NovelToon NovelToon
Pedang Penguasa

Pedang Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / System / Kultivasi / Xianxia / Fantasi Timur
Popularitas:610.8k
Nilai: 5
Nama Author: Philipus Nahaya

Seorang Anak Desa yang sangat beruntung tersesat masuk ke dalam dunia kecil dan mendapatkan pemandu berupa system

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Philipus Nahaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekejaman Xio Sin

"Apakah mereka berhasil menangkapnya atau tidak? kenaap lama begini!" ucap Xu Xian si Wali kota.

"Harap bersabar adik, aku yakin mereka akan berhasil menangkapny dan menyeretnya kesini" ucap Xu Xinping.

____

Sementara itu, Mu Huanran yang mendengar perbincangan orang-orang yang menangkap Xio Sin dari dalam kamarnya merasa khawatir dan cemas.

'Kenapa gege bersedia ikut ke kediaman Clan Xu! padahal jelas-jelas itu adalah jebakan yang mereka buat' batin Mu Huanran.

"Aku akan mengikutinya dari jauh, jika gege daalm bahaya aku akan menyelamatkannya" gumam Mu Huanran yang mengikuti orang yang membawa Xio Sin.

____

Tidak lama kemudian 3 tetua yang ditugaskan untuj menangkap seorang pemuda kembali ke Aula Clan Xu lalu melaporkan tugas mereka.

"Salam Patriak, Salam Waki kota, kami sudah berhasil membawa pemuda yang telah melukai Tuan Muda Xu" ucap tetua pertama

"Bagus sangat bagus, lalu dimana pemuda tersebut?" tanya Xu Xinping

"Aku disini" jawab seorang pemuda memasuki aula dengan santai, ya dia adalah Xio Sin

"Apakah kau yang telah melukai dan membuat anakku cacat?" tanya Xu Xinping marah.

"Jika iya mau apa? aku hanya memberikan pelajaran kepada seseorang yang berlaku sombong dan suka menindas rakyat kecil" jawab Xio Sin tegas.

"Ayah, benar dia yang telah melukaiku, aku ingin ayah membalaskannya, dia juga meremehkan ayah dan menjelekkan ayah serta mengatakan bahkan jika Rajapun akan dilawannya " ucap Ruan Muda Xu sambil menangis pura-pura.

"Kurang ajar kau Bocah" uxap Xu Xinping lalu melesat dan memukul dada Xio Sin,

Melihat serangan tersebut Xio Sin hanya diam dan hanya mengandalkan kekuatan fisiknya.

Bammmmss

Xio Sin yang dipukul terpental kelapangan dan keluar dari aula pertemuan.

Uhuk

Xik Sin muntah darah, setelah itu bangkit kembali, dan melihat Semua anggota Clan Xu sudah berkumpul dilapangan.

"Apa hanya segini kekuatan patriak clan Xu?" tanya Xio Sin sambil menyunggingkan senyuman.

'Bagaimana bisa? seharusnya pukulanku tadi bisa membunuh seorang uang berada pada ranah Pendekar Emas tingkat 2 dengan 75% Qi, tubuh bocah ini sangat kuat' batin Xu Xinping

"Tidak ku sangka kau lumayan kuat" ucap Xu Xinping

"Aku yang kuat atau kamu yang lemah" civir Xio Sin

mendengar perkataan anak muda tersebut, Xu Xinping menghunuskan pedangnya dan melesat maju, untuk membunuh Xio Sin.

Xik Si masih berdiri pada tempatnya, ketika mata pedang tinggak dua jengkal, tiba-tiba du jari Xio Sin menjepit dan menahan pedang tersebut setelah mengalirkan Qi untuk melindungi kedua jarinya.

Melihat pedangnya yang hanya dihentikan dengan dua jari, Xu Xinping lalu mencoba menarik pedangnya, namu sekuat apapun dia berusaha pedang tersebut masih melekat pada jepitan dua jari dan tidak terlepas.

Trang

Pedang Xu Xinping di hancurkan oleh dua jari Xio Sin dan hanya menyisakan gagang pedang.

