Sagitarius
👍👍👍
Cut Eliyana
itulah wanita selalu melibatkan hati dlm permasalahan beda dengan pria yg selalu menggunakan akal .. hebat ibu sintaa
authorNamhye
mampir kak semangat
Puspa Herliyah: 🥰🥰🥰...
total 1 replies
Siti Zubaedah
utet daaach ada yg ngupas bwng merah ya...
Dianty
Thor ceritanya bagus cm bahasanya kaku skli,,,
Puspa Herliyah: sengaja biar beda say.. terus nggak di katakan plagiat.. 🙏🙏
total 1 replies
Sa_Ri
alhamdulillah akhirnya happy ending 😍
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
thor extra part dong smpe lahiran. 🤗 meski dah happy ending😄
Nabil abshor
woooowwww,,,,,, 👏👏👏 selamaaat,,,,
Ryanti Yanti
yaaahhh kok dah end aja cih,,,berhrp sampai luna melahirkan
Puspa Herliyah: mba say.. follow back
total 1 replies
Grafity_ky
bahagianya😁
ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ
yah padahal masih penasan kehidupan Dania kak puspa kasih bonus chapter dong biar gak penasaran🙏🙏🙏
Aeni Aeni
Yah..
HABIS LAGIIIIIIII......
Eva kusrini
alhamdulillah... disini tamat disana tamat... tinggal pa camat belum tamat... makasih ending tamat ya bahagia semua nya
Eva kusrini: oke oke
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!