🚧🚧🚧🚧Bocil di larang mampir🚧🚧🚧🚧
🔥🔥🔥Area 18 +++😂
#Di sarankan membaca Wanita Ranjang Mr. Zee terlebih dahulu agar ngakaknya kuadrat😂
Tiba-tiba harus menikah di usia muda saja sudah membuat semua planning hidup Anne MAry yang begitu perfect harus menjadi berantakan. Hal ini semakin buruk saat pria yang menjadi suaminya itu adalah mahasiswa yang paling tulalit di kelas nya, tentu membuat Anne merasa sangat sangat frustasi. Anne benar-benar merasa tuhan sedang bermain-main dengan garis tangan nya.
"Kenapa nasib ku begitu buruk?"Seru Anne sambil menegak wine itu di depan sepupu nya Elka. "Aku mencintai kakaknya, tapi kenapa kini malah terjebak dengan adik nya yang tulalit itu?" Ujar Anne dalam keadaan mabuk.
Andaikan malam itu Anne tidak memutuskan untuk pergi minum-minum usai mengetahui istri pria yang dicintainya hamil maka semua ini tidak perlu terjadi.
"Kenapa tuhan tidak membiarkan ku memilih? Paling tidak jika aku tidak bisa bersama pria yang aku cintai, aku bisa bersama dengan dokter jenius yang brilian itu! Bukan malah dengan mahasiswa tulalit seperti si pucuk daun cabe itu!" Teriak Anne Frustasi meratapi nasib nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak UPe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 30
🥷🙃 Ingat like itu gratis😉
📢:: Happy reading ..
"Anne... bagaimana kabar mu?" Tanya Andrew.
"Aku? Aku sehat? Tidak kau lihat betapa sehat nya diri ku sekarang?" ucap Anne sambil memakan ice cream coklat kesukaannya.
"Heem... baguslah kalau begitu! Aku kira selama aku pergi kau akan kesepian? Hahha..." Ujar Andrew lalu dengan santainya mencomot ice cream coklat yang sedang Anne Mary makan. Hingga bibir Andrew dan Anne jadi sangat dekat hanya terhalang oleh sebuah ice cream coklat.
Anne tersentak sampai batuk-batuk karena sikap Andrew barusan.
***Dalam ingatan Anne Mary, dia memang sangat dekat dengan Andrew.
Benar-benar persahabatan yang tidak mengenal gender sama sekali***.
Mereka biasa jalan bersama. Makan bersama dan bahkan tak jarang berbagi makan dan minuman yang mereka makan seperti yang baru saja Andrew lakukan tadi karena saking dekat nya.
***Even mereka sedekat itu pun, seingat Anne atau Andrew tidak pernah melanggar privasi masing-masing. Atau melakukan sesuatu di luar hubungan yang Anne yakini sebagai persahabatan.
Dalam ingatan Anne, hubungan nya dan Andrew murni adalah persahabatan tanpa batas***.
Anne terkejut dengan perlakuan Andrew barusan. Walaupun itu sebenarnya biasa mereka lakukan dulu tapi entah mengapa saat Andrew melakukan nya tadi, Anne malah jadi tertegun.
"Apakah karena dia telah pergi lama maka nya aku merasa canggung? Atau kenapa? apa mungkin karena-" Anne segera menendang keluar apa yang barusan muncul di otaknya. Tidak mungkin karena Denis, Anne merasa canggung dengan sikap Andrew.
"Uhuk.. Uuhuukk.." Anne tersedak hingga terbatuk-batuk.
"Hei.. kau kenapa Anne!!" Tanya Andrew sambil membuka tutup air mineral milik nya dan menyerahkannya pada Anne.
Anne sebenarnya ingin menolak bantuan Andrew itu tapi dia tidak punya alasan untuk menolak nya sebab dia tidak mungkin mengatakan "Andrew maaf.. sekarang aku sudah menikah jadi tidak bisa seperti dulu lagi."
Dengan berat Anne mengambil minuman itu.
Tapi untungnya saat Anne akan meminum nya Elka datang dan menyerobot minuman itu.
"Astaga Anne! Kamu kan tidak bisa minum air mineral merek ini!" Tukas Elka, lalu memberikan minuman mineral yang kebetulan ada di tangannya. "Nih minum..."
Meski bengong dari mana datangnya Elka, Anne mengambil minuman itu.
Anne memandang sungkan pada Andrew, tapi setelah Andrew memberi isyarat pada Anne untuk meminum air yang diberikan oleh Elka, Anne pun akhir meminum ari yang Elka berikan.
"Hi Andrew .." Sapa Elka sambil menarik kursi itu dan bergabung duduk bersama mereka.
"Hai Elka...lama tidak bertemu dengan mu." Andrew pun menyapa Elka kembali.
"Kapan kau kembali ke Indonesia?" Tanya Elka dengan sorot mata tidak enak di pandang.
Tapi hanya Andrew yang menangkap sorot mata itu.
sedang kan Anne sama sekali tidak merasa ada yang aneh dengan Elka.
"Anne boleh kah aku minta tolong sesuatu?" ujar Elka pada Anne.
Anne hanya memandang Elka tanpa menjawab, yang di artikan Elka Anne menyetujui permintaan Elka.
"Berhubung kau sudah menghabiskan minuman ku, tolong kau belikan aku You C 1000 rasa lemon, please! aku terlalu capek untuk berjalan. Kau tahu kan aku belum terlalu sehat. Aku masih dalam keadaan trauma." kilah Elka sambil menunjuk pada pakaian pasien yang di pakai nya.
Ya, walaupun Elka tidak mengalami luka parah pasca kecelakaan bersama Zee sehari yang lalu tapi dia tetap harus berada di rumah sakit untuk di periksa.
"Berjalan sampai sini bisa . . tapi cuma pergi ke beli minuman saja, pakai alasan trauma segala! bilang saja kau malas Elka!" Sungut Anne. Yang walaupun begitu tetap berdiri dan pergi membelikan minuman yang Elka minta.
Begitu Anne pergi wajah Elka berubah. Dari yang tadinya terlihat ramah kini terlihat sangat dingin.
"Untuk apa kau kembali Andrew! Bukan kah sudah aku peringatkan pada mu untuk menjauhi sepupu ku!" gumam Elka dengan suara berat nya yang tidak terdengar ramah sama sekali lagi.
😱😱😱
Ada rahasia apa ini? Antara Anne dan Andrew sebenarnya.
Ayahnya Raya = Mr B jg
Sempat bingung.....