Melihat pedangnya hancur, dengan cepat Xu Xinping, mundur sejauh 20 meter kebelakang.

Anggota clan Xu dan para tetua yang melihat pedang pusaka milik patriak mereka hanya dihancurkan menggunakan dua jari hanya melototkan mata mereka dan mulut ternganga hampir menjatuhkan rahang mereka.

Tidak ingin patah semangat, Xu Xinping lalu mengeluarkan sebuah golok dari cincin peyimpanannya setelah itu lalu menyerang kembali.

"Golok Setan tingkat puncak, Golok penghancur surga" teriak Xu Xinping

"Mati" ucap Xu Xinping lalu melesat kearah Xio Sin

melihat serangan kuat milik patriak Clan Xu, Xio Sin memulai Kuda-kuda.

"Pedang penguasa tingkat 4 : Amukan pedang" ucap Xio Sin

Lalu pada langit muncul Ratusan pedang yang tervuat dari Qi muncul

"Serang" teriak Xio Sin. Ratusan Pedang yang terbuat dari Qi melesat ke satu arah menuju Xu Xinping.

Duar

Duar

Duar

Begitu pedang Qi mengenai Sasaran terjadi ledakan dan menciptakan debu tebal sehingga sulit untum melihat bagaimana kondisi patriak mereka dan juga kondii malam yang cukup gelap.

Setelah debu menghilang, tampak seseorang yang sudab tidak bernyawa terbaring di kawah yang berdiameter 5 meter dengan tubuh penub darah dan puluhan pedang menancap di seluruh tubuhnya dan sebagian menancap di tanah.

"Kakak" ucap walikota lalu berlari menghampiri mayat kakanya.

"Ayah" ucap Tuan Muda Xu

"Patriak" ucap Anggota Clan Xu

Lalu semuanya menghampiri tubub patriak mereka yang dipenuhi luka dan darah.

"Kurang ajar, kau telah membunuh kakakku, aku akan membalasnya" ucap walikota uang bernama Xu Xian lalu melesat kearah Xio Sin lalu melesat kearah Xio Sin dengan pedang terhunus.

"Ingin membunuhku, coba saja jika mmapu" ucap Xio Sin lalu mengeluarkan pedang penguasa dari cincin penyimpanannya. dua detik kemudian pedang tersebut sudah menancap pada jantung walikota tanpa diketahui oleh siapapun, karena Xio Sin menggunakan Langkah Bayangan dan menusuknya dari belakang.

"Aku sudah katakan, aku akan membunuh mereka yang suka bertindak seenaknya yang menatasnamakan rakyat" ucap Xio Sin lalu mencabut pedangnya dari tubuh walikota yang sudah tewas.

Melihat kedua pemimpin tertinggi di Clan Xu telah tewas, wajah semua anggot Clan Xu dioenuhi ketakutan dan kecemasan.

"Jika kalian ingin selamat, cepat kumpulkan istri dan anak patriak clan Xu dan istri serta anak Walikota" uxap Xio Sin

Lalu beberaap anggota clan Xu langsung bergegas mengumpulkan kedu keluarga di halaman depan aula

10 menit kemudian mereka sudah dikumpulkan di deoa Xio Sin.

"Aku tidak akan membunuh mereka yang tidak menggangguku dan inilah balasan bagi seorang pemimpin yang tidak bijaksana.

Seharusnya mereka menanyakan dulu penyebab masalah itu terjadi sebelum mengambil keputusan dan menentukan siapa yang salah. Dan jangan melawan jika kalian tidak ingin clan Xu menjadi padang pasir" ucap Xio Sin.

Setelah berkata, Xio Sin mebuat oedang dari Qi ditangan kanannya dan berjalan mendekati istri Patriak Clan Xu.

"Maafkan kami pendekar, kamu boleh membunuhku, tapi biarkan anak-anak ku tetap hidup ucap istri walikota.

walikota mempunyai dua istri , 3 orang putri dan dua orang putra, sedangkan patriak clan Xu hanya mempunyai satu istri dan dua orang putra.

"Siapa yang bernama Xu Tian?" Tanya Xio Sin,

"Sa....saya tu..tuan muda" ucap Xu Tian ketakutan.

"Kamu cepat menyingkir dari sana dan berdiri disebelah para tetua" ucap Xio Sin

Mendengar perintah tersebut, Xu Tia langsung bergegas dan berdiri disamping tetua pertama.

Lalu Xio Sin menatap istri dan anak patriak dan walikota denga tatapan tajam.

"Aku ingin separuh dari harta Clan Xu dan Semua harta walikota jika ingin istri serta anak patriak dan walikota pergi" ucap Xio Sin.

Tidak ada yang berani membantah perkataan Xio Sin, setelah patriak Clan Xu yang berada pada ranah pendekar Raja tahap 2 dan walikota Xu Xian berada pada ranah Pendekar Raja tahap satu tewas di tangan Xio Sin.

Mereka hanya memikirkn keselamatan nyonya, tuan muda serta nona muda mereka, sehingga tanpa membantah lang sung bergegas untuk mengambil harta pada gudang penyimpanan mereka.

Setelah lima belas menit kemudian, datang anggota clan Xu membawa 50 peti besar yang berisi coin emas dan berbagai herbal ke hadapan Xio Sin.

Setelah itu menyusul puluhan prajurit kota membawa sekitar 80 peti besar yang juga berisi coin emas serta berbagai herbal.

Melihat itu semua Xio Sin lalu mengibaskan tangnnya kearah 130 peti harta tersebut dan memasukannya kedalam Dunia Kecil Long miliknya.

'Lumayan dapat harta gratisan' batin Xio Sin

"Aku akan membiarkan kalia pergi" ucap Xio Sin lalu berbalik dan berjalan kearah gerbang, namun diatas langit muncul cahaya yang terdapat pada pedang terbuat dari Qi sebanyak sembila buah pedang yang melesat kearah keluarga kecil patriak dan walikota hingga mereka tewas dalam sekejap. Kecuali Xu Tian yang dibiarkan tetap hidup karena sikap baiknya.

"Oh Iya , aku akan membiarkan mereka pergi ke neraka" ucap Xio Sin lalu menghilang dari pandangan mereka.

___ Mu Huanran yang dari awal melihat kejadian dibuat terkagum akan kemuatan Xio Sin dan juga adabrasa takut melihat betapa kejamnya dia pada musuh-musuhnya.

Setelah melihat Xio Si menghilang, Mu Huanran juga langsung kembali ke penginapan Anggrek Salju.

1
kayla
Msih banyak typo, nulisnya santai aja thor jngan takut diburu pocong.
Pitoyo Tw
mantap
Sang M
sialan
Sang M
Xio sin beraksi setelah jatuh korban..payah.....
Sang M
gak penting,,, lewati....
Sang M
bantaiiii jgn kasih ampun iblis2 berwujud manusia.potong tangan kaki kepala
Sang M
Thor ini yg gak bener kayaknya
Sang M
Xio sin dasar malas kultivasi. musuhmu level atas. otak keong lu crita makin jelek kalo karakter tokoh juga memalukan gak sempurna
Sang M
lakon model apa ini???? Xio yan......payah. thor ini
Sang M
Naif skali otakmu Xio yan.memalukan aja lu..
Sang M
dasar otak kadal lu, xio . kalo musuh menang pasti di bantai juga sektemu. kalo otak lu waras ya wajib bantu kekaisaran Meng. egois lu dancok. mo rugi dan korban. cookkk
Sang M
Xio sin ini kayak orang sontoloyo
Sang M
Alur cerita gak jelas
Sang M
halah .... .
Sang M
herbal penting kok dilelang....dasar bocil bodoh dan tolol
David Jonathan
Luar biasa
Rizky Fadillah
aku tidak suka mcnya Terlalu lambat membatu nya,katanya Kita harus Saling membantu,ini kok di biarin Penduduk desa di perkosa
Wiliam Andries
bagus dan seru
Supriadi
Luar biasa
da Widey
ceritanya tentang petualang apa,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!